TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
BYD OTOMATIS


__ADS_3

Saat sedang dalam perjalanan handphone William berdering itu adalah panggilan dari Aurora William segera mengangkat teleponnya karena ia takut itu adalah sesuatu yang penting." halo CEO saat ini salah satu perwakilan dari BYD otomatis sedang berada disini mereka ingin bertemu dengan tuan." ucap Aurora dengan sopan.


" katakan kepada mereka untuk datang kembali besok saat ini aku sedang menemani ibuku dan juga kakakku." jawab William dengan santai.


" baik tuan akan aku sampaikan." ucap Aurora dengan tersenyum


Aurora segera pergi menemui orang tersebut seorang pria berwajah Chinese pria ini memiliki tubuh yang tinggi dan juga kurus ia juga mengenakan setelan jas mahal dan sebuah jam tangan rolex daytona, ketika pria ini melihat Aurora ia segera berdiri dari duduknya.


" maaf tuan Wang Chuanfu saat ini CEO kami sedang ada urusan penting ia menyuruh Anda untuk datang kembali besok hari." ucap Aurora dengan tersenyum.


" baiklah nyonya young aku akan datang kembali besok." ucap Wang Chuanfu dengan tersenyum.


Aurora mengantarkan Wang Chuanfu menuju depan didepan sudah menunggu sebuah mobil Mercedes Benz Maybach berwarna putih setelah berpamitan dengan Aurora Wang Chuanfu segera pergi meninggalkan Phoenix comporation, sementara William mereka telah sampai di Heaven theme park Elizabeth yang penasaran tentang siapa yang menghubungi William segera bertanya kepada anaknya.


" William siapa yang menghubungi mu tadi." tanya Elizabeth dengan tersenyum.


" tadi adalah asistenku di kantor ia mengatakan kalau di kantor kedatangan tamu dari BYD otomatis aku tidak pernah mendengar nama perusahaan itu." jawab William dengan tersenyum.


" BYD otomatis kalau tidak salah ibu pernah mendengarnya tetapi ibu lupa dimana." ucap Elizabeth sambil berpikir beberapa saat kemudian ia ingat." oh iya itu adalah salah satu perusahaan otomotif dari China mengapa mereka ingin menemui mu." ucap Elizabeth dengan penasaran.


Elizabeth belum mengetahui kalau anaknya sudah menjadi kepala keluarga Taylor saat ini karena William meminta kepada pamannya untuk tidak membocorkan kepada siapa saja termasuk ibunya, William yang mendengar jawaban Elizabeth segera menghubungi Jhonatan, saat ini Jhonatan sedang di perusahaan Taylor group Jhonatan melihat handphone nya disana ada panggilan dari William.


" halo Will ada apa apa ada yang bisa pamanmu bantu." tanya Jhonatan dengan senang.


" paman apa Paman tahu tentang BYD otomatis saat ini salah satu utusan mereka datang ke perusahaan ku." tanya William dengan santai.


" tentu saja paman tahu Will BYD otomatis adalah salah satu perusahaan terbesar di China pemiliknya adalah Wang Chuanfu kepala keluarga Wang, Wang adalah orang terkaya ke tujuh di China, memangnya kenapa mereka datang ke perusahaan mu." tanya Jhonatan dengan tersenyum.


" aku juga tidak tahu saat ini aku sedang bersama ibu dan juga kak Olivia kami sedang berada di heaven theme park." jawab William dengan tersenyum.


" oh iya perusahaan kita juga memiliki dua puluh persen saham di BYD otomatis jika ia macam macam kepada mu paman akan menyuruh seseorang untuk menghabisi mereka sekeluarga." ucap Jhonatan dengan serius.


" paman tenang saja aku bisa mengatasi ini sendirian." jawab William dengan tersenyum.


" paman tahu itu kau bukan orang yang gampang di Sentuh oleh seseorang kau sama seperti ayahmu." ucap Jhonatan dengan tersenyum.


" paman aku masih kalah jauh dari ayahku, sudah dulu paman kami harus masuk ke heaven theme park." ucap William sambil mematikan handphone nya.


setelah itu William dan yang lainnya berjalan masuk menuju heaven theme park Elizabeth memang ada sesuatu yang perlu ia lakukan disini ia harus mengecek beberapa toko barang branded yang bekerja sama dengan perusahaan fashion miliknya, William yang memperhatikan sekeliling merasa tertarik dengan toko rolex yang ada didepannya ia segera masuk kesana ditemani oleh Olivia dan juga Peter.


