TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
PERTEMUAN CHELSEA DAN QUINTON


__ADS_3

saat Keluarga Wilson pergi meninggalkan lobi Quinton dan Clara melihat dari lantai dua, mereka penasaran seperti apa kakak ipar Mereka, saat sedang menatap mereka seperti elang yang memantau mangsanya handphone Quinton berbunyi itu adalah panggilan dari William.


" halo kak ada apa, ada yang bisa saya bantu." ucap Quinton dengan tersenyum.


" Quinton perintahkan aurola untuk menghubungi istriku, aku ingin kau bertemu dengan nya berikan mobil yang telah aku siapkan untuk nya, jika aku yang memberi nya ia akan menolaknya.' ucap William dengan santai.


" baik kak akan aku laksanakan." ucap Quinton dengan tersenyum.


setelah itu Quinton pergi menemui aurola ia memberi perintah kepada Aurora sesuai arahan William, ia ingin ia sendiri yang memberikan hadiah itu kepada kakak iparnya, setelah itu ia kembali ke ruangan nya bersama Clara dan juga Andy Murray, sekitar setengah jam Chelsea datang bersama Jacob saat ini keluarga wilson belum juga pulang ke rumah mereka.


" Chelsea untuk apa kau kesini bukannya kakek sudah bilang untuk tidak datang kesini." ucap Angela dengan sombong.


" maaf tapi aku tidak punya urusan dengan mu, aku kemari karena diminta oleh nyonya young." ucap Chelsea dengan tersenyum.


" apa jangan mimpi kau pikir kau siapa sehingga nyonya Young memintamu untuk datang menemui nya." ucap Angela dengan marah.


" aku kemari bukan untuk bertemu nyonya young tetapi bertemu dengan tuan muda Alexander." ucap Chelsea dengan dingin kepadanya.


seketika keluarga Wilson tertawa terbahak bahak, bahkan mereka menganggap Chelsea sedang sakit jiwa, mereka mengusir Chelsea seperti mereka yang mempunyai perusahaan ini, seketika penjaga yang mendengar langsung merelai mereka.


" berhenti ini perusahaan kami bukan rumah kalian, Nona apa anda sudah membuat janji dengan CEO kami." ucap penjaga dengan tersenyum.


" tentu saja, nona young yang meminta ku untuk datang." ucap Chelsea dengan ramah.


" baiklah tunggu sebentar aku akan menghubungi nona young." ucap penjaga sambil mengambil handphone nya.


setelah menghubungi aurola penjaga tersebut langsung menuju ke arah Chelsea, aurola yang sedang disamping Quinton langsung memberi tahu Quinton bahwa nyonya Chelsea sudah berada di bawah, mereka langsung pergi menuju ke bawah mereka pergi dengan cepat karena takut membuat Chelsea menunggu mereka.


" Chelsea kau pikir tuan muda Alexander akan datang menemui mu , aku rasa tidak jika dia datang aku akan memanggil mu ibu, tapi jika tidak kau harus berlutut dan memanggil ku ibu." ucap Angela dengan membusung kan dadanya.


" tidak perlu aku tidak butuh orang yang tidak tepati janji nya, dulu kau juga berkata seperti itu kepada suamiku." ucap Chelsea dengan dingin.


" apa kau bilang." ucap Angela sambil maju ingin menampar pipi Chelsea .


belum sampai di pipi Chelsea Jacob meraih tangan milik Angela dan langsung menampar nya.


"beraninya kau ingin menampar anakku, bahkan aku sebagai ayahnya belum pernah menampar nya. " ucap Jacob dengan tegas.


kakek wilson yang melihat ini ingin maju dan menampar Jacob tetapi sebuah suara langsung menghentikan langkahnya.


" berhenti, siapa di antara kalian Chelsea wilson" ucap Andy Murray dengan tegas.


