
...****************...
Ibu ratu yang mendengar komentar jahat dari mulut nya Widodari dan pangeran Valir. Membuat ibu ratu sangat marah dan kesal oleh mereka.
" Kalian pikir bahwa kalian seperti Romeo dan Juliet?! pasangan saling cinta?! Tapi akhirnya tragis bukan?! Kalian akan meninggal dunia. Kalian mau seperti itu?! Mau meninggal dunia agar kalian tetap bersama?!" ujar ibu ratu memberitahu.
" Aku sih enggak apa-apa. Asalkan aku tetap bersama Widodari. Daripada aku bersama orang yang gak ku cintai. Seperti ibu ratu terhadap ayah. Yang bersama hanya karena harta bukan cinta " ujar pangeran Valir berkomentar.
" Hahahaha.. silahkan kalian melakukan hal yang kalian anggap benar!! Aku akan berkuasa dan memisahkan kalian!! Karena kisah cinta kalian hanya dongeng bukan kisah cinta yang wajib di ketahui banyak orang" ujar ibu ratu menjelaskan.
" Ya silahkan saja melakukan hal yang menurut ibu itu baik. Tapi aku dan Widodari akan buktikan ke semua orang di negeri kerajaan ini. Bahwa cinta kamu beneran tulus apa adanya " ujar pangeran Valir sambil menarik tangan nya Widodari untuk meninggalkan pembicaraan dengan ibu ratu.
" Kalian kalo di kasih tahu kebiasaan ya?! Suka banget ngelawan!! Dan selalu ego dengan pendirian kalian!! Yang menurut kalian benar padahal salah!!" ujar ibu ratu berkomentar.
" Aku pun gak perduli dengan komentar dari ibu!! Jadi jangan atur hidup aku!! Karena hidup aku hanya aku yang bisa atur sendiri " ujar pangeran Valir menjelaskan.
...****************...
Pangeran Valir pun mengajak Widodari untuk mengobrol di kamar nya pak kunang-kunang. Dan ternyata ingatan pak kunang-kunang sudah kembali dan mengingat kejadian yang terjadi. Namun pak kunang-kunang tak berani membicarakan hal itu kepada Widodari takut Widodari takkan percaya dengan cerita pak kunang-kunang.
" Udahlah kita jangan tunjukkan kebersamaan kita di hadapan ibu ratu!! Aku tak mau ada masalah!!" ujar Widodari menasehati pangeran Valir.
" Kenapa sayang?! Kamu takut akan ibu ratu yang selalu memarahi kita?! Biarkan saja kita lawan terus. Biar ibu ratu tahu bahwa cinta kita takkan bisa di kalahkan oleh kekuasaan ibu ratu" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Jujur aku merasa tak enak hati dan merasa bersalah jika harus melihat kamu dan ibu ratu berdebat hanya karena aku. Apalagi benar kata ibu ratu. Bahwa kita memang takkan bisa bersatu. Kasta kita berbeda. Akan sulit mendapatkan restu dari ibu ratu" ujar Widodari bersedih.
__ADS_1
" Kenapa kamu harus bersedih sayang?! Selama restu ayahku bersama kita!! Insyaallah aku akan punya kekuatan untuk meyakinkan ayahku bahwa pilihan aku untuk menikahi kamu adalah keputusan yang tepat" ujar pangeran Valir sambil mencium kening nya Widodari.
" Tapi kan masalah nya ayah kamu baru siuman!! Lagian juga ayah kamu mana mungkin akan berikan restu kepada aku dan kamu!! Aku gak mau terlalu berharap!!" ujar Widodari merasa sedih.
" Sudahlah jangan bersedih Mulu!! Aku gak mau melihat kamu bersedih apalagi menangis!! Bidadari gak boleh menangis apalagi bersedih" ujar pangeran Valir sambil mengelus rambut nya Widodari dengan lembut.
...****************...
Suasana tongkrongan di kedai kopi bang kura-kura. Hanya ada pangeran Thamus dan Pangeran Marvel. Kini pangeran Valir absen pergi nongkrong karena sudah kedatangan Widodari dalam hidupnya.
" Tumben ya Valir absen nongkrong disini!! Biasanya Valir yang gak pernah absen nongkrong tiap malam" celetuk pangeran Marvel.