" dik apa kau mau membeli jam tangan." tanya Olivia dengan tersenyum.


" tidak aku ingin membelikannya untuk ayah mertuaku aku rasa jam tangannya sudah lama dan sudah jadul." jawab William dengan tersenyum.


William melihat koleksi jam tangan rolex yang terpampang di etalase kaca disana ada berbagai macam rolex bahkan bisa dibilang koleksi mereka sangat lengkap William tertarik dengan rolex fay date 40, jam tangan ini terbuat dari emas delapan belas karat dengan berlian bingkai cincin bertahtakan berlian dan tali jam President, William menyuruh toko untuk membungkus jam tangan tersebut.


" nyonya apa anda bisa membungkus kan nya untuk ku." ucap William dengan tersenyum.


" baik tuan apa tuan ingin membelinya." tanya pelayan itu dengan tersenyum.


" iya aku ingin membelikannya untuk ayah mertuaku." jawab William dengan tersenyum.


beberapa saat kemudian pelayan keluar membawakan sebuah kotak hadiah berwarna merah, William mengambil kotak itu sambil menyerahkan kartu ATM nya kepada wanita itu tetapi Olivia menghentikan nya Olivia ingin membayarkannya William yang tidak bisa menolak terpaksa menuruti keinginan kakaknya itu, setelah itu mereka bertiga kembali ke tempat Elizabeth berada, Elizabeth sudah selesai dengan urusan nya ia segera mengajak mereka untuk pulang ke villa.


William menghubungi Freddy yang sedang menunggu di depan bersama beberapa bodyguard Elizabeth, ia menyuruh untuk bersiap untuk pulang Freddy pun menyuruh anak buahnya untuk bersiap, beberapa saat kemudian William dan yang lainnya keluar dari heaven theme park mereka masuk ke dalam mobil bersiap untuk pulang.


beberapa menit kemudian mereka sampai di Villa besar milik William William membawa Elizabeth dan juga kakaknya menuju kamar yang telah ia siapkan ia juga meminta Quinton dan Peter untuk membawa guru Julian dan juga bodyguard Elizabeth yang datang dari Adenville ke kamar mereka masing-masing, setelah selesai mengantar ini dan juga kakanya ke kamar ia pergi ke ke ruang kerjanya disana ia menghubungi Don Albert.


" halo Albert nanti malam aku ingin kau menjemput seseorang di bandara ia adalah orang kepercayaan ku di sini aku ingin kau melayani nya dengan baik." ucap William dengan santai.


" baik tuan akan aku lakukan apakah aku perlu menyiapkan hotel untuk nya." tanya Don Albert dengan tenang.

__ADS_1


" tidak perlu kau bawah dia ke villa milik ku lagi pula villa itu kosong." jawab William dengan santai.


" baik tuan aku akan menyuruh beberapa anak buahku untuk membersihkan villa itu, aku juga akan mencari kan seseorang pelayan untuknya." ucap Don Albert dengan tersenyum.


" baik aku serahkan padamu." jawab William dengan santai.


beberapa saat kemudian seorang pelayan datang membawa secangkir teh yang telah William pesan William duduk di kursi kerjanya dan mulai membuka komputernya ia berencana mencari data tentang beberapa perusahaan besar di China, William menemukan ada beberapa perusahaan besar di China tetapi mereka semua masih menjalin kerjasama dengan keluarga Taylor, saat sedang menatap komputer Freddy masuk ke ruangan kerjanya William memang sengaja memanggil Freddy.


" tuan muda apa ada sesuatu yang harus aku lakukan." tanya Freddy dengan hormat.


" Freddy aku ingin kau mengantarkan aku ke distrik otomotif kota berilon aku berencana memberikan mobil baru kepada istriku, apa kau punya rekomendasi untuk ku." tanya William dengan tersenyum.


" bagaimana kalau Mercedes Benz Maybach S Class, atau RollsRoyce Pantom keluaran terbaru." jawab Freddy dengan tersenyum.


" pilihan mu memang bagus." ucap William dengan tersenyum.


" apa tuan muda akan pergi sekarang jika ingin aku bisa menelpon seseorang yang aku kenal disana agar bersiap menyambut kita." kata Freedy dengan sopan.


