Vortice Di Vendetta

Vortice Di Vendetta
BAB 53 : Rencana A


__ADS_3

Hari itu adalah jadwal pemotretan dengan U Magazine. Akan ada pengenalan model baru dari Agency Akio Ent yang merupakan anak perusahaan Akeno Media.


Bisa dipastikan bahwa itu bukan Aksa. Karena selama ini ia memilih jalur mandiri dibawah agency biasa dan bukan Akeno Media. Ditambah lagi Aksa bukanlah lagi seorang rookie, sedangkan ini adalah proyek debut yang dibuat bersama Jea.


"Permisi, Nona Aylana?" seorang pemuda dengan tubuh lebih tinggi dari Aksa datang dan mengejutkan Diandra sejak pertemuan pertama mereka.


"Duduk." ujar Jeana mempersilakan.


"Namaku Karan. Karan Adya Pranata. Saya adalah model rookie yang akan bekerja sama dengan Nona Aylana." Karan menyapa Aylana dengan sedikit membungkuk sambil mengulurkan sebelah tangannya. Dan tangan lainnya yang ia letakkan di belakang tubuhnya.


Jeana mengangguk dan mengulurkan sebelah tangannya untuk menyambut uluran tangan Karan. Ia memberi isyarat kepada Karan untuk duduk dengan sudut matanya. Dan Karan langsung menurut. Ia mengambil posisi tepat di kursi yang berseberangan dengan Jeana.


"Kamu ingat aku?" sela Diandra tiba-tiba.


"Hai, Di." ujarnya kaget. Ia baru menyadari kehadiran Diandra disana karena terlalu fokus pada pesona Jeana.


"Gimana bisa gak kenal? Apa kabar kamu?" Karan mengalihkan pandangannya ke arah Diandra yang berada di samping Jeana.


"Kalian saling kenal?" tanya Jea mencoba menyesuaikan diri dengan kedekatan keduanya.


"Kita sekelas." ujar Diandra.


"Aku baik. Oh ya, aku managernya Aylana." Diandra mengulurkan tangannya kearah Karan yang langsung disambut baik oleh pemuda itu.


"Kamu pasti lupa, dia anak ospek baru yang langsung saingan sama Aksa buat jadi Kapten tim basket Star High. Dia terlambat masuk, sampai harus ngulang ospek. Tapi kita masih satu angkatan." ujarnya setengah berbisik di telinga Jeana.


Diandra menunjukkan senyum manisnya kearah Karan hingga membuat pemuda itu salah tingkah. Ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"Ehm.. Diandra pasti memperkenalkanku secara berlebihan ya?" ujarnya bersemu di hadapan Aylana.


"Dia cuma bilang Kakak jago basket. Kalian satu sekolah ya?" sapanya ramah.

__ADS_1


"Kakak? Bukannya harusnya saya yang panggil kamu begitu." jawab Karan sungkan.


"Dia lebih muda dari kita. Beda tiga tahun." Diandra masih mencoba bersikap normal dengan mencari perhatian di depan Karan.


"Berarti masih dua puluh satu tahun? Saya dengar kamu sudah lulus kuliah dan lagi lanjut Master. Udah nikah pula. Jarang lho ada model yang nikah muda." ujar Karan mencoba berbasa-basi.


"Kalau sekolah, aku satu tingkat sama Kak Diandra sama Kak Yudha juga. Aku sekolah di Dirgantara. Kalau soal nikah, mungkin udah jodohnya. Aku nikah pas umur sembilan belas tahun, dan aku udah kenal lama sama Kak Yudha." jelasnya membalas basa-basi Karan.


"Kalau boleh tahu, kenal Kak Yudha dimana? Aku dengar dia hidup dalam identitas palsu selama sekolah. Padahal dia akan pewaris Wirabraja Group." ceplos Karan yang langsung membuat Diandra tersedak.


"Bisa gak, gak usah bahas itu. Aku yang terima dia jadi kakakku." ujar Diandra kikuk.


Sepertinya mereka cukup dekat selama sekolah. Tapi Jeana memang tak pernah memperhatikan mereka karena selama sekolahnya ia terlalu fokus pada masalah pribadinya dengan Aksa dan juga Yudha.


"Kalian dekat. Dia tahu semua tentangmu Kak." jawab Jea masih terlihat santai.


"Kamu gak penasaran siapa dia sebenarnya?" pancing Karan yang sejak awal sudah menegakkan bendera perang terhadap Yudha. Meski secara tidak langsung.


"Termasuk saat ia merebut Jeana dari Yudha?" tanya Karan tiba-tiba.


