
****************
Saking senengnya mendengar keputusan ibu ratu yang memberikan ijin. Sampai tuan Putri Lylia berjoget bersama bunny di depan ibu ratu. Sampai ibu ratu tertawa terpingkal-pingkal melihat aksi lucu tuan Putri Lylia dan bunny. Rasa bahagia terpancar dari wajah tuan Putri Lylia dan ibu ratu.
" Makasih ya ibu. Aku merasa senang sekali. Akhirnya kita bisa jalan-jalan bunny" ujar tuan Putri Lylia sambil menerbangkan tubuh nya bunny ke atas.
" Jangan terbangkan tubuh aku tuan Putri Lylia. Aku sangat takut" teriak bunny ketakutan.
" Hehehe.. maafkan aku bunny. Soalnya aku merasa sangat senang" ujar tuan Putri Lylia sambil tersenyum.
" Iya aku tahu banget bahwa tuan Putri Lylia sangat senang dengan keputusan ibu ratu yang mengijinkan tuan Putri Lylia berpergian selama satu Minggu. Aku ikut senang mendengarnya " ujar bunny tersenyum.
...****************...
Lalu datanglah pelayan di istana ke kamar tidur ibu ratu untuk memberitahu kedatangan tamu yaitu pangeran Thamus datang ke istana untuk menjenguk ibu ratu sekaligus untuk bertemu dengan tuan Putri Lylia.
" Maaf tuan Putri Lylia dan ibu ratu. Saya kesini mau ngasih tahu. Bahwa ada tamu baru datang sedang menunggu di ruangan tamu" ujar pelayan memberitahu.
" Siapa yang datang bertamu?!" tanya tuan Putri Lylia penasaran.
" Hemmmmm.. katanya sih pangeran Thamus " jawab pelayan memberitahu.
" Apa pangeran Thamus?! Aku gak salah denger?!" ujar tuan Putri Lylia terkejut.
" Iya tuan Putri Lylia. Kesini katanya ingin menjenguk ibu ratu yang sedang sakit. Pangeran Thamus bawa parsel buah dan buket bunga juga" ujar pelayan menjelaskan.
" Ya udah suruh masuk kesini aja. Tolong kamu bawa pangeran Thamus ke kamar ini" jawab ibu ratu memberikan perintah.
" Baik ibu ratu!! Aku akan memberitahu pangeran Thamus " ujar pelayan sambil pergi meninggalkan kamar tidur ibu ratu.
__ADS_1
...****************...
Tuan Putri Lylia merasa keberatan ketika ibu ratu menyuruh pelayan untuk membawa pangeran Thamus menjenguk masuk ke kamar tidur nya ibu ratu. Namun ibu merasa tak enak hati jika pangeran Thamus di suruh pulang. Sedangkan pangeran Thamus sudah membawa parsel buah dan buket bunga.
" Tapi ibu. Kan ibu ratu belum sembuh total. Biar aku saja yang menemani pangeran Thamus " ujar tuan Putri Lylia merasa berat hati.
" Ibu gak enak hati,lylia. Masa pangeran Thamus sudah jauh datang malah di suruh pulang. Mana bawa parsel buah pula. Ya pakai perasaan dikit lah" ujar ibu ratu menasehati tuan Putri Lylia.
" Hemmmmm.. tapi kan ibu masih belum sembuh total" jawab tuan Putri Lylia memberitahu.
" Paling juga pangeran Thamus hanya sebentar menjenguk ibu. Sisanya pasti ingin mengobrol dan bertemu dengan kamu lylia" ujar ibu ratu menjelaskan.
" Ya semoga saja begitu " jawab tuan Putri Lylia mencoba memaklumi.
...****************...
Tak berapa lama kemudian. Datanglah pangeran Thamus masuk kedalam kamar tidur nya ibu ratu. Sedangkan tuan Putri Lylia sedang mengupas buah untuk di makan oleh ibu ratu.
" Ya terimakasih banyak ya pangeran Thamus sudah meluangkan waktu nya untuk menjenguk. Ya tidak apa-apa. Ibu paham betul kamu pasti sibuk" jawab ibu ratu sambil di suapin buah sama putri lylia.
" Kamu mau buah?!" tanya tuan Putri Lylia kepada pangeran Thamus.
