
...****************...
Pangeran Thamus diam seribu bahasa ketika tuan Putri Lylia bisa mendapatkan bukti foto dan rekaman video saat pangeran Thamus berdansa serta minum alkohol bersama banyak wanita. Tiba-tiba hujan turun sangat deras beserta angin. Pangeran Thamus dan Tuan putri lylia berlarian mencari tempat teduh terdekat dengan taman bunga anggrek. Sedangkan jarak istana dengan taman bunga anggrek lumayan jauh. Mereka berteduh di gudang tempat perlengkapan bercocok tanam.
"Ini tempat apa?!" tanya pangeran Thamus kepada tuan putri lylia.
" Owh ini gudang buat perlengkapan dan peralatan untuk bercocok tanam bunga anggrek. Seperti yang kamu lihat. Banyak tanah, pupuk dan bibit bunga anggrek" ujar tuan Putri Lylia memberitahu.
" Aku kaget tiba-tiba hujan deras turun. Ketika sedang mengobrol. Apa itu pertanda baik bahwa kita harus selalu bersama?!" ujar pangeran Thamus berkomentar.
" Ya namanya cuaca gak ada yang bisa di tebak kapan bisa datang hujan ataupun datang pelangi. " ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
" Kamu gak serius dengan ucapan kamu kan?! Bahwa kamu ingin bertemu dengan kekasih kamu?! Karena aku pikir dan melihat ucapan kamu. Sepertinya kamu berbohong. Kalo memang kamu punya kekasih boleh tunjukkan siapa kekasih kamu?!" ujar pangeran Thamus penasaran.
" Ah aku males ngasih tahu kamu. soalnya tadi aku kasih rekaman video dan foto kamu bersama banyak wanita aja kamu gak berkata jujur. Bagaimana aku bisa percaya dengan ucapan kamu?!" ujar tuan Putri Lylia meledek pangeran Thamus.
" Kalo misalnya aku berkata jujur apa kamu tidak akan membatalkan rencana pernikahan kita?! Apa kamu bisa menjamin hal tersebut?! Terus kalo aku berkata jujur apa bisa juga sekaligus aku melihat foto kekasih kamu?!" ujar pangeran Thamus memberikan penawaran.
" Kamu harus pilih satu dari keinginan kamu. Karena aku tak bisa mengabulkan permintaan kamu dua-duanya. Lebih baik kamu cari keputusan yang terbaik sebelum aku berikan jawaban nya" ujar tuan Putri Lylia tegas.
...****************...
Pangeran Thamus terdiam lagi. Sedang memikirkan tentang keputusan yang akan di ambilnya. Karena takut jika salah ambil keputusan nanti akan menjadi bumerang dalam hidup nya.
" Bisa beri aku waktu buat ambil keputusan tentang hal ini gitu?! Agar aku bisa berpikir jernih" ujar pangeran Thamus memberitahu.
__ADS_1
" Baiklah kamu di berikan waktu sampai aku pulang dari berpergian selama satu Minggu. Makanya kamu bisa deh berpikir dengan jernih atas keputusan kamu nanti nya. Agar tak menyesal nantinya" ujar tuan Putri Lylia menyinggung pangeran Thamus.
" Apa kamu berikan waktu sampai kamu pulang berpergian?! Kelamaan!! Nanti yang ada kamu gak balik lagi. Bisa jadi malah menikah dengan kekasih kamu lagi!! Terus kamu bohongin aku dan tak kembali lagi ke istana" ujar pangeran Thamus ketakutan.
" Hahahaha.. ya ampun!! Sampai segitu negatif thinking nya kamu sama aku!! Kalo aku mau kawin lari ngapain aku cerita sama kamu buat nemuin kekasih aku. Mending aku diam aja dong. Toh kan gak akan kembali ke istana " ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
" Oh iya. Bener juga ya dengan ucapan kamu. Ada benarnya juga. " ujar pangeran Thamus cengar-cengir.
...****************...
Hujan turun dengan deras. Membuat tuan putri lylia khawatir. Soalnya tuan Putri Lylia sebenarnya gak boleh terkena hujan. Nanti bisa berubah jadi kucing. Kalo sampai basah kuyup yang di alami oleh tuan Putri Lylia.
" Kamu kenapa lylia?! Aku perhatikan dari tadi kamu terlihat cemas dan gelisah?!" tanya pangeran Thamus penasaran.
" Apa yang menurut kamu gak sesuai ekspektasi?!" tanya pangeran Thamus makin penasaran.
