
...****************...
Tuan Putri Lylia pikir semua masalah sudah selesai. Namun kenyataannya pangeran Thamus ingin membalas dendam nya kepada pangeran valir dan tuan Putri Lylia karena kejadian malam ini.
" Ingat lylia dan Valir!! Aku akan balas semua perbuatan kalian terhadap aku!! Jangan kalian pikir semua masalah selesai begitu saja" ujar pangeran Thamus mengancam tuan Putri Lylia dan pangeran Valir.
" Silahkan saja Thamus!! Aku gak takut dengan kamu apalagi ancaman dari kamu!! Seharusnya kamu sadarlah!! Bahwa lylia itu milik aku bukan milik kamu!!" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Kata siapa lylia milik kamu?! Aku akan merebut lylia dari kamu!! Aku akan hancurkan hubungan percintaan kalian!!" ujar pangeran Thamus sambil menunjukkan jarinya kepada tuan putri lylia dan pangeran Valir.
" Sudahlah!! Jangan bertengkar lagi!! Lebih baik kita pergi dari sini sayang!!" ujar tuan Putri Lylia sambil menarik tangan nya pangeran Valir keluar dari kedai kopi bang kura-kura.
" Kenapa kalian pergi?! Pengecut banget!!" teriak pangeran Thamus kesal.
" Kamu yang pengecut Thamus!! Merusak makan malam aku,lylia dan Valir!!" ujar pangeran Marvel yang pergi meninggalkan pangeran Thamus.
...****************...
Tuan Putri Lylia dan pangeran Valir untuk bergegas meninggalkan kedai kopi bang kura-kura dengan kuda terbang nya milik pangeran Valir. Di dalam perjalanan mereka pun berbincang.
" Terimakasih ya tuan Putri Lylia sudah membantu aku untuk memberikan pelajaran kepada pangeran Thamus!!" ujar pangeran Valir berterima kasih.
" Ya sama-sama. Aku juga terimakasih kamu sudah datang ke istana dan meminta ijin kepada orangtuaku untuk mengajak makan malam. Meskipun gak jadi makan malam" ujar tuan Putri Lylia memberitahu.
" Ya kita enggak jadi makan malam karena Thamus mengamuk karena Valentina marah dan minta berpisah. Di luar dugaan ya semua pada datang" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Aku pun tak menyangka dengan Thamus. Yang harus berbohong bahwa aku yang menggoda nya. Padahal Thamus yang seringkali datang ke istana untuk bertemu dengan aku. Dan soal ciuman itu terjadi di luar jangkauan aku. Aku pikir ciuman itu tulus ternyata hanya agar aku takluk dan luluh" ujar tuan Putri Lylia bercerita.
" Ya sudahlah tak usah menyesali yang sudah terjadi. Biarkan saja jadi masa lalu. Gak perlu di ungkit dan di bahas lagi." ujar pangeran Valir berkomentar.
__ADS_1
" Tapi malam ini sangat seru. Bisa memberikan pelajaran bukan hanya untuk pangeran Thamus saja. Tapi juga Valentina dan Odet juga yang dulu sering membully aku" ujar tuan Putri Lylia merasa puas.
...****************...
Sesampainya di istana. Pangeran valir langsung berpamitan tanpa mampir dahulu karena sudah malam.
" Maafkan aku ya gak mampir ke dalam istana karena aku masih ada urusan lain. salam buat raja dan ibu ratu" ujar pangeran Valir berpamitan.
" Iya tidak apa-apa. Terimakasih sudah mengantarkan aku pulang." ujar tuan Putri Lylia sambil tersenyum.
" Aku pamit pulang ya. Terimakasih untuk bantuan nya" ujar Pangeran Valir sambil menaiki kuda terbang nya.
" Ya sama-sama. Hati hati di jalan " ujar tuan Putri Lylia sambil melambaikan tangannya.
...****************...
Ketika tuan Putri Lylia masuk ke dalam istana pun terkejut karena ayah dan ibu ratu sudah menunggu di ruangan tamu.
" Kok kamu sendirian sih?!" tanya ibu ratu penasaran.
" Iya. Soalnya pangeran Valir ada urusan penting. Jadi hanya mengantarkan aku pulang. Tapi nitip salam sama ayah dan ibu karena tidak mampir" ujar tuan Putri Lylia bercerita.
