TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
RENCANA LICIK KELUARGA WILSON


__ADS_3

setelah sampai di sana William langsung turun dari mobil dan langsung membukakan pintu untuk Frank, keluarga Wilson yang melihat itu langsung menatap sinis kepada William, tetapi William tidak memperdulikan mereka ia lakukan masuk ke dalam mobil milik Frank ia langsung mencari tempat parkir , setelah selesai memarkirkan mobil William kembali ke tempat Frank, disana sudah ada beberapa orang kaya, William mencari keberadaan Chelsea dan yang lainnya ia pun mengirim pesan ke pada Quinton.


" dimana kalian saat ini aku berada di luar, tolong jaga istri ku." tulis William di handphone nya.


" William sedang apa kau disini, tempat ini tidak cocok untuk mu." tegur seseorang dari belakang William.


William pun berbalik dan itu adalah Kakek Wilson beserta keluarga Wilson, mereka menatap William dengan tersenyum jahat kepada nya.


"maaf kek aku kesini untuk menemani temanku, dan aku rasa bukannya kakek dan yang lainnya yang tidak pantas berada di sini." ucap William dengan acuh tak acuh.


" hey William jaga ucapan mu kepada ayahku." ucap seorang wanita tua, ia adalah Lula wilson anak bungsu Markus wilson.


" bukannya memang seperti itu, kalian bukan donatur kota berilon, jadi buat apa kakek dan yang lainnya kemari." jawab William dengan santai.


" kami kesini atas undangan keluarga Smith, tuan Smith yang mengundang kami." ucap derryl dengan senyum mengembang.


" aku tidak pernah mendengar keluarga itu, aku pergi dulu temanku menunggu ku." ucap William tanpa menghiraukan mereka.


William pergi menemui Frank saat sedang berjalan menuju Frank William melihat sebuah mobil RollsRoyce Pantom berwarna biru datang di depan pintu hotel, Carl Cox turun dari mobil dan langsung membukakan pintu belakang mobil, Back Smith turun beserta putra nya Aiden Smith.


" Frank siapa mereka, baru ini aku melihat mereka." tanya William dengan santai.


" tuan muda mereka adalah keluarga Smith, kata temanku dulu mereka adalah salah satu keluarga terkaya di kota berilon mereka menempati posisi ke lima, tetapi karena suatu hal mereka pergi ke kota Amber untuk memulai bisnis disana, ada sebuah kabar bahwa mereka telah menjadi kaki tangan salah satu keluarga terkaya di negara Nordik." ucap Frank dengan panjang lebar.


" baiklah mari kita masuk, tuan Graham mengundang ku untuk bertemu dengan nya sebelum acara dimulai." kata William dengan tersenyum.


setelah itu William bersama Frank pergi menuju ke kamar presidential suite, disana sudah ada beberapa orang seperti Zeyn Malik, Graham Malik, Shane Filan, Digo Lington, Stephen Yun, ada beberapa anggota keluarga Malik dan keluarga lainnya Freddy juga ada disana untuk menjamu mereka, saat William masuk semua orang berdiri dan langsung membungkuk William duduk di sebuah sofa mewah.


" maaf semuanya aku terlambat, tuan Graham ada apa tuan ingin bertemu dengan ku." tanya William dengan tersenyum.


" tuan muda Alexander anda adalah donatur terbanyak di kota ini, aku dan yang lainnya sudah berdiskusi tentang ini dan kami setuju untuk menunjuk anda sebagai orang yang meresmikan acara ini." ucap Graham Dengan gugup.


" sebenarnya aku ingin tetapi istriku ada disini, dan juga keluarga wilson juga berada disini, tapi kalian tenang saja aku sudah menyuruh Quinton untuk mengambil air semuanya." ucap William dengan tersenyum kepada mereka.


" terimakasih tuan muda, mulai hari ini anda adalah donatur tetap kota ini, oh iya aku sudah memberikan donasi kepada bidang pendidikan dan yang lainnya." ucap Graham sambil menyerahkan sebuah dokumen.


setelah itu William dan Frank meninggalkan mereka, di aula hotel keluarga Smith masuk kedalam aula dan langsung pergi menuju tempat paling depan, disana sudah ada Quinton, Peter, Clara, dan juga Chelsea dan Aurora, mereka duduk di tempat VVIP, keluarga Smith bersama dengan keluarga Wilson mereka melihat Chelsea sedang duduk bersama Clara dan Aurora, Aiden yang melihat ini kan menghampiri mereka.


