Widodari

Widodari
bab 75. Merasa Lega


__ADS_3

...****************...


Pangeran Valir merasa lega karena bisa menyelamatkan Widodari dari todongan pisau nya pangeran Thamus. Meskipun dengan suasana tegang. Tapi semua kejadian hari ini bisa terlewati dengan baik. Semua bisa di selesaikan dengan aman tanpa ada korban dan bahaya apapun. Semua aman terkendali sekarang. Sesampainya di istana raja Zeus.


" Kamu baik baik saja lylia?! Maafkan ibu tak bisa menemani kamu. Soalnya ibu harus menemani ayahmu bertemu dengan klien nya. " ujar ibunya lylia merasa khawatir.


" Iya enggak apa-apa kok ibu. Jangan khawatir. Aku baik-baik saja karena ada pangeran Valir yang membantu. Kalo tanpa pangeran Valir mungkin aku bisa celaka dan terluka" ujar Widodari memberitahu.


" Kata pelayan di istana kasih kabar ke ayah dan ibu. Katanya pangeran Thamus menodongkan pisau ke leher kamu ya?! Kok bisa sih?!" tanya ayahnya lylia penasaran.


" Itu karena pangeran Thamus yang belum move on. Masih ingin aku jadi calon istrinya. Padahal aku sudah bilang bahwa aku miliknya pangeran Valir. Jika ingin berteman. Akan aku sambut dengan hangat" ujar Widodari menjelaskan.


" Owh jadi seperti itu ya. Tapi kok bisa tahu kamu ada di istana sih?!" ujar ibunya lylia penasaran.


" Itu karena di kasih tahu informasi oleh ibu tiri aku. Maafkan aku ya ibu ratu dan raja Zeus. Karena ulah dari ibu tiri aku. Jadinya begini" ujar pangeran Valir merasa bersalah.


" Apa?! ibu tiri kamu telah bekerja sama dengan pangeran Thamus untuk mencelakai Lylia?! Kok bisa?! " ujar ibunya lylia terkejut.


" Aku juga awalnya terkejut mendengar hal itu. Karena aku tanpa sengaja mendengar percakapan telepon antara ibu tiriku dengan pangeran Thamus. Makanya niatnya aku datang ke istana mau memberitahukan hal ini. Eh malah keburu Thamus sudah datang terlebih dahulu ke istana ini" ujar pangeran Valir bercerita.


" Owh begitu ceritanya. Tapi syukurlah ada kamu ya pangeran Valir. Kalo tanpa kamu gak tahu deh lylia akan seperti apa nanti nya?! Bisa jadi terluka atau di culik kembali oleh pangeran Thamus " ujar ayahnya lylia berkomentar.


" Ya Alhamdulillah aku datang di waktu yang tepat . Jadi kalian merasa lega sekarang soal kondisi nya lylia" ujar pangeran Valir menjelaskan.


...****************...


Mereka pun melanjutkan obrolan dengan makan sore bersama. Karena kejadian tadi. Baik pangeran Valir dan Widodari tak sempat makan soalnya takut terjadi hal buruk yang di lakukan oleh pangeran Thamus.

__ADS_1


" Aku sangat lapar nih Bu. Soalnya tadi niatnya mau makan. Jadi ketunda karena kejadian tadi. Bikin aku syok terapi akan kejadian hari ini" ujar Widodari memberitahu.


" Ya udah kita makan dulu yuk. Valir,kamu gak boleh pulang ya. harus makan dahulu. Soalnya ibu masih penasaran lagi mengenai cerita hari ini" ujar ibunya lylia sambil tersenyum.


" Hehehe.. baiklah ibu ratu. Aku akan laksanakan perintah " ujar pangeran Valir memberitahu.


" Hehehe. jangan panggil ibu ratu lagi ya. Sekarang kamu bisa panggil ibu saja atau ibu mertua" ujar ibunya lylia meledek pangeran Valir.


" Baiklah ibu mertua. Aku akan ikuti perintah " Ujar pangeran Valir cengar-cengir.


" Ibu!! Kan aku dan pangeran Valir belum resmi menjadi pasangan suami istri. Belum saatnya untuk memanggil ibu mertua " ujar Widodari merasa tidak enak hati.


" Ya maafkan ibu ya pangeran Valir. Kalo memaksa kamu untuk memanggil ibu mertua. Soalnya ibu sudah ingin menggendong cucu dari Lylia dan kamu pangeran Valir " ujar ibunya lylia menjelaskan.


