
...***************...
Hujan masih deras. Namun suasana usai sarapan semakin memanas. Terlebih ibu tirinya pangeran Valir seolah ingin membuat masalah di istana raja Zeus. Untung nya Widodari bisa meredam emosi semuanya. Agar tidak terjadi keributan yang parah. Akhirnya Widodari membuatkan teh manis hangat. Agar tak ada yang berseritegang dalam ruangan tamu.
"Mungkin lebih baik minum teh dulu. Biar pikir dan hati jadi rileks" ujar Widodari sambil memberikan masing-masing secangkir teh.
" Terimakasih ya Lylia sayang!! Tahu aja ayah dan ibu lagi pengen minum teh" ujar raja Zeus memberitahu.
" Hemmmmm.. teh nya manis dan buat hari jadi rileks dan tenang ya. Makasih sayang" ujar pangeran Valir memuji Widodari.
" Makasih pangeran Valir atas pujiannya " ujar Widodari sambil tersenyum.
" Lebay banget sih!! Cuma secangkir teh aja. Apa nya yang enak!!" ujar ibu tirinya pangeran Valir berkomentar.
" Ya memang hanya teh. Tapi setidaknya kita menghargai Lylia yang sudah susah payah membuatkan teh untuk kita" ujar ibunya lylia menjelaskan.
" Wah terimakasih atas pengertiannya ibu. Aku akan selalu menyayangimu " ujar Widodari sambil tersenyum.
" Ya sama-sama Lylia sayang. Ibu akan selalu support kamu dalam keadaan apapun. serta menjaga kamu dari marabahaya " ujar ibunya lylia menyindir ibu tirinya pangeran Valir.
...****************...
Siang hari. Hujan pun reda. Pangeran Valir dan ibu tirinya pamit kepada raja Zeus, widodari dan ibunya lylia. Namun ternyata ibu tiri nya pangeran Valir tidak pulang ke istana nya. Melainkan bertemu dengan tuan Putri Odet. Karena sudah janjian hari ini.
" Ibu ratu Vexana!! Akhirnya datang juga" ujar Odet sambil memeluk erat tubuhnya ibu tirinya pangeran Valir.
" Iya maafkan ibu ya Odet!! Agak terlambat hari ini karena hujan!!" ujar ibu tirinya pangeran Valir memberitahu.
" Iya tak apa-apa. Yang penting ibu ratu Vexana sudah datang dan menepati janji untuk main ke istana aku" ujar Odet sambil tersenyum.
" Kamu terlihat makin cantik saja ya Odet!! Apa sih rahasianya?! Bagi bagi dong tips nya" ujar ibu tirinya pangeran Valir meledek Odet.
__ADS_1
" Hehehe.. bisa saja nih ibu ratu Vexana. Bikin aku terbang karena pujiannya. Oh ya aku buatkan dessert kesukaan ibu loh. Pasti ibu suka." ujar Odet menjelaskan.
" Memangnya kamu bikin dessert apa buat aku?! " tanya ibu tirinya pangeran Valir penasaran.
" Aku bikin puding buah dan brownies" ujar Odet sambil mengajak ibu tirinya pangeran Valir berkeliling di halaman depan istana nya Odet.
" Wah kedengaran nya sangat enak tuh. Kamu yang membuat nya sendiri?!" ujar ibu tirinya pangeran Valir terlihat senang.
" Iya dong. Sekarang aku belajar kursus masak. Biar bisa jadi istri dan menantu idaman mertua" ujar Odet cengar-cengir.
" Hemmmmm,, sayang ya. Valir salah pilih calon istri. Seharusnya Valir memilih kamu bukan Lylia ya. Sudah jelas kamu lebih cantik daripada Lylia dan jago masak pula" ujar ibu tirinya pangeran Valir membandingkan Odet dengan Widodari.
" Ya mau gimana lagi. Itu sudah pilihannya pangeran Valir. Aku tak bisa membuat pangeran Valir berpaling dari aku" ujar Odet.
" Tenang saja Odet. Aku bisa membuat pangeran Valir berubah sikap dan berpaling dari kamu kok. Tenang saja. Selama ada aku. Keinginan kamu pasti terwujud" ujar ibu tirinya pangeran Valir tersenyum jahat.
...****************...
