Wanita Penguasa

Wanita Penguasa
27. Diculik?


__ADS_3

Hai kakak..


pembaca setia..


tolong tinggalkan jejak like dan komentarnya..


Terima kasih


tetap dukung Sora ya.


Seperti biasa Sora sudah fokus memulai pekerjaanya dipagi hari. Gosip tentang dirinya sudah mulai mereda, entah apa yang terjadi. Setidaknya dia bisa bekerja dengan nyaman, tanpa harus merasa risih dengan tatapan orang-orang tentang dirinya.


Melewati hari ini dengan tenang, Sampai saat pulang kerja Sora dan yang lainnya berjanji bertemu untuk makan malam. Karena jam pulang kerja Sora lebih malam dari yang lain, Maka dia terakhir berangkat sendirian.


“Apa kau sudah selesai bekerja?” Tanya Heiran di ujung telpon.


“Ya, aku sedang bersiap-siap,” Jawab Sora.


“Apa perlu ku jemput?” Tanya heiran dengan khawatir.


“Tidak, aku bisa sendri, tenanglah dan tunggu aku,” Sora meyakinkan.

__ADS_1


Setelah mereka mengakhiri pembicaraan, Sora bergegas untuk pergi. Disaat yang bersamaan Albern dan sekretarisnya memasuki kantor namun Pak Choi turun dari mobil untuk berbicara dengan security, Albern memerintahkan untuk jangan ada yang menggangu saat dia didalam, dan cek seluruh ruangan kantor apa masih ada orang. dia tidak mau ada masalah lagi seperti kejadian Sora waktu itu.


Albern yang masih didalam mobil melihat Sora bejalan sendirian dan dihampiri dua orang laki-laki, entah apa yang dibicarakan tiba-tiba Sora dipaksa untuk masuk kedalam mobil dan melaju begitu kencang. Albern yang melihat itu merasa ada yang aneh, dengan inisiatif dia langsung pindah kebagian kemudi dan mengejar mobil itu secepatnya.


Pak Choi langsung panik dan bingung saat mengetahui mobil Tuan nya melaju. “mau kemana dia?” Pikirnya.


Albern mengendari mobil dengan lihai mengikuti kecepatan mobil yang membawa Sora, sebisa mungkin tidak terlalu dekat tapi jangan sampai kehilangan jejak, dia juga mencoba melihat Plat mobil tersebut dan jenis nya. Dengan cepat dia mengirim pesan kepada Sekretaris Choi.


Sekretais Choi yang medapatkan pesan dari tuannya langsung paham dengan situasi yang terjadi. Dia langsung saja menghubungi orang-orang nya untuk segera menyusul Tuannya itu. Meski dia tidak tau apa yang terjadi, yang jelas Tuannya membutuhkan bantunya.


mobil yang membawa Sora mengarah ke pinggir kota, Albern semakin penasaran. “Mau kemana mereka?” Pikirnya yang melihat mobil itu semakin jauh.


Dia sesekali memperhatikan daerah itu. “Ini tempat yang sangat sepi?” Semakin mengikuti Sora semakin membuatnya penasaran.


Mobil yang membawa Sora semakin melambat, Albern mematikan lampu mobil dan mencari tempat yang agak jauh untuk parkif.


Setelah dia turun dari mobil dengan cekatan dia berjalan mengikuti mobil yang membawa Sora. Mobil itu berhenti disebuah bekas Gudang yang besar, dia melihat satu orang keluar dan diikuti yang lainnya serta Sora dari bagian belakang. Dia melihat Sora diikat dan dipaksa masuk.


“Apa dia diculik? Ish.. aku mecari masalah saja,” Gumannya tapi itu membuatnya semakin penasaran.


Dengan hati-hati dia mencari jalan masuk dengan Memutar kebelakang Gudang.

__ADS_1


Sora yang dipaksa masuk gudang langsung saja dilempar kelantai dengan kasar. Tangannya diikat dan mulut nya di sumpal kain. Tadi sebelum Sora dibawa kesini, setelah dia mengakhiri telpon dengan Heiran tiba-tiba ada mobil yang berhenti didepannya dan turun dua orang laki-laki berbadan besar.


Karena Sora merasa tidak mengenal mereka dia berniat langsung pergi, namun dipanggil oleh dua orang tersebut.


Awalnya mereka hanya basa-basi menanyakan alamat, tetapi saat Sora lengah langsung saja dia ditarik masuk dan mulutnya ditutup kain. Didalam mobil dia sudah berontak tapi diancam oleh mereka jika membuat masalah maka dia akan dihabisi. Sora langsung terdiam.


Sora memang memiliki sedikit ilmu beladiri tetapi bukan ahli beladiri. jadi merasa tidak sanggup melawan mereka dan yang tandinganya. Dari ukuran badan sudah sangat jauh, jelas Sora yang kecil tidak bisa menghadapinya, ketika sudah sampai gudang salah satu dari mereka berbicara.


“Jaga dia jangan sampai lolos,” Ucapnya.


“Cepat segera hubungi bos, bilang target sudah ditangan kita,” Lanjutnya sambil memerintah yang lain.


“Dan kau, menurut lah, karena jika membuat masalah kau tau akibatnya,” Ancam nya pada Sora.


Sora hanya melotot dan sedikit memberontak.


Albern yang sudah berada dibelakang gudang masih mencoba mencari jalan masuk. dia melihat ada pintu yang sedikit terbuka, tapi dia tidak mau gegabah.


Dengan hati-hati mendekati pintu itu, mengintip sedikit tetapi Tidak ada yang bisa dia lihat didalam karena gelap, dengan melihat sekeliling dia mencoba masuk, karena pintu susah digeser dia sedikit memaksa untuk memebukanya, saat sedang berusaha dia mendengar ada orang. Dengan cepat dia mencari tempat untuk sembunyi.


TERIMA KASIH..

__ADS_1


YUUKK BACA DAN DUKUNG AUTOR TERUS YAAA..


__ADS_2