" aku, aku Chelsea wilson." ucap Chelsea ragu ragu.


setelah itu Quinton, Clara dan juga Aurora sampai di tempat, Quinton maju dan langsung menatap dingin ke arah keluarga Wilson, saat ini Quinton seperti seorang raja yang mengintimidasi rakyatnya.


" jadi anda Chelsea wilson, pekenalkan saya Quinton Alexander tuan muda keluarga Alexander, ini adalah adik saya Clara Alexander." ucap Quinton dengan tersenyum.

__ADS_1


Chelsea dan keluarga wilson merasa orang didepan mereka mirip dengan seseorang yang mereka kenal, tiba Chelsea merasa kalau Quinton mirip dengan suaminya, William dan Quinton memang sedikit mempunyai muka yang sama bahkan aura mereka juga hampir sama, tetapi Chelsea buru buru menepis pikiran nya itu bagaimana mungkin suaminya sama dengan tuan muda Quinton.


" pekenalkan saya Chelsea wilson dan ini ayah saya Jacob wilson." ucap Chelsea sambil membungkuk kepada Quinton.


Quinton langsung menahan Chelsea agar jangan membungkuk kepada nya biarpun bagaimana ia adalah kakak iparnya bagaimana mungkin ia membiarkan itu terjadi


" nona Wilson tidak perlu membungkuk kepada ku biarpun bagaimana kita rekan kerja, ini ada sedikit hadiah dari ku anggap saja ini. sebagai bonus nona Chelsea." ucap Quinton sambil menyerahkan kunci mobil BMW seri tujuh kepada Chelsea.


memang keluarga wilson cukup kaya, tetapi mobil Paling mahal yang mereka punya hanyalah BMW seri lima milik Hendrik, Mercedes Benz A Class sedang kan mobil yang lainnya palingan hanya Bebe mobil BMW tipe seri 2 dan 3, tetapi Chelsea memiliki mobil yang paling mahal dari mereka, deh ini membuat kakek wilson marah dan juga iri kepada Chelsea.


" tuan Quinton tidak perlu saya bisa menggunakan taksi kemana saja, dan lagi pula saya tidak terbiasa menerima hadiah dari orang lain." ucap Chelsea sambil menolak kunci mobil tersebut.


" hahahaha, tidak usah sungkan jika orang lain melihat mu menggunakan taksi mereka akan menghina mu lagi pula kau pemilik enam puluh persen saham kerja sama kita." ucap Quinton sambil tersenyum.


" ohh aku juga berencana ingin mengudang mu untuk makan malam bersama kami, kapan kau punya waktu." tanya Quinton dengan senang.


"untuk saat ini aku belum bisa, karena saat ini suami ku tidak berada di rumah, tetapi jika suami sudah kembali akan aku terima." ucap Chelsea dengan senang.


" baiklah aku tunggu kabar darimu, nanti aurola akan mengirimkan nomor telepon ku kepada mu." ucap Quinton dengan senang.


" baiklah terimakasih atas hadiah nya tuan Quinton." ucap Chelsea dengan senang.


setelah itu Quinton dan juga yang lainnya pergi meninggalkan mereka, Quinton menyuruh seseorang untuk membawakan mobil milik Chelsea ke depan agar Chelsea bisa memakainya pulang ke rumah mereka, ketika mobil datang keluarga wilson menjadi iri dengan mobil milik Chelsea kakek wilson ingin sekali mengambil mobil itu dan juga 60 persen saham kerja sama dengan Phoenix comporation.


di area abu abu wiliam sedang minum bersama Peter dan juga yang lainnya, tiba tiba Bryan datang dan langsung bergabung dengan mereka ketika William dan yang lainnya sibuk melihat CC TV ia pergi untuk menjenguk adiknya yang sedang di rumah sakit.


" maaf aku lupa memberi tahu mu, aku tadi pergi ke rumah sakit adikku sedang sakit." ucap Bryan dengan tersenyum.


