
Waktu sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam di kamar presidential diamond gold Bolton sedang mengemasi barang-barang pribadi milik Tood sedangkan Tood Jean ia sedang sibuk memasang dasinya, setelah selesai mengemasi barang-barang pribadi milik Tood mereka berdua pergi meninggalkan kamar itu didepan pintu sudah ada dua puluh orang bodyguard pribadi milik Tood, setelah mengunci pintu kamar mereka pergi menuju ke lantai dasar diamond surface mereka berjalan menuju meja resepsionis dan langsung melakukan check out setelah itu mereka pergi menuju mobil yang telah disiapkan oleh keluarga Smith.
Bian Aiden dan juga Back Smith tidak ikut mengantarkan Tood ke bandara Tood masuk kedalam mobil bersama Tood diikuti oleh beberapa oleh bodyguard pribadi nya yang masuk ke mobil lainnya, keluarga Smith menyediakan satu mobil Mercedes Benz S Class dan lima mobil Van Buick, setelah mereka meninggalkan diamond surface seorang penjaga pintu masuk segera melaporkan hal ini kepada Freddy.
" Halo tuan More target sudah menuju ke bandara." Ucap penjaga itu dengan hormat.
" Oke terimakasih atas laporannya." Jawab Freddy dengan dingin.
Saat ini William, Quinton, Freddy, dan empat raja dunia bawah sedang berada di jalan menuju diamond surface Freddy menyarankan agar mereka memakai ruangan bawah tanah rahasia diamond surface, ruangan bawah tanah diamond surface memiliki tiga lantai tempat ini sangat rahasia hanya Freddy dan juga keluarga Alexander yang mengetahui tempat ini, tempat ini digunakan untuk menahan para musuh keluarga Alexander yang telah ditangkap oleh mereka lantai tiga digunakan sebagai ruang interogasi lantai kedua digunakan sebagai penjara bagi musuh yang tidak mau membocorkan informasi sedangkan ruangan paling bawah digunakan sebagai ruang eksekusi bagi mereka yang sudah tidak berguna.
William dan Quinton berada di mobil McLaren milik Quinton tetapi kali ini William yang membawa mobil saat sedang asik menyetir handphone miliknya berdering setelah melihat nama Freddy tanpa pikir panjang ia langsung mengangkat telepon.
" Halo ada apa." Tanya William dengan dingin.
" Tuan muda saat ini Tood Jean sedang menuju ke bandara." Jawab Freddy dengan hormat.
" Baik kita berpisah disini kalian pergilah ke bandara sedangkan aku dan Quinton akan melanjutkan perjalanan ke diamond surface." Ucap William dengan dingin.
" Baik tuan muda, aku juga sudah menyuruh seseorang untuk menjamu tuan muda dan juga tuan muda Quinton selama aku tidak ada disana." Ucap Freddy dengan hormat
Setelah mematikan handphonenya ia langsung menancap gas menuju diamond surface sedangkan Freddy ia bersama empat raja dunia bawah sedang menuju ke bandara, ada dua puluh mobil range Rover Evoque berbaris di jalan menuju bandara di paling depan adalah mobil RollsRoyce Pantom berwarna hitam milik Freddy, ada lima puluh orang bersama mereka yang siap menangkap Tood Jean di bandara selain itu sudah ada dua puluh orang anak buah Freddy yang telah berjaga di bandara.
Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam Tood Jean telah sampai di depan bandara ia turun dari mobil sedangkan beberapa bodyguard pribadi miliknya membawakan koper miliknya dan juga Bolton, sebelum ia masuk kedalam rombongan Freddy telah sampai di depan mobil milik mereka yang membuat jalan mobil yang membawa Tood tertutup oleh rombongan Freddy, awalnya Tood tidak merasa curiga dengan mobil milik rombongan Freddy jadi ia menyuruh sopir yang membawanya untuk kembali pulang ke kediaman keluarga Smith Adrian yang melihat sopir sudah pergi meninggalkan bandara segera bertanya kepada Freddy apakah mereka akan beraksi sekarang juga.
" Tuan More apa kita sudah boleh bertindak sekarang juga." Tanya Adrian melalui sebuah alat komunikasi yang terpasang di telinganya.
