TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
KEMBALINYA DEWA KEMATIAN NORDIK


__ADS_3

di sebuah rumah ricko Sanders sedang bercinta dengan seorang wanita panggilan tiba tiba pintu ditendang oleh beberapa orang


" bang ! " apa kau ricko Sanders tanya seorang pria " besar dengan tatapan mata yang Dingin.


" siapa kalian beraninya kalian masuk ke rumah ku " tanya ricko dengan sombong.


tiba tiba seorang pria berbadan tinggi dan berambut cokelat tiba , ricko terkejut karena dia adalah Jhon Hart raja dunia bawah , Jhon Hart maju dan langsung menampar ricko hingga tersungkur di lantai.


"PLAK! " dimana ayahmu " tanya Jhon Hart dengan dingin kepada nya .


" aku tidak tau saat ini ayah sedang tidak berada di rumah." jawab ricko dengan takut.


" hubungi dia , tanya di mana keberadaan nya . " perintah Jhon dengar tegas.


" halo ayah dimana ayah , aku ingin bertemu dengan mu " tanya ricko dengan biasa .


" ayah ada di di bar dekat rumah , kesini saja ayah menunggu mu. kata Saw Sanders ayah ricko Sanders.


" kalian berdua jemput bawa dia kita pergi ke tempat Richard Marx, sedang kan kalian bertiga jemput orang tua itu sekarang jika ia melawan patah kan tangannya. " perintah Jhon dengan dingin.


seketika mereka sampai di pertenakan serigala milik Richard Marx, tidak lama setelah itu Saw yang berada di bar datang dengan keadaan patah pada kedua tangannya.


" bos dia melawan terpaksa kami mematahkan kedua lengan nya ." ucap seorang pria .


" baiklah kalian boleh keluar ." ucap Jhon sambil memberikan serimpi uang.


" halo tuan muda mereka bertiga sudah kami kumpulkan , selanjutnya apa aku perlu membunuh mereka. " ucap Richard dengan nada hormat.


" tahan sampai aku kembali ke sana , aku ingin aku sendiri yang Melakukannya , dan untuk Thomas Sanders potong tangan yang telah menampar istri ku." perintah William dengan dingin.


" baik tuan , akan aku lakukan, mana tangan yang telah menampar pipi istri bos ku ." tanya Richard dengan dingin kepada Thomas.


" tangan kiri ku aku menamparnya dengan tangan ini." jawab Thomas dengan ketakutan.


" Adik potong tangan nya ." kata Richard kepada Jhon Hart.


" baik kak." jawab Jhon Hart dengan senang, sudah lama ia tidak melakukan hobi gilanya ini .


Seketika terdengar rintihan kesakitan dari mulut Thomas .


" arghhhh ! tanganku, tanganku, ." teriak Thomas Sanders.


saat Keluarga Wilson sedang sedih Aurora datang dan langsung berkata.


" dimana nyonya Chelsea ." tanya Aurora young dengan tersenyum.


" aku Chelsea wilson ada yang bisa saya bantu." ucap Chelsea dengan gugup.


" nyonya Chelsea CEO tertarik dengan proposal anda jadi CEO memilih anda untuk bekerja sama dengan Phoenix comporation." jawab Aurora dengan tersenyum.


" apa anda serius nyonya young, apa aku tidak salah dengar. " tanya Chelsea dengan gugup .


" tentu saja tuan muda tidak main main ia menunjuk sebagai penanggung jawab proyek ini dan pemegang 60 persen saham proyek ini." jawab Aurora menyerahkan kontrak kerja sama.


tiba-tiba kakek wilson bangkit dari tempat duduk dan langsung menuju ke Aurora .


" nyonya young aku sebagai kepala keluarga biar aku yang tanda tangan." ucap kakek wilson dengan tersenyum senang.


" maaf CEO ingin nyonya Chelsea yang menandatangani kontrak ini karena ia sebagai ketua proyek ini. " Jawab Aurora dengan menyerahkan dokumen.


" nyonya young aku adalah kepala keluarga dan 60 persen saham itu harus atas namaku." ucap kakek wilson dengan tersenyum kepada Aurora.


" maaf 60 persen atas nama Chelsea wilson bukan keluarga Wilson, Chelsea kau bisa datang ke kantor besok kau bisa menyerahkan kontrak itu besok. " ucap Aurora dengan tersenyum ke Chelsea .


Aurora pun pergi meninggalkan keluarga Wilson , tidak lama setelah itu mereka kembali menindas Chelsea , tetapi sebelum mereka bisa menindas nya ponsel Chelsea berdering itu panggilan dari William.


" halo sayang bagaimana apakah kau berhasil. " tanya William dengan tenang.


" sayang aku berhasil." jawab Chelsea dengan senang.


" baguslah, bisa kah kau nyalakan speaker hpmu." suruh William kepada Chelsea.


" halo kakek wilson sesuai perjanjian kita Chelsea akan menjadi kepala manejer keuangan perusahaan wilson.


" baik aku akan mengangkat nya menjadi manejer keuangan perusahaan wilson."kata kakek wilson dengan terpaksa.

