
...****************...
Meskipun awalnya ibunya lylia merasa sedih dan kecewa karena tidak di ikut sertakan dalam mengurus acara pernikahan Lylia dan pangeran Valir. Tapi semua ini di lakukan demi kondisi kesehatan ibu nya lylia.
" Seperti nya aku belum siap jika bulan besok sudah melangsungkan pernikahan dengan pangeran Valir. Bagaimana kalo beri waktu tiga bulan. Agar persiapan nya matang dan gak terkesan terburu-buru" ujar Widodari berpendapat.
" Bener yang di katakan oleh lylia. Aku setuju dengan pendapat nya lylia. Apalagi kami belum terlalu mengenal baik satu sama lain. Jadi mungkin alangkah baiknya berikan waktu tiga bulan untuk saling mengenal sifat dan karakter masing-masing " ujar pangeran Valir menyetujui pendapat Widodari.
" Kalo ayah sih setuju aja. Soalnya kan mereka yang yang menjalani. Pasti mereka bisa tahu baik dan buruk nya. Resiko yang terbesar dan sedikit nya" ujar ayahnya lylia berkomentar
" Ya udahlah. Terserah kalian. Kalo mau nya begitu. Ibu bisa bilang apa?! Kalian yang menjalani kehidupan rumah tangga nanti nya. Paling hanya satu pesan ibu buat pangeran Valir. Jika kamu tidak menyukai Lylia lagi. Tolong kembalikan pada ayah dan ibunya. Jangan sampai kamu selingkuh ya" ujar ibunya Lylia memberikan nasihat.
" Aku berjanji jika aku sudah menikah dan memiliki lylia sepenuhnya. Aku takkan mengecewakan Lylia maupun ayah dan ibu. Sebisa mungkin aku akan berusaha membuat lylia tersenyum dan bahagia selalu " ujar pangeran Valir berjanji.
" Aku pegang ya janji kamu pangeran Valir. Awas aja kamu berbohong dan mengingkari janji kamu. Maka jika itu sampai terjadi. Aku akan pergi sendiri ke istana orangtuaku " ujar Widodari mengancam pangeran Valir.
"Aku berjanji takkan mengingkari janji aku sama kamu sayang" ujar pangeran Valir keceplosan di depan ayah dan ibu nya lylia.
" Sayang?! Kalian sudah berpacaran?!" tanya ibunya lylia penasaran.
__ADS_1
" Hehehe.. iya aku dan lylia sudah berpacaran. Kami juga sedang belajar memahami dan mengerti sifat dan karakter masing-masing" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Ya bagus itu. Ayah suka anak muda seperti pangeran Valir" ujar ayahnya lylia menjelaskan.
...****************...
Usai mereka sarapan pagi bersama. Lanjut Widodari dan pangeran Valir berkeliling di taman bunga anggrek milik orangtuanya lylia. Seperti pemandangan yang tak asing ketika Widodari berjalan bersama pangeran Valir sambil mengobrol.
" Aku gak sangka banget kamu sayang. Akting kamu terbaik dan bagus banget. Benar-benar di luar ekspektasi aku. Dan aku sempat meragukan kehebatan kamu. Ternyata kamu jauh lebih jago dari yang aku duga. " ujar pangeran Valir memuji Widodari.
"Hemmmmm.. aku juga merasa aneh dengan diriku sendiri. Kenapa bisa bersikap begitu. Seolah-olah aku beneran menjadi tuan Putri Lylia. Tanpa berpikir dan asal spontan saja aku melakukan dan berbicara dengan raja Zeus dan istrinya yang sangat baik hati. Terlihat sekali mereka sangat menyayangi tuan Putri Lylia " ujar Widodari berkomentar.
" Iya aku terkejut juga dengan sikap kamu yang sangat baik. seperti Lylia yang aku kenal. Malah jauh lebih perhatian kepada orangtuanya. Karena dahulu Lylia terlihat kurang perhatian sama ayah dan ibunya." ujar pangeran Valir memberitahu.