" Baiklah kita turun." Jawab Freddy dengan dingin.
Beberapa orang berpakaian serba hitam turun dari setiap mobil range Rover Evoque mereka semua adalah anak buah dari empat raja dunia bawah, Adrian dan ketiga saudaranya turun dan langsung berjalan menuju Tood Jean, Tood Jean yang melihat mereka seketia mengerutkan keningnya ia merasa tidak mengenal rombongan pria ini.
" Apa kau yang bernama Tood Jean." Ucap Adrian dengan tersenyum.
" Benar itu aku siapa kalian dan mengapa kalian mencari ku." Ucap Tood Jean dengan dingin.
Beberapa saat kemudian seorang pria turun dari mobil RollsRoyce Pantom berwarna hitam ia menggenakan jas berwarna hitam dan dipadukan dengan kemeja dan dasi berwarna hitam, ia adalah Freddy More juru bicara keluarga Alexander Freddy berjalan menuju Tood Jean semua orang segera memberi hormat ketika Freddy melewati mereka, setelah Freedy berdiri di depan Tood Jean ia mengeluarkan aura yang sangat dingin dan mengintimidasi seseorang.
" Tuanku ingin bertemu denganmu aku harap kau ikut dengan sukarela, jika tidak jangan salahkan kami jika melakukan hal yang tidak diinginkan." Ucap Freddy dengan dingin.
" Apa tuan besar Alexander ingin bertemu denganku." Ucap Tood dengan seketika.
" Bukan tuan besar Alexander tetapi tuan muda Alexander." Jawab Freddy dengan dingin.
Tood yang sedari tadi diam seketia tersenyum mendengar perkataan Freddy.
__ADS_1
" Tuan More bagaimana jika aku menolak keinginan kalian." Ucap Tood dengan senyum yang menjengkelkan.
" Terpaksa kami akan menyeret mu kehadapan tuan muda." Jawab Freddy dengan dingin.
" Tuan More kau pikir hanya kau yang mempunyai pasukan aku juga mempunyai pasukan di sekitar ku, mereka merupakan mantan tentara terbaik dari kota Amber mereka bukan lawan yang mudah kalian kalahkan." Ucap Tood dengan dingin.
" Jadi kau memilih untuk menolak keinginan tuan muda Alexander." Ucap Freddy dengan dingin.
" Apa kau tidak dengar tuan muda Tood menolak keinginan kalian, sebaiknya kau pergi meninggalkan kami." Ucap salah satu bodyguard Tood.
" Aku ingin lihat sekuat apa bodyguard pribadi milik keluarga Jean." Ucap Tood dengan senyum mengerikan.
" Jadi kau ingin melihatnya, baik akan kami perlihatkan kepada kalian semua bagaimana perbedaan antara kita." Ucap pria itu sambil mengambil sebuah pistol dari belakang jasnya.
Tetapi belum sempat ia mengarahkan kepada Freddy sebuah tembakan sudah bersarang di kepala pria itu Jhon Hart yang sudah di ambang batas langsung menembak kepalanya hingga hancur berserakan di tanah, Tood, Bolton dan beberapa bodyguard lainnya terkejut melihat adegan itu mereka tidak menyangka bahwa anak buah Freedy melepaskan sebuah tembakan dengan beraninya.
" Jika kalian masih menolak terpaksa aku menghancurkan semua kepala kalian." Ucap Jhon dengan dingin.
Tood yang tidak mempunyai pilihan lain segera menuruti perintah Freddy Adrian menyuruh semua anak buahnya untuk membawa mereka ke dalam mobil, ketika semua orang sudah mau masuk kedalam mobil rombongan anak buah Freddy datang menghampiri mereka ada lima belas mobil Chevrolet Aveo datang menghampiri mereka, Freddy menyuruh mereka untuk memasukkan mereka kedalam mobil yang telah dibawa oleh anak buahnya sesuai perintah William kepadanya untuk melepaskan Bolton Wanderers agar ia bisa melaporkan hal ini kepada keluarga Jean yang ada di kota Amber.
" Bolton Wanderers kau boleh kembali ke kota Amber tetapi ingat jika kau menginjakan kaki lagi di kota ini maka kau akan menjadi mayat di kota ini." Ucap Freddy dengan menepuk pundak Bolton.
