Widodari

Widodari
bab 83. Persiapan Matang


__ADS_3

...****************...


Setelah ibu ratu Vexana menceritakan tentang persiapan rencana untuk menggagalkan rencana pernikahan pangeran Valir dengan Widodari. Agar berjalan lancar rencana mereka butuh persiapan yang matang. Lalu ibu ratu Vexana pamit kepada pangeran Thamus untuk pulang ke istana nya.


" Ya udah aku mau pulang. Soalnya kalo aku kelamaan di luar istana. Nanti Valir dan lylia bisa curiga" ujar ibu ratu Vexana memberitahu.


" Ya hati-hati di jalan. Jangan lupa berikan informasi soal Valir dan lylia. Agar aku bisa buat rencana hebat untuk menculik Lylia" ujar pangeran Thamus menjelaskan niat jahatnya.


" Iya semua harus berjalan sesuai rencana kita. Gak boleh ada yang gagal. Karena kalo gagal bisa merusak semuanya " ujar ibu ratu Vexana menjelaskan.


" Perlu meeting juga dong sama Odet?!" tanya pangeran Thamus penasaran.


" Iya itu harus. Biar komunikasi kita berjalan lancar tanpa ada yang salah paham juga" ujar ibu ratu Vexana memberitahu.


" Oke siap. Kabarin kalo rencana Jahat kita untuk segera di lakukan. Aku siap kapanpun juga" ujar pangeran Thamus sambil tersenyum.


" Ya jangan lupa persenan buat aku kalo rencana kita berhasil. Karena aku otak di balik rencana ini" ujar ibu ratu Vexana menjelaskan.


" Siap!! Aku sudah siapkan persenan untuk kak Vexana!! Jadi gak usah khawatir ya!!" ujar pangeran Thamus santai.


...****************...


Lalu ibu ratu Vexana pergi meninggalkan istana pangeran Thamus. Namun pangeran valir belum bisa mengeluarkan ayahnya dari istana untuk mendapatkan perawatan yang terbaik. Terlebih lagi banyak penjagaan ketat yang di lakukan oleh ibu ratu Vexana atas ayahnya pangeran Valir.

__ADS_1


" Ayah, maafkan aku gak bisa membawa ayah keluar dari istana ini untuk perawatan dan pengobatan yang lebih baik" ujar pangeran Thamus merasa bersalah.


" Tidak usah merasa bersalah Valir. Ayah juga sudah pasrah!! Kalo memang umur ayah hanya menghitung hari. Ayah sudah ikhlas " ujar ayahnya pangeran Valir memberitahu.


" Tolong jangan katakan hal itu!! Aku masih membutuhkan ayah!! Terlebih lagi hanya ayah satu-satunya keluarga aku yang aku punya di dunia ini. Sedangkan ibu kandung aku telah tiada" ujar pangeran Valir merasa sedih.


" Ya semua karena ayah yang membuat ibumu meninggal dunia. Andai saja ayah tidak bertemu dan berkenalan dengan Vexana. Mungkin ibumu tak berakhir seperti ini" ujar ayahnya pangeran Valir menangis.


" Sudahlah ayah. Yang sudah terjadi jangan di ungkit lagi. Aku sudah mengikhlaskan ibu yang telah meninggal dunia. Kini aku hanya butuh ayah untuk bisa melihat aku nanti menikah dengan lylia. Aku harap ayah bisa hadir dalam pernikahan kami" ujar pangeran Valir bercerita.


" Ayah akan pastikan melihat kamu dan Lylia menikah. Mungkin ayah harus menyamar sebagai orang lain agar bisa tidak ketahuan" ujar ayahnya pangeran Valir berkomentar.


" Itu sedang aku pikirkan agar bisa membuat ayah keluar dari ruangan ini tanpa bisa ketahuan oleh orang lain. Masih aku pikirkan caranya" ujar pangeran Valir memberitahu.


...****************...


Lalu ayahnya pangeran Valir bercerita bahwa dulu aja penyihir jahat yang ingin menjadi ratu kerjaan. Tapi karena berwajah buruk rupa. Akhirnya penyihir jahat tersebut membuat ramuan perubahan wujud. Dan kini penyihir tersebut menjadi ratu namun masih berbisnis ramuan perubahan wujud ilegal untuk kalangan keluarga kerajaan yang membutuhkan.


