Widodari

Widodari
bab 44. Perkelahian


__ADS_3

...****************...


Tuan Putri Lylia menangis histeris. Pak kunang-kunang yang melihat tuan Putri Lylia akan di lecehkan oleh pangeran Thamus pun merasa geram dan marah. Akhirnya pak kunang-kunang berubah menjadi monster kunang-kunang. Lalu berlari menuju tuan Putri Lylia dan menggigit lengan nya pangeran Thamus hingga berdarah. Dan Thamus menghentikan untuk melecehkan tuan Putri Lylia.


" Cepat pergi dari sini!!" ujar pak kunang-kunang mencoba melepaskan tali yang terikat di kaki dan tangannya tuan Putri Lylia.


" Tidak pak kunang-kunang!! Kita pergi bersama!! Aku takkan meninggalkan bapak" ujar tuan Putri Lylia usai tali yang terikat sudah lepas.


" Hewan peliharaan kamu keren juga bisa berubah jadi monster begitu!! Kamu kasih makan apa ya?!" tanya pangeran Thamus sambil menyerang pak kunang-kunang.


" Aku baik-baik saja tuan Putri Lylia. Jangan khawatir bapak ya. Kalo sesuatu yang buruk terjadi pun bukan kesalahan tuan Putri Lylia. Tapi memang sudah takdir nya seperti ini" ujar pak kunang-kunang sambil membalas serangan nya pangeran Thamus.


" Tidak pak kunang-kunang!! Aku akan bantu pak kunang-kunang untuk menyerang pangeran Thamus!!" ujar tuan Putri Lylia yang membantu melawan pangeran Thamus.


" Kalian takkan bisa mengalahkan aku!! " ujar pangeran Thamus sambil mengeluarkan pisau untuk membunuh pak kunang-kunang.


" Hati-hati pak kunang-kunang. Pangeran Thamus membawa pisau!!" teriak tuan Putri Lylia terhadap pak kunang-kunang.


" Siap tuan putri lylia" ujar pak kunang-kunang sambil tersenyum.


...****************...


Perkelahian sengit yang terjadi antara pangeran Thamus dengan pak kunang-kunang pun membuat tuan putri tercengang. Namun ketika tuan Putri Lylia berhasil membengkuk pangeran Thamus untuk menyerah.


" Kita berhasil tuan Putri Lylia!! Terimakasih atas kerjasamanya" ujar pak kunang-kunang berkomentar.


" Ya pak kunang-kunang!! Kita berhasil karena kerja sama team" ujar tuan Putri Lylia sambil tersenyum.


" Ayo kita pergi tuan Putri Lylia!!" ujar pak kunang-kunang sambil berlari keluar.


" iya pak" ujar tuan Putri Lylia sambil melangkah menuju keluar.


...****************...

__ADS_1


Saat hendak keluar dari tempat penculikan pangeran Thamus. Tiba-tiba pangeran Thamus berlari dan berusaha menikam pak kunang-kunang. Karena tuan Putri Lylia melihat pak kunang-kunang akan di tikam oleh pangeran Thamus. Akhirnya tikaman pisau tersebut menusuk ke tubuhnya tuan Putri Lylia. Pak kunang-kunang yang melihat tuan Putri berlumuran darah. Langsung menggigit tangan dan kaki nya pangeran Thamus hingga cacat. Lalu pergi mencari bantuan medis untuk tuan Putri Lylia dengan cara terbang.


" Maafkan aku tuan Putri Lylia!! Yang tidak bisa melindungi tuan Putri Lylia" ujar pak kunang-kunang menangis'.


" Tidak apa-apa pak kunang-kunang. Lagian ini bukan salah pak kunang-kunang. Sesuatu yang buruk terjadi karena memang sudah di takdirkan bahwa aku harus menolong pak kunang-kunang" ujar tuan Putri Lylia sambil memegangi perutnya.


" Tolong bertahan ya tuan Putri Lylia!! Aku akan cari bantuan" ujar pak kunang-kunang sambil menuju ke negeri kerajaan langit.


" Cepat pergi dari sini!! Selama kita masih disini maka kita takkan aman" ujar tuan Putri Lylia berkomentar.


" Iya siap tuan Putri Lylia " ujar pak kunang-kunang sambil mempercepat laju kendaraan nya.


" Hemmmmm " ucap tuan Putri Lylia yang hampir kehabisan darahnya.


