Widodari

Widodari
bab 29. Ciuman Pertama


__ADS_3

...****************...


Anehnya ketika pangeran Thamus mencoba mencium bibir manisnya tuan Putri Lylia. Malah tuan Putri Lylia menikmati kecupan manis bersama pangeran Thamus. Malah tak memberontak apalagi marah. Sepertinya tuan Putri Lylia sudah mulai jatuh cinta dengan pangeran Thamus. Telah tumbuh benih-benih cinta di antara mereka.


" Hemmmmm.. sebaiknya kita harus pulang. sebelum matahari terbenam." ujar tuan Putri Lylia yang merasa canggung usai berciuman dengan pangeran Thamus.


" Iya baiklah. Biar ayah dan ibu ratu gak khawatir" ujar pangeran Thamus sambil menggandeng tangan nya tuan Putri Lylia.


" Ya benar. Aku takut ayah dan ibu menghawatirkan kita" ujar tuan Putri Lylia sambil mengikuti langkah kaki nya pangeran Thamus.


" Terimakasih sudah mau dan bersedia untuk menemani aku hari ini" ujar Pangeran Thamus sambil membantu tuan Putri Lylia naik ke punggung nya sang rajawali.


" Aku yang seharusnya berterima kasih kepada kamu yang sudah mengajak aku ke tempat yang indah ini" ujar tuan Putri Lylia sambil tersenyum.


" Ya sama-sama. Terimakasih juga untuk tidak marah ketika aku mencium kamu lylia" ujar pangeran Thamus tersipu malu-malu.


...****************...


Pangeran Thamus dan tuan Putri Lylia terlihat canggung tak seperti biasanya. Mereka sangat canggung karena habis berciuman di tempat yang indah dan romantis. Mereka tak berkata-kata hanya memandangi pemandangan yang indah dari atas punggung nya sang rajawali. Sesampainya di istana tuan Putri Lylia. Mereka sudah di sambut oleh ayah dan ibu ratu.


" Akhirnya kalian pulang juga. Ayah pikir kalian akan pulang larut malam" ujar ayah sambil tersenyum melihat tuan Putri Lylia dan pangeran Thamus baru sampai istana.


" Sengaja aku gak pulang'malam. Takut di perjalanan cuacanya tak sesuai dengan harapan. Aku mau mengembalikan lylia. Terimakasih sudah memberikan ijin lylia untuk menemani aku seharian ini" ujar pangeran Thamus berterimakasih.


" Ya sama-sama pangeran Thamus. Kami juga senang kalau kamu mengajak lylia jalan-jalan. Biar lylia tahu dunia luar seperti apa. Gak di dalam istana terus " ujar ibu ratu berkomentar.


" Makasih ya pangeran Thamus sudah mengajak aku jalan-jalan ke tempat yang indah dengan menaiki sang rajawali " ujar tuan Putri Lylia sambil tersenyum.


" Ya sama sama tuan Putri Lylia. Aku juga merasa senang bisa menikmati hari ini dengan sangat indah " ujar pangeran Thamus merasa senang.

__ADS_1


" Memang nya kalian habis pergi kemana?! Kelihatan wajahnya berseri seri banget?!" tanya ayah lylia penasaran.


" Kami tadi habis ke hutan pantai biru. Tempat nya sangat indah banget. Aku pertama kali melihat pantai seindah itu. Apalagi air laut nya berwarna biru dan pasir nya putih banget" ujar tuan Putri Lylia bercerita.


" Masa sih ada tempat seindah itu?! Ibu juga penasaran " ujar ibu ratu ikutan mengobrol.


" Ya nanti kalo ada waktu luang lagi. Aku akan ajak raja dan ibu ratu pergi bersama " ujar pangeran Thamus berjanji.


...****************...


Usai mengobrol panjang mengenai tempat indah yang tadi telah di kunjungi oleh pangeran Thamus dan tuan Putri Lylia. Lalu pangeran Thamus berpamitan dengan semuanya untuk pulang ke istana nya.


" Ya sudah aku pamit ya. Soalnya besok harus bekerja. " ujar pangeran Thamus berpamitan.


" Ya terimakasih ya sudah mengajak aku jalan-jalan hari ini. Pangeran Thamus hati-hati di jalan" ujar tuan Putri Lylia perhatian.


" Ya pasti aku gak akan menolak nya" ujar tuan Putri Lylia membalas senyum pangeran Thamus.


...****************...