" Sabar ya ibu mertua. Bulan besok insyaallah aku dan lylia akan resmi menjadi suami istri " ujar pangeran Valir menjelaskan.


...****************...


" Hah?! Seriusan nih bulan besok?! Enggak terlalu cepat pangeran Valir?!" ujar ayahnya lylia berkomentar.


" Iya aku seriusan. Lebih cepat. Lebih baik. Agar aku bisa menjaga dan melindungi Lylia. Agar tak dalam waktu yang berbahaya lagi" ujar pangeran Valir memberitahu.


" Itu sih ibu sangat setuju. Karena kata pepatah orangtua dulu. Kalo misalnya ada niat baik jangan di tunda. Karena kalo suka di tunda seringkali akhirnya malah gak jadi apa yang di niatkan" ujar ibunya lylia menasehati.


" Aku sih setuju dengan ucapan ibu. Tapi gak secepat bulan besok juga kan. Semua juga perlu persiapan matang. Gimana kalo dua bulan lagi ya mas sayang. Di kompensasi satu bulan. Biar gak terlalu cepat. Kalo bulan besok. Aku jujur belum ada persiapan apapun " ujar Widodari berkomentar.


" Ya kamu mah anteng- anteng aja sih sayang. Kalo masalah acara pernikahan. Serahkan saja padaku. Soalnya aku sangat berpengalaman soal membuat acara" ujar pangeran Valir membanggakan diri sendiri.

__ADS_1


" Sudah pengalaman membuat acara?! Kamu pernah menikah gitu?!" ujar ibunya lylia meledek pangeran Valir.


" Hehehe.. buka begitu ibu mertua. Aku udah seringkali membantu teman dan sahabat aku dalam mengurus acara apapun. Dari acara ulang tahun,acara lamaran hingga pernikahan" ujar pangeran Valir menjelaskan.


" Owh begitu. Makanya kudu di jelaskan. Biar kita gak salah paham juga" ujar ayahnya lylia cengar-cengir.


" Ya maafkan karena membuat semuanya jadi salah paham . Ya kalo kamu maunya bulan depan ya udah. Biar semua persiapan acara resepsi pernikahan sesuai dengan keinginan kamu ya" ujar pangeran Valir meledek.


" Iya enggak apa-apa mas sayang. Makasih ya sudah sangat pengertian sama aku dan keluarga aku" ujar Widodari sambil tersenyum.


...****************...


Mereka menikmati makan sore menjelang malam bersama. Lalu di lanjutkan dengan berbincang santai di ruangan tamu. Ibu dan ayahnya lylia sangat memperlakukan pangeran Valir dengan sangat baik. Seperti anaknya sendiri.


" Kata Lylia katanya ayah kamu sudah bangun dari koma?!" tanya ayahnya lylia penasaran.


" Owh iya benar raja Zeus. Ayahku sudah membaik dan bangun dari koma nya berkat Lylia yang menjaga dan merawat nya dengan baik. ' ujar pangeran Valir memberitahu.


" Alhamdulillah Akhirnya ayah kamu sudah membaik dan sehat. Aku sangat senang mendengar nya. Kalo bisa berita hal ini jangan sampai ibu tiri kamu tahu. Karena kalo sampai tahu pasti ibu tiri kamu bisa membunuh ayahmu" ujar ayahnya lylia menjelaskan.


" Ah masa sih?! Ibu tiri vexana sejahat itu?!" ujar pangeran Valir yang terkejut dengan penjelasan dari ayahnya lylia.


" Ya benar. Soalnya setahu aku. Dan pernah tak sengaja mendengar kan pembicaraan dengan seseorang yang tak aku kenal. dan bilang ingin menguasai istana kalian dan menghancurkan anggota keluarga kalian" ujar raja Zeus bercerita.


" Sejahat itukah ibu ratu Vexana terhadap aku dan keluarga aku?!" ujar pangeran Valir merasa ketakutan.


" Ya kurang lebih seperti itu. Soalnya aku menjadi saksi ibu kamu pangeran Valir di suntik racun oleh ibu tiri kamu. Makanya aku punya buktinya. Bodohnya aku mau bertukar video tersebut dengan tujuan agar dia memberikan restu kepada Lylia" ujar ibunya lylia menjelaskan.

__ADS_1


...****************...


Semua terkejut mendengar pengakuan dari ibunya lylia. Dan kini Widodari juga pangeran Valir tahu alasan ibu tiri pangeran Valir dan ibunya lylia sangat akrab kemarin.


__ADS_2