" Kamu harus hati hati dengan pangeran Thamus ya?! Thamus sahabat aku?! Tapi dia sangat jahat. soalnya dia pernah ingin melukai kamu. Kalo suatu saat kamu bertemu dengan Thamus. Kamu kabarin aku ya. agar aku bisa melindungi kamu" ujar pangeran Valir memberitahu.
" Oke siap mas sayang!! Aku akan lakukan apapun yang kamu perintahkan demi kerahasiaan kita terjaga" ujar Widodari sambil tersenyum.
" Melihat kamu di istana ini. Aku jadi gak pengen pulang ke istana aku. Karena aku belum siap buat jauh dari kamu. Apalagi terpisah dengan kamu " ujar pangeran Valir sambil memeluk erat tubuh nya Widodari.
__ADS_1
" Sama mas sayang. Aku berusaha untuk kuat dan tegar dalam menjalani ujian hubungan cinta kita. Aku gak bisa menolak keinginan Raja Zeus juga. Terlebih raja Zeus berusaha agar bisa menemukan tuan putri lylia. Seperti ayah yang pantang menyerah demi menemukan anaknya sendiri. Seolah membuat aku terharu dan sedih pula " ujar Widodari menjelaskan.
...****************...
Pelukan hangat dan ciuman manis yang di lakukan oleh pangeran Valir dan Widodari. sebagai ungkapan rasa cinta mereka yang tumbuh benih-benih cinta yang takkan layu ataupun memudar.
" Aku gak bisa janji setiap hari akan main kesini. Hanya aku bisa berjanji jika ada waktu akan aku usahakan buat ketemu kamu. Jadi kamu jangan bersedih ya. Kan masih ada pak kunang-kunang yang bersedia menghibur kamu juga di saat kita menjalani hubungan percintaan jarak jauh" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Ya mas sayang. Aku tahu kerjaan kamu di Istana jauh lebih banyak daripada harus memikirkan aku saja. Aku akan selalu menghubungi kamu setiap hari. Kabarin aku jika kamu ada waktu senggang. kita bisa video call ya" ujar Widodari sambil tersenyum.
" Aku berharap ucapan kamu sesuai dengan sikap dan tindakan kamu. Tolong kamu juga jaga dan rawat orangtuanya lylia ya. Aku mohon bersikap baik. Jangan membuat masalah. Biar nanti kalo aku main kesini aku akan belikan hadiah untuk kamu" ujar pangeran Valir menjanjikan membelikan hadiah untuk Widodari.
" Tak usah berjanji untuk membeli kan aku hadiah. Cukup kamu tepati janji kamu untuk datang kesini untuk bertemu aku. buat aku mengobrol dan menatap wajah kamu sudah cukup jadi hadiah teristimewa buat aku" ujar Widodari sambil tersenyum.
" Haduh,aku gak kuat jika melihat senyuman kamu begini. Rasanya aku pengen kamu ikuta pulang bersama aku. Tapi kenyataannya kita sudah berjanji kepada raja Zeus. Dan semoga secepatnya tuan Putri Lylia bisa di temukan" ujar pangeran Valir sambil mengusap rambut Widodari dengan lembut.
" Yah kamu kalo mengusap rambut aku dengan lembut begini. Jadi nya aku gak pengen kamu pergi dari istana ini. Ayolah secepatnya kita menikah. Biar gak menjalani hubungan percintaan jarak jauh begini." ujar Widodari memberitahu.
" Sabar sayang. Nunggu tuan Putri Lylia di temukan. Barulah kita menikah. Aku janji akan menikahi kamu" ujar pangeran Valir memberikan kecupan hangat di kening nya Widodari.
__ADS_1
...****************...
Akhirnya Widodari melepaskan kepergian pangeran Valir untuk pulang ke istana. Meskipun batin nya menangis karena harus berpisah dan menjalani hubungan percintaan jarak jauh. Hal yang menyedihkan buat Widodari dan pangeran Valir. Tapi ini demi janji mereka untuk membantu raja Zeus menemukan tuan putri lylia kembali ke istana.