Widodari

Widodari
Bab 15. Bahagia


__ADS_3

...****************...


lylia merasa senang dan bahagia dengan keputusan ayahnya yang mengijinkan lylia untuk traveling selama seminggu sebelum menikah dengan pangeran Thamus.


" Makasih ya ayah!! Ayah dan ibu ratu memang yang terbaik" ujar lylia sambil mencium pipi kanan dan kiri ayah dan ibu ratu.


" Ya sama-sama sayang!! Ingat kamu hanya di berikan waktu seminggu ya" ujar ayah LYLIA mengingatkan.


" Siap ayah. Aku takkan mengingkari janji aku" ujar lylia tersenyum bahagia.


" Jangan lupa bawa obat dan pakaian yang banyak. Pokoknya semua kebutuhan kamu ya" ujar ibu ratu yang bawel.


" Siap ibu. Nanti malam aku packing baju dan semua kebutuhan buat traveling selama satu Minggu. Besok pagi aku siap berangkat deh" ujar lylia memberitahu.


" Kabarin ayah dan ibu ya kalo kamu berkunjung ke wilayah mana. Agar ayah bisa pantau kamu" ujar ayah menjelaskan.


" Iya siap ayah. Aku akan pasang alat deteksi. Jadi ayah bisa pantau keberadaan aku dan bunny. Jadi gak perlu khawatir ya" ujar lylia berpendapat.


" Yah ibu bakalan kangen dong selama seminggu gak dengerin ocehan kamu lylia. Biasa istana rame sama kamu. Nanti seminggu ibu akan kesepian dong" ujar ibu ratu mengeluh.


" Nanti kita masih bisa berkomunikasi. Jadi gak usah khawatir ya ayah dan ibu. Aku bisa menjaga diriku sendiri. Aku janji takkan membuat kalian khawatir " ujar lylia menjelaskan.


...****************...


Terlihat sangat jelas bahwa ayah dan ibu ratu masih belum siap melihat tuan Putri Lylia berkeliling negeri kerajaan bersama bunny. Kelinci peliharaan dan pak kunang-kunang. Biasa kemana-mana tuan Putri Lylia ada pengawal. Kini tuan putri lylia ingin tak ada pengawal. Agar traveling nya terasa sangat menyenangkan. Usai sarapan pagi tuan Putri Lylia selalu membantu di taman bunga anggrek milik orangtuanya.


" Selamat ya tuan Putri Lylia!! Akhirnya bisa juga traveling selama seminggu. Wah bakalan menyenangkan banget nih. Traveling tanpa pengawasan dari ayah dan ibu ratu" ujar bunny memberikan selamat.

__ADS_1


" Ya meskipun begitu. Ada rasa sedih dalam hatiku harus jauh dari ayah dan ibu ratu. Tapi aku ingin menyenangkan diriku sendiri. Sebelum aku menikah dengan pilihan dari ayah dan ibu ratu" ujar tuan putri lylia memberitahu.


" Ya juga sih!! Maafkan aku ya tuan Putri yang salah paham akan keinginan dan keras kepalanya tuan putri lylia untuk mencoba traveling selama seminggu. Ternyata tuan Putri Lylia ingin menikmati masa lajang ya" ujar bunny berpendapat.


" Hehehe.. ya begitulah. Pokoknya nanti malam sebelum pergi ke kedai kopi bang kura-kura. Aku akan paling semua baju dan kebutuhan perlengkapan selama satu Minggu. Biar ayah dan ibu ratu gak khawatir. Semoga perjalanan dan cuacanya mendukung " ujar tuan Putri Lylia berharap dan berdoa.


" Aamiin.. semoga sesuai dengan harapan ya. Jadi nanti malam kita masih nongkrong ke kedai kopi bang kura-kura?! Kirain libur gitu tuan Putri. hehehe. " ujar bunny berkomentar.


" Nanti malam jadi malam terakhir kita ke kedai kopi bang kura-kura. Soalnya besok kan kita sudah berangkat untuk jalan-jalan " ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.


" Owh begitu ya. Terus jalan-jalan masih minta bantuan pak kunang-kunang buat menemani kita traveling selama satu Minggu?!" tanya bunny penasaran.


" Ya semua tergantung dari kesanggupan pak kunang-kunang. Kalo memang pak kunang-kunang gak sanggup kita bisa cari orang lain. Dan pemberangkatan di pending sampai dapat yang sesuai.Jujur meskipun aku sudah sangat nyaman berpergian dengan pak kunang-kunang " ujar tuan Putri Lylia berkomentar.


