
...****************...
Bunny menertawakan sikap tuan Putri Lylia yang sangat polos dan bodoh dalam menghadapi lawan jenis. Maklum lah tuan Putri Lylia gak pernah bersosialisasi apalagi punya teman. Jadi sikapnya tuan Putri Lylia terlalu kaku dan polos.
" Malam ini aku mau ke kedai kopi bang kura-kura. Kamu mau ikutan?!" tanya tuan Putri Lylia.
" Mau dong. Kemanapun tuan Putri Lylia pergi. Aku harus ikutan " jawab bunny berkomentar.
" Ya udah tinggal nunggu di jemput oleh pak kunang-kunang deh. Aku mau menyamar dan mengganti pakaian dulu ya" ujar tuan Putri Lylia sambil masuk ke dalam toilet.
" Iya dandan jangan yang cantik. Nanti bisa ketahuan" ujar bunny meledek tuan Putri Lylia.
...****************...
Usai tuan putri lylia berganti pakaian dan memakai make-up untuk melakukan penyamaran. Tak lam kemudian datanglah pak kunang-kunang ke kamar tidur tuan Putri Lylia untuk mengantarkan dan menjemput tuan Putri Lylia pergi malam ini.
" Aku terkejut ketika tuan Putri Lylia menghubungi aku bahwa mau pergi nongkrong ke kedai kopi bang kura-kura" ujar pak kunang-kunang memberitahukan kepada bunny.
" Hehehe.. iya aku sedang kangen ingin melihat juga bertemu dengan pangeran Valir. Makanya aku ingin malam ini nongkrong kesana" ujar tuan Putri Lylia memberitahu.
"Ciye.. kok bisa sih tuan putri lylia kangen sama pangeran valir. Sedangkan hari ini baru aja menikmati hari yang indah bersama pangeran Thamus. Wah tuan Putri Lylia pemain cinta juga nih" ujar bunny meledek tuan Putri Lylia.
" Enak aja kamu menyebut aku pemain cinta. Punya pacar aja enggak. Malah bilang pemain cinta. Kalo aku suka dengan dua pria itu bukan salah aku. Habis mereka yang sudah mencuri hatiku" ujar tuan Putri memberitahu.
" Hahaha.. selow aja tuan Putri gak usah ngegas begitu ngomongnya. Ya udah kita berangkat sekarang. Kalo menunda nanti malah jadi pulang larut malam " ujar bunny berkomentar.
" hehehe.. iya juga sih. Ayo kita pergi sebelum larut malam" ujar tuan Putri Lylia bersemangat.
...****************...
Sesampainya di kedai kopi bang kura-kura. Ternyata semua pangeran sudah berkumpul. Termasuk Pangeran Valir, pangeran Thamus dan Pangeran Marvel. Saat tuan Putri Lylia memasuki kedai kopi bang kura-kura.
__ADS_1
" Hei,Leo!! Kamu kemana aja?! Baru kelihatan" ujar pangeran Valir memeluk erat tubuh nya tuan Putri Lylia.
" Hai, pangeran valir!! Aku kan sudah bilang bahwa aku ingin fokus merawat dan menjaga ayahku yang sakit" ujar tuan Putri Lylia berbohong
" Baru juga kami ingin mencari rumah kamu buat menjenguk kamu. Eh kebenaran kamu datang hari ini" ujar pangeran Marvel memberikan informasi.
" Owh begitu ya. Hehehe. gak usah repot-repot mencari rumah aku. Lagian aku malu jika kalian pangeran semuanya datang ke rumahku yang jelek" ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
" Jangan merendahkan diri begitu Leo!! mau gimanapun kamu itu sahabat kami" ujar pangeran Valir membela tuan Putri Lylia.
" Hehehe.. aku bukannya merendahkan diri. Tapi memang kenyataan hidup aku biasa aja. Tak sekeren kalian semua" ujar tuan Putri Lylia merendahkan diri.
" Ya udah kamu mau makan atau minum apa nih Leo?! Hari ini aku sangat bahagia. Jadi kalian akan aku traktir " ujar pangeran Thamus memberitahu.
" Wah asyik di traktir terus nih sama bos Thamus!! Sering-sering ya traktir "ujar pangeran Marvel bercanda.
...****************...
" Valentina" ujar Pangeran Marvel kaget dengan kedatangan valentina ke kedai kopi bang kura-kura.