" Antar kan ia ke pesawat pribadi milik keluarga Jean dan pastikan ia pergi meninggalkan kota ini." Ucap Freddy kepada salah seorang anak buahnya.
" Aku harus pulang ada urusan penting yang perlu aku kerjakan." Ucap Peter dengan santai.
" Baiklah aku juga harus pulang." Ucap Amanda sambil berdiri dan mengambil tas tangannya.
" Apa kau ingin aku antarkan pulang." Tanya Peter dengan santai.
" Tidak perlu aku membawa sopir mungkin saat ini ia sedang berada di depan menunggu ku di depan." Ucap Amanda dengan sedikit tersenyum.
" Baiklah aku ingin membayar makanan dulu kau boleh pergi deluan kedepan." Ucap Peter sambil berjalan menuju meja kasir.
Setelah membayar makanan yang mereka makan berdua Peter dan amanda berjalan menuju tempat parkir disana ada sebuah mobil Toyota Alphard berwarna putih milik Amanda, sebelum masuk kedalam mobil Amanda memberikan sebuah ciuman di pipi putih milik Peter setelah itu ia masuk kedalam mobil dan langsung pergi meninggalkan Peter seorang diri setelah Amanda pergi Peter mengeluarkan handphone nya dan langsung mengecek pesan yang telah dikirim oleh William, mengetahui tempat yang akan ia tuju ia langsung masuk kedalam mobilnya dan langsung pergi meninggalkan halaman parkir Heaven springs karena jarak heaven springs dan juga diamond surface tidak terlalu jauh Peter bisa dengan cepat sampai disana.
Didalam mobil Tood Jean sudah dibuat pingsan oleh Richard Marx karena sedari tadi ia tidak bisa diam dan terus memberontak terhadap Richard Marx bahkan ia juga mengancam Richard jika tidak melepaskannya, Richard yang sudah tidak tahan mendengar ocehan Tood segera menghantamnya menggunakan kepala pistol miliknya hingga kepala Tood Jean mengeluarkan darah dari pelipisnya, bukan hanya Tood tetapi semua bodyguard miliknya juga dibuat pingsan oleh yang lainnya karena suruhan dari William yang diberikan kepada Freddy.
Freddy yang sedang berada didalam mobilnya sedang berbicara dengan William melalui telepon.
" Tuan muda sesuai perintah kami sudah mengamankan Tood Jean beserta beberapa bodyguardnya, saat ini mereka sedang pingsan karena sedari tadi mereka tidak mau diam." Ucap Freddy dengan hormat.
" Bagus bawa mereka kesini." Ucap William sambil membakar rokoknya.
__ADS_1
" Saat ini kami sedang menuju kesana sebentar lagi kami akan sampai." Ucap Freddy dengan hormat.
"Baiklah aku tunggu kalian disini." Ucap William dengan dingin sambil mematikan teleponnya.
Quinton yang berada di depan William hanya asik meminum secangkir latte yang telah ia pesan saat sedang asik meminum minumannya Peter datang memasuki ruangan, Peter berjalan menuju mereka dan langsung duduk bersama mereka tidak lama kemudian seorang pelayan datang membawa secangkir kopi untuk Peter, setelah meletakkan kopi di atas meja pelayan itu pamit pergi kepada mereka bertiga Peter meminum kopi itu perlahan setelah itu ia meletakkannya kembali di atas meja setelah meletakkan kopinya ia bertanya kepada William.
" Kak apa Tood Jean sudah datang." Tanya Peter dengan tersenyum.
" Belum sebentar lagi mereka akan sampai, Peter aku punya tugas untukmu aku ingin kau menggunakan kepintaran mu untuk memasuki server perusahaan keluarga Jean." Ucap William dengan dingin.
" Memangnya apa yang ingin kakak ketahui dari Perusahaan mereka." Tanya Peter dengan penasaran.
