Widodari

Widodari
bab 9. Berkenalan


__ADS_3

...****************...


Mereka pun menikmati makan malam bersama. Sambil mengobrol santai. Seolah seperti makan malam keluarga biasa. Soalnya tanpa membahas soal perjodohan pangeran Thamus dengan tuan putri lylia. Usai makan malam barulah Mereka mengopi santai di teras istana sambil menikmati pemandangan di malam hari yang penuh bintang dan bulan. Sedangkan lylia di suruh ayah dan ibu ratu berkenalan secara dekat dengan pangeran Thamus.


" Baru kali ini pertama kali melihat kamu tuan Putri Lylia. Padahal dulu waktu masih kecil aku seringkali di ajak ayahku untuk pergi bermain bersama kamu di istana. Ingatkah dulu kita seringkali bertemu setiap kali ada pertemuan seluruh raja di negeri kerajaan?!" ujar pangeran Thamus berusaha mengingat kejadian di masa lalu.


" Maaf. Aku sudah tak ingat kejadian di masa lalu. Semenjak aku terkurung di istana dan tak pergi kemana-mana. Aku jadi melupakan hal tersebut" ujar lylia memberitahu.


" Oh iya tidak apa-apa lylia. Tidak usah memaksakan untuk mengingat kejadian di masa lalu " ujar Thamus sambil tersenyum.


" Seingat aku mah memang aku pernah pergi ke luar istana untuk menemani ayah dan ibu ratu. Tapi kan kamu tahu sendiri Thamus. Aku ini orangnya sudah bergaul. Mungkin terlihat pendiam dan dingin sama siapapun yang berada di dekat aku" ujar lylia bercerita.


" Iya aku tahu akan hal itu lylia. Kan aku kenal kamu semenjak kita masih kecil. Dan baru di pertemukan kembali setelah seratus tahun tak bertemu " ujar Thamus menjelaskan.


" Maaf aku benar-benar tak ingat tentang kejadian di masa kecil kita. Maafkan aku ya Thamus " ujar lylia merasa bersalah.


...****************...


Lalu lylia mengajak Thamus berkeliling taman bunga anggrek milik ayah nya lylia. Thamus pun mengingat kejadian waktu kecil pernah bermain dengan semua pangeran dan semua putri kerajaan . Di saat semua sibuk bermain. Hanya lylia saja yang asyik bermain dengan hewan peliharaannya.


" Oh ya. boleh aku cerita tentang peristiwa masa lalu di taman bunga anggrek ini. Dulu waktu semua raja berkumpul di istana ini untuk saling bersilaturahmi. Kita semua pangeran dan semua putri saling berkenalan dan bermain. Tapi hanya ada satu putri yang sibuk dengan dunianya sendiri. Gak mau ikut bermain" ujar Thamus memberitahu.


" Aku tahu siapa putri tersebut. Itu adalah aku ya" jawab lylia menebak pikiran Thamus.


" Ya benar. Hanya kamu saja yang tak ikut bermain. Saat itu aku pikir kamu terlalu sombong untuk tak mau kenalan dengan semua pangeran dan semua putri kerajaan. Tapi setelah aku perhatikan kamu ternyata memang susah bersosialisasi " ujar Thamus berpendapat.


" Ya begitulah aku. Karena sudah terbiasa apa-apa sendiri. Jadi aku merasa tak perlu banyak teman" ujar lylia menjelaskan.

__ADS_1


" Jangan begitu ya kalo nanti jadi istri aku. Karena aku ingin kamu tahu bahwa banyak berteman itu sangat menyenangkan " ujar Thamus menjelaskan.


" Tapi menurut aku lebih menyenangkan kalo sahabat aku itu hewan peliharaan. Karena mereka takkan mengkhianati " ujar lylia berpendapat.


" Oh ya. Perasaan dulu kamu punya hewan peliharaan ya?! Siapa namanya?!" tanya Thamus penasaran.


" Ya aku dulu punya hewan peliharaan kunang-kunang. Tapi sekarang tidak bersama dengan aku lagi. Soalnya kunang kunang sudah tua. Rentan terhadap sakit. Jadinya sekarang aku punya hewan peliharaan kelinci " ujar lylia bercerita.


" Oh begitu. Terus kemana kelinci kamu?! Kok gak kelihatan?!" ujar Thamus penasaran.


" Kelinci aku sedang istirahat di kamar tidur aku. Soalnya kelinci aku kurang sehat" ujar lylia sambil melihat taman bunga anggrek.


