TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
MAKAN MALAM BERDUA


__ADS_3

Sementara di berilon jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam saat ini William dan juga yang lainnya sedang berada di villa mewah milik William saat ini mereka sedang membicarakan tentang rencana penculikan Tood Jean, saat semua orang sedang serius mendengarkan intruksi dari William handphone milik Peter berbunyi dan mengalihkan perhatian semua orang yang ada disana awalnya Peter tidak ingin mengangkat teleponnya tetapi karena mendapatkan tetapan dingin dari William ia segera izin pergi untuk mengangkat telepon.


Peter berjalan menjauh dari mereka dan Langsung merogok kantong celananya ia mengambil handphonenya di layar handphone tertera nama Amanda, Peter langsung mengangkat teleponnya dan Langsung meletakkan handphonenya di telinganya.


" Halo ada apa?." Tanya Peter dengan acuh tak acuh.


" Tidak ada apa-apa hanya saja aku hanya mengingatkan mu untuk tidak melupakan makan malam kita berdua." Jawab Amanda dengan sedikit menggoda.


"Kau tenang saja aku tidak akan lupa dengan itu, hanya saja saat ini aku sedang ada urusan penting yang tidak bisa aku tinggalkan." Ucap Peter dengan santai.


" Aku tidak perduli pokoknya aku akan menunggumu di Heaven springs di ruangan diamond dua, jika kau tidak datang aku akan membocorkan identitas kakakmu kepada Chelsea aku memberikan mu waktu sampai jam setengah delapan jika lewat dari itu jangan salahkan aku jika melakukan hal itu." Ucap Amanda dengan dingin dan langsung mematikan handphonenya.


Peter yang ingin mengatakan sesuatu langsung menjadi kesal ketika Amanda mematikan handphonenya ia kembali ke tempat William dan yang lainnya berada dan langsung duduk di sebuah sofa bersama mereka, ternyata William sudah selesai memberikan instruksi kepada mereka William yang melihat kedatangan Peter segera berkata kepadanya.


" Kau dan Quinton akan ikut bersamaku ke tempat Tood Jean akan disekap, jadi sebaiknya kau bersiap siap dari sekarang." Ucap William kepada Peter.


Peter yang masih memikirkan bagaimana menunda makan malamnya bersama Amanda seketika di kejutkan dengan perkataan William, ia langsung menjawabnya tetapi dengan nada yang sangat gugup William yang merasa aneh dengannya langsung bertanya kepadanya.


" Kenapa setelah mengangkat telepon nada bicaramu menjadi gugup seperti itu." Tanya William dengan santai.


" Tidak ada apa-apa, hanya saja sebenarnya malam ini aku dan juga Amanda berencana akan makan malam bersama malam ini." Jawab Peter dengan sedikit takut.


Quinton yang mendengar itu seketika terkejut dengan perkataan Peter ia tidak menyangka Peter akan mau di ajak makan berdua dengan Amanda, karena merasa ada yang aneh ia langsung bertanya kepada Peter tentang apa yang terjadi antara ia dan Amanda.


" Tumben kau mau makan berdua dengannya, apa terjadi sesuatu antara kalian berdua." Tanya Quinton dengan penasaran.


Peter yang awalnya tidak ingin William mengetahui alasannya makan malam bersama Amanda terpaksa harus harus jujur kepada mereka.


" Karena Amanda mengetahui kalau kakak ipar belum mengetahui identitas asli kak William maka ia mengancam ku, jika aku menolak makan malam bersamanya ia akan memberi tahu kakak ipar tentang identitas asli kak William." Ucap Peter dengan dingin.


William dan juga Quinton terkejut mendengar penjelasan dari Peter apalagi William ia tidak menyangka bahwa Peter bersedia mengorbankan dirinya hanya untuk menjaga rahasia miliknya, sementara di apartemen Chelsea dan juga keluarganya sedang makan malam bersama di meja makan Chelsea yang sedang memikirkan William segera izin pergi untuk menghubungi William, William yang masih terkejut dengan penjelasan dari Peter segera kembali sadar setelah mendengar handphonenya berdering ia mengambil handphonenya dan melihat nama Chelsea yang ada di layar handphone.