" Oh begitu ya. Gimana makan malam nya?! Terlihat menyenangkan ya?!" tanya ayah lylia penasaran.
" Hehehe.. menyenangkan tidak!! Menyebalkan sih iya?!' ujar tuan Putri Lylia sambil tertawa terbahak-bahak.
" Menyebalkan tapi kok kamu malah tertawa?!" tanya ibu ratu semakin bingung.
" Iya menyebalkan karena aku ribut dengan pangeran Thamus dengan kekasih nya. Ternyata selama ini kita di bohongi. Faktanya pangeran Thamus sudah memiliki kekasih namun orangtuanya pangeran Thamus tak setuju. Jadi dengan terpaksa pangeran Thamus menyetujui perjodohan agar bisa secara diam diam berpacaran dengan kekasihnya " ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
__ADS_1
" Ah masa sih?! Ayah gak percaya akan hal itu?! Orangtuanya Thamus bilang bahwa Thamus itu single kok " ujar ayah LYLIA berkomentar.
" Sumpah!! Aku juga terkejut dengan sikap Thamus dan Valentina!! Mereka sangat akrab dan mesra!! Layak nya sepasang kekasih yang di mabuk asmara. Aku tanya temen dekat nya. Katanya mereka seringkali putus nyambung " ujar tuan Putri Lylia bercerita.
" Untungnya kalian bertunangan maupun nikah. Kalo sudah sampai menikah yang ada kalian pasti akan berpisah. Tuhan maha baik sama kita ya" ujar ibu ratu berkomentar.
...****************...
Lalu tuan Putri Lylia memberikan bukti rekaman video saat tadi di kedai kopi bang kura-kura. Perdebatan hingga perkelahian yang di lakukan oleh pangeran Thamus dan Pangeran Valir.
" Astaghfirullah!! Parah banget ya Thamus!! Dan siapa wanita yang disamping Thamus?!" tanya ibu ratu penasaran.
" Wanita yang di samping pangeran Thamus itu kekasih nya. Namanya Valentina. Yang dulu pernah membully aku waktu zaman sekolah" ujar tuan Putri Lylia bercerita.
" Valentina yang suka menghancurkan taman bunga anggrek kita bukan?! Yang waktu kecil suka merusak taman bunga anggrek milik kita ya?!" tanya ibu ratu penasaran.
" Ya benar banget ibu ratu. Pas kejadian tersebut aku selalu menanggung semua kesalahannya. Mereka selalu bilang aku yang merusak taman bunga anggrek. Padahal itu ulahnya Valentina dan Odet. " ujar tuan Putri Lylia memberitahu.
" Ya maafkan ibu yang terlalu percaya dengan ucapan mereka daripada kamu. Sekali lagi maafkan ibu ya?!" ujar ibu ratu merasa bersalah.
" Ya tak apa-apa ibu. Aku sudah terbiasa jadi kambing hitam. Mungkin karena aku yang jarang ngomong apalagi bersosialisasi. Jadi aku selalu jadi korban pembullyan mereka " ujar tuan Putri Lylia bersikap bijaksana.
" Kalo kaya begini ayah takkan memaksa kamu lylia untuk melakukan perjodohan pernikahan dengan Thamus. Ayah akan membatalkan rencana perjodohan pernikahan kamu dengan Thamus. Karena ini sudah membuat ayah merasa sakit hati" ujar ayah LYLIA menjelaskan.
" Terimakasih ayah sudah percaya dengan aku. Makanya aku dari awal agak kurang sreg dengan pangeran Thamus takut nya kalo sikapnya selama ini tak pernah tulus terhadap aku. Dan semua terbukti sebelum rencana pernikahan itu terjadi. Tuhan sangat baik memperlihatkan semuanya sebelum aku menyesal" ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
" Maafkan ayah yang terlalu egois sama kamu harus berhutang Budi kepada orangtuanya pangeran Thamus " ujar ayah LYLIA menangis.
" Ya tak apa-apa ayah. Sudah kewajiban anak berbakti kepada orangtua " ujar Lolita sambil memeluk erat tubuh ayah dan ibu ratu.
__ADS_1
...****************...
Setelah menunjukkan bukti kebohongan pangeran Thamus kepada ayah dan ibu ratu. Lalu tuan Putri Lylia meminta untuk berpergian selama seminggu untuk bisa bebas pergi dari masalah dengan pangeran Thamus. Akhirnya ayah dan ibu ratu mengijinkan.