UNWANTED WEDDING (Perjodohan Dengan Nadya)

UNWANTED WEDDING (Perjodohan Dengan Nadya)
Benarkah hamil?


__ADS_3

Nadya terus mencoba untuk memuntahkan isi perutnya karena saking mualnya mencium aroma Fathur. Tapi, karena Nadya belum makan apa-apa sejak tadi pagi, tentu saja tidak ada apapun yang keluar dari perut Nadya.


Tok... tok... tok...


Fathur mengetuk pintu kamar mandi dapur yang mana saat ini ada Nadya didalamnya. Mendengar suara Nadya yang terus muntah tentu saja membuat Fathur menjadi sangat khawatir, sekaligus bingung. Apa iya hanya karena bau badan Fathur, Nadya sampai mual parah seperti ini?


"Nad... Kamu enggak papa kan? Buka pintunya sayang " Ujar Fathur sambil tetap mengetuk pintu kamar mandi.


Sampai akhirnya beberapa saat kemudian rasa mual yang tadi Nadya rasakan menghilang begitu saja. Membuat Nadya langsung bisa bernafas dengan lega.


Setelah memastikan kalau dirinya sudah tidak lagi mual, Nada membuka pintu kamar mandi. Tapi saat Nadya mencium aroma dari Fathur, dia langsung menutupi hidung dan mulutnya karena rasa mual kembali menyerangnya.


Huekk...


Nadya kembali berjongkok di kloset mencoba untuk memuntahkan isi perutnya yang sebenarnya belum terisi apa-apa.


"Nad..." Fathur semakin dibuat panik saat melihat Nadya yang seperti itu.


Dalam pikiran Fathur, berbagai pikiran buruk berseliweran. Apa Nadya mengidap suatu penyakit berbahaya?


Saat Fathur hendak mendekat, Nadya justru menggerakkan tangannya sebagai tanda meminta Fathur untuk tidak mendekati dirinya. Tapi yang ada Fathur justru semakin mendekat kearah Nadya. Dan itu membuat Nadya semakin mual karenanya.


"Pergi... A-aku mual cium bau kamu.." Ujar Nadya yang pada akhirnya berhasil mengatakan kalimat itu kepada Fathur.


Mendengar hal itu , Fathur seketika langsung menjauh sampai jarak 5 meter. Dan ajaibnya Nadya seketika langsung tidak mual.


"Kamu nggak papa, Nad?" Tanya Fathur dengan wajah panik.


Nadya menggelengkan kepalanya.


"Enggak, aku nggak papa, Mas." Jawab Nadya. Nadya terlihat sedikit lemas setelah baru saja mengalami mual-mual dan muntah.


Baru saja Fathur akan melangkahkan kakinya mendekat ke arah Nadya, wanita itu langsung menghentikannya.


"Stopp... Disitu aja Mas. Aku mual kalau cium bau badan kamu." Ujar Nadya dengan wajah penuh permohonan.


"Bau aku? Aku bahkan udah mandi, Nad. Udah pakai parfum juga, udah wangi." Jawab Fathur.


Fathur bingung kenapa Nadya mengatai dirinya bau. Padahal saat Fathur mencium tubuhnya, seperti biasa hanya wangi maskulin yang tercium. Tidak ada sedikitpun bau tidak enak yang Fathur cium keluar dari tubuhnya.


"Tapi kamu banget, Mas. Aku beneran mual waktu cium bau badan kamu. Parfum kamu baunya enggak enak..." Ujar Nadya.


Tidak percaya dengan ucapan Nadya, Fathur kembali mendekat ke arah istrinya itu. Dan seperti tadi, Nadya juga langsung mual begitu mencium aroma Fathur. Hal itu membuat Fathur pada akhirnya memilih untuk menyerah. Fathur memilih untuk menjaga jarak aman seperti yang Nadya minta. Karena juga Fathur tidak tega melihat Nadya yang terus saja mual saat dirinya mendekat. Meskipun sebenarnya Fathur juga masih bingung kenapa Nadya bisa sampai seperti ini.


Dan akhirnya pagi ini Fathur harus sarapan sendiri karena Nadya sama sekali tidak mau berdekatan dengannya. Sementara Nadya memilih untuk menghabiskan sarapannya di ruang keluarga sembari menonton TV.

__ADS_1


Fathur merasa kalau saat ini dia sangat mengenaskan. Nadya menolak untuk didekati seolah Fathur adalah kuman yang paling berbahaya.