" Halo sayang kau sedang dimana mengapa jam segini belum pulang." Tanya Chelsea dengan sedikit khawatir kepada suaminya.


" Aku masih berada di kantor, mungkin malam ini aku tidak pulang karena banyak kerjaan yang harus aku selesaikan." Jawab William dengan santai.


" Oh jadi seperti itu baiklah kau jangan lupa makan." Ucap Chelsea yang mengerti dengan pekerjaan suaminya.


"Kau tenang sebentar lagi aku dan temanku akan pergi mencari makanan." Jawab William dengan santai." Apa kau sudah makan, jika belum sebaiknya kau makan aku takut nanti kau sakit." Tambah William dengan santai.


" Kau tenang saja saat ini aku sedang makan bersama ayah dan juga ibu." Jawab Chelsea dengan sedikit senang karena suaminya begitu perhatian kepadanya.


" Sudah dulu aku harus kembali bekerja." Ucap William sambil mematikan handphonenya.


Setelah mematikan handphonenya William langsung berkata kepada Peter.

__ADS_1


" Terimakasih karena kau sudah mengorbankan dirimu hanya untuk menjaga rahasiaku, kau boleh pergi menemui Amanda tetapi kau harus menemui aku dan juga Quinton di tempat Tood Jean akan disekap." Ucap William dengan tersenyum.


"Baik kak aku akan menemui kalian setelah aku selesai makan malam bersama Amanda." Ucap Peter sambil berdiri meninggalkan mereka.


Di China Adrian sedang berendam di sebuah kolam air panas sambil menikmati segelas wiski yang telah disiapkan oleh pelayan pribadinya saat sedang asik memainkan gelas minumannya Law datang menghampirinya, Law hanya berdiri di belakang Adrian ia tidak berani mengganggu waktu ayah angkatnya itu Adrian yang melihat Law langsung meminum segelas wiski yang ada ditangannya dan langsung menyuruh Law mengatakan apa yang ingin ia katakan.


" Bos lord Simpson telah pensiun dari jabatannya sebagai kepala keluarga Simpson, ia menyerahkan jabatannya kepada Cyrus Simpson." Ucap Law dengan hormat.


" Sudah kuduga ini akan terjadi." Jawab Adrian sambil menghembuskan asap cerutu nya yang baru saja ia bakar.


" Bos apa anda berniat untuk menghancurkan keluarga Simpson." Tanya Law dengan hormat.


" Aku belum bisa melakukan itu tetapi jika aku sudah mendapatkan kekayaan keluarga Taylor aku pasti akan menghancurkan Cyrus, walaupun aku adalah salah satu dari orang terkaya di Amerika tetapi aku belum bisa menghadapi keluarga sekuat keluarga Simpson." Jawab Adrian sambil menghisap cerutu nya


Adrian adalah orang yang memegang hampir seluruh aset keluarga Taylor yang ada di Amerika bahkan ia juga sudah memperlebar bisnisnya hingga hampir ke seluruh negara di benua Amerika, Adrian memegang salah satu perusahaan dari keluarga Taylor yang dulu bernama Taylor company tetapi setelah menjabat ia memegang seluruh saham yang ada di perusahaan itu menjadi Adrian group, perusahaan ini masuk di daftar seratus satu perusahaan terbesar di benua Amerika perusahaan ini bekerja di bidang real estate perusahaan ini juga banyak memodali banyak perusahaan.


