TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
DIREKTUR BARU PHOENIX COMPORATION


__ADS_3

ketika diruang tamu wiliam meminta izin kepada istri dan juga kedua mertuanya untuk pergi menuju Adenville beberapa hari, sebenarnya William ingin membawa mereka pergi bersamanya tetapi ini belum saatnya untuk memberi tahu identitas sebenarnya.


" sayang, ibu, ayah aku mau minta izin aku akan pergi ke Adenville , saat ini aku bekerja di perusahaan milik temanku ,dan kebetulan dia mengajakku untuk menemani nya kesana. " izin Wiliam kepada mereka walaupun berat meninggalkan mereka tapi ia harus kembali ke rumah keluarga Alexander.


" kapan kau akan berangkat nak." tanya Jacob dengan sedih, walaupun wiliam bukan anaknya tetapi ia sudah mengapa nya seperti anaknya sendiri.


lusa aku akan berangkat. " jawab William dengan sedih.


" aku mengizinkanmu tapi ingat kau harus hati hati, jangan makan sembarang, dan jangan lupa untuk selalu mengabari aku." ucap Chelsea dengan sedikit cerewet.


"ibu juga mengizinkan mu " jawab Erina dengan sedikit sedih ia sangat menyayangi William karena baginya William adalah menantu yang baik hati.


ketika selesai meminta izin mereka semua kembali ke kamar masing masing dan langsung tidur nyenyak keesokan paginya Wiliam bersiap siap untuk pergi ke kantor baru, nya ia hanya menggunakan baju kaus putih dan juga jaket jeans kesayangannya karena ini hadiah ulang tahun dari istrinya, ia juga menggunakan celana kain hitam dan juga sepatu boots kesukaannya.


" sayang, ibu, ayah aku pergi dulu." ucap William dengan tersenyum.


"apa kau tidak mau sarapan pagi dulu." tanya Erina yang sedang menyiapkan makanan di atas meja makan.


" tidak perlu aku sudah ada janji dengan temanku untuk sarapan bersama pagi ini." jawab William sambil meninggalkan mereka.


William berjalan meninggalkan rumah menuju jalan raya saat sedang asik berjalan sebuah klakson mobil RollsRoyce Pantom keluaran terbaru mengagetkannya, kaca mobil terbuka dan orang yang ada kursi penumpang adalah Sebastian bahkan di belakang mobil RollsRoyce ada dua puluh mobil range Rover Evoque berbaris di belakang mobil RollsRoyce milik Sebastian.


" paman mengapa paman ada disini bukan nya paman seharusnya sudah disana." tanya William dengan heran.


" paman sudah dari jam lima menunggu mu disini, ini semua perintah ayah mu dan juga kakek jadi paman tidak bisa membantah nya ayo kita berangkat." ucap Sebastian sambil membukakan pintu untuk Wiliam.


" oh iya paman malam ini adalah ulang tahun kakek istriku aku ingin paman mencarikan ku hadiah yang bagus, bukan hanya itu aku ingin paman juga datang di acara itu." minta William ke Sebastian.


"kau ingin hadiah seperti apa aku akan menghubungi beberapa temanku yang menjual beberapa barang mewah, aku juga akan datang ke acara itu aku ingin lihat seberapa sombong kakek tua bangka itu." ucap Sebastian dengan dingin.


akhirnya mereka sampai di perusahaan semua petinggi perusahaan sudah berdiri di depan pintu masuk kantor mereka membentuk dua baris Masing masing berdiri di ujung pintu, dan ada beberapa orang berpakaian serba hitam di seluruh jalan jika Dilihat lebih detail mereka bukan orang biasa mereka adalah gangster yang dipekerjakan oleh Sebastian dan juga anggota black dragon.


semua orang yang berbaris berkeringat dingin tidak ada yang berani melihat muka Wiliam dan Sebastian, Secara langsung pintu mobil mobil range Rover terbuka semua gangster langsung berbaris di mobil RollsRoyce phantom hitam milik William.

__ADS_1


"selamat datang tuan muda."ucap semua gangster berteriak bahkan sampai nyaringnya suara mereka batu batu ikut bergetar.


William keluar dari mobil bersama Sebastian saat ini wiliam sudah menggunakan setelan jas baru karena Sebastian menghina penampilan nya , ia pun meminta Sebastian untuk membawanya untuk singgah di toko Gucci ia ingin mengambil satu setelan jasnya, ketika sampai ia pun langsung turun masuk kedalam tokoh.


" aku ingin mengambil satu setelan jas yang sudah aku beli semalam." ucap William kepada pelayan.


" baik tuan akan kami siapkan jas yang cocok untuk mu. " kata pelayan dengan ramah.


tak sampai satu menit ia pun datang membawa satu setelan jas berwarna abu abu , rompi abu abu , kemeja biru dan juga dasi warna hitam putih , tanpa basa basi William pun mengganti pakaian nya dan langsung Kembali ke mobil.


"tuan muda anda mirip sekali dengan ayah anda."


kata Sebastian kepada wiliam.