" Apa?! Kelinci tidur satu ruangan dengan kamu?!" ujar Thamus terkejut.


" Iya. Memang nya kenapa ya?! Ada yang salah kah?!' ujar lylia merasa heran.


" Ya enggak ada salahnya sih. Cuma aneh aja. Kamu bisa tidur sekamar dengan hewan peliharaan" ujar Thamus berkomentar.


...****************...


" Hemmmmm.. kamu kenapa Thamus?! Aku perhatikan dari tadi kamu senyam senyum gak jelas?!" ujar lylia menegur Thamus.


" Enggak apa-apa. Aku mikir. Sekarang ini mimpi atau kenyataan ya?!" tanya Thamus penasaran.


" Lah memangnya kenapa?! Ada yang salah?! Atau kamu mau pulang untuk istirahat?!" jawab lylia heran.


" Enggak. Bukan begitu maksud aku. Tapi aku merasa sekarang seperti mimpi bisa bertemu lagi sama kamu lylia. Dengan perubahan drastis. Dari wanita yang seperti itik sekarang jadi angsa. Dulu pendiam sekarang menjadi wanita yang anggun mempesona" ujar Thamus memuji lylia.

__ADS_1


" Hahaha.. bisa aja nih kang gombal. Kamu lihat aku cantik karena pertemuan ini saja. Kalo kamu lihat keseharian aku juga pasti ilfeel " ujar lylia memberitahu.


" Kenapa kamu bisa bilang seperti itu?!" ujar Thamus bingung.


" Aku berpakaian seperti hanya untuk acara tertentu saja. Kalo keseharian mah hanya pakai celana training dan jaket Hoodie. Atau biasanya celana pendek dan kaos oblong " ujar lylia bercerita.


" Hehehe.. owh begitu ya. Itu mah wajar. Aku juga kadang begitu kok. Kalo keluar dari istana baru berpakaian rapi. Berarti kita senasib dong" ujar Thamus tersenyum.


...****************...


Sepertinya pangeran Thamus mulai menaruh hati dengan Tuan putri lylia. Buktinya tatapan mata pangeran Thamus penuh cinta. Apalagi setiap kata yang terucap dari bibirnya tuan putri seakan seperti hujan bintang yang menyinari penglihatan nya.


" Ada yang ingin aku omongin sama kamu Thamus. Ini tentang kita" ujar lylia dengan wajah serius.


" Ya ada apa ya?! Silahkan ceritakan dan ucapkan saja. Aku siap mendengarkan" ujar Thamus penasaran.


" Sebenarnya aku sudah punya kekasih. Karena tak ingin menyakiti hati ayah dan ibu ratu. Makanya aku gak berani jujur sama mereka. Karena kalo aku jujur. Aku takut nanti kekasih aku dalam bahaya" ujar lylia berbohong.


" Apa?! Kamu sudah punya kekasih?! Kok bisa?! Wanita pendiam seperti kamu punya kekasih?! Kamu pasti berbohong sama aku ya?! Udah ngaku aja?! Kamu berbohong kan?!" ujar Thamus terkejut.


" Aku berkata jujur. Kekasih aku seorang pangeran seperti kamu Thamus. Kami berencana untuk kawin lari. Saat hubungan kami tak di restui oleh ayah dan ibu ratu. Aku yakin kamu pasti memahami dan mengerti perasaan aku" ujar lylia sambil menggenggam tangan Thamus.


" Tidak lylia!! Aku tak mau kamu berjodoh dengan orang lain. Aku mau nya kamu berjodoh hanya dengan aku. Bukan pangeran yang lain. Aku gak mau mendengarkan curhatan kamu" ujar Thamus kesal.


" Kok kamu setega itu sih sama aku Thamus!! Katanya kamu ingin aku bahagia dengan pria yang bikin aku senang dan nyaman. Giliran aku berkata jujur kamu malah terlihat kesal dan marah" ujar lylia berakting.


" Kamu yang tega banget lylia!! Dari awal kan aku bilang bahwa aku sudah jatuh cinta sama kamu dari kecil. Apalagi pas ayahku bilang akan di jodohkan sama kamu. Aku rela datang ke istana ini untuk tak merayakan ulang tahun aku hari ini. Demi untuk bertemu kamu sebagai kado ulang tahun aku" ujar Thamus bercerita.

__ADS_1


...****************...


Lylia merasa bersalah setelah mendengar respon dari Thamus. Bahwa lylia telah menjadi cinta pertama Thamus. Lylia berbohong kepada thamus agar bisa berkeliling selama satu Minggu lamanya.


__ADS_2