__ADS_1


" sampai jumpa." ucap William dengan tersenyum.


malam hari Semua orang sedang bersiap pergi ke hotel the Grace hotel terbesar di kota Adenville, hotel ini milik keluarga Alexander dan dikelola oleh Natasha.


" kak apa kakak yakin ingin hadir di acara ini ." tanya Peter dengan tegang.


" ya aku ingin lihat bahwa ekspresi wajah orang yang telah ingin membunuhku." Jawab William.


semua orang telah masuk dan langsung bertemu dengan keluarga lainnya, bukan hanya Keluarga terkaya di negara Nordik, tetapi keluarga terkaya di kota Adenville juga jadi di malam ini.


" mari kita sambut pemimpin kita tuan Wayne Alexander. " kata salah satu pria dengan semangat.


" terimakasih semuanya telah datang , aku ingin memperkenalkan seseorang kepada kalian semua, silahkan masuk." kata Wayne dengan keras.


William pun masuk kedalam ruangan saat ini ia menggunakan setelan bewarna biru tua dan juga kemeja hitam.


" lama tidak berjumpa , aku William Alexander orang yang telah di kira mati 3 tahun yang lalu." ucap William dengan tersenyum kepada mereka semua.


seketika mereka semua kaget dan langsung berdiri.


" selamat datang William aku pikir kau sudah mati ." ucap seorang pemuda seumuran dengan William, dia adalah Leo Amstrong pangeran keluarga Amstrong. keluarga Amstrong adalah Keluarga terkaya ke tiga di negara Nordik dan merupakan keluarga terkaya ke lima di dunia , mereka menguasai kota ke dua terbesar di negara Nordik mereka mempunyai banyak perusahaan-perusahaan besar dan juga mereka adalah rival dari keluarga Alexander.


mereka mendirikan sebuah gangster yang bernama Viper. geng Viper merupakan gangster terkuat selain black dragon.


" lama tidak berjumpa Leo , akhirnya kita bertemu lagi . " ucap William dengan dingin.


" aku pikir kau sudah tenang di atas , tetapi kau masuk hidup." ucap Leo dengan tersenyum.


" aku akan mencari tau siapa pelaku dari kecelakaan yang menimpa ku 3 tahun yang lalu, jika itu adalah kalian keluarga Amstrong aku akan membunuh kalian semua." ucap William sambil mengeluarkan niat membunuh yang sangat kuat.


" baiklah terserah kau." jawab leo dengan tersenyum.


setelah itu mereka semua berbicara tentang urusan keluarga masing masing, William yang dari tadi mendengarkan mereka menjadi penasaran dengan masalah mereka.


" ayah memang nya apa masalah mereka." tanya Will dengan penasaran.


" William apa kau tau keluarga Kobayashi saat ini mereka memasuki negara kita, bahkan mereka ingin terjun ke dalam industri bisnis negara Nordik." Jawab Wayne sambil tersenyum.


" mengapa ayah tidak berbicara dengan mereka. " tanya William dengan santai.


" ok kalau begitu besok aku akan pergi menemui mereka, siapa perwakilan dari mereka. tanya William dengan tersenyum.


" Ichiro Kobayashi, dia adalah putra kedua dari Masao Kobayashi, aku sudah menghubungi keluarga Shiba Kata mereka keluarga Kobayashi adalah keluarga kelima terkaya di Jepang. " kata Wayne kepada anaknya.


setelah itu rapat berlangsung hingga tengah malam, William dan yang lainnya langsung pulang ke rumah keluarga Alexander,. esok pagi ia langsung menuju ke markas black dragon , markas black dragon terletak di sebuah bar milik keluarga Alexander, bar ini sangat besar dan mewah.


khusus lantai 6 sampai 10 hanya diperbolehkan untuk anggota black dragon, khusus lantai 11 sampai 15 hanya untuk petinggi black dragon.


William pun masuk dan pergi menuju lantai 11 disana sudah ada Don Albert dan tiga orang lainnya.


" bersiaplah kita akan menuju vila keluarga Kobayashi." jawab William dengan dingin.


" baik kak " jawab Don Albert dengan tenang.


mereka pergi menuju vila keluarga Kobayashi, vila keluarga Kobayashi terletak di pinggir kota Adenville, di sana sudah ada beberapa orang Yakuza yang berjaga, saat ini Peter dan Quinton sedang menunggu wiliam di luar .


William datang menggunakan mobil Nissan GTR R35 dan empat mobil Chevrolet Camaro warna hitam, ia langsung masuk ke dalam vila itu .


" dimana Ichiro Kobayashi, aku ingin bertemu dengan nya. " ucap William dengan bahasa Jepang.


" tuan Ichiro ada di dalam, siapa kau ." tanya Yakuza dengan tersenyum.


" aku William Alexander, tuan muda keluarga Alexander. " jawab William dengan dingin.


seketika mereka semua menjadi takut karena mereka pernah mendengar jika tuan muda keluarga Alexander , memiliki gelar dewa kematian Nordik.


" silahkan masuk tuan muda. " ucap Yakuza dengan takut.