" Ya mungkin karena sekarang Valir fokus merawat ayahnya yang koma selama dua tahun. Karena takut kita tanya soal kondisi ayahnya. Makanya Valir kini menjadi orang yang pendiam dan tertutup." ujar pangeran Thamus berkomentar.
" Ya aku selalu tahu soal aku punya orang mata-mata yang bekerja di istana nya Valir. Jadi sekarang aku tahu semuanya soal pangeran Valir. " ujar Pangeran Thamus memberitahu.
" Wah hebat banget ya kamu!! Kalo ada orang mata-mata di istana pangeran Valir. Jangan jangan di istana aku juga ada nih?!" ujar Marvel asal nyeplos.
" Ya benar banget. Aku juga mempekerjakan banyak orang di setiap wilayah negeri kerajaan agar aku bisa tahu semua informasi tentang istana masing masing. Termasuk Valentina, Odet juga lylia" ujar pangeran Thamus menjelaskan.
" Eh gimana soal Lylia?! Gak ada kabarnya?! Apa beneran akan menikah dengan pangeran Valir?!" ujar pangeran Marvel penasaran.
" Lylia sedang menjadi pemberitaan soal nya kini ibunya mengalami sakit parah karena lylia hilang saat kecelakaan. Waktu itu aku hampir aja sempet mau bermain dengan lylia. Eh keburu aku di amuk oleh monster gila yang selalu menjaga Lylia" ujar pangeran Thamus bercerita.
" Apa kamu bermain dengan lylia?! Maksudnya apa ya?! Aku kurang paham nih?!" ujar pangeran Marvel makin penasaran.
__ADS_1
" Ya waktu itu aku liha Lylia dan pengawalnya sedang makan di kedai. Aku langsung menyuruh pelayan memberikan obat tidur. Niatnya aku mau menikmati tubuh nya lylia. Tapi keburu monster datang dan melukai tubuhku " ujar pangeran Thamus menjelaskan.
...****************...
Pangeran Marvel yang awalnya curiga dengan pangeran Thamus mengenai tuan Putri Lylia. Kini menjadi paham. Bahwa pangeran Thamus suka memata-matai gerak gerik semua pangeran dan putri istana. Seperti ingin tahu segalanya soal mereka. Agar bisa mencari kelemahan dari mereka.
" Yang aku denger katanya ayahnya juga mengerahkan banyak pasukan untuk bisa menemukan tuan putri lylia. Sudah ada informasi namun belum menemukan tuan putri lylia" ujar pangeran Marvel berkomentar.
" Ah masa sih?! Perasaan aku tak pernah mendengar tentang hal ini. Makanya aku heran. Soalnya mata mata aku gak memberikan informasi kepada aku" ujar pangeran Thamus memberitahu.
" Iya aku tahu dari pelayan di istana tuan Putri Lylia. Yang juga bekerja untuk memata-matai kehidupan tuan Putri Lylia. Yang aku bayar selama ini " ujar pangeran Marvel menjelaskan.
" Wah ternyata kamu juga memata-matai tuan Putri Lylia juga?! Ceritanya kamu mau saingan sama aku dan Valir gitu?!" ujar pangeran Thamus meledek pangeran Marvel.
" Ya kan gak ada larangan nya untuk bisa memiliki tuan Putri Lylia. Apalagi kamu juga belum menikah dengan tuan Putri Lylia. Sedangkan Valir juga baru menjadi kekasih nya. Jadi selama belum sah jadi pasangan suami-isteri. Aku juga berhak dong" ujar pangeran Marvel berkomentar.
" Ya tetap aja kita harus bersaing secara sportif. Gak boleh ada kecurangan agar bisa memiliki tuan Putri Lylia." ujar pangeran Thamus menjelaskan
" Lah kamu kan sudah punya Valentina. Ngapain juga kamu juga masih mengincar tuan Putri Lylia " celetuk pangeran Marvel.
" Ya karena tuan Putri Lylia itu sangat menarik. Apalagi paras wajahnya bikin aku tidak bisa tidur semalaman jika terus mengingat nya" ujar pangeran Thamus berpendapat.
...****************...
Dan ternyata tuan Putri Lylia sedang di perebutkan oleh pangeran Thamus, pangeran Valir dan pangeran Marvel. Mereka menyukai paras cantik nya tuan Putri Lylia dan pembawaan nya yang anggun,lemah lembut dan gemulai bak bidadari surga.
__ADS_1