Widodari

Widodari
bab 27. Sebuah Kutukan


__ADS_3

...****************...


Kutukan bunny akan hilang jika di cium oleh wanita yang tulus mencintai nya. Agar bunny bisa kembali lagi ke istana. Tak terasa hampir jam dua belas malam tuan putri lylia mengobrol dengan bunny. Dan akhirnya tuan Putri Lylia mulai lelah dan mengantuk. Karena dari tadi menguap terus ketika berbincang dengan bunny.


" Sudahlah bunny!! Aku tak kuat lagi mengobrol sama kamu!! Mata aku sudah lima Watt. Dan dari tadi aku juga sudah menguap terus" ujar tuan Putri Lylia memberitahu.


" Iya tuan Putri Lylia. Dari tadi aku lihat Tuan putri lylia menguap. Aku jadi ikutan menguap juga" ujar bunny sambil menguap di hadapan tuan Putri Lylia.


" Ya udah kita tidur yuk. Besok lanjut lagi di bahas. Selamat malam bunny. Selamat tidur" ujar tuan Putri Lylia berpamitan dengan bunny.


" Iya selamat malam tuan Putri Lylia. Selamat tidur" ujar bunny yang langsung menempatkan posisi badan untuk tidur di kasur yang telah di sediakan oleh tuan Putri Lylia.


...****************...


Esok pagi harinya. Saat tuan Putri Lylia,ayah dan ibu ratu sedang sarapan. Tiba-tiba datanglah pangeran Thamus datang ke istana untuk mengajak tuan Putri Lylia jalan jalan.


" Eh pangeran Thamus. Ada apa sepagi ini datang ke istana?! Apa ada hal penting?!" tanya ayah lylia bertanya.


" Aku enggak ada hal penting kok raja. Hanya ingin mengajak tuan Putri Lylia berkeliling. Aku mau mengajak tuan Putri Lylia ke sebuah tempat yang indah" ujar pangeran Thamus memberitahu.


"Hemmmmm.. perasaan semalam gak ada omongan deh kalo kita mau pergi " celetuk tuan Putri Lylia memberitahu.


" Memang aku gak ngomong semalam mau mengajak kamu pergi hari ini. Soalnya aku mau ngasih kejutan sama kamu. Mumpung aku libur hari ini " ujar pangeran Thamus menjelaskan.


" Tuh lylia. Kamu mau aja yah di ajakin jalan-jalan sama pangeran Thamus. Mumpung pangeran Thamus hari ini libur. Kamu libur aja sehari buat bantu di taman bunga anggrek " ujar ibu ratu menasehati.


" Hemmmmm.. baiklah kalo itu maunya ibu dan ayah" ucap tuan Putri Lylia mengiyakan ajakan pangeran Thamus.


" Ya udah kamu makan dulu lylia. Nanti baru deh kita pergi " ujar pangeran Thamus tersenyum.


" Kamu gak mau ikutan makan?!" tanya tuan Putri Lylia kepada pangeran Thamus.


" Ya benar yang di katakan oleh lylia. Mari makan bersama. Pasti kamu belum makan ya" ujar ayahnya lylia perhatian.

__ADS_1


" Tadi sudah makan kok" ujar pangeran Thamus berbohong.


...****************...


Tak berapa lama kemudian. Tiba-tiba cacing dalam perut nya pangeran Thamus berbunyi keras. Seolah menjadi pertanda bahwa pangeran Thamus belum sarapan. Mungkin Pangeran Thamus malu jika harus menumpang makan di istana tuan Putri Lylia.


"Yakin nih kamu udah makan?! Udah sih makan bareng sini. Gak usah malu-malu. Kaya sama siapa aja" ujar tuan Putri Lylia menarik tangan nya pangeran Thamus untuk duduk di sebelah nya.


' Hemmmmm.. yah ketahuan deh aku. Maafkan aku ya" ujar pangeran Thamus merasa malu.


" Ya ngapain juga malu-malu sih pangeran Thamus. Kan kamu sudah ibu anggap sebagai keluarga " ujar ibu ratu memberikan piring dan minuman untuk pangeran Thamus.


" Terimakasih banyak ya sudah sangat perhatian sama aku. Jujur aku merasa malu kalo numpang makan Mulu" ujar pangeran Thamus tersipu malu.


