Widodari

Widodari
bab 88. Rejeki


__ADS_3

...****************...


Karena tadi berangkat sangat pagi. Jadi Widodari dan pangeran Valir tak sempat untuk sarapan pagi. Kalo rejeki gak akan kemana. Mungkin itu pepatah yang kini di dapatkan oleh pangeran Valir dan Widodari yang sangat ramah dan baik terhadap orang lain. Hingga di anggap istimewa oleh pemilik toko baju pengantin.


" Oh ya pangeran Valir. Tau kah kamu wajah ibu kamu mirip dengan calon istri kamu sekarang?! Memiliki wajah cantik alami natural tanpa makeup. Makanya ibu kamu yang sering di taksir banyak lelaki. " ujar pemilik toko berkomentar.


" Ah masa sih?! Ibu dan ayahnya lylia juga berkata seperti itu. Tapi pas aku lihat kemarin foto ibu dan ayahku menikah dengan gaun pengantin cantik yang bapak buatkan. Aku merasa iya sangat mirip dengan lylia" ujar pangeran Valir sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Tidak!! Menurut aku masih cantikan ibunya pangeran Valir. Kalo aku mah hanya wanita biasa. Buktinya kecantikan ibunya pangeran Valir sampai seluruh kerajaan menyukai nya. Kan terbukti bahwa cantik nya di dalam dan di luar juga" ujar Widodari berkomentar.


" Ini baju gaun pengantin yang kalian pesan. Semoga suka ya. Aku berikan banyak mutiara agar terkesan mewah dan anggun" ujar pemilik toko baju pengantin memberitahu.


" Sangat indah sekali. Aku melihat nya saja sangat kagum. Apalagi nanti aku memakainya. Pasti terlihat sangat cantik" ujar Widodari memuji gaun pengantin yang di buat pemilik toko.


" Namun kekurangan baju ini tak bisa di pakai oleh sembarang orang. Karena jika tidak sesuai dengan pemilik nya. Maka baju ini bisa berubah warna menjadi hitam bukan putih" ujar pemilik toko menjelaskan.


" Apa?! Baju pengantin ini jadinya hanya bisa di pakai oleh lylia saja?! Gak bisa di pakai oleh orang lain gitu maksudnya?!" ujar pangeran Valir yang mulai mengerti ucapan pemilik toko.


" Ya betul banget. Baju pengantin ini tak bisa di bakar. Namun jika di bakar akan berubah menjadi merpati putih dan tak bisa di bunuh karena akan pergi jauh ke pemiliknya" ujar pemilik toko bercerita.


" Wah makin aneh ya baju pengantin ini. Tak hanya bagus dan indah. Tapi ada kekurangan dan kelebihan nya. Pantas saja baju ini sangat mahal dan limited edition" ujar Widodari berkomentar.

__ADS_1


" Iya gak sembarang aku membuat kan gaun pengantin. Hanya orang terpilih saja" celetuk pemilik toko baju pengantin.


...****************...


Pemilik toko baju pengantin akhirnya menunjukkan cara kerja baju pengantin tersebut. Awalnya di pakai oleh Widodari. Namun jika Widodari menggoyang kan bajunya maka akan berubah warna sesuai keinginan. Lalu di coba ke asisten nya pemilik toko. Baju tersebut berubah menjadi warna hitam. Membuat pangeran Valir dan Widodari sangat takjub oleh gaun pengantin tersebut.


" Aku jadi merasa senang dan tak menyesal membuat gaun pengantin disini rekomendasi ayahku. Tapi kenapa waktu baju pengantin ibuku bisa terbakar dan di hancurkan oleh ibu ratu Vexana?!" tanya pangeran Valir penasaran.


" Sebenarnya baju pengantin ibu kamu tidak hancur dan tidak di bakar. Melainkan berubah menjadi merpati yang pergi ke pemilik. Dan jika sudah kembali ke pemiliknya maka akan berubah menjadi perhiasan yang di miliki oleh pemiliknya. Agar tidak di ketahui siapapun" ujar pemilik toko bercerita.


