
...****************...
Hujan pun reda. Widodari dan pangeran Valir pun bergegas pergi pulang menuju istana kembali. Mereka pulang dengan menaiki burung merpati. Pemandangan alam yang indah dari atas langit. Memanjakan mata Widodari dan pangeran Valir. Sesampainya di istana. Ternyata ibu ratu sudah sampai di istana sebelum Widodari dan pangeran Valir.
" Kalian!! Ngapain aja jam segini baru nyampe istana?!" ujar ibu ratu langsung memarahi Widodari dan pangeran Valir.
" Tadi hujan ibu ratu. Jadinya kami berteduh dulu sambil menunggu hujan nya reda" jawab Widodari memberitahu.
" Ah itu alasan saja kamu saja kan. Biar aku gak marahin kalian. Ya kalo kerja mah profesional dan on time lah. Jangan karena kerja di luar istana kalian bisa seenaknya mengulur waktu atau mempermainkan waktu" ujar ibu ratu kesal.
" Sebenarnya tadi aku mengajak Widodari makan. Soalnya aku lapar banget. Jadi kami makan sambil menunggu hujan reda. Padahal tadi Widodari menyuruh pulang secepatnya. Tapi aku gak mau kebasahan. Jadi aku menunda perjalanan pulang untuk makan terlebih dahulu " ujar pangeran Valir bercerita.
" Kenapa sih kamu Valir selalu membela gelandang itu?! Jangan sering membela nya?! Nanti orangnya bisa mangkal" ujar ibunya Valir yang yak suka dengan Widodari.
" Aku gak selalu membela Widodari. Tapi memang aku berkata sesuai dengan fakta nya. Dan ternyata fakta nya ibu ratu memang tak suka dengan Widodari kan?! Emangnya salah ya kalo aku menyukai Widodari?!" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Sudah ibu duga. Bahwa kamu pasti akan berkata begini Valir. Terlebih lagi jika ibu memarahi ataupun menasehati Widodari kamu pun selalu membela nya. Kamu tahu kan Widodari kan kita itu berbeda kasta. Jadi kalo kamu mau punya kekasih seharusnya cari yang sama sama kalangan putri istana bukan kalangan rakyat biasa apalagi gelandangan " ujar ibunya pangeran Valir mempermalukan Widodari di semua pelayan.
" Kenapa ibu jadi mengatur kehidupan aku?! Sebelum ibu ratu tinggal di istana juga ibu seorang rakyat biasa. Ibu malah dulu penjual parfum pedagang kaki lima. Karena ayah ku ke pincut dan jatuh hati sama ibu. Makanya ibu sekarang menjadi ratu menggantikan ibu kandung aku" ujar valir bercerita.
__ADS_1
...****************...
Mendengar pangeran Valir berkoar. Semua pelayan dan juga Widodari pun menjadi tahu asal muasal ibu ratu sebelum tinggal di istana. Kini pelayanan mulai membicarakan masa lalu ibu ratu hingga perseteruan nya bersama Widodari dan pangeran Valir.
" Kalo dulu ibu penjual parfum pedagang kaki lima wajarlah asal usul keluarga. Lah kalo gelandang itu( Widodari). Ayah dan ibu aja dia gak tahu. Sudah meninggal atau belum?! Atau jangan jangan Widodari pura pura lupa ingatan. Biar bisa menggoda kamu Valir untuk bisa menggeser posisi ibu di istana" ujar ibu ratu berkomentar.
" Ibu ratu boleh saja menghina aku. Boleh saja menjelekkan aku. Tapi aku gak akan terima jika ibu ratu bilang bahwa aku pura pura lupa ingatan maupun ingin menggoda pangeran Valir. Aku sadar diri siapa aku. Makanya saat pangeran valir menyatakan cinta jujur aku ragu. Karena aku tahu pasti akan di tentang oleh ibu ratu. Tapi pangeran Valir meyakinkan aku untuk bisa menerima nya dengan janji akan melindungi dan membela aku" ujar Widodari bercerita.