" Ya udah di nikmati ya makanan" ujar tuan Putri Lylia sambil tersenyum.


...****************...


Usai sarapan pagi. Lanjut ayah bekerja dan ibu ratu beristirahat. Lalu pangeran Thamus mengajak tuan Putri Lylia pergi. Mereka berpamitan untuk bepergian.


" Iya. Lylia juga butuh jalan-jalan seperti nya" ujar ibu ratu berpendapat.


" Iya aku sangat butuh jalan-jalan selama seminggu. Tapi belum juga di ACC" ujar tuan Putri Lylia menyindir ibu ratu.


" Ya udah jalan-jalan sama aku dulu sebelum kamu jalan-jalan selama seminggu " jawab pangeran Thamus mengalihkan pembicaraan.


" Ya udah ayah sekalian bekerja ya. Tolong nitip lylia ya. Tolong di jaga dan di lindungi ya pangeran Thamus " ujar ayah nya lylia berpamitan bekerja.


" Ya siap pak. Saya akan menjaga dan melindungi tuan Putri Lylia " ujar pangeran Thamus sambil tersenyum.


...****************...


Usai ayah pergi berpamitan dengan semua orang. Lanjut pangeran Thamus pergi menuju kendaraan nya bersama dengan tuan Putri.

__ADS_1


" Katanya mau ngajak jalan-jalan. Terus kendaraan nya mana?!" ujar tuan Putri Lylia meledek.


" Sebentar ya. Aku panggil dulu" ujar pangeran Thamus sambil bersiul memanggil kendaraan nya.


...****************...


Tak lama kemudian datanglah burung rajawali terbang dari atas menuju posisi berdiri pangeran Thamus dan tuan putri lylia. Lalu mendarat dengan selamat sambil menundukkan kepalanya sang rajawali. Tuan Putri Lylia terkesima dan hampir tak menyangka kendaraan pangeran Thamus sungguh luar biasa.


" Ini kendaraan kamu setiap kali ke istana aku?!" tanya tuan Putri Lylia penasaran.


" Ya begitulah. Ini rajawali hadiah dari ayahku. Saat aku dulu berhasil membunuh harimau yang akan memangsa manusia" ujar pangeran Thamus sambil mengelus kepalanya sang rajawali.


" Ya terlihat banget kalian sudah sangat akrab sekali. Tapi boleh aku membawa bunny?! Hewan peliharaan aku?!" tanya tuan Putri Lylia berharap.


" maaf tak bisa. Aku hanya ingin menikmati waktu berdua saja dengan kamu" ujar pangeran Thamus sambil menolong tuan Putri Lylia untuk naik ke atas punggung badannya sang rajawali.


" Hemmmmm.. padahal aku berharap bisa menikmati jalan-jalan hari ini sama peliharaan aku juga" ujar tuan Putri Lylia merasa sedih.


" next time ya ajak peliharaan kamu. Soalnya aku mau mengajak kamu ke tempat romantis" ujar pangeran Thamus yang duduk di belakang tubuh nya tuan Putri Lylia .


" Perjalanan berapa lama menuju tempat tersebut?!" tanya tuan Putri Lylia penasaran.


" Hemmmmm.. lumayan lama sih. Sekitar dua jam Soalnya tempat nya jauh dan terpencil. Belum ada di maps" ujar pangeran Thamus menjelaskan.


" Wah sulit dong kalo kesana tapi gak tahu arahnya maps,. Sangat membingungkan" ujar tuan Putri Lylia berkomentar.


" Kamu gak usah bingung. Cukup duduk manis dan santai sambil menikmati pemandangan dari atas ya. Biar aku yang menentukan arahnya aja" ujar pangeran Thamus memberitahu.


" Okelah kalo begitu. Aku nurut aja" ujar tuan Putri Lylia sambil tersenyum.


" Pegangan yang erat ya. Soalnya sang rajawali kalo terbang suka bikin deg-degan " ujar pangeran Thamus berbisik di telinga tuan Putri Lylia.


" Owh begitu ya. Aku baru tahu" ujar tuan Putri Lylia mencoba mengerti.

__ADS_1


...****************...


Lalu mereka pun terbang dengan sang raja wali milik pangeran Thamus menuju tempat terindah yang ingin di habiskan seharian dengan tuan Putri Lylia. Suatu kejutan indah buat tuan Putri Lylia hari ini.


__ADS_2