" Yang sekarang telah terjadi. Hujan turun sangat deras adalah hal yang paling aku kurang suka. Hujan bikin aku selalu bersedih. Namun aku harus terima apa yang telah terjadi " ujar lylia memberitahu.
"Aku pikir kamu cemas dan khawatir karena hujan gak reda dari tadi. " ujar pangeran Thamus berkomentar.
" Ya aku sangat khawatir dan cemas jika aku terkena hujan apalagi basah kuyup. Karena aku bisa berubah menjadi kucing" ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
" Hahaha... kamu bisa banget mengarang cerita dengan begitu apik begini lylia. Bikin aku pengen ketawa aja" ujar pangeran Thamus sambil tertawa terbahak-bahak.
" Aku tak berbohong. Aku berkata jujur sama kamu. Aku punya kelainan yang di turunkan oleh ibuku. Sama halnya ibuku pun juga mengalami hal yang sama jika basah kuyup terkena hujan akan berubah menjadi singa wanita" ujar tuan Putri Lylia bercerita.
__ADS_1
" Semakin aku mendengar cerita kamu dan keluarga kamu. Semakin aku merasa aneh dengan kalian. Tapi meskipun begitu aku tetap sayang dan suka sama kamu lylia" ujar pangeran Thamus menggenggam tangan tuan Putri Lylia dengan mesra.
...****************...
Tuan Putri Lylia mengalami fase perubahan itu dari kecil hingga kini dewasa. Tapi kini ibu ratu tak berubah lagi menjadi singa. Karena ibu ratu telah menemukan cinta sejatinya. Namun kutukan tersebut malah beralih ke tuan Putri Lylia. Selama tuan Putri Lylia tidak menikah dan tidak mempunyai anak. Maka kutukan tersebut akan tetap ada pada dirinya.
" Perasaan aku sudah lama tinggal dan berkeliling di banyak negeri kerajaan. Aku baru tahu kalo kamu dan ibu ratu mengalami perubahan bentuk ketika kalian terkena air hujan. Kan aneh banget" celetuk pangeran Thamus.
" Awalnya juga aku merasa aneh dengan perubahan tersebut. Sampai akhirnya ibu ratu melihat aku berubah wujud dengan mata kepalanya sendiri bahwa aku anaknya berubah menjadi seorang kucing. Dahulu juga ibu ratu mengalami wujud perubahan di depan orangtuanya. Kutukan tersebut akan hilang jika menikah dengan cinta sejati dan memiliki anak. Tapi kutukan masih berpindah ke anaknya jika tak mendapatkan cinta sejati" ujar tuan Putri Lylia bercerita.
" Owh begitu. Makanya mungkin kamu takut menikah sama aku?! Takut aku bukan cinta sejati kamu?! Atau takut aku gak tulus mencintaimu?! Tapi emangnya kamu yakin bahwa kekasih kamu bisa menghentikan kutukan tersebut?! Terus apa kamu yakin kekasih kamu beneran cinta sejati kamu?!" tanya pangeran Thamus menyinggung.
" Aku belum tahu jawabannya. Karena aku kan belum menikah dan belum punya anak. Mungkin bisa tahu jika aku sudah menikah nanti nya. Aku gak bilang kalo kamu bukan cinta sejati aku. Ataupun kekasih aku adalah cinta sejati aku?! Hanya saja aku lebih merasa bahwa kekasih aku jauh lebih jujur di bandingkan kamu" ujar tuan Putri Lylia membalas ucapan nya pangeran Thamus.
" Ya udah Menikah saja dengan aku dulu. Biar kamu bisa tahu setulus dan secinta apa aku padamu?! Kalo aku bukan cinta sejati kamu barulah kamu menikah dengan kekasih kamu tersebut" ujar pangeran Thamus menjelaskan.
" Lah kok jadi kamu yang mengatur tentang hidup aku sih?!" ujar tuan Putri Lylia kesal.
" Ya biar kamu tahu kalo jadi istri aku bagaimana. Jangan terlalu percaya berita tanpa tanya langsung sama aku. Makanya aku gak suka dengan bukti rekaman video dan foto yang kamu dapatkan tersebut" ujar pangeran Thamus bertanggapan.
" Owh jadi begitu. Coba saja kamu katakan dari awal. Mungkin seharusnya tadi kita bisa saling.. Ya sudahlah mungkin bukan waktu yang tepat" ujar tuan Putri Lylia meledek.
...----------------...
Pangeran Thamus makin penasaran dengan ucapan sepenggal dari Tuan putri lylia yang bikin penasaran. Seolah-olah pangeran Thamus menjadi berhalusinasi yang aneh-aneh.
__ADS_1