Widodari

Widodari
bab 46. Berubah Sifat


__ADS_3

...****************...


Ibunya Valir merasa kurang suka dengan sikapnya tuan Putri Lylia yang lancang dan gak ada etika dan sopan santun terhadap dirinya yang seorang ratu kerajaan.


" Hei,kamu widodari!! Jadi wanita yang sopan dan punya etika!! bukan jadi wanita yang arukan dan gak ada tata Krama nya!!" ujar ibunya Valir melontarkan kemarahannya.


" hahahaha.. jangan marah marah mulu bu. Nanti cepat tua dan keriputan loh" ujar tuan Putri Lylia meledek ibunya Valir.


" Kurang asem banget ya kamu!! Kamu cantik tapi bahasa dan tata Krama kamu nol besar. Gak sesuai dengan ucapan kamu!!" ujar ibunya Valir kesal dengan ucapan nya tuan Putri Lylia.


" Ya wajarlah aku begini karena aku rakyat biasa. Kalo ibu kan ratu tapi juga cara bicara dan nada ibu juga sangat tidak sopan. Makanya aku heran jika ada yang bilang bahwa ibu sangat baik dan ramah. Karena aku merasa tak seperti itu" ujar tuan Putri Lylia berkomentar.


" Kamu kenapa mengkritik aku?! Karena kamu gak berhak mengkritik aku!! Soalnya kamu hanya rakyat biasa. Tak pantas mengkritik orang istana!!" ujar ibunya Valir marah.


" Aku tipe orang bukannya mengkritik. Tapi Lebih ke berkata apa adanya " ujar tuan Putri bersikap santai.


...****************...


Usai makan malam. Tuan Putri Lylia kembali ke kamar tidur nya. Entah kenapa tuan Putri Lylia merasa aman di istana nya keluarga Valir. Sedangkan ayah dan ibu ratu cemas karena tak bisa menghubungi tuan Putri Lylia.


" Hemmmmm.. gimana nih ayah?! Lylia tak ada kabar dua hari ini?! Biasanya Lylia suka menghubungi kita" ujar ibu ratu khawatir.


" Sudah sabar aja. Nanti juga Lylia juga menghubungi kita kok. Jadi gak usah khawatir ya" ujar ayahnya lylia yang mencoba menenangkan hati istri nya.


" Ya semoga saja gak kenapa-kenapa. Ibu juga mencoba menghubungi pak kunang-kunang. Tapi sinyal nya hilang di saat berada di negeri kerajaan Awan" ujar ibu ratu memberikan informasi.


" Apa sinyal lylia dan pak kunang-kunang hilang di negeri kerajaan Awan. Pertanda yang buruk ya?! Itu kan wilayah kekuasaannya pangeran Thamus" ujar ayah nya lylia berkomentar.

__ADS_1


" Masa sih ayah?! Jangan membuat ibu sangat takut dan khawatir dong!! Apalagi sekarang kan hubungan Thamus dan Lylia sedang tidak baik-baik saja. Jadi makin khawatir dengan lylia. " ujar ibu ratu yang merasa kacau tanpa ada kabarnya Lylia.


" Iya. Ayah baru kepikiran akan hal ini saat kamu bilang sinyal terakhir nya lylia dan pak kunang-kunang di wilayah kekuasaannya pangeran Thamus. Semoga aja tidak terjadi hal buruk yang terjadi dengan mereka" ujar ayah LYLIA yang menahan tangisannya.


...****************...


Esok pagi harinya. Tuan Putri Lylia berkeliling mencari tahu istana yang sedang di singgahi. Sampai akhirnya tuan Putri Lylia melihat pak kunang-kunang masih tak sadarkan diri di kamar tidur nya. Karena penasaran akhirnya tuan Putri Lylia masuk untuk melihat keadaannya.


" Kondisi kunang-kunang nya sudah stabil dan membaik. Tapi belum sadar kan diri,nona" ujar perawat istana.


" Hemmmmm.. sungguh kasihan dan malangnya kunang-kunang ya. Sudah sangat tua dan rapuh. Hanya keajaiban yang bisa menyembuhkan nya. Semoga tuhan bisa berikan kesempatan buat kunang-kunang untuk hidup kembali" ujar tuan Putri Lylia berpendapat.


