Widodari

Widodari
bab 91. Rasa Curiga


__ADS_3

...****************...


Makan malam bersama di istana ibu ratu Vexana telah selesai. Pangeran Valir pun mengantarkan Widodari pulang ke istana raja Zeus. Terlihat mereka nampak senang dan penuh senyum di hari ini. Seolah apa yang mereka inginkan sudah hampir tercapai.


" Makasih ya mas pangeran Valir untuk hari ini. Aku sangat senang. Bisa di ajak kamu mengambil baju pengantin,makan bersama pemilik toko. Terus mengobrol dengan ibu ratu Vexana dan makan malam bersama di istana. Tinggal satu langkah lagi untuk menuju proses pernikahan" ujar Widodari memberitahu.


" Ya benar. Semoga rencana pernikahan kita di berikan kelancaran ya. Semoga gak ada halangan apapun " ujar pangeran Valir berharap.


" Aku harus tidur cepat nih. Agar besok gak bangun kesiangan. Soalnya kan mau ke mall sama ibu ratu Vexana " ujar Widodari merasa sangat antusias.


" Hemmmmm.. sebenarnya aku senang kalo kamu dan ibu ratu Vexana sudah akur dan akrab. Hanya aku merasa aneh dan curiga dengan sikap ibu ratu yang sangat cepat perubahan nya. Berubah tiga ratu enam puluh derajat. Seolah bersikap sangat care sama kamu" ujar pangeran Valir berkomentar.


" Ya kan aku bilang bahwa jika kita kasih kesempatan kedua buat seseorang pasti akan berubah menjadi lebih baik bukan menjadi lebih buruk. Jadi jangan berburuk sangka dulu. Tapi harus selalu berpikir positif " ujar Widodari berargumen.


" Tapi masalah nya selama aku hidup bersama dengan ibu ratu Vexana. Tak pernah aku dapat perlakuan baik seperti kamu. Makanya ini seperti ada yang aneh. Jangan-jangan ibu ratu Vexana merencanakan sesuatu yang jahat" ujar pangeran Valir makin penasaran.


" Jangan berburuk sangka dulu sama ibu ratu Vexana. Bisa jadi ibu ratu Vexana beneran sudah berubah. Bukan jahat lagi" ujar Widodari menjelaskan.


" Tidak!! Biasanya feeling aku tak pernah salah. Besok kamu bawa parfum atau senjata tajam. Untuk waspada dan hati-hati. Jika ibu ratu Vexana berbuat jahat sama kamu. Atau melukai tubuh kamu" ujar pangeran Valir memberikan peringatan.


...****************...


Sesampainya di istana raja Zeus. Pangeran Valir pamit untuk pulang ke istana. Sedangkan Widodari langsung bergegas menuju kamar tidur nya untuk beristirahat. Esok pagi harinya. Ibu ratu Vexana minta ijin Raja Zeus dan Ratu Queen untuk mengajak jalan jalan Widodari. Dan mereka pun mengijinkannya. Sesampainya di mall ibu ratu Vexana mengobrol dan jalan bareng sama Widodari. Mereka pun menikmati makan siang bersama.

__ADS_1


" Ternyata enak juga kalo refreshing ke mall begini. Sudah lama loh ibu gak pernah pergi ke mall karena kesibukan mengurus bisnis ayahnya pangeran Valir" ujar ibu ratu Vexana memberitahu.


" Sebulan sekali kita harus sering begini. Agar bisa rileks tubuh dan pikiran. Bagus juga buat kesehatan mental dan pikiran loh ibu ratu Vexana" ujar Widodari berkomentar.


" Oke. Boleh di list. Nanti kalo kamu sudah menikah dengan pangeran Valir harus menepati janji ya buat refreshing ke mall atau ke tempat wisata yang indah ya. Kalo bisa ajak ibu kamu juga lylia" ujar ibu ratu Vexana tersenyum.


" Ya ibu ratu. Yang penting aku minta ijin dulu sama mas pangeran Valir. Biar dia gak cemas dengan kabar aku dimana dan dengan siapa" ujar Widodari memberitahu.