Dan sepanjang hari ini, jangankan memeluk atau mencium Nadya, sekedar mendekat saja Fathur tidak bisa. Nadya benar-benar akan langsung mual jika Fathur mendekati dirinya. Dan jelas, itu membuat Fathur menjadi sangat frustasi.



"Nad... Kamu sebenarnya beneran atau bohongan sih? Aku pengen peluk kamu loh." Ujar Fathur kepada Nadya.



Fathur masih mengira kalau Nadya itu sedang berpura-pura. Nadya melakukan ini karena wanita itu masih marah kepada Fathur atas kejadian kemarin. Tapi...



"Enggaklah, aku sama sekali nggak bohong Mas. Kamu emang beneran bau, dan aku nggak tahan sama bau kamu, Mas." Jawab Nadya.



Lagi pula apa gunanya juga Nadya berbohong kan?




Nadya menghela nafas.


"Ya aku juga nggak tau kenapa Mas. Tapi aku mual banget kalau cium bau kamu." Jawab Nadya.



Jangankan Fathur, Nadya saja bingung kenapa dia bisa seperti ini. Padahal biasanya aroma maskulin Fathur adalah salah satu aroma yang menjadi favorit Nadya. Tapi, kenapa sekarang Nadya malah sangat tidak menyukainya?



Sebentar-sebentar, Nadya seperti ingat sesuatu. Nadya sepertinya pernah membaca sebuah buku yang membahas mengenai hal yang seperti sedang terjadi kepada Nadya saat ini. Tapi buku apa yang pernah Nadya baca? Nadya sendiri lupa.



Sampai akhirnya, setelah mencoba mengingat beberapa saat. Nadya ingat... Benar, Nadya pernah membaca buku yang membahas seorang wanita yang tiba-tiba tidak menyukai sesuatu yang awalnya sangat dia sukai. Tapi masalahnya Nadya membaca itu disalah satu buku kehamilan. Iya, benar. Nadya pernah membacanya dibuku itu.


__ADS_1


Tanpa mengatakan apa-apa, Nadya langsung naik menuju kamarnya. Meninggalkan Fathur yang terlihat frustasi di bawah sendirian.



Begitu sampai kamar, Nadya langsung mencari-cari buku yang dimaksud.



Loh, Nadya mempunyai buku seperti itu? Jawabannya iya. Sebelum menikah, Nadya memang sempat membeli buku-buku mengenai rumah tangga, kehamilan, dan parenting. Hal ini Nadya lakukan agar dia paham. Dan setidaknya secara teori Nadya mengetahui tentang kemungkinan-kemungkinan yang terjadi didalam berumah tangga.



Dan saat Nadya menemukan bukunya, Nadya langsung membuka salah satu bab yang berjudul tanda-tanda kehamilan.



1. Telat datang bulan ✓


2. Suasana hati mudah berubah ✓


3. Mual ✓


4. Sensitif terhadap bau ✓



4 dari banyaknya tanda kehamilan yang Nadya baca, semua merujuk pada apa yang Nadya alami sekarang.



Telat datang bulan? Iya, saat Nadya mengecek kalender, ternyata Nadya sudah telat datang bulan selama 3 Minggu, dan Nadya sama sekali tidak sadar dengan hal itu. Suasana hati mudah berubah? Itu juga iya, sejak kemarin Nadya kesulitan mengontrol emosinya. Kadang sedih kadang juga marah. Mual? Iyap, seperti yang kalian tau, tadi pagi Nadya mengalami mual yang cukup parah. Dan sensitif terhadap bau? Itu juga iya. Penyebab Nadya mual adalah bau dari parfum yang Fathur gunakan.



Jadi kesimpulannya apa? Apakah Nadya benar hamil?



Nadya tersenyum kemudian mengusap dengan lembut perutnya.


"Semoga kamu bener ada di perut Mama ya nak. Mama yakin kalau Papa kamu tau kamu sudah ada disini, Papa pasti bakal seneng banget." Ujar Nadya berbicara kepada perutnya.



Nanti sore Nadya akan pergi ke apotek depan kompleks. Nadya akan membeli testpack untuk dirinya mengecek apakah benar hamil atau tidak. Dan nanti, jika benar hamil, Nadya akan memberikan surprise kepada Fathur. Apalagi Nadya ingat, kalau 2 hari lagi adalah ulang tahun Fathur yang ke 33.

__ADS_1


__ADS_2