Wanita Penebus Hutang

Wanita Penebus Hutang
Jesy dan Claire


__ADS_3

Jason mengalah karena dia ingin mereka berdua semakin dekat karena selama ini tidak mengenal.


Kolam Jesy langsung berlutut kedua kaki Claire meminta ampun.


"Apa yang kau lakukan?" Claire menarik Jesy karena tidak enak orang bisa melihat mereka berdua seperti ini.


"Aku tidak tahu kalau kau adalah isteri kak Jason. Aku mohon jangan beritahu masa laluku?" pinta ya memohon.


"Sudahlah, aku tidak mau lagi mengingat itu karena masa itu memang mengerikan. Sekarang kita sudah kembali bermasa jadi jangan khawatir lagi ya," balas Claire sambil tersenyum.


"Saat itu aku juga di jebak seseorang, tidak tahu ternyata kamu adalah orang aku bawa ke sana," tambah Jesy lemas.


"Kalau boleh tahu, di sana kau sedang apa?" tanya Claire sambil memperhatikan wajah Jesy yang pucat.


"Aku mau menemui seseorang karena lama seorang wanita muda menawarkan minuman untukku. Malam itu tidak tahu apa yang terjadi, aku malah membawa mu ke kamar remang-remang itu. Esoknya aku sudah berada di ruangan lain dalam keadaan yang polos." Jesy menangis sesenggukan bayangkan malam kelam itu juga dia kehilangan kesuciannya.

__ADS_1


"Apa?! Jadi kau juga mengalaminya?" tanya Claire tidak percaya.


"Ya, aku berusaha mencari keberadaan mu kataya sudah dibawa seorang pria. Hal itu membuatku merasa bersalah selama ini karena menarik mu masuk ke sana," tambahnya.


"Ya Tuhan, cobaan apa lagi ini?" batin Claire sambil menatap wajah Jesy yang sudah pucat.


"Aku dulu terjebak di sana karena saudaraku dan ibu, mereka menyuruhku menemani mereka karena perusahaan papah sedang collapse. Nyatanya tidak, aku malah di seret ke dalam lingkaran kakak mu," tuturnya.


"Kak Jason baik, dia melakukannya itu ada alasan. Hanya saja dia tidak tahu wanita mana harus dia kungkung dan ternyata kamulah dipilihkan," ujar Jesy.


"Apa Jason tahu kamu telah di jebak di Club Paradise itu?" tanya Claire penuh selidik.


Jesy geleng-geleng kepala karena dia tidak mau Jason mengamuk. Semua yang ada di sekitarnya bisa jadi barang rongsokan.


"Aku tidak akan pernah memberitahu kak Jason. Rahasia ini biar lah aku yang menanggungnya sendiri," ucapnya.

__ADS_1


"Tapi kesucian mu hilang, bagaimana nanti kau jalanin kehidupan masa depan?" tanya Claire cemas.


Ia masih beruntung Jason mau bertanggungjawab saat ini tapi bagaimana dengan Jesy? Dulu ia frustasi karena terpuruk tapi semua bisa dilewati tapi berbeda dengan Jesy, bagaimana dia jalanin kehidupan selama ini tanpa ada yang tahu mengenai kondisinya.


"Maaf aku terlalu banyak bertanya, selama ini kamu di mana?" tanya Claire hati-hati.


Obrolan mereka berdua putus karena Jason mendekati mereka berdua dengan wajah yang ditekuk.


"Aku sudah bilang jangan di luar terlalu lama, kau baru pulih. Jangan mau dengar cerita Jesy karena dia bodoh," ledek Jason.


"Apa sih kak katain Jesy bodoh?" balasnya tidak terima.


"Sudah-sudah aku mau masuk, anak-anak menungguku. Ayo Jesy kita masuk!" Jason melongo melihat dua wanita beda usia itu meninggalkan dirinya sendiri di kolam.


"Astaga mereka berdua baru saja bertemu kenapa cepat sekali akrab ya?" kekeh Jason lalu ikut masuk ke dalam.

__ADS_1


Senyumannya selalu terlihat bahkan para pelayan heran melihat Jason beda dari sebelumnya ketika Claire tidak ada di sini.


__ADS_2