Widodari

Widodari
bab 62. Simbol Perpisahan


__ADS_3

...****************...


Pelukan hangat yang di berikan pangeran Valir untuk Widodari. Serta ciuman manis yang menyentuh keningnya Widodari memberikan isyarat bahwa perpisahan akan di mulai esok hari. Semoga rindu di antara mereka bisa menguatkan hati mereka. Keesokan paginya. Pangeran Valir mengantarkan Widodari bersama pak kunang-kunang menuju istana raja Zeus. Sesampainya di istana raja Zeus.


" Selamat datang Lylia!! Akhirnya kamu pulang juga ke istana" ujar raja Zeus sambil memeluk erat tubuh nya Widodari.


" Ya terimakasih ayah. Maafkan aku baru kembali hari ini" ujar Widodari dengan wajah pucat tanpa riasan.


" Akhirnya anak kesayangan ibu pulang!! Jangan pergi jauh lagi ya" ujar ibunya lylia menghampiri dan memeluk Widodari.


" Ya maafkan aku ya ibu. Aku terlalu keras kepala dan tak mendengar semua ucapan kamu. Hingga terjadi kejadian fatal seperti ini" ujar Widodari dengan wajah bersedih.


" Sudah jangan bersedih lagi. Jangan di bahas kembali. Anggap saja masa lalu buat pembelajaran kamu kedepannya. kamu pasti capek di perjalanan ya. Kalo capek,kamu istirahat saja di kamar atas kamu" ujar ibunya lylia penuh perhatian.


" Ya baiklah ibu. Aku gak terlalu capek. Hanya saja aku merasa sangat rindu dengan ayah dan ibu. Sebulan tak bertemu rasanya seperti setahun lamanya " ujar Widodari sambil memeluk erat tubuh ibunya Lylia.


" Terimakasih ya pangeran Valir yang sudah membantu menemukan Lylia. Ibu sangat bersyukur kamu telah membantu untuk menemukan keberadaan Lylia" ujar ibunya lylia berterima kasih.


" Ya sama-sama. Ini juga aku tak sengaja waktu itu usai pulang bekerja dan menuju istana. Tiba-tiba pengawal dan pasukan menemukan Lylia terjatuh di dekat istana aku dengan kunang-kunang " ujar pangeran Valir bercerita.


...****************...


Kehadiran pak kunang-kunang membuat raja dan ibu ratu Lylia menjadi yakin dan percaya. Bahwa yang bersama pangeran Valir beneran tuan Putri Lylia. Padahal Widodari yang menyamar sebagai Lylia.


"Terus sekarang pak kunang-kunang kemana?!" tanya raja Zeus.


" pak kunang-kunang ada di luar sedang melepas rindu dengan Bunny" ujar Widodari memberitahu.

__ADS_1


" Owh begitu ya. Pantas saja mereka selalu akrab. Ternyata mereka memang saling mengerti satu sama lain" ujar raja Zeus berkomentar.


" Kamu lylia mau istirahat atau makan dulu?! Soalnya ibu suguhkan makanan kesukaan kamu nih. Ayo kita makan bersama" ujar ibunya lylia merangkul mesra tangan nya Widodari.


" Aku mau makan dulu. Soalnya aku juga kangen masakan ibu. Aku juga kangen makan bersama ayah dan ibu" ujar Widodari sambil merangkul tangan nya ibunya lylia.


" Ayo lylia kita makan. Kita harus makan yang banyak agar kita selalu bersama" ujar raja Zeus.


" Mari pangeran Valir. Kita makan bersama. Mumpung Lylia sudah pulang ke istana" ujar ibunya lylia menawarkan pangeran untuk makan bersama.


" Ya baiklah ibu ratu!!" ujar pangeran Valir tersenyum.


...****************...


Ini perdana mereka kembali makan bersama setelah sekian lama tak bertemu dan tak saling berkomunikasi.


" Oh tentu masih berlaku sayembara tersebut. Masa yang sudah menemukan Lylia tak di berikan imbalan yang setimpal sesuai sayembara sih" ujar raja Zeus menjelaskan.


