Vortice Di Vendetta

Vortice Di Vendetta
BAB 31 : Permainan Licik Yudha


__ADS_3

Benar saja, Yudha benar-benar mengaturnya dengan sangat sempurna. Ia mempersiapkan tim tata rias terbaik yang mendandani gadis itu lebih baik, bahkan meskipun hanya dengan mengenakan lingerie.


Ia juga mengatur makan malam romantis di mana keduanya akan disuguhi dengan obat perangsang berdosis tinggi. Makan malam itu, bertema pesta topeng.


Ditambah lagi James juga memiliki tubuh yang hampir sama dengan Aksa. Perawakan mereka benar-benar sama. Aksa cukup pendiam, jadi James tidak akan kesulitan untuk berperan sebagai dirinya. Ia hanya perlu diam dan menikmati makan malam itu dengan tenteram.


Disana juga ada beberapa kamera tersembunyi. Dialog James juga sudah diatur. Sebagai salah satu ahli dalam bidang IT, Yudha bahkan juga mengatur mic pengubah suara di balik topeng James. Ini sempurna, bahkan jika gadis itu memang mengajaknya berbicara ia tetap tidak akan curiga.


Rencana mereka berjalan sangat sukses, ditambah lagi dengan bantuan kamera tersembunyi yang berada disana. James benar-benar aktor yang sangat andal. Ia berhasil memerankan peran Yudha dengan gerak-gerik yang sempurna tanpa cela.


Dan begitu permainan itu dimulai dan lampu dimatikan. Para pelayan yang semuanya perempuan itu pun mulai membereskan sisa-sisa makan malam beserta meja privat yang berada di ruangan yang sama. Pintu mulai dibiarkan menutup dan terkunci secara otomatis dari arah dalam, karena kamar itu juga menggunakan kunci otomatis.


Alamatnya berada di Penthouse sebuah apartment mewah yang berada di kota tetangga. Hanya akses VIP yang bisa masuk sampai kesana. Dan James tercatat sebagai pemilik sah apartment itu. Itu adalah hadiah dari Yudha atas kesuksesannya selama ini.


“Kau menyukainya?” tanya James dengan suara yang sudah di gubah.


Gadis itu mengangguk. Ia saat ini masih menggunakan gaun panjang nan anggun untuk makan malam istimewa mereka. Suasananya sudah di buat semendukung mungkin. Pencahayaannya bahkan telah diatur sedemikian rupa. Redup dengan penerangan berupa lilin buatan yang diletakkan di setiap sudut ruangan.


Lilin itu tak akan membakar apapun. Yudha sudah mengaturnya. Gadis itu tidak boleh membuat kesalahan. Satu, dua, tiga, dan benar saja obat perangsang itu mulai bereaksi untuk mereka berdua.


“Sial! Ia juga memberikannya kepadaku.” umpet James begitu merasakan  pengaruh obat itu di tubuhnya.


Sesuai rencana. Yudha memang sengaja memancing emosi James sejak awal agar gadis itu tahu persis seberapa bahaya posisinya.  Ia meraih topeng James dan langsung terperanjat ketika mendapati orang yang berbeda.

__ADS_1


“Siapa kau?” gertaknya sambil mendorong tubuh James menjauh.


“Terlambat sayang. Semua pintu ini sudah tertutup dan terkunci dari luar maupun dalam. Kau tidak bisa lari, ini adalah rooftop. Ini lantai lima puluh enam, kau akan remuk jika memilih kabur lewat jendela. Lagi pula, aku sudah memasang terali disana.” Ujarnya sambil menunjuk ke arah balkon kamarnya tempat makan malam sebelumnya terjadi.


“Kau salah jika berpikir kau begitu pintar. Kau hanyalah gadis bodoh yang begitu mudah terpancing dengan nama seorang pria. Ayolah, aku tahu obat itu sudah menyiksamu dan begitu membuatmu tersiksa. Ayo bermain, aku akan pastikan bahwa kau akan menyukainya.” Goda James yang sudah sepenuhnya berada di dalam pengaruh obat perangsang.


James mendorong tubuh gadis itu ke arah ranjang. Gadis itu meronta, tetapi tubuhnya sama sekali tak menolak sentuhan James. Benar saja, obat yang diberikan Yudha adalah obat dengan dosis tinggi dan diberikan dalam dosis maksimum. Ia benar-benar merasa dirinya berbeda malam itu.


