TUAN MUDA SEJATI

TUAN MUDA SEJATI
BERAKHIRNYA KELUARGA SANDERS


__ADS_3

keesokan paginya William dan Peter sedang berpamitan dengan keluarga mereka semua orang sedih akan kepergian William dan Peter , Sebastian menitipkan Peter dengan William, sebenarnya Sebastian ingin mengantar mereka ke bandara, tetapi William dan Peter tidak ingin merepotkan Sebastian karena Albert akan mengantarkan mereka.


" tuan muda Don Albert sudah ada di depan." ucap pelayan dengan hormat.


" baiklah aku akan ke depan, ayah, ibu aku pergi dulu aku janji akan selalu menghubungi kalian, kakek, bibi, paman aku pergi dulu." ucap William sambil memeluk mereka satu persatu.


setelah itu William dan Peter langsung pergi menuju bandara, Sebastian dan juga ibunya pergi mengantar Mereka sebenarnya William sudah melarang agar mereka di rumah saja, tetapi Elizabeth tidak ingin ia ingin mengantar anaknya pergi ke bandara, Wayne yang sedang sibuk menyuruh Sebastian untuk menemani nya, sesampainya di bandara Sebastian menyerahkan sebuah map kepada William, itu adalah surat rumah milik keluarga wilson yang diberikan oleh ayahnya, William terkejut ia kira surat itu sudah ada bersama kakek wilson, tetapi Sebastian menyerahkan surat yang palsu kepada mereka, dan surat yang asli ada bersama Sebastian, Sebastian sengaja memberikan akte rumah yang palsu kepada mereka dan itu sangat mirip dengan yang asli, sedangkan yang asli ada bersama dia, sebenarnya kalau di mata orang biasa sulit melihat kalau surat itu palsu, tetapi kalau di mata hukum itu adalah palsu, Sebastian juga menaruh nama Jacob wilson atas nama rumah itu, sedangkan di surat palsu itu atas nama Markus Wilson.


setelah itu William dan Peter langsung pergi menuju bandara, William menolak menaiki jet pribadi keluarga Alexander, karena ia rasa ayahnya akan memerlukan nya untuk urusan penting.


" paman sebaiknya kami naik pesawat kelas ekonomi saja, aku rasa ayah pasti memerlukan jet pribadi untuk urusan penting." ucap William dengan tersenyum.


" tuan muda jet ini adalah milik anda, kakak sudah membelikan ini beberapa bulan yang lalu, ayahmu rasa kau pasti memerlukan ini untuk urusan mendesak." ucap Sebastian dengan tersenyum.


setelah itu William langsung pergi menuju pesawat, setelah sampai di dalam pesawat ia menerima pesan dari Quinton kalau saat ini di kantor sedang terjadi masalah serius, ia segera menghubungi Quinton agar menceritakan masalah itu, ia juga mengirim pesan ke pada Chelsea bahwa ia akan pulang nanti malam.


" halo Quinton ada masalah apa." tanya William dengan cemas, ia takut itu masalah Chelsea.


" kak semalam aku mengecek beberapa dokumen keuangan perusahaan kita, ada beberapa dana perusahaan yang hilang entah kemana, aku rasa ada seseorang yang melakukan korupsi di perusahaan kita." ucap Quinton dengan dingin.


" berapa jumlah yang hilang, apa kau sudah memeriksa dokumen kerja sama kita siapa tahu kita melakukan beberapa investor ke perusahaan lain." tanya William dengan dingin.


" sudah kak tetapi tidak ada uang yang paling banyak keluar adalah 10 miliar untuk kerja sama kita dengan kakak ipar." ucap Quinton dengan panik.


" baiklah kau tenang saja, sebentar lagi aku akan sampai di kota berilon." ucap William dengan dingin.


" apa kakak perlu aku jemput." tanya Quinton dengan senang.


" tidak perlu kau langsung ke perusahaan saja, kumpulkan semua petinggi perusahaan adakan rapat darurat tentang ini, cari tahu siapa direktur keuangan dan wakil direktur keuangan." perintah William kepada


" baik kak, aku dan Clara akan langsung pergi menuju perusahaan." jawab Quinton dengan tenang.


setelah itu sebuah jet pribadi mendarat di bandara kota berilon, William dan Peter langsung pergi menuju perusahaan, William sudah menelpon Jhon Hart untuk menjemput nya di bandara Jhon datang dengan membawa beberapa anggota nya, beberapa mobil Mercedes Benz Maybach beriringan menuju perusahaan William, William juga sudah menghubungi Freddy agar datang ke perusahaan nya, William sampai di perusahaan dan langsung menuju ruangan nya Peter dan Jhon Hart juga ikut bersama William ke atas.