" mengapa kau tidak akan tahuku kalau adikmu sakit, jika kau memberi tahu ku, mungkin aku tidak perlu mengajak mu." ucap William dengan sedikit keras.


" tidak apa apa bos aku hanya membawa kan makanan untuk nya, tadi ia ingin aku membelikan sup ayam untuknya, bos naga apa kau mendapatkan petunjuk." ucap Bryan dengan tersenyum.


" oh iya aku mendapatkan sebuah rekaman CC TV, seseorang telah merusak rem mobil ku, aku ingin kau melihat nya siapa tau kau mengenal seseorang yang memiliki tato seperti dia." ucap William dengan tersenyum.


" baik bos akan aku periksa, jika aku mengenalnya akan aku beri tahu anda." ucap Bryan sambil mengambil flashdisk yang di berikan William.


setelah itu Bryan mengambil laptopnya dan langsung melihat rekaman video itu, ia terkejut karena melihat tato yang ada di lengan pria itu, itu adalah tato dari salah satu kelompok pembunuh bayaran di China, kelompok ini sudah bubar tujuh tahun yang lalu jadi akan sulit mencari mereka satu persatu, ia pun melaporkan ini kepada William.


" bos aku tahu sesuatu tentang Tato ini." ucap Bryan dengan dingin.


seketika semua orang kaget mendengar ucapan Bryan, Don Albert langsung bertanya apa ia tau siapa orang itu.


" dulu ada sebuah kelompok pembunuh bayaran paling ditakuti di China, bahkan sampai ditakuti tidak ada yang berani menyebut nama mereka, mereka mempunyai tato yang sama seperti ini, aku pernah bertarung dengan mereka itu sekitar 18 tahun yang lalu saat aku belajar berteman dengan mu bos, tetapi tujuh tahun yang lalu mereka menghilang bagai ditelan bumi." ucap Bryan dengan serius.


Bryan adalah seorang anak yatim piatu, ketika usianya lima tahun ia di bawah oleh seseorang pemimpin tentara bayaran ia dilatih hingga menjadi tentara bayaran yang kuat, ketika usianya lima belas tahun ia mulai menjalankan misi Mosi berbahaya seperti pembunuhan, penculikan petinggi negara, perampokan, dan yang berunsur kriminal.


" tadi Leo sempat memberikan informasi mengenai seseorang yang mempunyai tato yang sama aku rasa mereka satu kelompok, tidak sia sia aku merekrut mu." ucap William dengan tertawa.

__ADS_1


" bos siapa yang akan menemui orang itu." tanya Tyson dengan tersenyum.


" rencana nya aku akan meminta seseorang anggota black dragon yang ada di kota Amber untuk mencari nya, tetapi jika salah satu dari kalian ingin pergi maka aku akan berterima kasih." ucap William dengan tersenyum.


" biarkan aku saja bos aku akan menemui orang itu, aku dengar dari mantan temanku di tentara bayaran ada beberapa orang dari mereka yang tinggal di negara Nordik salah satu nya kota Amber." ucap Bryan dengan serius.


" apa kau yakin, adikmu sedang sakit ia membutuhkan mu, sebaiknya kau tetap disini menemaninya." ucap William dengan santai.


" jangan khawatir bos adikku sudah bisa pulang sore ini, lagipula ada suaminya yang merupakan tangan kananku." ucap Bryan dengan tersenyum.


" baiklah jika kau ingin terimakasih kau sudah mau membantu ku, memang nya adikmu sakit apa." tanya William dengan penasaran.


" adikku baru saja melahirkan ia memiliki seorang anak Laki laki." ucap Bryan dengan senang.


" selamat kau sudah menjadi paman, kapan kau akan menyusul." ucap William dengan tersenyum.


" bos sebenarnya aku sudah mempunyai istri dan dua orang anak satu laki laki laki dan satu anak perempuan, tetapi sayang karena dulu pekerjaan sangat berbahaya aku tidak bisa menemaninya aku harus meninggalkan mereka selama 15 tahun ini." ucap Bryan dengan sedih.