Mereka benar-benar menghabiskan malam itu bersama dengan sensasi yang begitu memuaskan satu sama lainnya. Yudha benar, gadis itu memang spesial, ia merasakan sensasi yang sangat berbeda dari sebelumnya. Dan itu sangat menambah kepuasan bagi James. Ia benar-benar puas dengan mainan yang diberikan oleh Yudha kali ini.


Gadis itu benar-benar liar di bawah pengaruh obat. Dan tubuhnya begitu memabukkan. Gadis itu menangis meronta-ronta di kamar super besar itu keesokan paginya. James sudah meninggalkannya lebih dahulu seperti biasa. Ia pergi sebelum korbannya bangun.


Alicya benar-benar tak mengingat wajahnya, semalam begitu temaram dan ia juga berada di bawah pengaruh obat perangsang. Ia terlalu menikmati permainannya semalam, dan sekarang ia juga menyesalinya.


Video ketika ia meronta sengaja di potong. Yang terlihat hanyalah bagaimana ia menggoda dan berakhir dengan permainan panas. Video seperti ini legal bagi para pelanggan HotStar. tetapi menggemparkan bagi masyarakat pada umumnya.


"Model terkenal Alicya ternyata melakukan adegan panjat ranjang dengan pemilik HotStar Magazine untuk berada di posisinya. Berita itu begitu gempar hingga sampai ke kediamannya."


PLAKK!!!


Kakeknya benar-benar menamparnya dengan penuh kekuatan hingga membuat sudut bibir gadis itu berdarah.


“Itulah mengapa aku melarang ayahmu menikahi wanita murahan itu! Karena ia hanya akan melahirkan seorang yang sama sepertinya.” Gertak kakek geram.

__ADS_1


Pada dasarnya Alicya memanglah hasil dari perselingkuhan ayahnya dengan seorang wanita malam. Tidak heran jika semua orang malah makin mencibirnya dengan adegan yang baru saja terekspose.


Anak dan Ibu memang sama saja. Kau tahu, bahkan ibunya juga melakukan adegan panjat ranjang untuk masuk ke keluarga itu. Seru Ibu tertuanya yang merupakan menantu sah keluarga.


Bukan Yudha namanya jika melewatkan kesempatan untuk bersenang-senang. Memang benar jika ayahnya tidak akan pernah terluka jika ada yang menyakiti anaknya. Karena pada dasarnya Alicya bukanlah anak sah.


Tetapi dengan mencemarkan nama baik keluarga, bukankah itu juga sama dengan menghancurkan keluarganya? Dan Yudha sangat menyukai adegan seperti ini.


“Perfect!” pujinya kepada para anak buahnya yang telah membantu rencananya.


Ia benar-benar berhasil menyingkirkan kesombongan gadis itu. Setidaknya ia akan terpuruk karena dengan kondisinya itu ia tidak akan bisa mendapatkan Aksa kembali.


Ia akan menjadi begitu tak tahu diri jika terus mendesak Aksa dengan kondisinya bukan? Ia juga tak bisa memaksa Aksa karena ialah yang telah begitu bodoh dan begitu mudahnya terjebak.


Sedangan Aksa, pemuda itu juga tidak bisa mengambil pilihan untuk kembali pada Jea karena gadis itu kini miliknya. Ia benar-benar menembak dua burung dengan satu batu


Ia menjatuhkan kedua musuhnya sekaligus. Dan ini belum seberapa bagian dari betapa kejamnya ia di dunia gelap.


Ia pun memutuskan untuk membereskan semua kekacauan yang ia timbulkan terlebih dahulu sebelum kembali kepada Jea. Ia menjual Penthouse itu dengan cepat dan menghapus keberadaan James. Lelaki itu akan menghilang selama beberapa waktu dan membuat gadis itu menggila.


Sedangkan bagi James, ini bukanlah hal yang baru karena ia memang hidup di dunia yang serupa. Semua orang akan tahu bahwa itu adalah hal biasa baginya mengingat ia memiliki begitu banyak gadis hot di sekitarnya. Rencana  ini benar-benar hanya akan membahayakan Alicya.


Yudha benar-benar menyelesaikannya dengan cepat dan kembali ke perusahaan ayahnya dalam keadaan setengah mabuk. Ia memanfaatkan Arsen untuk menjemputnya dan mengantarnya pulang.

__ADS_1


Ia harus terlihat sibuk karena urusan Wirabraja bukan karena dunia hitamnya. Ia tak mau mengecewakan istrinya. Dan Arsen benar-benar menyelamatkannya.


__ADS_2