TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
REUNI KAMPUS


__ADS_3

saat sedang minum dengan anak buah nya ada beberapa orang yang memanggil William , mereka adalah Quinton, Clara, Queen dan juga Diana mereka adalah sepupu William , Quinton adalah anak pertama dari Billy Alexander, sedangkan Clara ia adalah anak pertama dari Natasha , Queen adalah anak kedua dari Lincoln, dan Diana dia adalah adik dari Peter , dan anak terakhir dari Sebastian


" kak William akhirnya kau masih hidup , aku pikir kita tidak akan bertemu lagi " kata Quinton dengan senang.


" Quinton, Clara, Diana , Queen apa kabar kalian , kalian sudah semakin besar . " kata William dengan tersenyum.


" Clara aku dengar kau belum punya pacar , bagaimana kau bisa menemukan suami jika kau dingin kepada setiap pria yang ingin dekat dengan mu" jawab William meledek adik sepupunya ,usia Clara dan William hanya beda dua tahun .


" kak William kau tidak pernah berubah kau selalu meledek kami jika bertemu. " jawab Clara dengan jutek .


" maaf aku hanya bercanda ayo kita minum bersama." ajak William dengan santai.


setelah minum minum dengan semua orang , Peter memberikan hadiah kepada William , itu adalah kunci mobil Ford Mustang Sally GT500 .


" bukannya ini mobil ku yang dulu mengapa bisa ada padamu." tanya William dengan penasaran.


" ini adalah mobil mu dulu aku mengambil nya kembali dan memperbaiki nya kembali seperti semula. " jawab Peter dengan tersenyum.


" wow terimakasih Peter, kau tau sekali kalau aku suka dengan mobil muscle car. " jawab William dengan senang.


" William ini ada hadiah dari paman Lincoln." kata Lincoln kepada William , Lincoln tidak memiliki anak laki laki maka itu ia menyayangi semua keponakan laki laki nya.


William membuka hadiahnya dan itu adalah tiket liburan ke las Vegas untuk dua orang , William senang dengan hadiah pamannya karena semenjak ia dan Chelsea menikah mereka tidak pernah bulan madu , setelah itu semua orang memberikan hadiah mereka kepada William.


tinggal hadiah dari ibunya, dan juga kakaknya, walaupun ia tidak mengharapkan nya.


" William ini hadiah dari ibu ini adalah hadiah ulang tahun mu selama tiga tahun ini ." kata Elizabeth membawakan hadiah .


" terima kasih Bu ibu tidak pernah memberikan aku hadiah cukup ibu sayang kepadaku aku akan senang" ucap William sambil memeluk ibunya .


William membuka hadiahnya dan isinya adalah satu kunci mobil pintar Dodge charger Hellcat , jam tangan rolex Eric Clapton's Rolex 'Oyster Albino' Cosmograph Daytona. Arloji super mewah ini pernah laku terjual di kali kedua dengan harga 1,4 juta dolar, sedang kan yang terakhir adalah sebuah villa mewah di los angeles .


" Dik ini ada hadiah dariku " jawab Olivia kepada adiknya .


Ini adalah kartu Askes VVIP di semua tokoh branded di dunia , beri Olivia kepada William , Wayne pun maju dan menyerahkan sebuah cincin berlian hitam kepada William.


" wiliam ini adalah cincin keluarga Alexander , cincin ini terbuat dari berlian hitam ini salah satu tanda bahwa kau anggota keluarga Alexander, ini ada satu jam tangan untukmu ini adalah Richard Mille RM 008 ini adalah salah satu jam tangan kesayangan ayah, ayah ingin kau memakai nya ." jawab Wayne sambil memakaikannya ke tangan anaknya.


dan yang terakhir, zeus maju memberikan jam tangan kesukaan nya kepada William, yaitu Sebuah jam tangan Patek Philippe Grandmaster Chime 5175R-001. Jam tangan ini hanya ada tujuh buah di dunia dan merupakan salah satu jam tangan paling menakjubkan yang pernah dibuat, jam ini dijual seharga 50 juta dolar.


" William ini adalah jam kesayanganku, aku harap kau mau menjaga nya." ucap Zeus kepada William dengan tersenyum.


" baik kek akan aku jaga dengan baik . " ucap William sambil memeluk kakeknya.


" karena kalian telah memberi ku begitu banyak hadiah sekarang aku akan memberi kalian hadiah , sebenarnya hadiahnya belum bisa datang tapi aku janji hadiahnya akan aku bawa kesini. " ucap William sambil tersenyum .


" apa hadiah nya dan dimana hadiah nya." ucap semua orang secara bersamaan.


