Wanita Penguasa

Wanita Penguasa
85. Pernikahan


__ADS_3

Sora langsung melepaskan mereka berdua dan berbalik memberi hormat.


“Redakan amarah mu,” Ucapnya lagi.


Sora menghela nafas dan langsung mencari sosok Albern di sisi Aula yang merintih kesakitan.


“Albern.” Sora berlari medekatinya dan membantunya duduk.


“Bagaimana keadaan mu?” Sora tadi mengabaikan Albern karena tertutupi amarah yang besar.


“Maaf kan aku, aku tidak bisa melindungi mu.” Sora mulai menangis.


“Aku tidak apa-apa. Hanya nyeri sedikit.” Pada dasarnya luka Albern cukup parah, karena sebelumnya dia juga mendapatkan luka yang sama dan belum sembuh, sekarang terkena lagi dan membuatnya muntah darah.


Sora melihat Kepala Biksu dan Pendeta Kang berjongkok dihadapan Guangmin dan dukun Wanita itu.


“Kalian harus menebus segala dosa.” Tidak lama Tiba-tiba kilatan cahaya membuat mereka bertiga menghilang. Kepala Biksu berbalik kearah Sora dan Albern.


“Serahkan mereka pada kami, biarkan mereka menebus dosa-dosanya.” Kepala Biksu melihat Albern yang kesakitan langsung menyentuh dadanya. Lalu Albern merasa dadanya lebih baik dan jauh lebih baik lagi, dia menatap Kepala Biksu dan dibalas senyuman tidak lama mereka juga ikut menghilang.


Keadaan Aula pertemuan sudah kacau dan semua orang hanya terdiam.


“Kalian semua bisa meninggalkan Aula pertemuan. Karena Ahli waris sudah Kembali kita semua bisa tenang.” Ucap Tuan Chen yang memerintahkan Asisiten Gong untuk membawa Albern dan Sora Kembali.


Sora dan Albern langsung Kembali kerumah Utama Kim. Sora tidak mau menginap lebih lama dikeluarga Yun. Dia masih belum menerima kekacauan yang keluarga Yun buat.


Jiao Yun juga diantarkan ke Kuil Tian Tan mengikuti saran Tuan Besar Kim dan Jiao Yun tidak menolak sama sekali.

__ADS_1


Fang Yun sudah jauh lebih baik. Bahkan sudah bisa berjalan-jalan dengan santai sekarang tidak lagi mengunakan kursi roda.


Rencana pernikahan Albern dan Sora tetap berjalan sesuai rencana awal. Masalah keluarga Sora sudah dapat terselesaikan. MMeskiSora belum bisa Kembali kekeluarga Yun namun dia tetap berhubungan baik dengan mereka. Dan sesekali Sora ikut dalam pertemuan keluarga ditemani Albern.


Pagi hari Sora sudah membuat janji dengan Heiran dan Alyne untuk menghabiskan waktu disalon karena mereka merasa ini waktu para Wanita berkumpul sebelum Sora menikah.


“Apa ibu benar tidak ingin ikut?” Tanya Sora.


“Ah, kalian saja yang pergi. Aku sudah terlalu tua untuk bersenang-senang.” Dengan tersenyum Nyonya Kim menolak.


“Baiklah, jika begitu kami pergi dulu bu,” Sora memeluk Nyonya Kim diikuti Alyne.


Mereka pergi meninggalkan Rumah Utama Kim. Heiran nanti akan menyusul kesana.


“Bu, dimana Sora?” tanya Albern yang tidak melihat sosok Sora sejak pagi.


Albern hanya mengangguk saja, Sora sudah meminta izin pada Albern tadi malam jadi dia tidak banyak bertanya lagi.


“Bagaimana baju pilihan Ibu?” Nyonya Kim bertanya mengenai baju pernikahan mereka.


“Terbaik.” Ucap Albern dengan tersenyum.


“Jika ada yang kurang katakan saja.” Ucap sang Ibu.


“Semuanya sempurna bu.” Jawab Albern.


Sampai saat hari pernikahan sudah tiba, Albern dan Sora memasuki Altar pernikahan dan mengucapkan janji pernikahan.

__ADS_1


Mereka terlihat serasi dengan gaun pernikahan pilihan Nyonya Kim dan dipesan secara khusus.




Semua orang bersorak Bahagia. Sepasang suami Istri yang sangat serasi melihat mereka seperti sosok Ratu dan Raja.


Semua keluarga berkumpul dan merasakan kebahagiaan atas pernikahan Albern dan Sora. apalagi mereka yang mengetahui perjuangan mereka berdua menangis hari.


TAMAT


HAI HAI...


ALHAMDULILLAH KISAH SORA DAN ALBERN SUDAH TAMAT NIEH..


TERIMA KASIH ATAS SEGALA DUKUNGAN KEPADA AUTOR, ..


TAPI JANGAN KECEWA YA,,


AUTOR SEDANG MEMPERSIAPKAN NOVEL SELANJUTNYA..


TUNGGU RILIS NYA YAA..


SEKALI LAGI TERIMA KASIH BANYAKK..


SALAM CINTA DARI AUTOR

__ADS_1


🤗🤗🤗😘😘😘


__ADS_2