William masuk ke dalam rumah diikuti Peter, Quinton, dan empat anak buah nya, ketika sampai di dalam William bertemu dengan Ichiro Kobayashi.


" jadi kau Ichiro Kobayashi, tinggal kan kota nordik atau kau mati hari ini." ucap William dengan tersenyum.


" siapa kau beraninya kau mengancam ku . " ucap Ichiro dengan tersenyum.


" kau tidak perlu tau siapa aku , yang penting tinggal kan negaraku dan dan Serahkan aset yang ada di sini." ucap William dengan tersenyum kepada nya.

__ADS_1


" maaf tapi aku menolak nya, aku tidak punya urusan dengan mu." kata Ichiro dengan dingin.


" baiklah kalau begitu, Albert lakukan tugas mu." perintah William kepada nya .


setelah itu Albert membunuh semua Yakuza yang ada didalam rumah, tinggal tersisa beberapa orang yang ada di luar mereka tidak berani masuk ke dalam.


" siapa kalian, baik aku akan meninggalkan negara ini , aku akan menyerahkan aset kami yang ada disini." ucap Ichiro dengan ketakutan dan langsung menandatangani surat serah terima.


" sekarang pergi. " ucap William dengan tersenyum.


seketika itu Ichiro pergi ke bandara dan langsung menuju pesawat pribadi milik keluarga Kobayashi. Ichiro terus bertanya siapa mereka.


" ayah masalah keluarga Kobayashi sudah beres, aku meminta mereka untuk kembali ke Jepang." ucap William dengan tersenyum.


" bagus nak , kau memang bisa diandalkan." ucap Wayne dengan bangga.


" bakar rumah ini , aku tidak ingin ada bukti apapun" ucap William dengan santai.


" baik Don William." ucap Tyson Lynch dengan tersenyum.


setelah Tyson membakar vila itu , mereka pergi meninggalkan vila yang habis terbakar itu, William menuju ke rumah Andy Murray ia berencana minum bersama nya, ketika sedang di jalan Aurora menelpon William.


" halo CEO Alex mobil pesanan anda sudah sampai." kata Aurora dengan tersenyum.


" baiklah berikan ke istriku, bilang saja hadiah dari tuan Alex ." kata William sambil tersenyum.


" baik CEO Alex akan saya berikan." Jawab Aurora dengan tegas.


setelah itu William langsung menuju rumah Andy Murray, tetapi tidak ada orang di sana ia pun menelpon Andy beberapa kali tetapi tidak diangkat, tiba tiba nomor yang tidak dikenal menelpon William.


" halo temanmu bersama kami, jika ia ingin selamat datang ke alamat yang aku kirim." kata seseorang dengan mengancam


William marah dan langsung menancap mobil nya menuju alamat yang dikirim, ternyata itu gedung tua yang sudah tidak dirawat dengan baik, tanpa berlama lama wiliam masuk ke dalam dan melihat Andy sedang disiksa beberapa orang gangter.


" lepaskan dia . " ucap William dengan dingin.


" bagus nak kau datang juga, nampaknya kau memilih mati." ucap pemimpin mereka.


William langsung maju dan membunuh mereka semua, ia bagai iblis yang sedang mengamuk , Andy yang menyakiti itu hanya bisa terdiam dengan takut.


" kau baik baik saja." tanya William dengan tersenyum.


" iya aku Baik baik saja." jawab Andy Murray dengan tersenyum.


" apa kau bisa berjalan sendiri menuju mobil." tanya William dengan khawatir.


" tentu saja aku deluan." jawab Andy dengan tersenyum.


masih ada satu orang yang tersisa dari mereka ia ketakutan melihat William di depan nya , Will menyuruh Andy untuk deluan ke mobil setelah Andy pergi suara telepon berdering.


" angkat dan Kuala speaker nya." kata William dengan dingin.


" halo apa kalian berhasil membunuhnya." kata pria yang ada di telepon, ia adalah Sam Wane .


" katakan berhasil jika tidak aku akan membunuhmu." kata William sambutan berbisik kepada nya.


" tentu saja bro kami sudah membunuh nya." kata orang itu Dengan tersenyum.


" bagus kau memang bisa diandalkan, untuk bayaran nya biar kau ambil di sini." kata Sam sambil tersenyum.


setelah panggilan berakhir William langsung membunuhnya dengan cara mematahkan leher nya.


setelah itu ia menghubungi Peter, saat ini Peter masih bersama, Quinton, Albert, dan yang lainnya.


" Peter aku ingin kau mencari Sam Wane bawah dia ke hadapan ku sekarang juga, sampah ini berani memukuli temanku, dan bahkan ingin membunuhku." ucap William dengan dingin.


" baik kak, aku dan yang lainnya akan mencari nya. " ucap Peter dengan nada emosi .


" suruh beberapa orang datang kesini untuk membersihkan TKP. suruh William kepada Peter.


" baik kak." jawab Peter.


" ada apa Peter, mengapa kau menjadi marah." tanya Quinton dengan penasaran.


"kak William meminta kita untuk mencari sam Wane , ia berani menyuruh seseorang untuk membunuh kak William" jawab peter dengan marah.

__ADS_1


__ADS_2