" selamat datang CEO, ini data yang telah anda minta." ucap aurola dengan sopan.

__ADS_1


" setelah itu William langsung melihat data itu, William langsung menanyakan tentang kedua orang ini." tanya William dengan dingin.


" CEO mereka adalah karyawan lama kita, mereka adalah teman dari mantan Wakil CEO Thomas Sanders, mereka bertiga adalah teman dekat aku rasa Thomas Sanders masih ada hubungannya dengan ini." Jawab Aurora dengan serius.


" baiklah mari kita ke ruangan rapat aku ingin lihat seberani apa mereka sehingga berani mencuri uang ku." ucap William dengan tersenyum kepada Aurora.


setelah itu mereka langsung pergi menuju ruangan rapat, saat ini William sedang berdebat dengan beberapa anggota dewan perusahaan, dan juga manejer semua bidang, tiba tiba William masuk dan langsung berjalan menuju kursi yang kosong, Quinton yang melihat itu langsung berdiri dan memberikan hormat kepada William, begitu pun setiap orang, tetapi ada beberapa orang yang hanya duduk di kursi mereka mereka tidak mengenal William Karena pada saat itu mereka tidak hadir di mana William datang bersama Sebastian,


" siapa di antara kalian direktur keuangan dan wakil direktur keuangan." kata William dengan dingin.


"siapa kau apa kau tidak lihat kami sedang rapat." ucap pria dengan menatap tajam kearah William.


Peter yang melihat itu langsung maju dan menampar keras pria itu, bahkan setelah itu Peter menara kerah baju pria itu.


" PLAK!, apa kau mau mati sekali lagi aku ulang siapa direktur keuangan dan wakil direktur keuangan." ucap Peter dengan marah.


saat itu kedua orang pria berdiri dan langsung memperkenalkan diri sebagai direktur keuangan dan wakil direktur keuangan perusahaan, mereka adalah Luke Shaw dan Hery river, William menatap mereka dengan tajam dan dingin.


" jadi kalian berdua orang yang telah mencuri uang dari sang naga, aku kira seekor tikus tidak akan berani mencuri uang milik sang naga." ucap William dengan tersenyum.


" aku tidak menuduh kalian, tetapi aku mempunyai bukti kelakuan kalian." ucap William dengan dingin.


" dimana bukti nya, tunjukkan padaku." ucap Luke dengan tak mau kalah.


William maju, dan langsung melemparkan beberapa dokumen, itu adalah bukti yang didapatkan Aurora, William juga meminta Richard Marx untuk mem vidio Thomas Sanders agar ia mau mengaku bahwa mereka bertiga telah melakukan tindakan korupsi, Luke yang melihat itu langsung panik ia berusaha mengelak Vidio itu, Jhon Hart yang melihat itu langsung menampar nya dan bahkan mengancam akan memotong tangannya jika ia masih berbohong.


" lepaskan aku kau pikir kau siapa, beraninya mengancam ku, aku akan membunuhmu jika berani macam macam dengan ku." ucap Luke dengan marah.


Jhon Hart langsung memukuli Luke hingga berdarah, bahkan ia sudah ingin memotong tangannya, untung saja William menghentikan nya, jika tidak Luke sudah kehilangan tangannya, William tidak ingin Luke berakhir begitu cepat, ia masih ingin main main dengan nya.


" aku dengar bukan cuma kalian berdua, tetapi masih ada lima orang lainnya, cepat beri tahu kami jika tidak kau akan berakhir sama dengan Thomas Sanders." ucap William dengan dingin.


" baiklah aku akan memberi tahu mu, lima orang lainnya yaitu, lima orang itu adalah direktur utama, wakil direktur, direktur personalia, wakil direktur personalia, dan direktur pemasaran." ucap Luke dengan takut.


" Jhon bawa semua orang yang telah disebutkan ke tempat dimana Thomas Sanders berada, Quinton pecat mereka semua sita semua properti mereka aku ingin hari ini mereka tidak mempunyai apa apa." ucap William sambil meninggalkan ruangan rapat.