William tersenyum dan berkata terimakasih paman


William tahu dia tidak sebanding dengan ayahnya


setelah wiliam berjalan masuk menuju kantor sebelum ia dan Sebastian memasuki kantor tidak ada yang berani mengangkat kepalanya .


" selamat pagi saya Aurora young sekertaris CEO baru. " ucap Aurora memperkenalkan diri.


" halo saya William Alexander CEO baru disini " jawab William dengan tersenyum


" selamat datang tuan muda Alexander mulai hari panggil saya Aurora saja." ucap Aurora dengan sopan.


"baiklah Aurora , aku ingin semua dokumen tentang perusahaan dan aku juga ingin Semua kontrak kerjasama perusahaan. " perintah William kepada Aurora.


" baik tuan akan aku persiapkan mohon tunggu sebentar." ucap Aurora dengan tersenyum manis kepada William.


setelah Aurora pergi Sebastian datang , dan langsung menyerahkan kartun ATM gold milik Perusahaan setelah itu Sebastian pamit pergi untuk mencari hadiah untuk kakek wilson.


belum sampai lima menit Aurora kembali dan menyerahkan dokumen perusahaan dan laporan kerja sama dengan Perusahaan lain, tiba tiba William tertarik dengan satu laporan kerja sama, ini adalah kerja sama dengan keluarga Sanders.

__ADS_1


Ricko Sanders ia adalah orang yang pernah mengejar ngejar Chelsea , bahkan Sampai sekarang ia masih sering mengganggu Chelsea, bahkan dia pernah menghina William di depan banyak orang.


" Aurora bukannya perusahaan ini tidak bekerja di bidang otomotif ." tanya William dengan dingin.


"memang benar bahwa perusahaan kita hanya tidak bekerja di bidang otomotif." kata Aurora kepada William .


" terus mengapa kita bekerja sama dengan keluarga Sanders , keluarga Sanders bekerja di bidang otomotif mereka mempunyai showroom mobil mobil mewah seperti Lamborghini, Ferrari, Aston Martin, dan Bentley." tanya Williams dengan nada dingin.


Aurora menjawab" itu karena wakil direktur saat ini ia merupakan bagian dari keluarga Sanders , dia adalah Thomas Sanders hanya dia yang beda jalan dengan Keluarga Sanders." jawab Aurora dengan sopan.


" baiklah pantau mereka ,aku harus pulang karena malam ini pesta ulang tahun kakeknya istri ku, aku mau kau Hadir dan umumkan di acara tersebut perusahaan kita membuka sayembara kontrak 20 miliar dalam pembangunan perumahan elite ,dan jangan bocorkan identitas ku kepada siapapun." perintah William kepada Aurora


William yang ingin pulang seketika berhenti ia kembali menghubungi Aurora untuk keruangan nya sekarang juga.


" halo Aurora aku melupakan sesuatu bisakah kau keruangan ku sekarang juga." tanya William dengan tersenyum.


" baik tuan aku akan kesana " jawab Aurora dan langsung ke sana


William langsung menyerahkan kartu silver metalik miliknya, itu adalah kartu tingkat diamond William ingin Aurora pergi mencarikan mobil untuknya.


" di dalam ada sedikit uang kau bisa gunakan untuk membeli mobil, dan aku ingin kau pergi ke bank terus buat kartu tingkat silver dan masukan uang kedalamnya sebanyak 30 juta dolar." ucap William sambil menyerahkan kartu ATM ditangannya kepada Aurora.


" baik tuan aku akan pergi " jawab Aurora dengan tersenyum.


Aurora tidak percaya kalau uang di dalam kartu sedikit , ketika sampai di bank mengecek saldo di dalam ATM dia hampir jatuh pingsan karena angka yang tertera .


" sungguh benar benar orang kaya uang 10 miliar di anggap kecil apakah orang terkaya di dunia lainnya juga begini pikirannya." ucap Aurora dalam hatinya.


setelah selesai membeli mobil Aurora kembali ke ruangan William dan langsung melapor kepada William , Wiliam langsung pergi ke tempat parkir untuk melihat mobil nya , ternyata mobil yang. dia beli adalah Bentley flying spur tipe terbaru . mobil ini dibandrol dan harga 800 sampai 1 juta dolar.


William langsung pergi menggunakan mobil baru nya karena malam ini harus menggunakan jas hitam maka ia singgahi di toko Gucci untuk menukar jasnya , sesampainya di sana Wiliam langsung mengganti pakaian nya kembali seperti semula dan tidak lupa dia mengambil 3 setelan untuk nya , Jacob dan Stefan william mengeluarkan handphone nya dan menelpon Sebastian .


" halo paman bagaimana apakah kadonya sudah ada. " tanya William dengan santai

__ADS_1


" kadonya sudah siap kamu dimana biar paman yang mengantarkan nya untuk mu. " jawab Sebastian


" tidak perlu , paman ada dimana aku akan mengambilnya " wiliam masuk ke dalam mobilnya dan langsung menuju ke tempat Sebastian berada.


__ADS_2