" Mau asalkan di kupasin sama kaya ibu ratu " ujar pangeran Thamus sambil tersenyum.
" Kupas buah yang banyak ya lylia. Biar pangeran Thamus betah di istana kita" ujar ibu ratu meledek.
" Aku sih betah kalo di istana ini soalnya ada tuan Putri Lylia. Jadi selalu gak ngebosenin bawaannya " ujar pangeran Thamus keceplosan.
" Bisa aja nih pangeran Thamus lucu ya,lylia. Selalu bikin ibu tertawa dengan sikap dan ucapan nya. Ibu yakin kalo kamu menikah dengan pangeran Thamus hidup kamu lebih berwarna lylia" ujar ibu ratu berpendapat.
__ADS_1
" Hahaha.. lucu banget sih ibu ratu dan pangeran Thamus. Kalian sangat kompak ya. Bikin aku pengen ketawa. Baru juga dua kali ketemu udah di suruh menikah aja nih. Pendekatan dulu lah. Baru kemudian keputusan " ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
" Hemmmmm.. bener juga sih. Jadi sekarang aku udah boleh mendekati kamu lylia?! Berarti aku boleh ngajak kamu jalan-jalan dong kalo aku ada waktu luang?!" tanya Pangeran Thamus penasaran.
" Ya boleh-boleh saja sih. Gak ada yang melarang. Hanya saja aku lagi pengen jalan-jalan sendiri dulu" ujar tuan Putri Lylia memberitahu.
...****************...
Obrolan pangeran Thamus,tuan Putri Lylia dan ibu ratu di kamar tidur ibu ratu menjadi hangat. Apalagi kini sikap tuan Putri Lylia gak sefrontal waktu pertama kali bertemu.
" Lylia kan mau jalan-jalan tuh sama hewan peliharaan nya pangeran Thamus" ujar ibu ratu sengaja memberitahu.
" Hah?! Seriusan lylia mau berpergian?! Kamu mau pergi kemana lylia?!" tanya pangeran Thamus penasaran.
" Ya aku seriusan mau bepergian selama satu Minggu dengan hewan peliharaan aku. Masih belum tahu kemana. Yang jelas gak di dalam istana mulu. Nanti aku jadi kura kura dalam tempurung. Yang tak tahu dunia luar seperti apa?!" ujar tuan Putri Lylia memberitahu.
" Mau aku temani?! Soalnya aku tahu tempat yang bagus untuk di kunjungi buat kamu yang pemula untuk traveling " ujar pangeran Thamus menawarkan diri.
" Hemmmmm.. terimakasih banyak pangeran Thamus. Aku ga mau merepotkan kamu. Lagian kan kita masih belum terikat apapun. Aku gak mau nanti kamu jadi beban untuk bertanggung atas aku" ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
" Ya enggak apa-apa. Aku pun senang jika menemani kamu berpergian. Apalagi perginya selama satu Minggu. Waktu yang lumayan cukup lama juga. Apalagi dunia luar istana tak bisa di tebak. Dan tak bisa di prediksi. Banyak kejahatan dan hal aneh yang sulit di pahami juga. Makanya kamu harus butuh pendamping buat menemani jalan-jalan " ujar pangeran Thamus menjelaskan.
" Kalo soal melindungi diri sendiri. Aku masih bisa melindungi diri aku sendiri. Soalnya aku bisa Seni bela diri. Jadi gak perlu khawatir sama sekali." ujar tuan Putri Lylia bercerita.
" Wah kamu bisa seni beladiri. Hebat dong!! Kamu juga mandiri ya" ujar pangeran Thamus memuji tuan Putri Lylia.
" Ya lumayan lah. Gak terlalu hebat. Tapi setidaknya beladiri bukan untuk pamer atau gaya-gayaan. Hanya ingin melindungi diri sendiri hal kejadian kriminal " ujar tuan Putri Lylia berargumen.
" Ya betul banget. aku setuju dengan pemikiran kamu lylia" ujar pangeran Thamus sambil tersenyum .
__ADS_1
...****************...
Nampak kini raut wajahnya tuan putri lylia tak seperti pertemuan pertama. Apalagi ini kali pertama pangeran Thamus melihat tuan Putri Lylia tanpa make-up.