" lama tidak berjumpa Chelsea, aku dengar kau sudah menikah." ucap Aiden dengan tersenyum.


" apa kau Aiden, lama tidak berjumpa bukannya kau berada di Amber, mengapa kau disini apa kau kembali kesini." jawab Chelsea dengan senang, biarpun bagaimana mereka adalah teman lama waktu SMA.


" kau semakin cantik saja Chelsea, bagaimana kalau kau ikut denganku." ucap Aiden dengan santai.


" maaf Aiden aku sedang bersama mereka, jadi aku tidak bisa ikut bersama mu." ucap Chelsea dengan tersenyum.


" baiklah, jika kau butuh sesuatu datang saja ke meja ku." ucap Aiden dengan ramah.


setelah itu Aiden kembali duduk di kursi nya, ia mulai memperhatikan Chelsea dari jaman SMA, bahkan ia pernah berencana untuk melamar Chelsea waktu itu tetapi sayang mereka harus pergi ke kota Amber, tapi sekarang dia akan merebut Chelsea dari William.


" tuan muda Smith, apa kau tertarik dengan cucuku." tegur kakek wilson membuyarkan lamunan Aiden.

__ADS_1


" iya tuan wilson cucu mu adalah cinta pertama ku, aku ini menikah dengannya, jika itu terjadi aku akan membawa kalian keluarga Wilson untuk tinggal di kota Amber.," ucap Aiden dengan sedikit sedih.


" aku masih mempunyai satu cucu lagi, dia tidak kalah cantik dengan Chelsea." ucap kakek Wilson dengan tersenyum.


" maaf tuan wilson tetapi di hatiku hanya ada Chelsea, jika kakek wilson mau menjodohkan aku dengan Chelsea aku akan memberi kakek wilson imbalan sebesar 500 juta dolar." ucap Aiden dengan tersenyum.


" baiklah tuan muda Smith aku akan membiarkan ini dengan anak pertama ku." jawab kakek wilson dengan bahagia.


" bro Aiden aku bisa membangun mu, mendapatkan tubuh sepupuku malam ini, jika kau ingin kami bisa membantu mu melakukan itu." ucap derryl dengan tersenyum jahat kepada Chelsea.


" baiklah jika kalian bisa aku akan memberi kalian hadiah sebesar 100 juta dolar, bukan hanya itu kami akan bekerja sama dengan perusahaan kalian." jawab Aiden dengan senang.


William yang dari tadi melihat mereka dari lantai dua aula, tiba tiba merasakan hal buruk kepada istrinya, ia yakin keluarga Wilson akan berbuat sesuatu kepada istri nya, tetapi ia buru buru menepis pikiran itu, sesaat kemudian gubernur kota berilon dan juga empat keluarga kelas atas kota berilon hadir di acara itu, Graham maju ke depan dan mulai berbicara kepada semua tamu yang datang.


" terimakasih atas kehadiran kalian semua, terimakasih kepada keluarga Smith yang jauh jauh datang demi acara ini, dan terimakasih juga untuk tuan Quinton untuk bisa hadir dalam acara ini." ucap Graham Dengan tersenyum.


William yang menyaksikan itu dari atas mengajak Frank untuk turun kebawah, setelah sampai di bawah William menyuruh Frank untuk bergabung dengan yang lainnya, sedangkan William ia memilih untuk duduk di paling belakang, William mengirim pesan kepada Quinton untuk bersiap siap karena ia akan meresmikan acara ini.


" mari kita sambut donatur terbesar kita, tuan Quinton Alexander, untuk maju kedepan untuk meresmikan acara ini." ucap Graham Dengan semangat.


Quinton maju kedepan, ia pun mulai mengucapkan beberapa kata kepada semua.