" Hemmmmm,,denger denger kata Thamus. Katanya kamu sangat suka dan naksir sama Valir dari zaman kalian sekolah bareng ya?!" tanya ibu tirinya pangeran Valir penasaran.
" Hehehe.. iya bener. Ih Thamus buka buka rahasia aja. Kan aku jadi malu" ujar Odet menjawab dengan wajah tersipu malu-malu.
" Hemmmmm.. kamu beneran sayang dan cinta sama Valir?! Seriusan bakalan mau ngelakuin apapun agar bisa memiliki Valir?! " ujar ibu tirinya pangeran Valir mempertanyakan.
" Ya aku sangat sayang dan cinta sama Valir. Aku akan melakukan apapun juga agar Valir bisa jadi milik aku selamanya. Tapi kan rumor kabar beredar katanya lylia dan Valir dalam waktu dekat akan segera menikah" ujar Odet menjelaskan.
" Ya bener. Mereka akan segera menikah. Tapi aku tak merestui hubungan mereka. Ini keinginan mereka yang terlalu memaksakan kehendak mereka. Padahal aku berharap kamu yang jadi calon menantu aku " ujar ibu tirinya pangeran Valir tersenyum.
" Ya mau gimana lagi?! Kalo itu sudah pilihannya Valir. Aku bisa apa" ujar Odet sangat pasrah.
" Ya gak bisa begitu. Kalo kamu ingin mendapatkan valir kedalam pelukan kamu. Aku bisa membantu kamu. Tapi ada syaratnya" ujar ibu tirinya pangeran Valir menawarkan diri.
__ADS_1
" Apa itu syaratnya?! Jangan yang ribet ya!!" ujar Odet penasaran.
" Oh tentu tidak ribet!! Malah gampang!! Jadi kamu hanya perlu nurut sesuai instruksi dari aku saja!! Sisa nya biar nanti aku tangani" ujar ibu tirinya pangeran Valir menjelaskan.
" Okelah kalo begitu " ujar Odet mengangguk-anggukkan kepalanya.
...****************...
Lalu ibu tirinya pangeran Valir mengeluarkan botol minuman dengan cairan berwarna ungu dan di tunjukan kepada obat. Untuk memberitahu bahwa ramuan tersebut adalah ramuan berubah wujud yang di inginkan.
" Aku ingin kamu berubah wujud menjadi Lylia. Agar kamu bisa menikah dengan pangeran Valir. Dengan cara nanti aku akan memasukan sehelai rambut nya lylia ke dalam ramuan ini. Lalu kamu harus meminumnya. Dan nanti Lylia akan meminum ramuan yang sama juga dengan sehelai rambut kamu" ujar ibu tirinya pangeran Valir menjelaskan.
" Owh begitu. Kalo begitu aku sangat mau ibu ratu Vexana. Aku ingin menjadi milik nya pangeran Valir selamanya. " ujar Odet sambil tersenyum.
" Tapi aku ngasih ramuan ini bukan cuma cuma loh. Ramuan ini sangat mahal. Soalnya aku pernah melakukan meminum ramuan ini saat aku ingin menjadi ratu yang sekarang" ujar ibu tirinya pangeran Valir bercerita.
" Ya berapapun akan aku bayar. Agar aku bisa menikah dan memiliki pangeran Valir serta punya anak dengan pangeran Valir" ujar Odet menjelaskan.
" Iya kalo bisa di bayarkan segera ya. Soalnya aku butuh untuk biaya perawatan kecantikan aku di salon" ujar ibu tirinya pangeran Valir to the point.
" Iya siap. Akan aku transfer uangnya sekarang juga. Berikan nomer rekening nya " ujar Odet sambil mengambil handphone canggih nya.
" Ini nomer rekening aku. Aku berikan ramuan ini setelah dana tertransfer ya" ujar ibu tirinya pangeran Valir memberitahu.
" Ini sudah aku transfer" ujar Odet sambil memberikan bukti transfernya.
" Oke terimakasih banyak ya cantik" ujar ibu tirinya pangeran Valir tersenyum.
...****************...
Lalu ibu tirinya pangeran Valir memberikan botol ramuan perubahan wujud kepada Odet. Agar bisa menjalankan aksinya. Ibu tirinya pangeran Valir membutuhkan sekutu dalam rencana jahatnya untuk menghancurkan rencana pernikahan Widodari dan pangeran Valir.
__ADS_1