" Bentar lagi kita sampai ke wilayah istana nya pangeran Valir" ujar pak kunang-kunang berkomentar.


...****************...


Saat pak kunang-kunang sibuk mencari bantuan medis untuk tuan Putri Lylia. Karena merasa kelelahan soal nya perjalanan sangat jauh. Akhirnya pak kunang-kunang kehilangan kestabilan nya. Hingga jatuh tak jauh dari istana nya pangeran Valir. Dengan tubuh nya menyelamatkan tuan Putri Lylia. Namun saat jauh pak kunang-kunang dan tuan Putri Lylia menabrak sebuah batu hingga kepala mereka terbentur. Satu jam kemudian datanglah pangeran Valir dengan rombongan melihat tuan Putri Lylia dan pak kunang-kunang jatuh.


" Hati-hati pangeran Valir!! Biar aku saja yang periksa" ujar pengawal pangeran Valir.


" Ya baiklah!! Kalian periksa!! Kalo mereka monster atau bukan orang yang baik!! Kita tahan dan introgerasi " ujar pangeran Valir memberikan perintah.


" Siap laksanakan!!" ujar pengawal pangeran Valir.


" Ya udah aku masuk ke dalam istana mau beristirahat" ujar pangeran Valir sambil memasuki istana.


" Siap pangeran Valir" ujar pengawal sambil menunduk kepalanya.


...****************...


Saat pengawal mendekati lokasi. Mereka pun terkejut karena melihat seorang wanita dan kunang-kunang terluka. Lalu mereka memberikan laporan kepada pangeran valir di dalam istana.

__ADS_1


" Maaf , pangeran!! Ada seorang wanita dan hewan kunang-kunang yang terluka parah perlu bantuan kita!!" ujar pengawal memberikan laporan.


"Apa seorang wanita dan peliharaan nya terluka?! Cepat bawa ke istana dan di obati secepatnya. Nyawa nya harus bisa di tolong" ujar pangeran Valir memberikan perintah.


" Iya seorang wanita terluka di bagian perut dan benturan di kepalanya. Sedangkan hewan peliharaan mengalami benturan di kepalanya dan tak sadarkan diri " ujar pengawal memberitahu.


" Kita harus selamat kan mereka. Baru nanti kita introgerasi mereka jika sudah siuman " ujar pangeran Valir menjelaskan.


...****************...


Akhirnya rombongan pangeran Valir menolong tuan Putri Lylia dan membawa nya ke dalam istana untuk di obati. Karena mendarat jatuh sangat tinggi membuat tuan Putri Lylia dan pak kunang-kunang tak bisa di kenali oleh siapapun. akibat kecelakaan maut di dekat istana pangeran Valir. Keesokan harinya tuan Putri Lylia baru bisa sadar kan diri.


" Aku dimana ya?! Kenapa berada disini?!" ujar tuan Putri Lylia yang baru siuman.


" Akhirnya kamu sadarkan diri juga" ucap pengawal pangeran Valir.


" Memang nya aku kenapa?!" tanya tuan Putri Lylia yang hilang ingatan.


" Kemarin kamu pingsan depan istana bersama dengan hewan peliharaan kamu?! " ujar pengawal pangeran Valir memberitahu.


" Aku pingsan?! Kok bisa ya?!" ujar tuan Putri Lylia yang terlihat bingung.


" Iya hewan peliharaan kamu juga mengalami luka dan belum sadar kan diri" ujar pengawal menjelaskan.


" Aku punya hewan peliharaan?! Perasaan gak punya deh" ujar tuan Putri Lylia makin aneh.


" Ya udah kamu istirahat dahulu agar kamu bisa mengingat kejadian kemarin" ujar pengawal pangeran Valir sambil tersenyum.


" Kalo boleh tahu aku dimana ya?!" tanya tuan Putri Lylia penasaran.


" Kamu ada di istana negeri kerajaan langit. " jawab pengawal pangeran Valir.


...****************...

__ADS_1


Tuan Putri Lylia makin bingung dengan keadaan nya. Yang sudah berada di dalam istana negeri kerajaan langit. Tuan Putri Lylia tak ingat identitas diri sendiri. Seperti ingatan abu abu. Hanya samar namun tak bisa jelas untuk di ingat kembali. Seolah ingatan tersebut telah terkubur bersama luka.


__ADS_2