" selamat malam saya Quinton Alexander, tuan muda keluarga Alexander, saya sebagai orang baru di kota ini ingin sekali memajukan kota ini seperti kota kota lainnya." ucap Quinton dengan tersenyum


setelah selesai Quinton membuka acara, para hadirin di persilahkan untuk makan dan minum bersama, William tetap memilih untuk tidak bertemu dengan keluarga Wilson, ia tidak ingin berurusan dengan mereka, tetapi William juga penasaran apa benar keluarga Smith didukung oleh salah satu keluarga terkaya di negara Nordik, pikiran William jatuh kepada keluarga Jean, karena biarpun mereka Keluarga terkaya nomor sembilan tetapi mereka sangat sombong, bahkan mereka pernah menolak perintah dari ayah William.


saat sedang minum dengan Aurora, Chelsea dipanggil oleh kakek wilson, Chelsea heran tidak seperti biasanya kakeknya mau memanggil nya didepan umum.


" Chelsea kau dipanggil oleh kakek." ucap derryl dengan tersenyum.


setelah itu Chelsea menuju kakeknya, saat ini ia melihat kakeknya sedang minum bersama dengan back Smith, dan juga Aiden Smith, setelah melihat Chelsea datang kakeknya langsung memanggil nya.


" Chelsea habis ini Kita ada meeting dengan keluarga Smith, mereka akan menjadi salah satu investor keluarga kita, mereka berencana membangun perusahaan baru mereka mereka ingin kita membantu mereka." ucap kakek wilson dengan tersenyum.


" kek bukannya ini sudah tengah malam, apa tidak sebaiknya besok saja." ucap Chelsea dengan sopan.


" tidak bisa nona Chelsea, besok saya akan kembali ke kota Amber, untuk menjemput keluarga saya yang lainnya." ucap Back Smith dengan dingin.


" baiklah, kirimkan saja tempatnya aku akan kesana." balas Chelsea dengan tersenyum.


" nanti malam di lantai Lima belas, disana ada sebuah restoran kita akan membahas ini disana." ucap back dengan dingin.


setelah itu Chelsea kembali ke tempat Clara dan Aurora berada, sedangkan William dia pergi untuk mengambil minum untuk dirinya, ketika William sudah mendapatkan minum ia tidak sengaja menabrak seorang pria, hingga baju pria itu kotor karena wine yang di tangan William, pria itu pun menjadi marah.


" hey kau, beraninya kau mengotori bajuku, apa kau tidak tahu berapa harga baju ku." ucap pria itu dengan marah.


" maaf Bung aku tidak sengaja." ucap William dengan santai.


" tidak sengaja, pokok nya aku tidak mau tahu kau harus mengganti pakaian ku." ucap pria itu dengan menarik kerah baju William.


" bung bisakah kau bersikap sopan, ini acara penting lepaskan kerah baju ku." ucap William dengan tersenyum.

__ADS_1


" kau pikir aku perduli, sekarang kau ganti pakaian ku sebesar 2500 ribu dolar." ucap pria itu memeras William.


" bung kau pikir aku orang bodoh, pakaian seperti ini paling tidak seharga 50 ribu dolar, mana mungkin aku mengganti nya dengan harga yang tidak masuk akal, lagi pula jika kau ingin aku mengganti pakaian mu, aku tidak akan mau kau yang menabrak ku dan seharusnya kau yang minta maaf." ucap William dengan santai.


" jika kau tidak memberi ku uang aku akan memberi mu pelajaran malam ini." ucap Pria itu dengan menarik keras kerah baju William.


" lepaskan, jika tidak aku akan membunuhmu." ucap William dengan dingin.


" kau beraninya kau mengancam ku." ucap pria itu dengan marah.


seketika terdengar suara tamparan, William menampar pria itu hingga terjatuh ke tanah, bahkan bukan hanya itu saja William juga mengangkat nya di leher.


" beraninya kau menampar ku, apa kau cari mati, pamanku adalah gubernur kota berilon, dan pamanku adalah kepala keluarga Malik." ucap Pria itu dengan sombong.


seketika seorang wanita datang dan menghampiri pria itu , itu adalah Angela Wilson, dan pria ini adalah Ken Malik, keponakan dari Graham dan juga Zayn Malik, Angela yang melihat itu langsung memarahi William.