Selain itu Adrian juga adalah salah satu investor dari keluarga terkaya di segala penjuru Amerika bahkan di beberapa negara di benua Amerika, banyak keluarga kaya di Amerika yang membencinya salah satunya adalah keluarga Schulz keluarga terkaya di Los angeles, selain diketahui sebagai pengusaha Adrian juga mempunyai jaringan luas di dunia bawah di seluruh penjuru Amerika ia juga sering membantu kemiliteran Amerika serikat dengan menyediakan berbagai macam hal yang sangat penting, bahkan dulu sempat ada sebuah berita yang beredar di sekitar masyarakat negara Amerika kalau kepala kemiliteran Amerika yang sekarang menjabat adalah anak buah dari Adrian.


Adrian keluar dari dalam kolam air panas sambil memakai piyamanya setelah selesai memakai piyamanya ia pergi berjalan meninggalkan Law seorang diri, sebelum ia pergi ia menyuruh Law untuk menyiapkan mobil untuknya Adrian masuk ke dalam kamarnya dan langsung menuju ke sebuah lemari pakaian ia memilih sebuah pakaian formal, sebuah kemeja lengan panjang berwarna hitam jas berwarna abu-abu muda dan juga sepatu pantofel berwarna coklat muda setelah selesai memakai pakaiannya ia pergi menuju depan villa, disana sudah ada sebuah mobil RollsRoyce Pantom berwarna hitam dan juga sepuluh mobil Mercedes Benz G Class berwarna hitam yang telah menunggunya.


Selain Law disana juga ada puluhan bodyguard pribadi milik Adrian yang siap mengawalnya pergi ke tempat yang akan ia datangi.


" Bos apa anda sudah mau pergi sekarang." Tanya Adrian dengan hormat.


" Baik bos." Ucap Law dengan hormat.


Tidak sampai satu menit sebuah mobil Mercedes Benz EMG berwarna hitam datang menghampiri mereka Law keluar dari kursi pengemudi dan langsung mempersilahkan Adrian untuk masuk , setelah masuk kedalam mobil Adrian langsung pergi meninggalkan villa dengan mobil Mercedes Benz EMG berwarna hitam itu memang belakangan ini Adrian sering pergi seorang diri dan tidak tahu kemana, bahkan Law yang merupakan orang kepercayaannya tidak ia beritahu kemana ia akan pergi Law juga tidak berani bertanya kepada Adrian kemana ia akan pergi karena ia takut Adrian akan marah kepadanya.


Sementara di berilon Peter telah sampai di halaman Heaven springs Peter sangat tampan malam ini ia menggenakan jas berwarna merah maroon dipadukan dengan celana kain hitam dan juga kemeja putih dan dasi kupu-kupu berwarna hitam, Peter telah sampai di depan meja resepsionis dan langsung bertanya tentang ruangan diamond dua salah satu resepsionis segera mengantarkan Peter keruangan yang ia maksud setelah sampai di depan pintu Peter masuk kedalam ruangan, ia terpesona melihat kecantikan Amanda malam ini begitu juga dengan Amanda ia juga terpesona dengan ketampanan Peter malam ini Amanda sangat cantik malam ini ia mengenakan gaun terbuka yang memperlihatkan belahan dadanya dan juga bentuk tubuh yang sangat sempurna di mata para lelaki.


Gaun yang ia kenakan berwarna hitam ada beberapa manik-manik mengkilap yang menghiasi gaun itu di depannya ada sebuah tas tangan berukuran sedang berwarna putih, itu adalah tas dari salah satu brand bernama Hermes sebuah brand mewah yang berasal dari Italia tas tas dan gaun yang Amanda kenakan adalah barang barang mahal, yang harganya mencapai jutaan dolar Peter duduk di kursi yang tepat di depan Amanda sedangkan Amanda ia hanya sibuk memainkan buku menu yang telah di berikan oleh pelayan Heaven springs setelah menemukan apa yang ingin ia pesan ia menyerahkan buku menunya kepada Peter tetapi Peter mengatakan bahwa makanannya disamakan saja dengan apa yang telah dipesan oleh Amanda.