"Kamu tahu, bahkan aku sudah memperhatikan Jeana sejak awal. Ia sangat menarik perhatianku, tapi ia selalu bersikap acuh dan juga cuek. Selama aku mengenalnya, ia hanya berputar di sekitar Aksa.Tapi sejak kehadiran Yudha, ia berpaling dan merebut perhatian gadis itu dari Aksa. Dia pemuda yang menarik " pancing Karan.


"Kak Jea udah pergi, Kak Yudha sendiri yang melepasnya. Dia udah tenang, jangan diusik lagi." jawab Jeana penuh makna.


" Maksud kamu? Kita semua cuma tahu kalau dia menghilang."


"Tapi Kak Ray sekarang tinggal bareng Mamaku. Dia berteman baik dengan kakakku. Jadi wajar kan kalau aku lebih tahu dan pahan soal Jeana. Oh ya, kamu udah tahu belum kalau dia adalah Jeana Goksel yang sebenarnya. Dan Kak Aksa adalah Akeno. Mereka menikah. Jadi Kak Yudha gak mungkin jadi orang ketiga." Jeana meraih tas tangannya dan menarik Diandra untuk berlalu dari hadapan Karan.


Mereka melanjutkan komunikasi dengan canggung setelahnya. Jeana tak meresponse sapaan maupun basa basi dari Jeana diluar pemotretan.


Tapi bukan Jea namanya jika ia bersikap tidak professional di depan kamera. Diandra nampak kikuk berada di antara keduanya. Sandiwaranya dan juga Jea memang nampak sangat selaras.

__ADS_1


Wajah mereka pun terlihat mirip, sekalipun Jea sudah merubah hampir keseluruhan kontur wajahnya. Mereka memang berasal dari orang tua yang sama.


"Je, kamu yakin mau mancing dia kayak gitu? Dia gila lho dek." tanya Diandra setelah mereka memasuki ruangan ganti pribadi Jeana.


"Kamu tahu sendiri aku gak suka diusik. Dia terlalu banyak tahu."


Jeana mendial nomor seseorang dan labgsung memberinya instruksi perihal rencana lanjutan mereka.


Satu, Dua, Tiga...


Berita menggegerkan muncul di hampir semua platform berita. Baik secara cetak maupun daring. Mereka membahas seputar berita menghilangnya Jeana Goksel yang perlahan tergantikan dengan Model Rookie bernama Aylana.


*Nama belakang mereka pun bahkan sama, apa yang sebenarnya terjadi di dalam Goksel Kingdom. Benarkah seorang pewaris sebenarnya telah dilenyapkan?


Pemirsa, setelah berita berakhirnya pernikahan Akeno dan Jeana Goksel yang terkuak dua tahun lalu netizen mulai mencari-cari bukti perihal keberadaan kedua pewaris yang selama ini tersembunyi dari media.


Icy Aylana Goksel yang awalnya dicurigai sebagai Jeana dan diduga menjadi pengkhianat pernikahan sudah membuktikan dirinya yang sebenarnya.


Ia bukanlah seorang yang berselingkuh. Karena dengan benar atau tidaknya berita itu, pernikahan kedua anak dibawah umur itu sudah berakhir pada waktu dua tahun sebelum pernikahan itu dilaksanakan.


Hal ini dibuktikan dengan pernyataan kuasa hukum Goksel yang telah melegalkan proses perceraian itu.


Jadi entah benar ia adalah Icy atau Aylana ia hanya akan menjalani pernikahannya yang kedua. Media bungkam sejak saat itu. Tapi baru-baru ini dengan adanya penemuan makam nisan bernamakan Jeana Goksel semua kembali di gegerkan.


Gadis itu meninggal, tapi tak pernah ada kabar burung apapun yang disebarkan ke media. Apakah sesungguhnya ia telah dilenyapkan*?


"Selama ini hanya ada spekulasi. Tapi dengan ditemukannya sebuah nisan yang mengatasnamakan Jeana Goksel, maka bisa dipastikan bahwa gadis itu benar-benar sudah tiada. Namun penyebab kematiannya tak pernah diketahui karena keluarga menolak adanya autopsi.


Pihak Akeno Media menuntut diadakannya autopsi untuk mengetahui penyebab kematian menantu mereka. Tapi dengan status perceraiannya, maka Akeno bukan lagi wali sah dari gadis malang itu. Kebenaran tak pernah bisa diusut dan itu hanya akan menjadi benang kusut semata. Asyifa Zahrana, Globe News melaporkan."


Asyifa melancarkannya sendiri. Ia adalah sebuah reporter paruh waktu dari sebuah perusahaan media yang cukup berpengaruh. Dan ini hanyalah permulaan dari semua rencana mereka untuk menjatuhkan Surya dan Kerajaan boneka miliknya.

__ADS_1


__ADS_2