" Ah alasan busuk kamu aja kan?! Nyari simpati dan kelemahan Valir agar bisa mendekati nya. Dan pasti kamu ingin di nikahi oleh Valir juga kan?! Hayo ngaku?!" ujar ibu ratu mencecar Widodari.
" Apaan sih ibu ratu?! Bener yang di katakan oleh Widodari!! Aku yang duluan menyukai nya!! Aku juga yang menyatakan cinta sama Widodari. Aku berjanji akan melindungi Widodari makanya Widodari mau menerima aku!! Dan aku juga gak perduli jika ibu tak merestui hubungan percintaan aku dengan Widodari. Karena aku akan tetap menikahi Widodari " ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Ya setidaknya Widodari bisa menunjukkan ketulusan dan kasih sayang sama aku dan ayah. Sedangkan ibu ratu apa?! Selama dua tahun aja belum pernah aku melihat ibu menyuapi ayah maupun merawat ayah selama ini" ujar pangeran Valir berkomentar.
" Ya kamu kan tahu sendiri. Ibu sibuk menggantikan posisi ayah kamu. Jadi gak pernah ada waktu untuk merawat ayah kamu. Lagian kan ada suster dan dokter disini" ujar ibu ratu menjelaskan.
" Tapi ayah juga butuh perhatian dan kasih sayang ibu. Jangan ibu malah berselingkuh dengan dokter yang merawat ayah" ujar pangeran Valir membongkar rahasia ibu Ratu.
...****************...
__ADS_1
Ibu ratu terlihat sangat terkejut dan marah. Ketika pangeran Valir membongkar rahasia perselingkuhan ibu ratu dengan dokter yang menangani kesehatan ayahnya selama dua tahun belakangan ini.
" Prak!!" terdengar suara tamparan keras yang di berikan ibu ratu kepada pangeran valir karena membuka rahasia perselingkuhan ibu ratu dengan dokter selama ini.
" Dasar anak kurang ajar!! Kamu sama persis sama ibu kamu?! Yang suka bikin mood aku menjadi buruk!! Asal kamu tahu?! Dulu ayah kamu tuh pacaran sama aku!! Tapi karena orangtua ayah kamu menjodohkan ayah kamu dengan ibu kandung kamu!! Makanya ayah kamu memilih untuk berpisah dengan aku. Dan memilih ibu kandung kamu!!" ujar ibu ratu bercerita.
" Hah?! tidak mungkin !!! Ayah tak bercerita seperti itu!! Ini semua salah!!" ujar pangeran Valir tak percaya.
" Apalagi ketika aku tahu ibu kamu meninggal dunia usai melahirkan kamu!! Aku merasa senang dan bahagia!! Karma buat ibu kamu yang merebut ayah kamu dari aku terjawab sudah sama tuhan?!!" ujar ibu ratu tertawa terbahak-bahak.
" Kok ibu ratu mulut nya jahat sekali. Seneng banget jika ibu aku meninggal dunia usai melahirkan aku. apa itu kesempatan ibu ratu buat mendekati ayah ya?!" ujar pangeran Valir merasa kesal.
" Iya dong. Aku berusaha keras agar ayah kamu kepincut dengan aku. Makanya aku kasih minuman susuk yang bikin ayah kamu terpesona dengan aku hingga sekarang. Makanya aku meminta dukun yang hebat untuk bisa memikat hati ayah kamu. Dengan membuat aku terlihat seperti ibu kandung kamu. Makanya kalo sekarang ayah kamu suka sama aku. Karena di matanya dia itu aku adalah istri yang tak pernah meninggal dunia " ujar ibu ratu bercerita.
" Astaghfirullah!! Jahat sekali ibu ratu!! Aku pikir mulutnya jahat gak sesuai dengan wajah nya yang cantik!! pantas saja di bilang gak sesuai!! Wajah cantik tapi berhati iblis" ujar Widodari berkomentar.
...****************...
Ibu ratu yang mendengar komentar jahat dari mulut nya Widodari dan pangeran Valir. Membuat ibu ratu sangat marah dan kesal oleh mereka.
__ADS_1