
...****************...
Usai widodari di ukur tubuh nya untuk membuat desain model baju pengantin yang sesuai ukuran tubuh nya Widodari. Meskipun model desain baju pengantin nya mirip mendiang ibu nya pangeran Valir.
" Aku senang sekali tadi mengobrol dengan pemilik toko baju pengantin. Sangat ramah sekali. Aku bahkan sangat menyukai semua koleksi gaun pengantin nya. Dan tak ada yang tak bagus" ujar Widodari memuji gaun pengantin indah yang tadi di kunjungi.
" Iya aku juga suka. Makanya aku ingin kamu memakai gaun pengantin yang persis sama dengan ibu kandung aku. Karena gaun pengantin milik ibuku telah di bakar oleh ibu tiriku. Karena menurut nya agar ayahku bisa move on dari ibu kandung ku. Namun kenyataannya ayahku masih mencintai ibu kandung ku" ujar pangeran Valir bercerita.
"Kamu tahu darimana bahwa gaun pengantin ibu kandung kamu telah di bakar dan di hancurkan oleh ibu tiri kamu?!" tanya Widodari penasaran.
" Aku tahu cerita tersebut dari ayahku. Karena ayahku menjadi saksi melihat istri baru nya yang membakar gaun pengantin ibu kandung ku. Makanya sikap ayahku berubah kepada ibu tiriku. Sehingga membuat ibu tiriku berniat jahat kepada ayahku. Hingga membuat ayahku koma dan lumpuh" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Astaghfirullah!! Sejahat itu ya ibu tiri kamu bersikap jahat kepada kamu dan ayah kamu. Aku bener bener terkejut dan tak menyangka " ujar Widodari terkejut.
" Kamu aja terkejut. apalagi aku yang jadi anak tirinya pun merasa heran. Bisa bisanya ibu sambung aku bersikap sangat jahat" ujar pangeran Valir memberitahu.
" Ya sudahlah. Yang penting kini ayah kamu sudah membaik ya. Dan bisa mengobrol kembali sama kamu ya" ujar Widodari berkomentar.
" Iya benar. Makanya aku sekarang bersemangat. Karena aku sudah punya yang mendukung aku selain ayahku. Ada kamu yang selalu ada di saat kapan pun aku butuhkan" ujar pangeran Valir tersenyum.
" Sama mas sayang!! Aku juga sangat senang bisa mengenal kamu dan memiliki kamu. Aku jadi punya tujuan hidup yang lebih baik" ujar Widodari memberitahu.
" Iya sekarang aku tidak takut lagi jika untuk memikirkan pernikahan. Soalnya aku telah menemukan kamu sebagai calon pasangan hidup aku yang sekarang dan selamanya " ujar pangeran Valir sambil mencium kening nya Widodari.
...****************...
Usai dari toko baju pengantin. Lanjut pangeran Valir mampir ke toko perhiasan langganan ayah dan ibunya. Sesampainya disana...
__ADS_1
" Kita kemana nih?! Kok kamu gak ngasih tahu aku sih mas sayang?!" ujar Widodari bingung.
" Ayo kita pilih perhiasan yang kamu suka!! Kita harus pilih cincin buat pernikahan kita. Gak usah lamaran ya. Langsung aja menikah. Agar bisa sekalian beli kalung,anting dan gelang juga. Biar aku bisa beli satu set perhiasan untuk pernikahan kita. Semua perhiasan ini aku berikan kepada kamu karena kamu pantas mendapatkan nya" ujar pangeran Valir memberitahu.
" Kamu seriusan mas sayang mau belikan aku satu set perhiasan untuk pernikahan kita?! " tanya Widodari penasaran.
" Ya jelas aku serius dong. Ngapain aku berbohong Lagian kan kamu pantas mendapatkan nya. Karena kamu sangat berharga buat aku" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Hemmmmm.. baiklah. Tapi aku ingin semua perhiasan kamu yang pilih ya. Biar aku merasa kamu sangat perduli terhadap aku" ujar Widodari memberitahu.