" Oh sudah jelas itu. Kalo kamu jadi istri kudu minta ijin sama suami mau kemanapun. Jangan pergi asal pergi aja tanpa ngasih kabar sama suami. Kamu bisa menyakiti hati suami. nanti di anggap dosa" ujar ibu ratu Vexana menasehati Widodari.


" Iya makasih atas masukan dan sarannya ibu ratu Vexana. Aku akan selalu mengingatnya " ujar Widodari sambil tersenyum.


" Habis makan. Kita lihat perhiasan ya. Ibu membeli perhiasan buat kamu dan ibu juga. Kita beli couple ya. Yang samaan. Biar semua para tamu undangan tahu bahwa kita sangat akrab dan akur" ujar ibu ratu menjelaskan.


...****************...


Setelah makan siang dan mengobrol. Lanjut mereka pun melangkah menuju toko perhiasan langganan ibu ratu Vexana. Terlihat Widodari sangat takjub dan kagum dengan banyak model perhiasan yang memanjakan matanya. Rasanya Widodari ingin membeli semua perhiasan di toko emas tersebut.


" Kenapa lylia?! Kamu suka dengan model perhiasan di toko emas langganan ibu ya?!" tanya ibu ratu Vexana perhatian.


" Iya aku sangat suka model perhiasan di toko emas ini. Banyak model yang memikat hatiku. Tapi kayanya mahal banget deh. Aku sesuai keinginan ibu ratu Vexana saja" ujar Widodari memberitahu.


" Lah kok terserah ibu sih. Ibu kan ingin kamu mempunyai hak untuk memilih perhiasan yang kamu inginkan. Agar kamu merasa senang dan puas hati. Silahkan di lihat dan di pilih dulu. Ibu mau mengobrol dengan pemilik toko perhiasan nya" ujar ibu ratu Vexana berpura-pura baik.

__ADS_1


" Iya baiklah aku akan melihat dan mencari yang terbaik model perhiasan nya menurut aku." ujar Widodari sambil tersenyum.


" Aku tinggal dulu ya. Kamu have fun ya. " ujar ibu ratu Vexana sambil meninggalkan Widodari melihat perhiasan.


" Ya ibu ratu Vexana" jawab Widodari sambil memilih secara seksama.


...****************...


Saat sedang memilih perhiasan. Widodari di suguhkan makanan dan minuman yang sangat enak. Lalu Widodari pun mencicipi makanan dan minuman tersebut karena merasa senang hingga kalap bahwa minuman dan makanan nya sudah habis di makan oleh Widodari. Tak berlangsung lama Widodari tiba-tiba merasa pusing dan pingsan.


" Hemmmmm.. akhirnya pingsan juga nih anak. Akhirnya kena perangkap juga. Hahaha.." ujar ibu ratu Vexana sambil tertawa terbahak-bahak.


" Iya ibu. Tadi dia sudah memilih perhiasan sambil menikmati semua makanan dan minuman " ujar pelayan perhiasan.


" Ya bagus. Aku sudah mencampuri obat tidur di dalam makanan dan minuman tersebut. Jadi dia tak tahu. Tolong bawa ke tempat biasa. Tempat rahasia ya" ujar ibu ratu Vexana memberikan perintah.


" Baik ibu ratu Vexana. Aku siap laksanakan perintah" ujar pelayan yang menggotong tubuh nya Widodari ke sebuah tempat rahasia.


" Jangan sampai dia bangun!! Awas saja sampai dia bangun!! Bisa kacau rencana. Bekam mulutnya dengan tali. Biar dia gak bisa teriak. Dan matanya juga tutup pake kain agar dia gak bisa tahu tempat untuk kabur" ujar ibu ratu Vexana memberitahu.


" Siap ibu ratu" jawab pelayan sambil melaksanakan tugas nya.


...****************...

__ADS_1


Widodari pun kena perangkap rencana jahatnya ibu ratu Vexana. Kini mulai melancarkan aksi dengan mengubah wujud Odet menjadi Widodari. Agar ibu ratu Vexana bisa memiliki banyak uang dan harta yang baik untuk kesenangan pribadi. Karena buatnya dimana ada uang. Disitu kejahatan akan tercipta meskipun mengorbankan orang lain.


__ADS_2