" Sama tuan putri lylia. Aku juga merasa sangat nyaman dengan Tuan putri lylia. Ya semoga aja pak kunang-kunang menyanggupi untuk menemani kita traveling selama seminggu. Tapi tuan putri lylia sudah tahu tempat yang akan di kunjungi nanti?!" tanya bunny penasaran.


...****************...


Usai tuan Putri Lylia membantu di taman bunga anggrek milik orangtuanya. Lanjut les melukis bersama dengan semua putri di negeri kerajaan. Hal yang paling di sukai tuan Putri Lylia adalah melukis nuansa alam. Tema melukis hari ini nuansa alam. Saat sedang fokus melukis. Tiba-tiba tuan Putri Lylia di hampiri oleh Odet. Tuan Putri dari negeri kerajaan Galaksi.


" Hai,Lylia!! Lagi apa?! Serius amat sih kelihatannya?!" sapa Odet yang menghampiri tuan Putri Lylia yang sedang fokus melukis.


" Hai juga Odet!! Kamu gak lihat ya?! Aku sedang fokus melukis?! Kamu sudah selesai melukis ya?!" ujar tuan putri lylia meledek Odet.


" Ah ngapain juga aku melukis. Hanya buang-buang waktu. Aku gak melukis juga pasti nilai aku yang terbaik kok di kumpulkan les melukis hari ini. " ujar Odet menyombongkan diri.


" Owh begitu ya. Biasanya kalo orang yang suka melukis melatih agar dirinya tak merasa sombong. Terlebih lagi meluapkan semua perasaan emosi dalam dirinya. Warna yang di pakai pun mempengaruhi apa yang di Alami. Stress atau enggak seseorang tergantung warna dan konsep gambar yang di lukis" ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.

__ADS_1


" Tapi maaf ya lylia!! Aku bukan orang yang stress seperti itu!! Makanya aku gak mau melakukan hal itu. Aku mengikuti les ini Karena ingin menikahi seorang pangeran. Yang persyaratan nya mengikuti les melukis " ujar Odet memberitahu.


" Ah masa sih?! Aku baru denger hal itu. Ngomong- ngomong siapa pangeran yang ingin mencari calon istri yang hobi melukis?!" tanya tuan Putri Lylia penasaran.


" Ih kepo banget sih kamu?! Yang pasti kamu gak akan kenal dia. Soalnya kan kamu kuper( kurang pergaulan) Alias di istana mulu. Gak pernah bersosialisasi. Jadi mana tahu akan hal ini" ujar Odet menyindir tuan Putri Lylia.


" Iya aku kepo banget nih!! Kasih tau dong Odet!! please!!" ujar tuan Putri Lylia memohon.


...****************...


Meskipun awalnya Tuan putri Odet tak mau ngasih tahu. Akhirnya pun di beri tau juga ke tuan putri lylia karena tak tega dengan wajah nya yang memelas.


" Baiklah akan aku kasih tau. Tapi awas aja kalo kamu ikutan buat jadi calon istri pangeran valir. Pangeran valir di negeri kerajaan langit. Kamu tahu gak?!" tanya Odet merasa sombong.


" Owh pangeran valir ya. Ya tentu aku tahu dong. Kami pernah main bareng waktu masih kecil. Malah dulu sering mengobrol bareng juga" ujar tuan Putri Lylia berbohong.


" Hah?! Seriusan?! Setau aku kan kamu itu orangnya kuper( kurang pergaulan) . Gak pernah bersosialisasi. Gak punya temen. Temennya hewan peliharaan saja. Terus kan kamu terkurung Mulu di istana. Lama lama juga nanti juga kaya ibu ratu. Yang hanya berharap di jodohkan agar punya suami. " ujar Odet sambil tertawa terbahak-bahak.


" Aku bukannya di kurung Mulu di istana. Tapi aku gak mau bersosialisasi sama orang seperti kamu Odet. Kamu hanya orang toxic yang bisa membuat orang menjadi negatif" ujar tuan Putri Lylia membalas ucapan nya Odet.


" Kurang ajar kamu lylia!! Arrggghhh!!" ujar Odet yang marah.


" Hahaha.. kena mental ya" ujar tuan putri lylia sambil tertawa terbahak-bahak.


...****************...


Tuan Putri Lylia emang paling hebat membalas ucapan Odet yang selalu jadi saingan nya selama ini. Tapi tuan Putri selalu menang dalam segala hal. Makanya Odet merasa tersaingi dan membenci tuan Putri Lylia.

__ADS_1


__ADS_2