
...****************...
Pak kunang-kunang pun sudah menguap karena mengantuk menunggu lylia yang tak di perbolehkan pulang oleh semua pangeran karena membahas soal dirinya sendiri. Lylia pikir jika memberikan informasi tentang dirinya tak ada yang antusias. Ternyata di luar dugaan. Semua pangeran mengenal dirinya. Di bandingkan ayah dan ibu ratu. Dalam perjalanan tuan Putri Lylia mengobrol dengan bunny dan pak kunang-kunang.
" Hahaha.. kacau banget ya tadi pembicaraan di dalam kedai kopi bang kura-kura. Hampir aja aku takut tuan Putri Lylia di apakan sama semua pangeran istana" ujar bunny memberitahu.
" Jangankan kamu!! Akupun juga sama!! Aku takut kalo mereka memaksa aku dan tidak boleh memperbolehkan aku pulang!! Bisa di omelin sama ayah dan ibu ratu ini mah!! Bisa bisa juga aku di hukum gak boleh kemana mana. Yang parah bisa batal deh perjalanan seminggu menjadi wanita petualangan " ujar lylia bercerita.
" Apalagi saat pangeran Thamus menarik tangan nya tuan Putri Lylia!! Rasanya bikin jantung aku berdegup kencang!! Seperti mau mati!! Gak kuat rasanya!!" ujar bunny bercerita.
" Tadi pas aku di hadang oleh pangeran Thamus. Dalam hati aku bilang ( ya tuhan!! Tolong aku!! Aku mau pulang!! Takut di omelin sama ayah dan ibu ratu)" ujar lylia menjelaskan.
" Akhirnya doa tuan Putri Lylia di kabulkan sama tuhan ya. Aku sudah gak bisa berbuat apa-apa tadi kalo sampai tidak di perbolehkan pulang oleh mereka. Bisa mati kita semua sama raja dan ibu ratu " ujar bunny berpendapat.
" Ya setidaknya setiap aku berdoa tulus. Pasti di kabulkan sama tuhan. Asalkan doa nya baik pula. " ujar lylia berkomentar.
" Ya benar banget dengan ucapan tuan putri lylia. " ujar bunny tersenyum.
" Jadi takut ya kalo nongkrong anak muda zaman sekarang. Bikin aku spaneng. Soalnya mereka nongkrong gak inget waktu " ujar lylia berargumen.
...****************...
Mata nya pak kunang-kunang sudah lima Watt. Soalnya dari tadi sudah menguap melulu. Tuan Putri Lylia merasa bersalah ketika meminta bantuan kepada pak kunang-kunang. Tapi di saat jam pak kunang-kunang harus tertidur pulas. Sesampainya di kamar tidur lylia.
" Terimakasih pak kunang-kunang atas bantuannya. Ini ada sedikit uang buat bapak. Kalo besok bapak kurang sehat. Aku besok minta tolong sama yang lain saja" ujar lylia merasa tak enak hati dengan pak kunang-kunang.
" Tidak perlu bayar aku tuan Putri Lylia. Tuan Putri Lylia dan orangtua sudah banyak membantu bapak dan keluarga bapak. Maaf bapak gak bisa menerima uang ini" ujar pak kunang-kunang merasa hutang Budi terhadap keluarga lylia.
__ADS_1
" Jangan begitu dong pak kunang-kunang. Kalo kaya begini gak mau terima uang dari aku. Maka aku lebih baik cari orang lain saja" ujar lylia mengancam pak kunang-kunang.
" Baiklah bapak terima ya tuan Putri Lylia uang yang di berikan untuk bapak dan keluarga bapak. Semoga tuan putri lylia dan sekeluarga di berikan kesehatan,dan kelancaran rejeki untuk menolong orang yang membutuhkan seperti bapak. Kalo besok mau kesana lagi bapak siap. Jangan sungkan ya. Ya udah bapak pamit pulang ya " ujar pak kunang-kunang berpamitan.
" Ya hati-hati di jalan ya pak. salam buat istri dan anaknya " ujar lylia sambil melambaikan tangan kepada pak kunang-kunang.
" Ya terimakasih banyak ya tuan putri lylia " ujar pak kunang-kunang yang pergi meninggalkan kamar tidur tuan Putri Lylia.
...****************...
Usai pak kunang-kunang pergi meninggalkan kamar tidur nya tuan Putri Lylia. Lalu tuan putri lylia dan bunny pun beristirahat karena sudah larut malam. Keesokan harinya. Tuan Putri Lylia sarapan pagi bersama ayah dan ibu ratu di ruang makan.
" Pagi kesayangan ayah!! Gimana tidur kamu nyenyak semalam?!" sapa ayahnya lylia.
