
...****************...
Perjalanan malam ini sangat menyenangkan. Dan di luar dugaan tuan putri lylia bisa mengobrol dengan Thamus dan Valir. Serta masuk Genk grup kerajaan istana. Semoga penyamaran tuan putri lylia tidak terbongkar. Agar tuan putri lylia bisa mencari jodoh yang terbaik untuk nya. Pagi hari di ruang makan. Ayah dan ibu ratu masih membahas soal kedatangan pangeran Thamus beserta keluarganya ke istana.
" Nanti malam kamu jangan berkeliaran ya lylia. Soalnya pangeran Thamus dan keluarganya akan makan malam bersama di istana kita" ujar ayah memberitahu.
" Hemmmmm.. emang gak bisa di tunda Minggu depan gitu yah!! Soalnya temen aku ada yang ulang tahun malam ini" ujar lylia menjelaskan.
" Enggak bisa!! Pokoknya kamu harus ada di istana. Gak boleh kemanapun. Kalo perlu ayah dan seluruh pelayan di istana akan mengawasi gerak gerik kamu. Agar tak bisa keluar dari istana. " ujar ayah mengancam lylia.
" Kok ayah sangat tega dan kejam terhadap aku sih?! Emang nya aku salah apa?! Sampai aku harus di awasi dan harus di berikan hukuman?!" ujar lylia kesal.
" Ayah sedang bersikap keras sama kamu lylia. Agar kamu jadi anak tidak membantah maupun melanggar perintah dan aturan ayah di istana. Kadang ayah bikin peraturan atau perintah aja seringkali kamu mengabaikan nya" ujar ayah menjelaskan.
" Ya maafkan aku ayah!! Aku masih suka ngelawan Sama ayah dan ibu ratu. Sekali lagi aku minta maaf ya ayah dan ibu ratu " ujar lylia merasa bersalah.
" Tolong kamu pahami perasaan ayah dan ibu dong,lylia. Kami hanya ingin yang terbaik untuk kamu. Kami ingin kamu bahagia selamanya dengan jodoh pilihan ayah" ujar ibu ratu menjelaskan.
" Iya ibu ratu!! Aku akan menuruti keinginan kalian. Jika itu memang yang kalian inginkan dari aku. Anak semata wayang kalian" ujar lylia menundukkan kepalanya sambil menikmati sarapan pagi.
...****************...
Lylia merasa sedih dan kecewa dengan keputusan ayah dan ibu ratu yang masih menginginkan lylia untuk menerima perjodohan yang telah di janjikan ayah nya dengan ayahnya pangeran Thamus. Karena dari kecil hingga kini berumah tangga. Keakraban ayah lylia dan ayahnya pangeran Thamus sangat dekat. Ayah lylia berhutang Budi dengan ayahnya pangeran Thamus karena pernah menyelamatkan ayahnya lylia ketika ayahnya lylia mengalami kebangkrutan saat berbisnis.
" Ayah ingin menjodohkan kamu dengan pangeran Thamus karena ayah merasa berhutang Budi kepada ayahnya yang pernah menolong kita saat ayah mengalami kebangkrutan. Ayahnya Thamus memberikan sejumlah uang yang banyak untuk usaha bunga anggrek kita. Sekarang kita sudah sukses. Ayah ingin membalas jasanya dengan menikahkan kamu dengan Thamus" ujar ayah bercerita.
__ADS_1
" Ayah yang berhutang Budi sama ayahnya Thamus. Tapi kenapa harus aku yang berkorban?!" ujar lylia kesal.
" Ya karena waktu itu ayah ingin mengembalikan uang yang telah di berikan oleh ayahnya Thamus. Tapi dia gak mau. Ayahnya Thamus ingin menjadi besan. Agar kami semakin akrab " ujar ayah LYLIA menjelaskan.
" Aku sebenarnya gak setuju dengan perjodohan dengan tujuan alasan nya membayar hutang Budi. Kenapa harus masa depan aku yang di ambil untuk bisa melunasi hutang Budi ayah?!" ujar lylia memberontak.
" Ya kalo ayah punya anak banyak. Gak mungkin kamu yang ayah minta untuk menikah dengan pangeran Thamus." ujar ayah bernada kesal.
" Baiklah kalo itu keinginan ayah dan ibu ratu. Aku akan lakukan apa yang kalian minta tapi dengan syarat" ujar lylia memberikan syarat sebelum mau menikah dengan pangeran Thamus.
