
...****************...
Tuan Putri Lylia makin bingung dengan keadaan nya. Yang sudah berada di dalam istana negeri kerajaan langit. Tuan Putri Lylia tak ingat identitas diri sendiri. Seperti ingatan abu abu. Hanya samar namun tak bisa jelas untuk di ingat kembali. Seolah ingatan tersebut telah terkubur bersama luka. Tak lama kemudian datanglah pangeran Valir ke kamar tidur nya tuan Putri Lylia.
" Gimana keadaannya sudah membaik kah?!" tanya Pangeran Valir kepada pengawal.
" Sudah membaik pangeran. Tapi ada sedikit masalah. Wanita tersebut sepertinya kehilangan ingatan. Dan tak ingat kejadian yang telah terjadi pada dirinya. Sampai hewan peliharaan nya aja dia bilang gak punya" ujar pengawal memberitahu.
" Waduh?! itu beneran lupa ingatan atau pura pura hilang ingatan?!" ujar pangeran Valir berkomentar.
" Kalo tadi lihat dari sikap dan raut wajahnya sih beneran lupa ingatan. Soalnya dia berusaha untuk mengingatkan kejadian malah katanya jadi sakit kepala " ujar pengawal pangeran Valir bercerita.
" Terus keadaan hewan peliharaannya gimana?! Sudah membaik kah?!" tanya pangeran Valir penasaran.
" Hewan peliharaan nya sudah membaik. Hanya saja belum sadarkan diri sudah dua hari" ujar pengawal pangeran Valir memberitahu.
" Ya udah kamu pantau mereka berdua. Jangan sampai mereka pergi tanpa kita tahu informasi mereka " ujar pangeran Valir memberikan perintah.
" Baik. Siap laksanakan!!' ujar pengawal pangeran Valir sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.
...****************...
Usai berbicara dengan pengawal nya. Pangeran valir pun pergi ke kamar tidur nya. Dalam hatinya seperti ingin bilang bahwa wanita tersebut mirip dengan tuan Putri Lylia. Tapi kok sangat biasa aja dengan wajah tanpa makeup. Soalnya kalo pangeran valir bertemu dengan tuan Putri Lylia selalu makeup. Namun saat ingin rebahan ibunya Valir datang dan mengajak ngobrol.
" Kata asisten kamu. Katanya kemarin ada seorang wanita dan hewan peliharaan nya yang mengalami kecelakaan depan istana kita?!" tanya ibunya Valir.
" Ya benar Bu. Aku tahu juga usai berkuda dan latihan memanah dengan para pengawal" ujar pangeran Valir memberitahu.
__ADS_1
" Kalo boleh ibu tahu siapa wanita itu?! Seorang putri kah?! Atau rakyat biasa?!" tanya ibunya Valir penasaran.
" Aku juga belum tahu ibu. Soalnya wanita tersebut sepertinya lupa ingatan. Soalnya pas di tanya pengawal malah gak tahu dan ingat dirinya apalagi kejadian kecelakaan tersebut " ujar pangeran Valir bercerita.
" Aduh kasihan banget ya. Sampai lupa ingatan begitu. Tapi kata asisten kamu wanita tersebut sangat cantik. Tapi sayang sekali baju dan tubuhnya sangat Bau sekali. Seperti gelandangan " ujar ibunya Valir berpendapat.
" Iya katanya awal kamu menemukan begitu. Tapi sekarang sudah membaik. Sudah mandi dan sudah di bersihkan tubuh nya. Jadi sudah keliatan tak seperti gelandangan kok Bu. Soalnya tadi aku melihat orangnya. Tapi wanita tersebut sedang istirahat " ujar pangeran Valir menjelaskan.
...****************...
Ibunya Valir sangat perfeksionis. Jadi kalo ada orang yang tak di kenal ataupun asing suka seringkali di kepoin olehnya. Agar tak sembarangan orang biasa bisa masuk istana.
" Kalo bisa secepatnya kita harus tahu identitas wanita tersebut. Takutnya saingan berat ayahmu. Apalagi ayahmu masih terbaring lemah di kamar tidurnya" ujar ibunya Valir memberitahu.