" Ini kan hewan peliharaan nona!! Masa nona lupa sih?! Kalo kunang-kunang tak mengorbankan nyawa nya mungkin nona yang akan mengalami hal seperti ini. Apalagi nona juga mengalami luka di perut" ujar perawat memberi tahu.


" Aku tak ingat kapan ada luka di perut aku?! Pantas saja setiap aku makan terlalu kenyang pasti sakit. Atau aku ingin tertawa terbahak-bahak juga sakit" ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.


" Ya makanya nona Widodari jangan terlalu banyak gerak. Harus banyak istirahat " ujar perawat istana memberikan istirahat.


" Semua orang disini sudah tahu siapa nona. Lagian juga kami tahu karena banyak yang membicarakan nona" ujar perawat istana.


" Wah hebat dong kalo aku banyak yang ngomongin. Udah kaya selebritas ya" ujar tuan Putri Lylia sambil tersenyum.


...****************...


Namun tiba-tiba pak kunang-kunang tersadar karena mendengar suaranya tuan Putri Lylia yang membangunkan nya. Lalu pak kunang-kunang memegang tangan nya tuan Putri Lylia dengan erat. Tuan Putri Lylia pun terkejut dan berteriak..


" Aaarrrgghh!!" teriak tuan Putri Lylia saat tangan nya di pegang pak kunang-kunang.

__ADS_1


" Tolong aku" ujar pak kunang-kunang.


" Bapak ngigau ya!! Tolong?! Apa aku gak salah denger?!" ucap tuan Putri Lylia sambil melepaskan genggamannya pak kunang-kunang.


" Kamu bicara dengan siapa nona Widodari?!" tanya perawat istana.


" Bapak kunang-kunang tadi berbicara kepada aku dan meminta tolong" ujar tuan Putri Lylia memberitahu.


" Ah masa sih?! Perasaan kunang-kunang ini tak mengatakan apapun deh" jawab perawat istana.


" Sumpah!! Barusan aku berteriak karena bapak kunang-kunang ini mengagetkan aku!! Aku pun mendengar nya dengan sangat jelas!!" ujar tuan Putri Lylia bersikeras dengan pendengaran nya.


" Wah ternyata benar ya!! Usai kecelakaan tersebut nona widodari jadi aneh dan bukan orang yang normal bisa bicara sendiri" ujar perawat istana yang menganggap tuan Putri Lylia aneh.


...****************...


Lalu perawat istana pergi untuk melaporkan kepada pangeran valir. Sedangkan tuan Putri Lylia masih bingung dengan apa yang telah terjadi pada dirinya. Yang bikin aneh hanya tuan Putri Lylia yang bisa mendengar nya. Sedangkan yang lain tidak.


" Maafkan saya ya nona Widodari!! Aku sudah menganggetkan nona!! Terimakasih sudah bisa mendengar aku bicara!! Berarti nona punya keistimewaan bisa mendengar suara hewan seperti bapak" ujar pak kunang-kunang yang sadar dari koma.


" Eh aku pikir aku gila loh!! Soalnya tadi aku bilang ke perawat. Eh malah aku di bilang aneh dan gak waras" ujar tuan Putri Lylia memberitahu.


" Memang hanya orang tertentu yang bisa mendengar dan berbicara dengan hewan seperti kami!! Kadang bukan kami gak mengerti bahasa manusia. Tapi kami lebih tahu kebenaran yang terjadi di kehidupan manusia di bandingkan manusia itu sendiri " ujar pak kunang-kunang bercerita.


" Owh begitu ya. Aku juga baru tahu bahwa aku bisa mendengar dan berbicara dengan hewan. Tapi apa aku juga bisa mendengar dan berbicara selain hewan?! Misalnya tumbuhan atau semacam serangga juga?!" tanya tuan Putri Lylia penasaran.


" Wah aku kurang tahu deh. Kalo nona Widodari mau tahu. Nanti bisa coba melakukan sendiri. coba ke hewan selain aku atau tumbuhan lain " ujar pak kunang-kunang berkomentar.

__ADS_1


...****************...


Percakapan di antara pak kunang-kunang dan Widodari berlangsung sangat menyenangkan. Dan pak kunang-kunang menyuruh Widodari untuk merahasiakan hal ini. Agar yang lain menganggap Widodari manusia yang normal. Bukan manusia aneh.


__ADS_2