" apa kau mempunyai kenalan disana." tanya William dengan santai.


" tentu saja tuan muda anda adalah investor mereka anda yang mempunyai semua kawasan disana." jawab Freddy dengan tersenyum.


" baiklah katakan kepadanya agar mengosongkan tempat aku tidak ingin ada seseorang yang mengenalku disana." ucap William dengan tersenyum.


"baik tuan muda." jawab Freddy dengan hormat.


setelah itu Freddy mengeluarkan handphone nya ia menghubungi seseorang yang bernama Egan Huey orang yang mengelola distrik otomotif kota berilon.


' halo tuan Freddy ada apa tuan menghubungi aku, apa ada yang perlu aku bantu." tanya Egan dengan hormat.


" aku dan tuan muda Alexander akan kesana tuan muda ingin kau mengosongkan tempat tersebut karena ia tidak ingin ada seseorang yang mengetahui dirinya." ucap Freddy dengan dingin.


" baik tuan Freddy aku akan menghubungi setiap manejer dealer yang ada di sini aku juga akan menyuruh beberapa penjaga untuk mengosongkan tempat secepatnya." ucap Egan dengan hormat.


" halo ada apa sayang." tanya William dengan senang.


" sayang malam ini beberapa teman kuliahku mengajak bertemu di sebuah restoran apa aku bisa pergi bersama mereka." tanya Chelsea dengan lembut.


" memangnya dimana kalian akan berkumpul." tanya William dengan tersenyum.


" salah satu temanku sudah memesan ruangan di mermaid resto, jika kau tidak mengizinkan aku pergi tidak apa-apa aku bisa mengatakan kepada mereka kalau aku sedang tidak enak badan." jawab Chelsea dengan agak sedih.


" baiklah kau boleh pergi tetapi ingat jika terjadi sesuatu hubungi aku, aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada mu." jawab William dengan tersenyum.


" terimakasih sayang aku janji akan menghubungi mu Jika terjadi sesuatu." ucap Chelsea dengan senang.


" kau naik apa kesana." tanya William dengan lembut.


" aku akan naik taksi kesana." jawab Chelsea dengan tersenyum.


" jangan aku akan mengantarkan mu kesana." ucap William dengan tegas.


" tidak perlu kau sedang sibuk aku tidak ingin mengganggu pekerjaan mu." ucap Chelsea dengan khawatir.


" begini saja aku akan menyuruh seseorang untuk membawakan mobilku pulang kau pakai saja mobil sedangkan aku akan pulang menggunakan taksi." jawab William dengan lembut.


" oke kalau begitu." ucap Chelsea sambil mematikan handphone nya.


William segera menghubungi Peter." halo dik aku ingin kau mengantarkan mobilku ke apartemen milik Richard." ucap William dengan dingin.


" baik kak aku akan mengantarkan mobilmu kesana." jawab Peter dengan hormat.

__ADS_1


" kau bawa beberapa pengawal untuk menemanimu, kau suruh salah satu dari mereka untuk masuk mengantarkan kunci mobil kepada istriku nomor unit kami yaitu 101, tetapi ingat jangan sampai Chelsea melihat mu." ucap William dengan tersenyum.


" baik kak ." jawab Peter dengan tersenyum.


sedangkan di Alexander group Wayne sedang mengecek beberapa dokumen perusahaan saat sedang sibuk memeriksa dokumen Sebastian datang menghampiri dirinya, Sebastian membawa sebuah kabar baik.


" kak apa kakak sudah membaca berita siang ini." tanya Sebastian dengan dingin.


" aku belum punya waktu untuk melihat berita sejak tadi pagi memangnya berita apa itu." tanya Wayne dengan dingin.


" Alpha company akan di lelang bulan depan beberapa keluarga kaya dari setiap negara akan bersaing untuk mendapatkan perusahaan ini." jawab Sebastian dengan hormat.


" bagus Sebastian aku ingin kita juga ikut dalam acara pelelangan itu telepon salah satu orang kepercayaan kita yang ada di Paris untuk mendatarkan Alexander group dalam acara itu." perintah Wayne dengan dingin.


" baik kak aku akan menghubunginya malam ini juga jika perlu aku akan berangkat ke Paris besok pagi." jawab Sebastian dengan hormat.


