Widodari

Widodari
bab 6. Di luar Dugaan


__ADS_3

...----------------...


Akhirnya Valir pun memukul gelas yang berisi alkohol hingga pecah. Mungkin Valir tahu bahwa lylia sangat merasa tidak nyaman ketika Thamus memaksa nya untuk meminum minuman beralkohol.


" Hei,Valir!! kenapa kamu jadi memecahkan gelas yang berisi minuman beralkohol?! Minuman ini kan sangat mahal di beli olehku?!" ujar Thamus merasa kesal.


" Jangan paksa Leo untuk meminumnya. Kalo Leo sendiri tak mau meminumnya. Kamu harusnya kasihan sama Leo. Besok dia harus bekerja membantu ayahnya" ujar valir mengingatkan Thamus.


" Kan aku hanya meminta Leo buat minum segelas saja. Bukan sebotol. Jadi tak masalah dong. Bukannya sudah terbiasa di Genk grup kita kalo personil baru harus mau meminum minuman beralkohol?! Dulu kamu setuju dengan peraturan seperti ini?!" ujar Thamus mengingatkan.


" Itu dulu. Tapi sekarang tidak!! Aku gak mau merusak persahabatan dengan minuman beralkohol. Di grup ini kalo mau minum ya silahkan. Tapi kalo gak bisa minum. Jangan di paksakan" ujar valir memberitahu.


" Sejak kapan ya ada peraturan baru?! Perasaan aku baru mendengar nya deh" ujar Thamus dengan wajah yang mabuk.


" Mulai malam ini peraturan itu sudah berlaku. Aku tak mau grup ini nanti bikin salah paham. Kita berkumpul untuk silaturahmi dan saling mengakrabkan. Bukan malah nanti jadi pertengkaran " ujar valir menjelaskan.


...****************...


Lylia yang melihat sikap dan ucapan Valir membuat lylia terkesima dan jatuh cinta dengan Valir. Apalagi ketika Valir menolong lylia untuk tidak meminum minuman beralkohol. Itu salah satu penolong buat lylia agar tidak ketahuan oleh ayah dan ibu ratu. Terlebih ayah dan ibu ratu sangat overprotektif sama lylia. Apalagi lylia itu anak satu-satunya.


" Sudah lah jangan bertengkar Valir dan Thamus!! Tapi maafkan aku Thamus!! Aku tak bisa minum minuman beralkohol!! Takut besok pagi aku kerja gak konsentrasi!! Karena seumur hidup aku tak pernah mencium aroma minuman beralkohol apalagi meminum nya. Sekali lagi maaf ya" ujar lylia merelai perdebatan Valir dan Thamus.


" Tuh dengar kan yang di ucapkan Leo bahwa Leo tidak terbiasa mencium aroma minuman beralkohol maupun meminumnya. Jadi tolong hargai keputusan nya" ujar valir membela lylia.

__ADS_1


" Baiklah!! Aku hargai dan terima keputusan kamu leo untuk tidak meminum minuman beralkohol. Karena kamu bekerja. " ujar Thamus yang akhirnya memahami keputusan lylia.


" Tapi sepertinya aku gak bisa lama nih nongkrong disini. Sudah mau jam dua belas malam. Aku harus pulang. Takut ayah dan ibuku mencari aku. Apalagi mereka suka khawatir kalo aku belum pulang" ujar lylia menjelaskan.


" Ah payah banget sih kamu Leo!! Pria macam apa yang pulang sebelum jam dua belas malam!!" ujar Thamus meledek lylia.


" Ya sudah kamu silahkan pulang. Jangan lupa besok datang kembali kesini. Besok malam kamu harus datang ya soalnya mau merayakan ulang tahun Thamus" ujar valir memberitahu.


" Baiklah. Aku pamit pulang. Akan aku usahakan besok untuk datang" ujar lylia berpamitan.


" Ya hati-hati di jalan. Tapi ngomong-ngomong kamu kesini naik apa?!" tanya Valir penasaran.


" Aku naik kunang-kunang milik ayahku. Ya sudah aku pamit pulang ya" ujar lylia yang buru-buru pergi meninggalkan kedai kopi bang kura-kura karena waktu sudah menunjukkan jam setengah dua belas malam.