" hey sampah apa yang kau lakukan terhadap kekasihku, apa kau tidak tahu dia adalah keponakan dari tuan Graham dan tuan Zayn Malik, apa kau ingin mati, jika kau ingin mati Jangan bawa bawa keluarga Wilson." ucap Angela sambil maju ingin menampar William


seketika William meraih tangan Angela dan mencengkram nya dengan erat.


" kau pikir aku takut, jangankan keluarga Malik empat keluarga terkaya di kota ini aku tidak takut." ucap William sambil memandang dingin kearah Angela.


Angela yang melihat mata William menjadi ketakutan, ia langsung bersembunyi di belakang Ken dengan gemetar.


" oh jadi kau menantu sampah dari keluarga wilson, aku perintah kan padamu untuk berlutut dan minta maaf padaku, jika kau melakukan itu aku akan membebaskan mu, tetapi jika tidak aku akan membunuhmu dan meniduri istrimu." ucap Ken dengan sombong.


seketika William mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, Ken dan Angela yang melihat William langsung ketakutan, tanpa sadar mereka berdua sudah berlutut di depan William, William maju dan langsung menampar wajah Ken hingga bengkak seperti babi.


" kau bilang kau berasal dari keluarga Malik, suruh pamanmu, Graham Malik dan juga Zayn Malik menemui ku di lantai paling atas, dan aku ingin kau juga datang kesana, jika tidak aku akan menghancurkan kalian." ucap William dengan dingin kepada Ken Malik.


setelah William pergi lantai paling atas, Ken langsung menelpon ayahnya Bery Malik, Bery Malik adalah adik terakhir dari Zeyn Malik, ia menjadi direktur di perusahaan kontruksi keluarga Malik.


" ayah tolong aku seseorang menampar ku, bahkan ia menyuruh paman pertama dan paman kedua untuk datang menemui nya, jika lewat dari lima menit dia akan menghancurkan keluarga Malik, dia berada di lantai paling atas." ucap Ken dengan menangis.


Zayn , dan Graham yang mendengar ini langsung pergi menghampiri Ken, mereka marah karena baru pertama kali Keluarga Malik diancam seperti ini, mereka berempat langsung pergi menaiki lift untuk sampai di lantai paling atas, William saat ini sedang menikmati sebotol Henri IV Dudognon Heritage Cognac Grande Champagne harga minuman ini seharga 2 juta dolar, botol minuman ini dihiasi dengan berlian, dan emas 24 karat.


setelah itu Zayn dan kedua adiknya datang ketempat itu, mereka bingung karena di tempat itu hanya ada William yang sedang menikmati minuman nya, William menatap mereka dengan tersenyum.


" dimana keponakan anda tuan Zeyn, bukannya tadi aku menyuruh nya untuk datang juga." tanya William dengan tersenyum.


Zayn dan Graham yang mendengar ini langsung kaget, ternyata orang yang telah menampar keponakan mereka adalah William orang yang tidak bisa mereka singgung, ayah Ken yang melihat William langsung maju ingin menampar William karena ia tidak tahu kalau William adalah tuan muda Alexander, tetapi tiba-tiba Graham langsung menampar adiknya hingga tersungkur.


" kak apa yang kakak lakukan, mengapa kakak menampar ku, dia adalah orang yang telah menampar Ken ." ucap Bery dengan penasaran.


" dasar bodoh apa kau ingin Keluarga kita mati, cepat telepon bajingan itu dan suruh dia kemari." ucap Graham Dengan marah sambil menendang adiknya.


setelah itu Ken datang ke atas, ia melihat William dan langsung menghina William, bahkan ia menunjuk nunjuk William.


" paman dia orang nya, bunuh dia sekarang juga." ucap Ken dengan marah.


tetapi tiba-tiba Zayn maju dan langsung menampar nya, bahkan ia menendang Ken hingga babak belur, Graham juga maju dan langsung memukuli Ken tanpa ampun.

__ADS_1


" dasar anak nakal, beraninya kau menggunakan nama keluarga Malik untuk menindas orang lain, apa ini yang kami ajarkan padamu." ucap Zayn dengan emosi.


seketika William menghentikan mereka, William maju dan langsung menatap dingin kepada mereka, William melihat Ken yang sudah tidak bisa bangun.


__ADS_2