Setelah pelayan pergi meninggalkan ruangan mereka suasana dalam ruangan langsung berubah menjadi canggung, Amanda yang melihat Peter hanya diam saja segera memulai pembicaraan.


" Aku pikir kau tidak akan datang." Ucap Amanda dengan tersenyum.


" Sebenarnya begitu karena saat ini aku sedang ada urusan penting di luar, tetapi karena kau mengancam ku terpaksa aku harus datang menemui mu disini." Jawab Peter dengan dingin.


"Bagaimana kabar bagaimana kabar bibi, paman, dan kedua adikmu." Tanya Amanda dengan santai.


" Mereka baik-baik saja." Jawab Peter dengan santai.


Sementara di sebuah Bar mewah di kota Amber di dalam sebuah ruangan mewah Damian Jean sedang duduk santai di sebuah sofa sambil menikmati segelas cocktail, di depannya ada beberapa pria berbadan besar sedang memukuli seorang pria muda mereka memukuli pria itu dengan sangat sadis sampai sampai pria itu mengeluarkan banyak darah dari mulut dan juga hidungnya, Damian menatap pria itu dengan tatapan dingin dan juga merendahkan setelah ia rasa cukup Damian melambaikan tangannya agar para anak buahnya berhenti memukuli Pria itu, setelah semua anak buahnya berhenti Damian maju dan langsung menarik kerah baju pria itu hingga berdiri.


Damian menampar pria itu hingga sadarkan diri setelah itu ia berkata kepada pria itu dengan nada mengintimidasi.

__ADS_1


" Kau sudah menabrak mobil milikku dan kau tidak ingin ganti rugi kepadaku, apa kau pikir mobilku adalah tumpukan sampah hingga kau berani menabraknya." Ucap Damian dengan dingin.


" Maafkan aku tuan muda Jean aku sangat menyesal karena telah menabrak mobil milik mu, aku janji aku akan membayarnya walaupun aku harus menjadi budak mu seumur hidupku." Ucap pria itu dengan menangis tersedu-sedu.


" Jangankan menjadi budak ku menjadi anjing peliharaan ku saja kau tidak pantas, aku ingin kau membayar ku lima ratus ribu dolar." Ucap Damian dengan dingin.


Pria itu terkejut mendengar harga yang dikatakan oleh Damian ia tidak mempunyai uang sebanyak itu ketika ia ingin memarkirkan mobilnya di parkiran bar ia tidak sengaja menabrak mobil Honda NSX milik Damian, tetapi bukannya minta maaf ia justru mencari Damian dan meminta pertanggung jawaban atas kerusakan mobil BMW seri tiga miliknya itu anak buah Damian yang melihat tuannya di marahi oleh orang lain segera menghajar Pria itu dengan sangat keras, hingga orang itu pingsan Damian menyuruh anak buahnya untuk membawanya ke ruangan VVIP dan melanjutkan menghajar pria itu.


Pria itu tidak memiliki uang sebanyak itu ia tidak memiliki pekerjaan tetap ia hanya sering melakukan judi online beberapa Minggu yang lalu pria ini menang sebanyak delapan ratus ribu dolar, ia membeli sebuah mobil BMW seri tiga di salah satu dealer BMW di kota Amber harga BMW seri tiga seharga dua ratus delapan puluh ribu dolar, ia memberikan dua ratus dolar kepada pacarnya yang akan ia temui di bar ini ia ingin meminjam uang kepada pacarnya untuk kembali melakukan judi online.


" Tuan muda Jean saat ini aku tidak mempunyai uang sebanyak itu, tetapi aku janji aku akan mengganti kerusakan mobil anda." Ucap pria itu dengan tersenyum


tetapi ketika Damian ingin berbicara handphone pria itu berdering Damian menyuruh anak buahnya untuk mengambil handphon pria itu, di layar handphone tertera nama sayang Damian mengambil handphone itu dan langsung mengangkat telepon dari pacar orang itu.


