
William diantar Freedy dan juga ketiga anak mereka dibelakangnya William Masi kedalam ruangan dan langsung meninggalkan villa mewah milik Freedy, ketika ia rasa William sudah jauh ia masuk kembali kedalam villa bersama ketiga anak muda dibelakangnya, mereka berempat menuju ruang keluarga Freddy duduk di sofa sedangkan ketiga anak muda itu berdiri di hadapannya.
" kalian bertiga ingat dia adalah tuan muda Alexander kalian harus memberi hormat kepadanya." ucap Freddy dengan dingin.
" baik ayah kami bertiga akan memberi hormat kepadanya." ucap mereka secara bersamaan.
William telah sampai di apartemen ia langsung istirahat karena waktu sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam, keesokan harinya William tidak masuk kantor ia hanya menemani istrinya beristirahat dan juga membantu ibu mertuanya mengerjakan pekerjaan rumah, ia juga selalu mengecek keadaan kantor melalui Aurora dan juga Quinton tanpa ia rasa hari sudah menjelang malam, di Adenville semua pelayan sedang sibuk menyiapkan barang barang milik anggota keluarga Alexander yang akan berangkat ke kota berilon besok pagi.
Sebastian juga sudah kembali dari Paris saat ini ia sedang berada di bandara sedang menyiapkan tiga pesawat pribadi milik keluarga Alexander untuk mereka pakai besok pagi, ia ditemani oleh Lincoln dan juga Ethan hunt, ketika mereka rasa semuanya sudah siap mereka kembali ke villa milik keluarga Alexander disana Wayne dan juga Zeus sudah menunggu mereka.
" Sebastian bagaimana apa semuanya sudah siap." tanya Wayne dengan dingin.
" sudah kak, saat ini pesawat sedang mengisi bahan bakar besok pagi bahan bakar sudah terisi penuh." jawab Sebastian dengan hormat.
" baguslah kau boleh istirahat, karena kau baru kembali dari Paris tadi sore." ucap Wayne kepada adiknya.
" baik kak aku izin pergi." ucap Sebastian dengan tersenyum.
keesokan paginya William sudah bangun jam lima pagi ia sudah rapih dengan setelan berwarna navy dan juga kemeja berwarna biru muda miliknya, setelah selesai memasang dasinya ia mencium kening istrinya dan langsung pergi menuju basemen apartemen William telah sampai di mobil dan langsung pergi meninggalkan apartemen, ketika sedang dijalan handphone miliknya berdering itu adalah panggilan dari Freddy.
" halo Freddy bagaimana apa semuanya sudah siap." tanya William dengan santai.
" sesuai perintah anda tuan muda aku sudah menyelesaikan semuanya." jawab Freddy dengan hormat.
" bagus, kau memang tidak pernah mengecewakan Freddy." ucap William dengan tersenyum.
" terima kasih tuan muda sudah menjadi kewajiban saya untuk melakukan yang terbaik untuk anda." ucap Freedy dengan hormat.
William mematikan handphone nya dan langsung menancap gas menuju villa mewah miliknya, beberapa saat kemudian ia telah sampai di depan villa seorang penjaga gerbang memberikan hormat kepadanya William masuk ia mendapati semua orang sudah ada didalam menunggunya selain Freddy ada tiga raja dunia bawah yaitu Jhon Hart, Pablo, dan juga Bellamy, William turun dan langsung memberikan kunci mobil kepada salah satu anak buahnya untuk membawa mobil ke garasi.
William terkejut ketika melihat sepuluh mobil RollsRoyce Pantom sepuluh mobil ini bukan RollsRoyce biasa ini adalah RollsRoyce Pantom black meat, sebuah RollsRoyce edisi terbatas sebenarnya ada sebelas mobil karena satu lagi adalah mobil pribadi milik William sama seperti sepuluh mobil lainnya mobil milik William juga edisi terbatas.
" tuan muda kita sudah bisa berangkat?." tanya Freddy dengan hormat.
" baiklah kita berangkat sekarang juga, Quinton, Peter kalian berdua bawa masing-masing satu mobil, Freddy, Jhon, Pablo, dan Bellamy kalian bawa satu sedangkan sisanya suruh orang kepercayaan kaliab untuk membawanya." ucap William dengan tersenyum.