" Jadi Lylia akan menikah dengan pangeran Valir gitu?! Alhamdulillah. Akhirnya kamu lylia menemukan sosok calon suami yang terbaik ya. Bukan pangeran Thamus. Untung saja gak jadi sama pangeran Thamus. Kalo jadi kamu mungkin takkan bahagia" ujar ibunya lylia berkomentar.


" Hust!! Sudahlah ibu jangan bahas masa lalu lagi!! Gak enak hati sama pangeran valir!!" ujar raja Zeus menegur istrinya.


" Ya maafkan ibu ya lylia dan pangeran Valir. Ibu hanya bercanda saja kok" ujar ibunya lylia merasa bersalah.


" Ya tidak apa-apa kok Bu. Yang penting sekarang ibu harus sehat dan sembuh ya. Agar kita bisa menikmati makan seperti ini" ujar Widodari memberitahu.


" Kok kamu bisa tahu bahwa ibu sedang masa pemulihan?!" tanya ibunya lylia terkejut.

__ADS_1


" Mulut bisa berbohong. Tapi raut wajah dan pancaran aura ibu terlihat sangat puasa dan tak bersemangat. Pasti ibu sangat bersedih ya saat aku tak ada kabar selama sebulan " ujar Widodari menangis.


" Iya ibu sangat cemas dan khawatir dengan kamu lylia. Ibu takut kamu kenapa-kenapa. Soalnya banyak kabar burung bilang bahwa kamu Sempat di culik oleh pangeran Thamus dan di sandera di gudang" ujar ibunya lylia bercerita.


...****************...


Ibunya lylia pun bercerita soal kabar burung yang di dapatkan nya dari pelayan istana. Sehingga membuat ibu Lylia jatuh sakit karena cemas dengan keadaan Lylia.


" Pantas saja ibu langsung sakit dan ngedrop ya karena memikirkan tentang keadaan aku. Maafkan aku ya ayah dan ibu. Sudah membuat kalian khawatir. Aku janji takkan mengulangi kesalahan aku lagi" ujar Widodari memberitahu.


" Ya lain kali kalo mau jalan jalan harus di dampingi ya lylia. Jangan sendirian. Jangan memaksakan diri bahwa kamu kuat dan mandiri. Jika di hadapkan masalah begini. Kamu juga pasti akan menyerah. Karena tak ada sosok pria yang melindungi" ujar ibunya lylia menasehati.


" Ya terimakasih atas perhatian dan kasih sayang yang ayah dan ibu berikan sama aku. Dan aku janji takkan nakal. Takkan keras kepala lagi. " ujar Widodari berjanji.


" Ya udah kita menikmati makan saja. Jangan membahas yang lalu. Bahas saja soal rencana pernikahan Lylia dan pangeran Valir. Kapan kalian akan siap untuk menikah?!" tanya raja Zeus penasaran.


" Hemmmmm.. kalo aku terserah Lylia saja kapan siap nya. Soalnya aku siap kapan saja" jawab pangeran valir sambil tersenyum.


" Kalo aku sih secepatnya lebih baik. Soalnya kalo niat baik harus segera di laksanakan. Jangan di tunda. Karena kalo di tunda bisa gagal jadinya " ujar Widodari berkomentar.


" Wah ibu setuju tuh dengan pendapat Lylia dan pangeran Valir. Bagaimana kalo sebulan lagi kalian menikah. Urusan acara pernikahan bisa handalkan ibu," ujar ibunya lylia menawarkan diri.


" Tidak Bu!! Aku gak mau merepotkan ibu. Biar aku dan pangeran Valir saja yang mengurus pernikahan kami sesuai keinginan kami" jawab Widodari berkomentar.


" Ya ibu ratu. Bukannya aku dan Widodari tak percaya dengan ibu ratu. Terlebih lagi ibu ratu dalam masa penyembuhan. Aku gak mau kalo ibu ratu melakukan sendiri buat acara pernikahan aku dan lylia. Nanti ibu ratu akan capek dan ngedrop lagi. Tolong percaya sama aku dan lylia untuk mengurus nya berdua" ujar pangeran Valir menjelaskan.


...****************...

__ADS_1


Meskipun awalnya ibunya lylia merasa sedih dan kecewa karena tidak di ikut sertakan dalam mengurus acara pernikahan Lylia dan pangeran Valir. Tapi semua ini di lakukan demi kondisi kesehatan ibu nya lylia.


__ADS_2