" Aku gak mau hanya aku saja yang memilih. Tapi kita harus memilih berdua ya" ujar pangeran Valir sambil mengusap rambut Widodari dengan lembut.
" Iya mas sayang!! Aku sangat setuju!!" ujar Widodari sambil tersenyum.
" Iya pilih yang menurut kamu terbaik dan bagus ya" ujar pangeran Valir sambil merangkul pinggang nya Widodari.
...****************...
"Kamu mau bawa aku kemana sih mas sayang?! Kok pakai penutup mata segala?!" ujar Widodari yang meras bingung.
" Udah kamu aku tuntun saja. Agar kita bisa sampai ke tempat tujuan" ujar pangeran Valir sambil membantu Widodari berjalan.
" Tempat tujuan?! Kamu mengajak aku buat makan malam?! Dinner romantis ya?!" ujar Widodari meledek pangeran Valir.
" Hemmmmm.. kasih tahu gak ya?! Hehehe.. " ujar pangeran Valir sambil tertawa terbahak-bahak.
" Ya kasih tahu dong. Jangan bikin aku menjadi sangat penasaran" celetuk Widodari makin penasaran.
__ADS_1
" Nah sudah sampai deh!!" ujar pangeran Valir sambil membuka kain penutup matanya Widodari.
" Wow!! Bagus banget mas sayang pemandangan nya!! Ih kamu kasih aku kejutan makan malam romantis ya" ujar Widodari sambil jingkrak-jingkrak.
" Iya aku kasih kejutan. Karena kamu pantas untuk di berikan apresiasi tinggi dari aku karena menjalin hubungan percintaan dengan sangat indah bersama aku" ujar pangeran Valir sambil mencium punggung tangannya Widodari.
...****************...
Dan saat pangeran valir membuka penutup mata nya Widodari. Lalu Widodari membuka matanya. Sangat terkejut Widodari berada di dekat tepian pantai dengan meja dan kursi serta hidangan makan malam yang sangat romantis.
" Ih mas sayang!! Kamu sangat romantis banget!! Makasih buat kejutan nya" ujar Widodari sambil mencium kedua pipinya pangeran Valir.
" Iya sama-sama sayang. Aku senang kalo kamu merasa sangat senang" ujar pangeran Valir memberitahu.
" Kok kamu gak bilang mau ngajak makan malam romantis sih?! Kalo kamu bilang kan aku bisa berpakaian agak cakepan dikit" ujar Widodari bercanda.
" Lah kalo aku bilang nanti bukannya kejutan malah terlihat makan malam biasa aja. Bukan makan malam romantis" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Hehehe.. iya juga sih. Tapi terimakasih banyak loh hari ini. Kamu seharian penuh mau mengajak aku melihat baju pengantin,membeli perhiasan untuk pernikahan kita serta makan malam romantis. Aku sangat bahagia hari ini" ujar Widodari terlihat sangat senang.
" Iya sama sama sayang. Aku memang sudah merencanakan untuk mengajak kamu ke toko baju pengantin,membeli perhiasan dan terakhir mengajak makan malam bersama romantis. Karena aku tahu kini kita jarang bertemu karena kesibukan aku bekerja. Tapi aku janji jika sudah menikah. Aku akan jadi suami yang sangat penyayang dan memberikan banyak waktu untuk kita berdua " ujar pangeran Valir berjanji.
" Jangan kebanyakan berjanji padaku. Karena aku kurang suka. Kebanyakan orang yang banyak berjanji itu. Pasti orang yang seringkali ingkar janji" ujar Widodari memberitahu.
" Hehehe.. oke baiklah. Aku takkan banyak berjanji sama kamu. Hanya saja aku merasa kalo di dekat kamu banyak hal yang ingin aku lakukan dan wujudkan bersama kamu" ujar pangeran Valir menjelaskan.
...****************...
__ADS_1
Lalu Widodari dan pangeran Valir menikmati makan malam bersama mereka di dekat tepi pantai uang sangat indah. Setelah seharian melakukan aktivitas yang cukup melelahkan. Di tutup dengan makan malam romantis yang sangat berkesan oleh Widodari dan pangeran Valir.