" apa kau mau membawanya kemari, bukannya saat ini kau sudah mampu untuk membiayai mereka adik, istri, dan juga kedua anakmu, jika kau ingin aku bisa memberikan mu sedikit uang untuk membiayai mereka." ucap William sambil tersenyum.


" bos selama ini kau sudah banyak membantu kami, jika bukan karena kamu saya, Albert, roman, dan juga Tyson Ming sudah mati di luar sana, kau memberikan kami rumah, uang dan juga beberapa usaha lainnya, aku tidak ingin membebani mu lagi bos." ucap Bryan dengan serius.


" baiklah aku pulang dulu hari sudah mulai malam ,besok aku ingin kita semua minum bersama untuk merayakan persaudaraan kita. Peter ayo kita pulang Bryan aku ingin kau mengantarkan kami pulang Albert aku titip pekerjaan disini." ucap William sambil melangkah pergi.


" baik bos." jawab Albert sambil membungkuk.


setelah itu William, langsung masuk kedalam mobil milik Albert, walaupun Albert seorang gangster terkuat di Adenville tetapi ia memberi banyak usaha seperti bar, cafe, restoran, kasino legal dan juga ilegal ia juga mempunyai beberapa tambang batu bara dan juga pasir, William mengeluarkan handphone nya dan langsung mentaransfer 500 juta dolar kepada Bryan.


" aku sudah mentransfer uang kepada mu tidak banyak tapi cukup untuk menghidupi keluarga mu nanti, aku ingin kau berjanji padaku bahwa kau akan menjaga keluarga mu dan juga setia kepada ku." ucap William dengan tersenyum.


" bos terimakasih banyak atas bantuan mu selama ini, aku janji aku akan menjaga kelembaban ku." ucap Bryan dengan serius.


setelah itu William dan Peter sampai di rumah keluarga Alexander William langsung pergi menuju tempat dimana ia biasa menenangkan dirinya itu adalah kolam air panas untuk merendam kaki, saat sedang melamun Olivia datang dan langsung membawa minuman untuk mereka minum bersama.


" apa kau bisa menemani ku minum sebentar." ucap Olivia dengan dingin.


" tentu saja kau adalah kakakku, aku akan menemanimu, tetapi aku akan mengajak Peter ." ucap William sambil menghubungi Peter.


" baiklah aku ingin minum bersama kalian untuk yang terakhir kali." ucap Olivia sambil tersenyum.


setelah itu Peter datang dan langsung bergabung dengan mereka, mereka minum beberapa botol wiski, waktu kecil Peter dan William sangat takut dengan Olivia, Olivia adalah orang kedua yang mereka takuti setelah guru Julian.


" kak apa ada lowongan di perusahaan utama kita, aku ingin temanku bekerja di situ." tanya William dengan tersenyum.


" kalau di perusahaan utama tidak ada, tetapi kalau di perusahaan real estate yang dikelola oleh Quinton ada saat iniQuinton sudah bekerja dengan mu saat ini perusahaan di pegang oleh Alan Jackson." ucap Olivia sambil memainkan gelasnya.


Alan Jackson adalah orang kepercayaan Quinton ia dan Alan sudah berteman dari kecil William dan Peter juga mengenal Alan, keluarga Jackson adalah keluarga terkaya nomor dua setelah keluarga Sullivan mereka bekerja di bidang kedokteran ayahnya adalah dokter terbaik di kota Adenville, ia tidak ingin seperti ayahnya Antoni Jackson yang hanya sibuk dengan dunia kedokteran.

__ADS_1


" apa kau bisa menghubungi nya besok aku akan kesana dan membawa temanku siapa tahu dia tertarik dengan temanku." ucap William sambil meminum habis wiski yang ada di selokinya.


__ADS_2