" baik tuan muda." ucap Freddy dengan hormat.
" baik kak." ucap Peter bersama Quinton.
di belakang sebelas mobil RollsRoyce ada dua puluh mobil land crusher berwarna hitam mengkilap mengikuti mereka, mobil paling depan diisi oleh William, Elizabeth, Olivia dan juga Clara, dibelakang mereka ada Quinton di belakang Quinton ada Peter dan dibelakang Peter ada Freddy dan diikuti oleh yang lainnya.
karena jam masih jam setengah tujuh pagi jalanan belum terlalu ramai dan pejalan kaki belum terlalu banyak, jadi mereka agak cepat sampai di bandara William turun dari mobil dan langsung membukakan pintu untuk ibunya, ketika semua orang sudah berkumpul William memberikan perintah kepada Jhon Hart.
" Jhon kau dan yang lainnya berjaga di depan kami akan masuk kedalam bersama yang lainnya." ucap William dengan berwibawa.
__ADS_1
" baik tuan muda aku akan berjaga di depan." ucap Jhon dengan tersenyum.
William dan yang lainnya masuk kedalam mereka pergi ke waiting room pribadi keluarga Alexander mereka menunggu di dalam, William dan yang lainnya duduk di sebuah sofa mewah yang ada disana mereka juga memesan beberapa makanan untuk mereka makan karena tadi mereka tidak sempat untuk sarapan pagi, beberapa saat kemudian pesawat pribadi milik keluarga Alexander telah mendarat di bandara internasional berilon dengan selamat, pesawat yang pertama mendarat adalah pesawat yang ditumpangi oleh Wayne, Zeus, Sebastian, bersama istri dan kedua anak perempuannya, dan juga Billy bersama istri dan anaknya, dan juga Natasha bersama keluarganya.
pesawat yang ditumpangi oleh Wayne adalah pesawat terbaik milik keluarga Alexander pesawat ini mampir menampung 10 sampai 15 orang yang belum termasuk dua pilot pribadi dan juga lima orang pramugari pribadi, pesawat ini dilengkapi dengan fasilitas lengkap dan juga interior yang sangat mewah dan juga elegan pesawat ini berwarna hitam dan juga emas, tidak sampai lima menit satu pesawat pribadi datang lagi pesawat ini sama seperti pesawat sebelumnya tetapi hanya warnanya yang berbeda.
didalam pesawat kedua ada lincoln beserta keluarga, dan juga Sofia beserta keluarganya dan juga Felicia dan juga keluarganya, dan juga pilot dan juga pramugari pribadi milik keluarga Alexander, semua keluarga Alexander ikut tidak satupun dari mereka yang. tinggal di Adenville Wayne mengajak mereka semua untuk berlibur sekalian menghadiri pesta ulang tahun menantunya.
Zeus Alexander memiliki tujuh orang anak dan dua puluh cucu sepuluh cucu laki-laki dan sepuluh cucu perempuan, Wayne memiliki dua orang anak William dan juga Olivia, Sebastian memiliki tiga orang anak yaitu Peter, Stefany, dan juga Diana, Billy memiliki tiga orang anak yaitu Quinton, Audie,dan juga Clive, Natasha memiliki dua puluh anak yaitu Clara dan juga Ervins, Lincoln memiliki empat orang anak dan semuanya adalah perempuan yaitu Laura, Queen Rosa, dan Virginia, sedangkan Sofia ia memiliki tiga orang anak yaitu Daniel, Ella, dan Ares, sedangkan Sofia ia memiliki tiga orang anak semuanya adalah pria mereka adalah Gerald, Darien, dan Zion.
setelah beberapa saat pesawat ketiga mendarat pesawat ketiga diisi oleh beberapa cucu dari Zeus, orang yang pertama turun dari pesawat yaitu Zeus ia sangat berwibawa dan juga memancarkan aura yang mendominasi sekitarnya, walaupun usia Zeus sudah menginjak delapan puluh delapan tahun tetapi ia masih memiliki badan yang kuat jika orang yang tidak mengenalnya melihatnya orang akan mengira usianya sekitar empat puluh atau lima puluh tahun, Zeus mengenakan setelan jas berwarna hitam dipadu dengan kemeja berwarna abu-abu gelap ia juga menggunakan kacamata berbingkai emas dan kaca berwarna hitam.
setelah Zeus turun Wayne menyusul ia menggigit setelan berwarna navy dipadukan dengan kemeja berwarna hitam dan dasi berwarna abu-abu, ia juga menggenakan kacamata berwarna hitam, setelah semua orang turun mereka pergi menuju waiting room dimana William dan yang lainnya sedang menunggu mereka, saat William Sedang membaca koran Freedy datang kepada mereka.