__ADS_1


setelah itu Quinton langsung menjalankan perintah William, begitu juga dengan Jhon Hart ia membawa mereka ke pertenakan serigala milik Don Albert, mereka belum melakukan apa apa terhadap mereka semua, tetapi Jhon menyiksa mereka, bahkan mereka tidak diberi makan sama sekali.


setelah kejadian itu, William membubarkan dewan direksi dan mengangkat Peter Sebagai pemimpin direksi bukan hanya Peter tetapi Edy, Andy, Clara Leny dan juga Derby, William juga mengangkat Peter Sebagai direktur utama, Clara sebagai wakil nya, Edy norton sebagai direktur keuangan, Leny Lyndon sebagai wakil direktur keuangan, Andy Murray sebagai direktur personalia, dan Derby Romero sebagai wakilnya, William juga tidak lupa mengangkat aurola sebagai anggota direksi, ia juga mengangkat Wendy sebagai manajer personal.


William pergi ke ruangan nya, saat belum lama beristirahat Aurora masuk dan membawa sebuah undangan.


" CEO ada undangan dari gubernur kota berilon, ia ingin anda hadir dalam acara perkumpulan para investor kota, walaupun kita belum menjadi salah satu investor tetapi gubernur tetap mengundang anda." kata aurola dengan sopan.


" baiklah, aku juga punya rencana untuk menjadi investor dalam bidang pendidikan, kedokteran, dan yang lainnya, aku ingin memajukan kota ini." ucap William dengan tersenyum.


setelah itu William langsung pergi meninggalkan kantor, ia juga mengajak Quinton dan Peter untuk ikut bersama nya, mereka bertiga pergi ke pertenakan serigala milik Don Albert, sesampainya disana William langsung masuk menuju tempat interogasi.


" lama tidak berjumpa ricko Sanders, terakhir kita bertemu kau membohongi seluruh keluarga Wilson dengan cerita busuk mu itu." ucap William sambil berjalan masuk menuju tempat itu.


tempat itu sangat kecil dan gelap, karena tempat ini berada di bawah tanah, selain gelap tempat ini juga pengap, tidak .ada cahaya matahari yang ada hanya sebuah lampu bercahaya merah, ricko tidak bisa melihat wajah William dari kejauhan.


" siapa kau, apa kau yang menyuruh mereka semua." ucap ricko dengan gemetar.


William semakin mendekat ia mengambil sebuah kursi kayu, dan menuju ke tempat mereka ditahan oleh Albert, ketika wajah dingin William terkena cahaya lampu ricko terkejut karena orang yang dia benci berdiri di depan nya.


" William mengapa kau ada disini, apa kau yang memerintah orang orang ini." ucap ricko dengan marah.


" ricko Sanders selama ini aku diam saja kau menghina ku, tetapi kau dan juga keluarga mu sudah keterlaluan, terutama kau Thomas Sanders kau sudah menampar wajah cantik istriku, dan kau tua bangka aku dengar kau sering menjual nama keluarga Alexander di mana mana." ucap William dengan dingin.


" memangnya apa hubungan mu, kau hanya menantu numpang hidup dengan istrimu." ucap ricko dengan tersenyum.


beberapa menit kemudian Quinton beserta yang lainnya datang, mereka langsung berdiri di belakang William.


" ricko Sanders aku ini lihat seberapa besar nya nyali mu ketika mengetahui identitas asli ku." ucap William dengan tersenyum.


" memangnya kau siapa, palingan kau hanya seorang sampah di keluarga Wilson." ucap ricko dengan tertawa.


" aku adalah anak dari Wayne Alexander, dan tuan muda Alexander, kalian telah menjual nama keluarga kami aku takkan mengampuni kalian, Albert hancur kan kedua tangan dan kaki ricko Sanders, sedangkan untuk Thomas Sanders potong kedua tangannya, dan untuk kau tua bangka potong lidah nya buat dia tidak bisa berbohong lagi." ucap William dengan dingin.


" baik bos." ucap Albert sambil maju mematahkan kaki dan tangan ricko Sanders.

__ADS_1


Ricko, Thomas, dan juga Saw langsung merasa jiwa mereka keluar dari tubuh mereka, mereka tidak ingin menjadi orang cacat seumur hidup, apa lagi Saw ia sudah tua ia tidak ingin menjadi bisu sampai akhir hayat nya, mereka bertiga hanya bisa berlutut dan memohon kepada William, tapi sayang William tidak perduli dengan mereka, orang seperti mereka memang pantas mendapatkan ini


__ADS_2