" Kok ayah bisa tahu soal ramuan perubahan wujud yang di inginkan?! Ayah tahu darimana?!" tanya pangeran Valir penasaran.


" Ayah tahu dari zaman ayah kenal ibu ratu Vexana. Dulu pertama kali kenal ayah tak terpesona karena wajahnya tak secantik ibu kandung kamu. Namun setelah dua kali kenal. Vexana berubah menjadi wanita sangat cantik. Dan cantiknya melebihi wajah ibu kandung kamu makanya ayah kepincut. Ayah baru tahu Vexana meminum ramuan perubahan wujud dari pengawal ayah yang tak sengaja melihat Vexana bertemu dengan penyihir yang sudah menjadi ratu" ujar ayahnya pangeran Valir bercerita.


" Owh begitu. Tapi anehnya kalo ibu ratu Vexana sudah cantik melebihi ibu kandung aku?! Tapi kenapa ibu juga harus di singkirkan alias di buat meninggal dunia?! Apa mungkin semuanya itu sabotase?! Agar ayah berpaling kepadanya dan menikah dengan ibu ratu Vexana?! Padahal mungkin ibu kandung aku masih hidup" ujar pangeran Valir berkomentar.

__ADS_1


" Hemmmmm.. bisa jadi ya. Vexana aja bisa melakukan segala hal agar bisa terpenuhi segala keinginan nya. Kenapa ayah tak terpikirkan seperti itu ya?! Bisa jadi yang di bunuh Vexana bukan ibu kamu melainkan orang lain ya?!" ujar Ayah nya pangeran Valir makin penasaran.


" Aku harus cari tahu nih. Kalo beneran ibu kandung aku masih hidup. Akan aku cari meskipun ke ujung dunia" ujar pangeran Valir memberitahu.


" Ayah doakan semoga kamu bisa mencari informasi tersebut sebelum acara pernikahan kamu dengan lylia di laksanakan. Agar kita bisa menyingkirkan ibu ratu Vexana" ujar ayahnya pangeran Valir menjelaskan.


" Iya. Aku juga takut ibu ratu Vexana mempunyai rencana jahat untuk pernikahan aku dan lylia. Soalnya dari kejadian yang aku dan lylia alami. Itu semua sudah di rencanakan ibu ratu Vexana dan Thamus" ujar pangeran Valir berkomentar.


" Kalo mereka punya rencana jahatnya untuk menghancurkan rencana pernikahan kamu dengan lylia. Kalian juga harus berhati-hati. Soalnya ibu ratu Vexana terkenal sangat jahat dan bengis" ujar ayahnya pangeran Valir berargumen.


...****************...


Pangeran Valir pun tercengang ketika mendengar cerita mengenai ibu ratu Vexana yang sangat jahat dan. bengis kepada siapapun. Meskipun terlihat dari luar pendiam dan jarang ngomong. Namun sekali nya bertindak sangat mengerikan.


" Ayah hanya ingin kamu dan keluarga lylia jauh lebih waspada dan hati-hati. Agar tidak masuk dalam rencana jahat dan perangkap mengerikan yang telah di buat ibu ratu Vexana. Soalnya kalo kalian masuk perangkap jangan harap bisa keluar atau bisa hidup" ujar Ayahnya pangeran Valir menjelaskan.


" Wah sadis banget ya ibu ratu Vexana. Pantas saja aku kalo melihat nya aura nya selalu negatif terpancar dari wajahnya. Udah gak pernah senyum. Menandakan orang nya tidak baik" ujar pangeran Valir berkomentar.


" Iya karena ayah pernah masuk perangkap rencana jahatnya. Jadi kini ayah terbelenggu dalam kekuasaan nya. Jadi ayah tak bisa berkutik sama dia" ujar ayahnya pangeran Valir memberitahu.


" Iya terimakasih ayah atas informasinya dan masukannya. Aku akan lebih waspada dan hati-hati lagi bersikap di depan ibu ratu Vexana " ujar pangeran Valir sambil tersenyum.


...****************...

__ADS_1


Pangeran Valir juga mulai menyusun rencana agar bisa menyelamatkan diri dari perangkap jahat ibu ratu Vexana dan menjauhkan Widodari dari ibu ratu Vexana agar bisa melakukan rencana pernikahan dengan baik dan lancar.


__ADS_2