" tuan muda keluarga anda sudah datang sebentar lagi mereka akan sampai disini." ucap Freddy dengan hormat.
" baiklah ayo kita sambut mereka." ucap William sambil melipat koran di tangannya.
tidak sampai lima menit semua anggota keluarga Alexander telah sampai William dan juga yang lainnya segera menghampiri mereka, Wayne yang melihat istrinya langsung memeluk istrinya dan juga mencium kening istrinya, William dan Olivia juga pergi memeluk ayah mereka.
" bagaimana kabar kalian apa kalian baik-baik saja." tanya Wayne kepada istri dan kedua anaknya.
" kami baik-baik saja sayang William menjamu kami dengan baik, bahkan ia membawa kami berkeliling kota ini." jawab Elizabeth dengan tersenyum.
William segera menghampiri kakeknya dan langsung memeluknya, ia sangat rindu dengan kakeknya dari kecil Zeus sangat memanjakan William bahkan jika William berbuat salah Zeus selalu membelahnya didepan ayahnya.
" lama tidak berjumpa kek." ucap William sambil memeluk kakeknya.
" bagaimana kabarmu apa kau baik-baik saja." tanya Zeus dengan tersenyum.
" aku baik baik saja." jawab William dan tersenyum.
bukan hanya William tetapi Quinton, Peter, dan juga Clara mereka saling melepas rindu dengan keluarga mereka, apa lagi Clara ia sangat senang karena ayahnya bisa datang menemuinya di sini, ayah Clara memang orang yang sangat sibuk karena ia adalah seorang pengacara dan juga seorang jaksa negara Nordik ia juga menjadi perhatian kepercayaan kedua presiden negara Nordik.
Ainsley Lloyd adalah ayah dari Clara dan suami dari Natasha ia adalah pengacara paling terkenal senegara Nordik bahkan dunia, keluarga Lloyd adalah enam dari keluarga bangsawan kuno negera Nordik, keluarga ini dulu dipercaya sebagai penasehat raja dan juga kaisar, keluarga ini sangat kuat bahkan mereka sama kuatnya dengan keluarga Atkinson dan juga keluarga Hunt, enam keluarga bangsawan kuno negara Nordik adalah keluarga yang sangat dipercaya oleh raja dan juga para petinggi kerajaan dahulu, seperti keluarga Atkinson mereka adalah pembunuh rahasia yang dipercaya oleh raja untuk membunuh siapa saja yang mencoba memberontak kepada raja, sedangkan keluarga Hunt mereka adalah keluarga tentara terkuat kerajaan, selain menjadi tentara mereka juga menjadi pengawal pribadi raja dan juga petinggi kerajaan dahulu.
keluarga Lloyd dan juga keluarga Alexander adalah sahabat baik mereka menjodohkan anak mereka untuk menjalin memperdalam hubungan keluarga mereka, Ainsley Lloyd adalah putra tertua dari keluarga Lloyd sedangkan Natasha ia adalah putri tertua dari keluarga Alexander, nama Clara sebenarnya adalah Clara Lloyd tetapi karena keluarga Lloyd adalah keluarga yang sangat misterius dan juga jarang muncul di lingkungan masyarakat Ainsley menyuruh Clara menggunakan nama Alexander.
" nampaknya putri kesayangan ayah sudah menjadi dewasa." ucap Ainsley sambil mengusap kepala anaknya.
" ayah bisa saja." jawab Clara yang tersipu malu.
William yang melihat paman ketiganya segera menyapa Ainsley.
" lama tidak berjumpa paman." ucap William sambil tersenyum.
__ADS_1
" William maaf jika Clara merepotkan mu disini." ucap Ainsley sambil tersenyum.