" sekarang anggota keluarga kita bertambah satu karena saat ini aku sudah mempunyai seorang istri." ucap William kepada mereka semua.


semua orang terkejut, terutama Elizabeth dan juga Olivia.

__ADS_1


" apa kau sudah menikah dan tidak mengabarkan kami." marah Elizabeth kepada William.


" dik dimana dia dimana adik iparku . " tanya Olivia dengan senang .


" ibu, Kakak , bukannya aku tidak ingin memberi tahu kalian tetapi aku tidak ingin Keluarga istriku mengetahui identitas ku." jawab William dengan tersenyum.


semua orang bahagia bahkan mereka berencana pergi ke berilon untuk bertemu dengan Chelsea , tetapi William belum mengizinkan nya dia bilang tunggu sampai ia memberi tahu istrinya , setelah pesta selasai William kembali ke kamar nya untuk istirahat .


pada malam hari telepon William berdering itu panggilan dari istrinya.


" halo sayang , apa kau sedang sibuk ." tanya Chelsea dengan takut.


" aku sedang tidak sibuk emangnya ada apa sayang ." tanya William dengan santai.


" aku pikir aku mengganggu mu , kau sedang dimana dan sedang apa. " tanya Chelsea dengan manja.


" aku sedang di hotel , sebentar lagi aku pergi makan di cafe hotel." jawab William dengan tenang.


" apa kau ingat dengan sayembara dua puluh miliar itu aku berencana mengikuti sayembara itu tetapi aku akan memakai nama Wilson group . " kata Chelsea meminta izin kepada William.


" baiklah kau boleh ikut , tetapi bagaimana jika keluarga Wilson mengambil ahli proyek itu, dan menendang mu dari proyek itu. " tanya William dengan penasaran.


" jika itu terjadi apa boleh buat , aku hanya lah OB di Wilson compration, aku tidak mempunyai kuasa di perusahaan itu ." jawab Chelsea dengan pasrah.


" kalau begitu baiklah, aku harus turun temanku memanggil ku." kata wiliam dengan tersenyum.


" baiklah sampai jumpa . " balas Chelsea sambil tak lupa mengucapkan i love you kepada William.


setelah selesai William pergi ke kamar mandi dan langsung mandi , setelah selesai mandi dia menggunakannya baju dan juga jacket kulit hitam nya, setelah itu ia mengambil handphone lamanya dan menghubungi salah satu nomor yang ada .


walaupun sudah tiga tahun tidak terpakai tetapi Elizabeth selalu menjaga kartu hp itu agar tidak mati, setelah terhubung William bertanya .


" halo apakah ini Jenifer Lopez. " tanya William dengan santai.


" iya benar ini aku , bukan nya ini nomor milik William." tanya Jenifer dengan santai panik .


" ini aku William apa kah kau ada waktu ada yang ingin aku bicarakan dengan mu." tanya William dengan santai.


" apa William bukan nya kamu sudah meninggal dunia." tanya Jenifer dengan gugup."


" panjang ceritanya, bisa kita bertemu sekalian akan aku ceritakan semua nya ." tanya William kepada nya.


" tentu saja , kebetulan sekali William saat ini kita sedang mengadakan reuni kampus apa kau bersedia datang , sahabat sahabat mu juga hadir di sana dan mereka akan senang jika kamu datang. " tanya Jenifer kepada William.


" aku akan datang tunggu aku disana ." jawab William dengan tersenyum.


ia pun langsung mengambil kunci mobil Ford Mustang GT500 nya dan langsung turun menuju ruang keluarga untuk pamitan kepada yang lainnya.


" kakek , ayah , ibu , dan lainnya aku pamit dulu." izin William kepada mereka.


" William ayah ingin kau bisa menemani ayah ke gedung putih presiden." kata Wayne kepada William.

__ADS_1


" baik ayah aku akan ikut bersama mu aku pergi dulu. " jawab William langsung pergi menuju garasi mobil.


garasi keluarga Alexander sangatlah besar Bahkan hampir semua mobil mewah ada disana dari yang klasik sampai mobil sports , William langsung masuk kedalam mobil klasik kesukaannya yaitu Ford Mustang GT500, setelah itu ia lantas pergi menuju hotel keluarga Lopez , keluarga Lopez salah satu dari 10 keluarga terkaya di negara Nordik, keluarga ini bekerja di bidang peralatan elektronik rumah tangga seperti kompor elektrik , kulkas ,AC Dan yang berhubungan dengan elektronik , mereka berada di peringkat ke 10 di dunia ini.


sepuluh keluarga terkaya di negara Nordik adalah sepuluh orang yang memegang peranan penting di dunia bisnis negara nordik.


setelah sampai William langsung memarkirnya mobil nya dan langsung masuk kedalam. ketika sampai di depan pintu masuk hotel penjaga hotel menghadang nya .