" Apa kau lupa dulu ada rumor yang beredar di para keluarga terkaya di negara Nordik bahwa keluarga Jean banyak melakukan kecurangan dalam menjalankan bisnisnya, tetapi lama kelamaan berita itu menghilang dari kalangan pebisnis dan juga masyarakat karena tidak ada yang tahu kecurangan apa yang telah mereka lakukan, dulu aku ingin mencari tahu tentang informasi itu tetapi ayahku melarang ku untuk melakukan itu karena ia takut akan terjadi sesuatu kepadaku." Ucap William dengan serius.
" Kak William benar dulu kita masih berusia tujuh belas tahun paman Wayne takut keluarga Jean akan melakukan sesuatu kepada kita." Sambung Quinton dengan muka yang serius.
" Baik kak aku akan mencari tahu tentang berita itu." Ucap Peter dengan wajah yang sangat serius.
" Aku ingin kau juga mencari tahu tentang data perusahaan mereka dan juga rahasia perusahaan mereka terutama data penting dan juga rahasia yang sangat kuat." Ucap William sambil tersenyum jahat.
" Siap kak." Ucap Peter dengan dingin.
Rombongan Freddy telah memasuki area diamond surface mereka menuju ke basemen hotel disana sudah ada tiga orang yang merupakan anak buah dari Freddy mereka bertiga membukakan sebuah jalan rahasia yang langsung menuju keruang bawah tanah diamond surface, semua mobil yang membawa Tood Jean beserta bodyguardnya masuk kedalam ruangan itu sedangkan Freddy ia tidak ikut membawa Tood Jean ke ruangan bawah tanah ia pergi ke tempat William dan juga kedua adiknya berada, setelah sampai di depan pintu ia pun mengetuk pintu setelah mendapatkan izin dari William ia pun langsung masuk kedalam.
" Dimana mereka, apa kau sudah membawa mereka ke ruang bawah tanah." Ucap William dengan dingin kepada Freddy.
" Aku sudah menyuruh Richard untuk membawa mereka ke ruang interogasi, anda bisa menemui mereka sekarang juga." Jawab Freddy dengan hormat.
" Belum saatnya menemui mereka, apa diruangan itu ada sebuah kamera pengawas." Tanya William dengan dingin.
" Tentu saja tuan aku memasang kamera pengawas yang paling canggih di seluruh penjuru ruang bawah tanah, kamera itu bisa merekam video dan juga suara selain itu kamera itu juga mempunyai sebuah alat yang bisa memunculkan suara seseorang yang sedang berada di ruangan kontrol." Jawab Freddy sambil membungkukkan badannya.
"Dimana aku bisa mengakses sistem kamera pengawas itu." Tanya William dengan dingin.
"kita bisa keruangan ku sekarang juga tuan muda, karena ruangan itu hanya aku dan beberapa anak buah kepercayaan ku yang mengetahuinya maka aku mengakses sistem kamera pengawas langsung ke komputer kerjaku." Jawab Freddy dengan hormat.
" Baik antarkan aku kesana." Ucap William sambil berjalan menuju ruangan Freddy.
" Baik tuan muda." Jawab Freddy sambil berjalan bersama William.
William, Peter, Quinton, dan juga Freddy berjalan menuju ruangan kerja milik Freddy sedangkan di ruangan bawah tanah Tood Jean sedang di berada di sebuah ruangan tiga kali empat kedua tangannya di ikat menggunakan sebuah rantai besi yang sangat kuat dan besar bahkan jas dan kemeja yang ia gunakan sudah di lepaskan oleh Richard, sedangkan semua bodyguard miliknya berada di ruangan sebelah mereka juga mengalami hal yang sama dengan Tood Jean tetapi mereka semua telah sadarkan diri dari tadi sedangkan Tood Jean ia masih pingsan dengan keadaan yang sangat memperihatinkan.
Di hadapannya ada Richard dan juga Jhon yang masih menunggunya dengan setia sedangkan bodyguard miliknya di temani oleh Bellamy dan juga Oskar, Jhon yang berada di depannya sudah tidak sabar menyiksanya tetapi ia tidak berani melakukan hal itu tanpa seizin William di ruangan milik Freddy William duduk di kursi kerja milik Freddy sedangkan Quinton dan Peter mereka berdiri di belakang William, Freddy mulai mengoperasikan komputer miliknya untuk masuk kedalam sistem kamera pengawas.
__ADS_1