Lalu pangeran Thamus pergi meninggalkan istana dengan sang rajawali. Sedangkan ayah dan ibu ratu mulai mengintrogasi tuan Putri Lylia mengenai pergi jalan-jalan hari ini dengan pangeran Thamus.


" Tadi pas belum berangkat ibu lihat wajah kamu cemberut aja Lylia. Sekarang udah balik dari jalan-jalan wajahnya semringah begitu?! Apa ada hal yang terjadi disana?! Atau pangeran Thamus mulai menyatakan cinta sama kamu?!" tanya ibu ratu penasaran.


" Hemmmmm.. Awal sebelum berangkat aku agak cemberut. Soalnya kan pangeran Thamus malam nya gak ngasih tahu aku soal jalan-jalan hari ini jadinya aku cemberut karena gak ada persiapan " ujar tuan Putri Lylia bercerita.


" owh begitu ya. Ibu pikir kamu cemberut takut di ajak ke tempat yang aneh-aneh sama pangeran Thamus. Ibu rasa pangeran Thamus sangat suka sama kamu ya?! Buktinya selalu perhatian banget sama kamu juga ayah dan ibu " ujar ibu ratu berkomentar.


" Ayah juga setuju banget kalo lylia nanti mau menikah dengan pangeran Thamus. Soalnya kalian sangat serasi dan cocok." ujar ayah berpendapat.

__ADS_1


" Hehehe.. sudahlah ayah dan ibu jangan menggodaku terus menerus " ujar tuan Putri Lylia tersipu malu-malu.


" Tumben nih kamu lylia tersipu malu-malu. Biasanya kalo ibu dan ayah godain pasti kamu langsung ngambek dan kesal" ujar ibu ratu menjelaskan.


" Hemmmmm.. itu karena dulu kan aku belum terlalu mengenal pangeran Thamus. Kalo sekarang sudah mulai mengenal pangeran Thamus. Ternyata orangnya baik, perhatian dan romantis juga ya" ujar tuan Putri Lylia memuji pangeran Thamus.


" Ayah gak salah denger nih?! Kamu memuji pangeran Thamus?! Jangan jangan kalian sudah jatuh cinta ya?!" ujar ayah LYLIA meledek.


" Ah sudahlah ayah jangan di bahas. Aku kan malu" ujar tuan Putri Lylia tersenyum.


...****************...


Ayah dan ibu ratu masih saja suka menggoda tuan Putri Lylia dengan membahas soal pernikahan dengan pangeran Thamus. Apalagi sekarang tumbuh benih-benih cinta di antara pangeran Thamus dan tuan Putri Lylia. Sudah otomatis tuan Putri Lylia menjadi bimbang dengan perasaan nya sendiri.


" Hemmmmm.. gimana ya?! Aku bingung mau mengatakan sama ayah dan ibu soal perasaan aku?!" ujar tuan Putri Lylia kebingungan.


" Apa yang harus di bingung kan?! Sudah terlihat jelas bahwa kamu suka dengan pangeran Thamus. Jadi untuk apa menunggu terlalu lama. Bagaimana kalo secepatnya kalian tunangan dan menikah. Karena ibu juga ingin melihat lylia bahagia bersama suami dan anak-anak kamu nanti" ujar ibu ratu menasehati.


" Kasih aku waktu tiga bulan ya buat pendekatan dengan pangeran Thamus ya ayah dan ibu. Agar aku bisa lebih mengenal lagi. Lagian kan aku juga masih ingin bepergian selama seminggu. Aku mohon di perbolehkan ya" ujar tuan Putri Lylia memohon.


" Ya mau gimana ya?! Ibu gak bisa mengambil keputusan. Itu terserah sama ayah aja" ujar ibu ratu galau.


" Waduh ayah juga galau deh kalo begitu. Bagaimana tanya ke pangeran Thamus aja?! Kalo pangeran Thamus ngasih ijin. Maka ayah berikan ijin. Tapi kalo pangeran Thamus bilang enggak. ya berarti jangan. memaksa" ujar ayah menjelaskan.


" Yah makin susah dah minta ijin sama pangeran Thamus. Apalagi dia pengen ikut juga kalo aku berpergian " ujar tuan Putri Lylia tepok jidat.


...****************...


Makin galau aja deh tuan Putri Lylia jika harus meminta ijin sama pangeran Thamus mengenai berpergian selama satu Minggu. Sedangkan pangeran Thamus orangnya terlalu overprotektif.

__ADS_1


__ADS_2