" maaf tuan apakah Anda mempunyai kartu undangan. " kata penjaga dengan tersenyum dingin kepada William.


" aku ingin menghadiri reuni kampus di dalam. " kata wiliam dengan tenang.


" maaf tuan jika tidak punya kartu undangan anda tidak bisa masuk, karena di dalam sedang ada acara milik nyonya Lopez." jawab pelayan dengan ramah.


William mengerti mereka hanya menjalankan perintah dari Jenifer.


" baiklah aku akan menelpon Jenifer " ucap William sambil mengambil handphone nya .


" halo Jenifer aku ada di bawah , aku tidak mempunyai kartu undangan jadi penjaga menahanku . " ucap William dengan dingin.


Jenifer langsung berlari ke bawah , ia merupakan orang yang mengetahui identitas asli William karena mereka berteman sejak SD sampai kuliah bukan hanya dia tetapi masih ada enam orang lainnya, William memang tidaklah terlalu suka memakai nama keluarga Alexander di belakang namanya bahkan istri nya hanya mengetahui nama aslinya adalah William.


setelah sampai di bawah Jenifer langsung menyambut nya .


" silahkan masuk William semua orang sudah datang. " ucap Jenifer dengan tersenyum.


" terimakasih Jenifer , aku rasa kau perlu menaikan gaji mereka jika tidak aku akan merekrut mereka untuk bekerja denganku." kata wiliam dengan tersenyum.


" baiklah akan aku naikkan gaji mereka berdua , kalian berdua mulai besokkalian menjadi kepala penjaga keamanan disini . " ucap Jenifer dengan senang.


" terimakasih tuan dan nyonya Lopez kami akan bekerja lebih keras lagi. " jawab mereka berdua dengan tegas.


setelah itu William dan juga Jenifer masuk kedalam Sebua ruangan mewah di sana sudah ada benarnya orang yang William kenal , setelah melakukan lihat Wiliam berteman dengan kawan kawan lama nya , mereka adalah sahabat sahabat William ketika di kampus walaupun mereka sebagian dari mereka tidak berasal dari keluarga kaya tetapi mereka semua adalah orang baik .


" halo semua lama tidak berjumpa. " sapa William dengan tersenyum kepada mereka.


" William apa ini kau , bukanya kau sudah meninggal." ucap sala satu dari mereka dengan pelan kepada William.


ia adalah Edy norton putra dari keluarga Norton , mereka adalah keluarga kelas satu di kota ini mereka bekerja di bidang pendidikan , ayahnya adalah orang nomor satu dalam dunia pendidikan,bukan hanya itu mereka mempunyai beberapa restoran seafood paling enak di kota Adenville , bahkan ayah William suka dengan restoran mereka dan berinvestasi Sebesar 5 miliar dolar kepada mereka untuk membuka beberapa cabang di negara Nordik.


keluarga kelas satu ada enam di kota Adenville dan dan ada 10 keluarga terkaya di negara Nordik ,tiga darinya tinggal di kota Adenville, untuk enam keluarga mereka memimpin masing masing bidang dari bidang kedokteran, pendidikan , pejabat negara , farmasi , kemiliteran, dan juga kepolisian.


sedangkan untuk tiga keluarga terkaya yang ada di kota Adenville yaitu keluarga Alexander keluarga terkaya nomor satu di negara Nordik bahkan di dunia , keluarga Stone keluarga terkaya nomor empat di negara Nordik dan sedangkan yang terakhir keluarga Lopez keluarga terkaya nomor terakhir di negara Nordik tetapi mereka tidak masuk dalam Dunia.


" William apakah ini sungguh kau , apakah aku sedang bermimpi. " ucap seorang wanita yaitu Leny Lyndon putri keluarga Lyndon salah satu keluarga kelas satu yang bekerja di bidang kepolisian , ayahnya merupakan orang nomor satu di kepolisian Adenville dan kakaknya merupakan salah satu polisi muda berbakat.


" ini aku ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian bertujuh bisa ikut dengan ku keluar sebentar." tanya William dengan tersenyum.


"tentu saja kami bisa kau adalah sahabat terbaik kami. " jawab mereka bersamaan.


" tidak perlu keluar ikut aku ,aku mempunyai

__ADS_1


kamar pribadi di lantai paling atas kita bisa kesana." jawab Jenifer Lopez sambil mengajak mereka pergi.


__ADS_2