" Ya akan aku usahakan ibu. Aku sih berharap wanita tersebut rakyat biasa. Jadi gak minta aneh aneh kalo berada di istana. Tadi aku tanya pengawal katanya wanita tersebut seperti orang ling lung. " ujar Pangeran Valir bercerita.
" Wah aku kurang tahu deh ibu. Ya udah bisa tinggalkan aku sendiri. Soalnya aku mau istirahat sebentar " ujar pangeran Valir meminta ibunya untuk pergi dari kamar tidur nya.
" Baiklah akan ibu turuti keinginan kamu. Eh tapi besok jangan lupa kamu harus temui anaknya raja Di negeri kerajaan Bulan. Soalnya anaknya katanya masih single dan cantik loh" ujar ibunya Valir ingin menjodohkan pangeran Valir dengan wanita single.
" Aku sedang tak ingin menikah Bu. Aku ingin fokus merawat dan menjaga ayah di istana" ujar pangeran Valir menjelaskan.
...****************...
Setelah ibunya Valir pergi dari kamar tidur nya. Lalu pangeran Valir pun beristirahat. Malam hari pun tiba. Tuan Putri Lylia sudah bangun dari istirahat nya. Namun saat pangeran valir dan keluarganya sedang makan malam bersama. Lalu datanglah tuan Putri Lylia ke ruangan makan dan malah ikut makan bersama mereka tanpa di perintah.
" Hei,kamu wanita yang lancang!! Kenapa makan disini" teriak ibunya Valir.
__ADS_1
" Hehehe.. maafkan aku ratu!! Aku sangat lapar!! Aku sangat tidak tahan mencium aroma makan di ruangan ini. Jadi aku ikutan makan deh" ujar tuan Putri Lylia yang menikmati makan malam bersama keluarga nya Valir.
" Tapi ini khusus untuk keluarga kerajaan!! Sedangkan kamu hanya rakyat biasa!! Seharusnya kamu makan di bawah. Bukan makan bersama kamu di meja makan" ujar ibunya Valir sangat marah sekali.
" Yah tapi kalo perut lapar kan gak boleh di tahan. Soalnya kalo di tahan nanti bisa sakit perutnya" jawab tuan Putri Lylia sambil makan.
" Sudahlah biarkan saja dia makan disini. Kan hanya sekali aja makan di sini!! Lagian kan dia pasti masih lupa ingatan. Nama kamu siapa?!" tanya pangeran Valir penasaran.
" Nah aku suka ini sama pangeran tampan ini sangat mengerti dan memahami aku. Kamu nanya nama aku?! emang nya kenapa?! Aku bingung kenapa seharian ini banyak orang yang nanya nama aku?! Segitu penting kah nama aku" ujar tuan Putri Lylia berkomentar.
" Aku ingin tahu nama kamu agar aku besok bisa kasih kamu makanan yang enak. Siapa nama kamu dan dari mana asal kamu?!" tanya pangeran Valir dengan iming-iming kepada tuan Putri Lylia.
" Hemmmmm.. janji ya takkan mengingkari janji kamu kalo aku menjawab siapa nama aku. " ujar tuan Putri Lylia usai makan malam.
" Iya aku janji takkan mengingkari janji. Coba kasih tahu aku siapa nama kamu?!" ujar pangeran Valir makin penasaran.
" Hemmmmm.. nama aku Widodari. Kalo di artikan oleh orangtua aku artinya bidadari. Aku lupa asal aku dari mana. Soalnya banyak yang bilang aku mengalami kecelakaan " ujar tuan Putri Lylia memberitahu.
" Owh kamu namanya widodari ya. Aku pikir bukan itu. Ya udah besok aku akan suruh pelayan buat memberikan kamu makan yang paling enak ya" ujar pangeran Valir yang salah menebak.
" Ya terimakasih pangeran ganteng. Boleh kan aku panggil kamu pangeran ganteng" ujar tuan Putri Lylia sambil tersenyum.
" Namaku pangeran Valir. Kalo kamu mau panggil aku pangeran ganteng juga enggak apa-apa. Aku menyukai panggilan tersebut" ujar pangeran Valir membalas senyuman kepada tuan Putri Lylia.
...****************...
Ibunya Valir merasa kurang suka dengan sikapnya tuan Putri Lylia yang lancang dan gak ada etika dan sopan santun terhadap dirinya yang seorang ratu kerajaan.
__ADS_1