" Apa syaratnya?! Jangan yang ribet dan menyusahkan ya" ujar ayah berpendapat.
" Aku ingin sebelum aku menikah. Aku di perbolehkan untuk pergi keliling negeri kerajaan berdua dengan bunny selama satu Minggu. Agar aku bisa melampiaskan kebahagiaan aku sebelum aku menjadi istri pangeran Thamus" ujar lylia menyebut kan persyaratannya.
...****************...
" Ayah ragu. Kalo ayah setuju dengan persyaratan dari kamu lylia. Takutnya kamu akan pergi kabur dari istana dan takkan kembali lagi ke istana" ujar ayah khawatir.
" Ya terserah ayah sih. Mau setuju dengan persyaratan aku atau enggak. Semua keputusan ada di tangan ayah dan ibu ratu" ujar lylia memberitahu.
" Kalo ayah mengijinkan kamu untuk pergi berkeliling selama satu Minggu. karena menurut ayah satu Minggu bukan waktu yang singkat. Tapi lumayan lama. Apalagi ayah harus merelakan anak ayah satu-satunya berkeliling bersama peliharaan kelinci tanpa pengawasan " ujar ayah berargumen.
" Aku aja yakin dan setuju dengan perjodohan yang ayah buat dengan ayahnya pangeran Thamus. Berarti aku sudah menyerahkan masa depan aku sama ayah dan ibu ratu. Tapi kenapa kalian ragu sama aku?!" ujar lylia mempertanyakan.
" Beri ayah waktu buat ambil keputusan atas syarat yang kamu buat. Agar tak ada penyesalan nantinya. Gimana kalo keputusan di buat besok pagi. Setelah kita bertemu dengan keluarga dari pangeran Thamus " ujar ayah menjelaskan.
__ADS_1
" Oke deal!! Yang penting ayah tidak mengingkari janji!! Maka aku juga takkan mengingkari janji " ujar lylia mendapatkan kesepakatan dengan ayah.
" Iya deal!! Ayah janji takkan mengingkari janji ayah sama kamu. Asal kan nanti malam kamu jangan bikin ulah sama keluarganya pangeran Thamus " ujar ayah menjelaskan.
" Tenang aja ayah dan ibu ratu. Aku takkan mempermalukan kalian" ujar lylia memberitahu.
...****************...
Usai sarapan pagi. Lanjut LYLIA pergi ke taman bunga anggrek milik ayah dan ibu ratu. Setiap hari lylia selalu mengunjungi taman bunga anggrek milik orangtuanya. Karena dengan sering melihat bunga. Setidaknya beban pikiran LYLIA berkurang.
" Kamu serius tuan putri lylia?! Bahwa kita akan berkeliling ke negeri kerajaan selama seminggu?!" tanya bunny penasaran.
" Iya dong. Sebelum aku menikah dengan pangeran Thamus. Aku juga ingin bersenang-senang sebelum melepas lajang. Apalagi nanti jadi istri seorang pangeran akan membuat aku susah untuk jalan-jalan" jawab lylia sambil melihat bunga anggrek.
" Mulai kapan kita akan melakukan traveling jauh?!" tanya bunny bersemangat.
" Ya menunggu keputusan dari ayah aku. Antara di perbolehkan atau tidak itu tergantung dari keputusan ayah" ujar lylia menjelaskan.
" Bukannya semua keputusan tergantung dari sikap tuan putri nanti malam saat bertemu dengan pangeran Thamus dan keluarganya ya?!" ujar bunny berkomentar.
" Ah masa iya?! Aku kurang mendengarkan secara seksama. Karena aku tadi pagi menikmati sarapan di ruangan makan" ujar lylia sambil menyengir.
" Aku berharap tuan putri lylia bisa jaga sikap. Agar ayah dan ibu ratu bisa memperbolehkan kita untuk traveling selama seminggu!! wah aku sangat antusias dan gak sabaran bakalan jalan jalan tanpa pengawasan orang dalam istana " ujar bunny bersemangat.
" Aku ingin traveling untuk bisa cari tahu soal Thamus dan Valir tau. bukan hanya jalan-jalan saja" ujar lylia menjelaskan.
__ADS_1
...****************...
Mau berkeliling negeri kerajaan untuk mencari tahu informasi soal Thamus dan Valir. Tak menjadi masalah buat bunny. selama bisa selalu di samping dan dekat dengan tuan Putri Lylia.