" Hai, Marvel!! Hai Valir!! Hai Thamus sayang!!" ujar Valentina menyapa semua pangeran istana kecuali tuan Putri Lylia.
" Hai juga Valentina!! Apa kabarnya?! Kamu baru keliatan" ujar pangeran Valir menyapa.
" Alhamdulillah kabar aku baik Valir. Kabar kamu gimana?! Sudah punya kekasih belum?! Atau masih betah menjomblo?!" tanya valentina penasaran.
" Kabar aku Alhamdulillah baik. Aku sedang mencari sosok kekasih yang bisa aku nikahin nantinya. " ujar Pangeran Valir memberitahu.
" Tumben nih kamu datang kesini?! Biasanya paling gak mau nongkrong" ujar pangeran Marvel berkomentar.
" hehehe.. aku kesini karena terpaksa. Soalnya ada yang merayakan ulang tahun sama kalian. Meskipun sudah lewat. Tapi aku sengaja membawakan kue ulang tahun nih buat Thamus tersayang" ujar Valentina sambil membuka kue ulang tahun di depan semua nya.
__ADS_1
" Owh begitu. Pantas saja kamu terlihat sangat cantik banget malam ini" ujar pangeran Marvel memuji kecantikan Valentina.
...****************...
Valentina pun tak malu-malu di hadapan semua pangeran mencium pipi kanan dan kiri nya pangeran Thamus. Membuat tuan Putri Lylia terkejut dengan sikapnya pangeran Thamus yang mudah obral cinta kepada para wanita.
" Bukannya kalian waktu itu bilang sudah putus ya?! Kok malah bilang Thamus sayang dan cipika-cipiki sih?!" tanya Pangeran Marvel penasaran.
" Hehehe.. iya waktu itu aku dan Thamus sempat break karena kesibukan kerja masing-masing. Apalagi sulit untuk mendapatkan restu dari orangtuanya Thamus. Selama ini kami menjalani hubungan percintaan secara diam-diam dari orangtuanya Thamus" ujar Valentina bercerita.
" Owh begitu ya . Tapi katanya pangeran Thamus mau di jodohkan dengan anaknya raja Zeus dan Ratu Queen loh. Kamu sudah tahu belum?!" ujar pangeran Marvel keceplosan.
" Eh, Marvel!! Kamu pea banget!! Ngebahas hal itu di depan Valentina " ujar Pangeran Thamus kesal.
" Eh maaf!! Thamus!! Aku tadi bukan maksud buat bikin kalian ribut!!" ujar pangeran Marvel merasa bersalah.
" Jangan ulangi kesalahan lagi ya" ujar Pangeran Thamus yang marah sambil menunjuk jarinya ke wajahnya pangeran Marvel.
" Sudahlah pangeran Thamus!! Jangan ribut masalah sepele!! Kan bilangnya hari ini mau bersenang-senang." ujar tuan Putri Lylia melerai perdebatan antara pangeran Thamus dengan pangeran Marvel.
" Baiklah!! Hari ini aku istimewa kan karena ada Valentina!!' ujar pangeran Thamus yang duduk berdekatan dengan Valentina.
" Terimakasih Banyak pangeran Thamus sudah memaafkan aku dan mengampuni aku" ujar pangeran Marvel merasa bersalah.
" Udah sih sayang!! Gak usah bahas hal yang gak penting. Lebih sekarang kamu tiup lilin,make a wish dan potong kue buat sahabat kamu. Eh tapi kok aku baru liat pria itu?! Kaya gak asing ya?!' ujar Valentina sambil menunjuk jarinya ke arah tuan putri lylia.
" Oh itu Leo!! Sahabat kami juga. Dia orang baru disini. Kamu baru liat kali. Soalnya dia baru pertama kali nongkrong kesini" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Owh begitu ya. Habis wajahnya kaya gak asing. Ternyata aku salah menilai ya. Maafkan aku ya" ujar Valentina sambil bermesraan dengan pangeran Thamus.
...****************...
__ADS_1
Ekspresi wajah nya tuan Putri Lylia berubah menjadi kecut ketika melihat pangeran Thamus bermesraan dengan Valentina di hadapannya. Namun pangeran valir seolah tahu bahwa tuan Putri Lylia sedang mengalami cemburu.