" justru aku yang berterima kasih kepada Clara ia sudah sangat banyak membantu ku mengurus perusahaan dan juga beberapa proyektor yang harus aku kerjakan." jawab William sambil tersenyum.
" apa ayah dengar aku tidak merepotkan kak William." ucap Clara dengan mulut manyun.
" hahahaha Ayah dengar." ucap Ainsley sambil tertawa.
" kalau begitu ayo kita ke villa, aku sudah memasak makanan sejak tadi pagi." ucap Elizabeth dengan tersenyum.
" baiklah kalau begitu aku sudah tidak sabar makan makanan buatan istriku." ucap Wayne dengan tersenyum.
mereka semua pergi menuju mobil William membukanya pintu untuk ibu dan juga ayahnya, Wayne duduk didepan di sebelah William sedangkan di belakang ada Elizabeth, Zeus, dan juga Olivia, sedangkan yang lainnya masuk ke mobil yang lainnya, saat William ingin memasuki mobil handphone miliknya berdering itu adalah panggilan dari Aurora.
" halo Aurora ada apa." tanya William dengan tersenyum.
" CEO hari ini adalah hari dimana era Pasifik telah dibuka, mereka ingin anda hadir di acara pembukaan perusahaan baru mereka." ucap Aurora dengan hormat.
William seketika menaikan alisnya ia merasa tidak pernah mendengar tentang ini jadi ia langsung bertanya kepada Aurora." mengapa aku tidak tahu tentang ini." tanya William dengan datar.
" CEO sebenarnya saya sudah ingin memberi tahu anda tetapi pak Quinton bilang tidak perlu anda sedang tidak ingin di ganggu saat ini." jawab Aurora dengan sopan.
William yang mendengar jawaban Aurora seketika menjadi salut kepada adiknya itu, ia tahu kalau William sedang tidak ingin diganggu kemarin.
" Aurora aku ingin kau pergi menggantikan aku kesana, aku ingin kau membelikan sebuah hadiah kepada mereka, katakan kepada mereka kalau aku sedang ada urusan lain." ucap William dengan santai.
" baik CEO aku akan membawa hadiah untuk mereka." jawab Aurora dengan tersenyum.
tanpa menunggu jawaban Aurora selesai Will berdering langsung mematikan Handphone nya ia langsung masuk kedalam mobil karena semua orang sudah menunggu nya, tanpa banyak bicara William langsung menyalakan mesin mobil dan langsung pergi meninggalkan bandara dengan rombongan keluarga Alexander, Wayne yang penasaran siapa yang menelepon William segera bertanya kepada anaknya.
" siapa yang menelepon mu nak, apakah itu istrimu." tanya Wayne dengan santai.
" bukan yah itu adalah Aurora young asisten ku di kantor." jawab William dengan tersenyum.
" memangnya kau sedang sibuk akhir akhir ini." tanya Wayne Dengan tersenyum.
" tidak juga, tadi ini adalah acara pembukaan Era Pasifik mereka ingin aku hadir di acara itu, dan juga sebentar lagi salah satu proyek pembangunan pabrik mobil milik Wang Chuanfu akan segera dimulai." jawab William dengan santai.
" Wang Chuanfu bukannya orang ini adalah pemilik BYD otomatis, apa ia akan membangun sebuah pabrik disini." tanya Wayne dengan penasaran.
" iya yah ia mempercayakan kepada kami tentang pembangunan Pabrik mobil milik mereka, bukan hanya itu mereka juga mempercayakan kami tentang bahan , dan juga pekerja pembangunan." jawab William dengan santai..
" Wang Chuanfu juga mempunyai Pabrik di Adenville dan ia juga mempercayai Kita untuk pembangunan pabrik nya disana, menurut kabar yang ayah dengar Wang Chuanfu adalah orang yang baik dan juga keluarganya sangat dermawan di daerah Wuhan China." ucap Wayne dengan dingin.
beberapa saat kemudian mereka semua telah sampai di villa mewah milik William villa ini terbagi menjadi tiga bagian yaitu ada villa utama, villa tamu, dan juga villa pelayan milik William, didepan villa sudah ada semua pelayan dan juga guru Julian mereka bersiap menyambut Zeus Alexander dan Wayne Alexander.
__ADS_1