
Hai kakak..
pembaca setia..
tolong tinggalkan jejak like dan komentarnya..
Terima kasih
tetap dukung Sora ya..
Dengan hati-hati mereka berdua mencoba mengganti posisi Sora tanpa membuat penjaga itu sadar pergerakan mereka. meski cahaya lampu berfokus pada Sora namun cahaya itu redup, jadi menguntungkan mereka melakukan pergerakan yang perlahan dan tanpa membuat bunyi apapun.
Setelah berhasil mengganti posisi Sora sedemikian rupa yang tidak membuat penjaga itu cepat curiga.
Sekarang Sora sudah berada disamping Albern dan melepaskan kain dimulutnya karena cahaya yang redup Sora masih belum menyadari siapa sosok disampingnya itu, tapi dia tidak terlalu mengambil pusing.
Setidaknya ada yang berani menyelamatkannya berarti dia orang baik pikirnya.
Setelah Sora berada disampingnya, Albern langsung saja memegang tangan Sora. Sora yang kaget dengan interaksi itu hanya terdiam. Albern melihat situasi apakah aman untuk keluar karena mereka tidak bisa berlama-lama disini jika tidak mau tertangkap.
“Berjalan pelan dengan ku, perhatikan Langkah mu dan jangan sampai membuat suara,” Perintah Albern dengan bebisik.
Sora hanya mengangguk. Karena jarak mereka yang berdekatan Sora merasa mengenal orang ini, Ketika mereka berjalan dengan pelan dan hati-hati dibalik gelapnya cahaya. Sampailah mereka dipintu keluar tempat Albern tadi masuk.
Sekarang Sora bisa melihat penyelamatnya itu dengan jelas. dia sangat terkejut Ketika tahu itu adalah direkturnya. Langsung saja Sora melepaskan tangannya karena terkejut. Albern yang merasa Sora terlalu kasar melepaskan tangannya tentu kaget heran.
“Kau?” Sora yang terkejut menunjuk kan jarinya kepada Albern.
Albern melihat keterkejutan Sora menjadi emosi.
__ADS_1
“Ya ini aku, kenapa? Merasa terharu bahwa aku yang menyelamatkan mu?” Ketus Albern sembari bertolak pinggang.
“Tapi bagaimana bisa anda yang disini?” Tanya Sora dengan asal.
Albern mendengar pertanyaan Sora menjadi semakin kesal.
“Jika bukan aku, Memang siapa yang kau harapkan? sudah beruntung aku yang menyelamatkan mu, jika tidak entah apa yang dilakukan mereka pada mu” Kesal nya.
“Maaf Direktu, dan.. terima kasih,” Suara Sora yang pelan dan merasa bersalah.
“Aahh.. sudah lah, lebih baik kita bergegas keluar dari sini sebelum mereka menyadari kau hilang,” Ucap Albern dengan kesal.
“Tetap dibelakang ku” Lanjut nya.
Sora menurut saja dengan apa yang diperintahkan Albern.
Sementara mereka mencari jalan keluar lain, penjaga yang didekat Sora tadi merasa ada yang aneh dengan posisi gadis itu.
Langsung saja dengan cepat dia mendekati Sora Dan benar yang berada ditempat Sora hanya tumpukan karung. Penjaga itu langsung berlari keluar dan berteriak .
“Gadis itu kabur!” Mengagetkan yang lainnya.
“Hei ada apa? kenapa berteriak?" Tanya yang lain.
Dengan nafas terengah-engah dia berkata. “Gadis itu kabur,” Jawabnya
“Apa? Bagaimana bisa?.”
Dengan cepat mereka masuk kedalam dan benar saja Sora tidak ada ditempat.
__ADS_1
“Cari gadis itu, kemungkinan dia belum jauh.
Cepat!” mandapat perintah dari kakak kedua mereka, langsung saja yang lain menyebar dengan cepat.
“Bodoh!... kau juga cepat cari gadis itu, jika tidak kau yang menanggungnya, ” Teriak nya lagi dengan kesal pada orang yang ditugas kan menjaga Sora.
Segera saja dia berlari mencari Sora.
Albern dan Sora saat ini masih berada dibelakang Gudang masih bisa mendengar teriakan mereka, Langsung saja dia menarik Sora untuk bersembunyi.
“Dengar, apa kau bisa berlari dengan cepat?” Tanya Albern pelan. Jika hanya berlari Sora ahli daam hal itu pikir dia jadi Sora hanya mengangguk pada Albern.
“Bagus, pada hitungan Ketiga ikuti aku dan kita langsung berlari Bersama kearah sana.” Perintahnnya sambil menunjuk arah jalan yang akan mereka lalui. Sora menyetujui itu.
“Satu…dua…tiga…!” Mereka berdua langsung bergegas lari keluar dari persembunyian untuk menjauhi para penculik itu.
Ketika mereka baru memulai berlari ada yang mendengar suara mereka .
“Heii.. sebelah sini...!” Teriak salah satu dari mereka.
Langsung saja yang lain menuju arah suara rekannya yang mengejar Albern dan Sora.
Albern masih ingat jalan menuju mobilnya, sebisa mungkin dengan cepat dia mengarah kesana, Sora yang mulai melambat langsung saja ditarik tangannya .
“Cepat!” Ucap Albern. Sora yang kaget tapi hanya mengikuti Albern.
Para penculik itu semakin mendekat, Ketika mereka berdua mulai dekat dengan mobil Albern. salah satu dari penculik itu menhadang didepan mereka berdua dan membuatnya langsung berhenti. Albern yang masih memegang Sora, langsung berbalik kebelakang dan ternyata sudah terkepung.
TETAP TERUS DUKUNG KARYA AUTOR YA..
__ADS_1
TERIMA KASIIHH..