William telah sampai distrik otomotif kota berilon disana sangat sepi William dan Freddy turun dari mobil Lexus RX milik mereka dan langsung masuk kedalam, walaupun disebut distrik tetapi tempat ini lebih cocok disebut pusat pembelanjaan otomotif karena tempat ini seperti sebuah mall tetapi didalam nya hanya ada dealer mobil dan juga motor, gedung ini hanya memiliki satu tingkat Tetapi gedung ini sangat luas atap gedung ini terbuat dari kaca yang sangat tebal.


Egan yang dari tadi menunggu William dan juga Freddy segera berjalan menghampiri mereka Egan tidak menyangka bahwa ia akan bertemu dengan tuan muda Alexander ia segera membungkuk di hadapan William dan juga Freddy, Jika diperhatikan Egan berusia sekitar tiga puluh tahun atau lebih.


" tuan muda apa ada yang bisa saya bantu." tanya Egan dengan hormat.


" tuan Huey saya kesini untuk mencari mobil untuk istriku apa anda mempunyai mobil yang bagus." tanya William dengan tersenyum.


" tentu saja tuan silahkan ikuti aku." ucap Egan dengan hormat.


mereka bertiga pergi menuju sebuah dealer Mercedes Benz Egan langsung memperkenalkan sebuah mobil Mercedes Benz Maybach S Class keluaran terbaru mobil itu sangat mewah


" tuan muda ini adalah Mercedes Benz Maybach S Class tipe tertinggi dan terbaru mobil ini berbekal mesin 6000 CC V12 twin turbo yang mengeluarkan tenaga dan torsi sangat besar yakni 604 hp dan 1000 Nm mobil ini dapat melaju dengan kecepatan 100km/jam hanya dalam waktu 4,5 detik saja." ucap Egan panjang lebar.


" oke apa ada mobil yang selain ini." tanya William dengan tersenyum.


" ada tuan yaitu RollsRoyce keluaran terbaru apa tuan muda ingin melihatnya." tanya Egan dengan hormat.


" Freddy bukannya aku sudah memiliki itu." tanya William dengan santai.


" benar tuan anda sudah memiliki RollsRoyce Pantom keluaran terbaru." jawab Freddy dengan tersenyum.


" kalau begitu aku ingin mobil ini aku ingin warna putih karena mobil ini akan digunakan oleh istriku, berapa harga mobil ini." tanya William dengan tersenyum.


" tidak perlu tuan aku akan membayarkan mobil ini untuk tuan muda." jawab Egan dengan tersenyum.


" baiklah kalau begitu kau simpan dulu mobil ini aku akan memberikan mobil ini pas di hari ulang tahun nya Minggu depan." ucap William dengan santai.


" baik tuan aku akan menjaga mobil ini sebaik mungkin." jawab Egan dengan hormat.


" aku tidak bis berlama-lama aku harus kembali, Freedy ayo kita pulang." ucap William sambil berjalan meninggalkan Egan bersama beberapa staf di dealer Mercedes.


William dan Freddy masuk ke dalam mobil dan langsung meninggalkan Tempat itu saat sedang dalam perjalanan Peter mengirimkan pesan bahwa ia sudah memberikan kunci mobil kepada kakak iparnya, William Bertanya kepada Freddy tentang Wang Chuanfu kepala keluarga Wang.


" Freddy apa di hotel diamond surface ada Wang Chuanfu." tanya William dengan santai.


" iya tuan Wang Chuanfu baru datang dua hari yang lalu ia memesan sebuah presidential suite room." jawab Freddy dengan hormat


" jadi seperti itu." jawab William dengan tersenyum.


" apakah tuan mengenal orang ini." tanya Freedy dengan tersenyum.


" aku tidak mengenalnya tetapi tadi siang iya datang ke kantor ku ia ingin mengajukan kontrak kerja sama denganku." jawab William dengan tersenyum.


" apa aku perlu mengawasi orang ini." tanya Freddy dengan hormat.

__ADS_1


" tidak perlu kita belum tahu apa niatnya untuk datang kemari." jawab William dengan tersenyum.


beberapa saat kemudian William turun dari mobil Freddy hanya mengantarnya pulang ke villa ia masih harus mengurus beberapa pekerjaan di hotel diamond surface, William masuk kedalam villa William melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam.


__ADS_2