...****************...


" Aku pikir tuan Putri Lylia lupa waktu untuk pulang ke istana. Aku hampir takut kita akan pulang terlambat ke istana" ujar pak Kun khawatir.


" Tenang saja pak. Aku sudah memasang alarm di tubuh pak Kun dan bunny. Jadi kalo sudah waktunya pulang. Kalian akan mengeluarkan cahaya dalam tubuh kalian. Jadi aku takkan lupa" ujar lylia memberitahu.


" Owh jadi begitu ya. Tuan putri lylia ngasih alarm ke tubuh pak Kun dan aku. Agar tuan putri lylia bisa tahu kapan pulang. Apakah hanya buat alarm saja?!" tanya bunny penasaran.


" Tanda di tubuh kalian juga bisa pertanda baik dan buruk. Kalo tanda alarm nya berwarna merah berarti ada kejadian yang buruk akan terjadi. Tapi jika tanda nya hijau ada kabar baik yang datang" ujar lylia menjelaskan.

__ADS_1


" Owh begitu ya. Kira-kira kita bakalan sampai istana tepat waktu gak?!" tanya bunny khawatir.


" Ya kalo itu semua tergantung dengan pak kunang-kunang. Kalo kecepatan nya tinggi. Kita akan pulang ke istana tepat waktu " ujar lylia memberitahu.


" Baiklah. Aku akan menambah kecepatan tinggi. Kalian berpegang ya. Agar tidak mental ataupun jatuh dari punggung aku" ujar pak kunang-kunang memberikan informasi.


" Siap pak!!" jawab lylia dan bunny kompak.


...****************...


Di istana ayah dan ibu ratu pun datang ke kamar tidur lylia untuk mengecek bahwa lylia sudah tidur atau belum. Karena kalo belum tidur. Pasti lylia akan di berikan hukuman oleh ayah dan ibu ratu. Saat ayah dan ibu ratu membuka pintu kamar tidur lylia. Lalu masuk ke dalam kamar. Kemudian membuka selimut. Ternyata lylia sudah sampai di kamar tidur nya tepat waktu. Lalu ayah dan ibu ratu mencium kening lylia sebagai tanda sayang. Kemudian pergi ke kamar tidur mereka.


" Hufft, hampir saja kita ketahuan!! Aku sudah merasa deg-degan banget!! Perjalanan malam ini begitu menegangkan buat aku tuan putri!!" ujar bunny yang dari tadi keringat dingin karena khawatir takut pulang tidak tepat waktu.


" Hahaha.. kasihan sekali bunny!! Kamu sampai keringat dingin begitu!! Tenang aja Bunny!! Selama kita bersama dengan pak kunang-kunang!! Kita akan aman dan tepat waktu kok!!!" ujar lylia memberitahu.


" Tapi tadi kan berangkat butuh waktu satu jam. Tapi kenapa pulang ke istana gak sampai tiga puluh menit sih?!" tanya bunny penasaran.


" Ya itulah keistimewaan pak kunang-kunang. Kalo berangkat dengan kecepatan standar. Memang aku yang meminta perintah seperti itu. Tapi kalo pulang harus kurang dari setengah jam. Agar bisa sampai tepat waktu " ujar lylia menjelaskan.


" Ya kini aku tak lagi meragukan kehebatan tuan putri lylia dan juga pak kunang-kunang. Tapi ngomong-ngomong aku sudah menguap dari tadi di perjalanan. Apakah aku boleh tidur?! Soalnya aku sangat mengantuk!!" ujar bunny pamit untuk tidur.


" Ya sudah!! Ayo kita tidur!! Aku juga sudah tak kuat menahan ngantuk!! Soalnya mata aku sudah lima Watt. Sudah waktunya untuk beristirahat." ujar lylia yang ingin tidur bersama bunny di ranjang kasurnya.

__ADS_1


...****************...


Perjalanan malam ini sangat menyenangkan. Dan di luar dugaan tuan putri lylia bisa mengobrol dengan Thamus dan Valir. Serta masuk Genk grup kerajaan istana. Semoga penyamaran tuan putri lylia tidak terbongkar. Agar tuan putri lylia bisa mencari jodoh yang terbaik untuk nya.


__ADS_2