" Pagi juga ayah!! Alhamdulillah sangat nyenyak. Aku tidur bermimpi sangat indah. " jawab lylia sambil tersenyum.
" Alhamdulillah kepala aku tidak kenapa-kenapa. Aku merasa jauh lebih baik sekarang. Jadi ayah dan ibu tak perlu merasa khawatir ya sama kondisi kesehatan aku" jawab lylia sambil menikmati sarapan pagi.
" Ada yang mau ayah katakan sama kamu lylia. Mengenai pertemuan semalam dengan keluarganya pangeran Thamus. Ayah merasa senang dan bangga dengan kamu yang menepati janji dan menjaga sikap semalam. Walaupun ada insiden kamu pingsan mungkin karena kelelahan. Ayah pun memaklumi. Terimakasih ya nak. Sudah membanggakan dengan pertemuan semalam" ujar ayahnya lylia berterima kasih.
" Ya sama-sama ayah. Aku semalam hanya ingin ayah dan ibu tak merasa khawatir dengan aku. Karena mau bagaimana pun aku pasti akan jadi anak yang membanggakan ayah dan ibu. Aku takkan buat kalian kecewa terhadap aku" ujar lylia memberitahu.
" Iya semalam ayah mengobrol dengan ayahnya Thamus juga pangeran Thamus. Mereka setuju dan merestui kamu dengan pangeran Thamus untuk menikah. Malah pangeran Thamus ingin secepatnya menikahi kamu lylia" ujar ayah nya lylia bercerita.
" Hemmmmm,, seriusan ayah?! Mereka setuju dan merestui aku untuk jadi calon istri nya pangeran Thamus?!" jawab lylia terkejut.
" Iya pas pangeran Thamus bilang setuju kan kamu langsung pingsan. Mungkin kamu gak sempat denger hal ini. Makanya ayah sampaikan kembali " ujar ayah menjelaskan.
__ADS_1
" Ya aku gak tahu apa yang terjadi. Tahu-tahu kepala aku seperti berputar tujuh keliling. Aku kehilangan keseimbangan dan lemah tak berdaya. Maafkan aku ya ayah dan ibu ratu " ujar lylia berbohong.
...****************...
Lylia berpura-pura berbohong soal pingsan di depan ayah dan ibu ratu. Agar lylia tak di marahin apalagi di hukum sama ayah dan ibu ratu.
" Hemmmmm.. terus keputusan ayah mengenai aku yang mau traveling selama seminggu sama bunny gimana?! Di perbolehkan?! Ayah kan sudah janji untuk memberikan keputusan nya hari ini?!" ujar lylia menagih janji.
" Nah itu juga yang ingin ayah bahas di sarapan pagi hari ini mengenai keputusan ayah. Karena ayah dan ibu ratu sudah melihat kesungguhan kamu untuk bisa membuat keluarga pangeran Thamus setuju dengan perjodohan kalian. Maka ayah ijinkan kamu untuk berlibur selama seminggu. Usai seminggu kamu berlibur. Maka akan di adakan pertunangan dan pernikahan ya" ujar Ayah nya lylia menjelaskan.
" Oh kalo itu aku setuju banget!! Aku ingin menikmati jalan-jalan tanpa di awasi oleh pengawal ya. Hanya aku dan bunny ( peliharaan kelinci) aku saja ya ayah?! " ujar lylia memberitahu.
" Kok hanya kalian berdua saja?! Jangan bikin ayah khawatir dong?! Mana bisa mereka menjaga kamu sayang?!" ujar ayahnya lylia berpendapat.
" Aku bisa menjaga diriku sendiri ayah dan ibu ratu. Aku bisa Seni bela diri. Kemungkinan aku akan mengajak pak kunang-kunang juga. Jadi kami bertiga akan berlibur bersama " ujar lylia menjelaskan.
" Tapi kan pak kunang-kunang sudah sangat tua?! Yang lain aja ya" ujar ayahnya lylia khawatir.
" Udah jangan protes dong ayah!! Aku aja gak protes saat ayah menyuruh aku mengobrol dan akrab dengan pangeran Thamus. Kenapa sekarang ayah protes atas kemauan aku?!" ujar lylia kesal.
" Baiklah!! Kalo itu keinginan kamu lylia sayang!! Yang pasti ayah selalu support kamu" ujar ayahnya lylia tersenyum.
" Terimakasih ayah. Aku sayang ayah" ujar lylia membalas senyuman ayahnya.
...****************...
lylia merasa senang dan bahagia dengan keputusan ayahnya yang mengijinkan lylia untuk traveling selama seminggu sebelum menikah dengan pangeran Thamus.
__ADS_1