" Akan kah ibu kandungnya pangeran Valir itu masih hidup?! Karena kan bapak bilang akan kembali ke pemiliknya. Kalo pemiliknya sudah meninggal dunia gimana?!" tanya Widodari makin penasaran.


" Kalo pemiliknya sudah meninggal dunia maka akan menghilang selamanya. Tapi jika masih hidup akan berubah menjadi perhiasan yang indah berbentuk angsa atau burung" ujar pemilik toko menjelaskan.


" Ada bagusnya baju pengantin ini hanya milik kamu sayang. Jadi aku bisa tahu jika ada yang jahat sama kamu. Akan tahu jika baju bisa berubah warna. Jadi aku kini tak khawatir lagi" ujar pangeran Valir berkomentar.


" Iya semoga rencana pernikahan kalian berjalan lancar ya. Aku doakan semoga kalian bahagia selamanya " ujar pemilik toko mendoakan pangeran Valir dan Widodari.


" Ammiin.. aku sekalian mau undang bapak untuk datang ke acara pernikahan aku dan lylia ya. Datang kedua tempat ya. Di istana raja Zeus dan istana ratu Vexana " ujar pangeran Valir memberitahu.


" Siap!! bapak akan usahakan untuk datang. Agar bapak bisa melihat gaun pengantin nya berubah warna apa. Soalnya waktu ibu kamu berubah menjadi warna pink" ujar pemilik toko berkomentar.

__ADS_1


" Aku dan pangeran Valir berharap bapak bisa datang. Biar aku bisa membantu pemasaran baju pengantin bapak. " ujar Widodari sambil tersenyum.


...****************...


Usai pangeran Valir dan Widodari makan dan mengobrol dengan pemilik toko baju pengantin. Lanjut mereka berpamitan dan menuju istana ratu Vexana. Sesampainya di istana ratu Vexana. Widodari di sambut hangat dan pelukan dari ibu ratu Vexana. Membuat pangeran Valir semakin curiga dan waspada dengan sikap anehnya ibu ratu Vexana.


" Selamat datang Lylia!! Habis pulang dari toko baju pengantin ya?!" ujar ibu ratu Vexana menyapa Widodari.


' Iya ibu ratu. Sesampainya disana malah aku dan pangeran Valir di suguhkan banyak makanan. Kami mengobrol sambil fitting baju pengantin. Sangat indah sekali baju pengantin nya" ujar Widodari memuji baju pengantin yang di pesan oleh pangeran Valir.


" Pasti akan terlihat sangat indah ya kalo kamu yang pakai. Udah kamu istirahat dulu. Mau minum apa?! Biar ibu buatkan untuk kamu dan Valir" ujar ibu ratu sambil tersenyum.


" Enggak usah repot-repot kok ibu ratu. Aku sangat kenyang. Kalo nanti haus ataupun lapar aku bisa buatkan sendiri ke dapur " ujar Widodari bicara sangat polos.


" Eh enggak boleh begitu. Kan bentar lagi kamu akan jadi anggota keluarga di istana ini. Maka kamu harus di layani oleh pelayan istana disini. Gak boleh ambil makanan ataupun minuman sendiri ya" ujar ibu ratu bersikap sangat baik.


" Ya terimakasih ya ibu ratu Vexana Sangat perhatian sama lylia. " ujar pangeran Valir sambil tersenyum.


" Ya sama-sama Valir. Ibu merasa sadar bahwa lylia itu sangat baik dan perhatian sama kamu juga ayah kamu juga. Termasuk ibu juga. Makanya ibu juga ingin membalas kebaikan Lylia" ujar ibu ratu Vexana berbohong.


" Yah kan bener ucapan aku mas pangeran Valir. Bahwa ibu ratu itu sangat baik banget sekarang sama aku. Sudah berubah banget. Beda dengan yang dulu " ujar Widodari sambil tersenyum.

__ADS_1


...****************...


Sebenarnya yang terjadi adalah ibu ratu sedang merencanakan sesuatu yang jahat untuk pangeran Valir dan Widodari agar bisa menghancurkan rencana pernikahan mereka. Dan ingin membuat pangeran Valir hidup penuh kesialan.


__ADS_2