" Halo sayang kau ada dimana aku sudah ada disini." Ucap wanita itu dengan lembut dari ujung telepon.


" Aku ingin kau ke ruang VVIP di lantai dua, saat ini pacarmu sedang bersamaku." Ucap Damian dengan dingin dan langsung mematikan handphone itu.


Tidak sampai lima menit seorang wanita cantik datang memasuki ruangan wanita ini menggenakan pakaian yang sangat memperlihatkan lekuk tubuh indahnya, Sebuah rok mini pensil dan juga sebuah baju yang memperlihatkan belahan dada besarnya semua anak Damian terpana dengan kecantikan wanita itu, wanita itu berlari kearah pacarnya Damian yang berada di depannya segera maju dan langsung memegang tangan wanita itu.


" Pekenalkan saya adalah Damian Jean, nona pacarmu baru saja menabrak mobil milikku ia tidak mau mengganti rugi atas kerusakan mobilku." Ucap Damian dengan lembut.


" Apa anda adalah tuan muda Jean, aku tidak menyangka bisa bertemu dengan orang sehebat anda, pekenalkan saya adalah Nancy Drew " Ucap wanita itu dengan menggoda.


"Kau sangat cantik nona maukah kau menemaniku malam ini, aku janji akan memberikan apa saja yang kau inginkan jika kau mau menemaniku malam ini." Ucap Damian dengan tersenyum manis.


"Apa anda serius tuan muda Jean." Ucap Nancy dengan Mata yang berbinar.


" Aku serius nona." Ucap Damian dengan tersenyum.


" Aku mau menemani mu tuan." Ucap Nancy dengan menggoda.


" Jangan panggil tuan mulai sekarang kau adalah kekasihku jadi panggil aku sayang." Ucap Damian sambil meletakkan tangannya di pinggang ramping Nancy dan langsung ******* bibir indah Nancy.


Setelah selesai ******* bibir Nancy Damian menyuruh anak buahnya untuk keluar dari dalam ruangan setelah di dalam ruangan tersisa Nancy, Damian dan juga pria yang tadi menjadi kekasih Nancy Damian dan Nancy langsung melakukan hubungan antara suami istri tepat di depan mata pria itu, pria itu hanya bisa menangis sambil melihat adegan panas pacarnya dan juga Damian bahkan Nancy dan Damian sempat menatap pria itu dengan tatapan mengejek, mereka melakukan hal itu selama dua jam Damian sangat puas dengan aksi Nancy yang bisa memuaskannya bukan hanya itu lubang milik Nancy masih seperti belum ditembus oleh orang lain.


Setelah mereka berdua memakai kembali pakaian mereka Damian menyuruh anak buahnya untuk masuk ke dalam kembali.


" Sayang apa kau tidak keberatan aku memberikan pelajaran kepada mantan kekasih mu yang miskin ini." Ucap Damian sambil meremas gunung kembar milik Nancy.


" Terserah kau sayang aku juga sudah bosan dengan pria itu." Jawab Nancy dengan manja.


" Kalian semua patahkan kakinya buat dia menjadi cacat seumur hidup setelah itu hancurkan mobil miliknya dan bakar mobil itu." Ucap Damian sambil maju menyerahkan uang sepuluh dolar kedalam saku jas milik pria itu.


Setelah mendapatkan perintah pria itu segera ditahan oleh beberapa orang anak buah Damian tulang kaki pria itu dihancurkan oleh salah satu anak buah Damian dengan menggunakan sebuah pemukul baseball yang terbuat dari besi, beberapa anak buah Damian membawa pria itu kesebuah daerah pertengahan hutan setelah itu mereka membakar mobil orang itu dan membiarkan orang itu memandang mobilnya sambil menangis setelah selesai mereka meninggalkannya begitu saja di tengah hutan.

__ADS_1


__ADS_2