
...****************...
Perasaan harmonis di antara ibunya dan Widodari kembali membaik. Hubungan yang dulu berjarak. Kini kembali akrab. Widodari menjadi lebih perhatian dan pengertian kepada ibunya lylia. Karena pangeran Valir berpesan untuk Widodari menjaga dan merawat ayah dan ibunya lylia.
" Ibu rasa setelah kamu mengalami kecelakaan. Kamu jadi orang yang berbeda ya lylia. Jadi orang yang lebih peka terhadap orangtua. Ibu lebih peka soal ini karena kini ibu lebih ingin dekat sama kamu' ujar ibunya lylia memberitahu.
"Hehehe.. ibu terlalu berlebih-lebihan deh. Perasaan aku dari dulu juga begitu. Gak ada yang berubah deh" ujar Widodari menjelaskan.
" Ih beneran deh. Ibu gak merasa baperan. Tapi hati nurani ibu mengatakan bahwa kamu berubah menjadi lebih baik. Jangan pernah berubah ya. Tetap begini terus ya" ujar ibunya lylia sambil mengusap rambut Widodari dengan lembut.
" Hehehe.. ya udahlah terserah ibu saja. Sini aku bantu ibu beberes ruangan makan nya" ujar Widodari sambil mengelap meja makan dengan bersih.
" Lah kok kamu yang bersihkan meja makan sih lylia. Kan ada asisten istana" ujar ibunya lylia terkejut.
" Enggak apa-apa kok ibu. Aku harus belajar bersih-bersih dan tugas di istana. Agar aku bisa jadi istri sekaligus menantu idaman" ujar Widodari sambil cengar-cengir.
" Hehehe.. bisa aja kamu lylia. Kamu sudah kenalan dong dengan ibu tirinya pangeran Valir" ujar ibunya lylia sambil tersenyum.
" Alhamdulillah sudah. kok ibu bisa tahu pangeran Valir punya ibu tiri?! Ibunya pangeran Valir sangat ramah dan baik hati kepadaku. " ujar Widodari berbohong.
" Kamu gak usah berbohong sama aku LYLIA. Kamu pikir ibu bisa di bohongi. Ibu sudah kenal lama dengan keluarga nya pangeran Valir. Apalagi ibu tiri nya terkenal sangat bawel dan jutek sama orang yang menurut dia sangat tidak relevan" ujar ibunya lylia bercerita.
" Hehehe.. jadi ketahuan deh. Kok ibu dari dulu gak pernah cerita soal keluarga pangeran Valir sih?! " tanya Widodari sangat penasaran.
...****************...
__ADS_1
Lalu ibunya lylia pun bercerita mengenai perkenalan dengan keluarga nya pangeran Valir. Hingga pangeran Valir kehilangan ibunya dan memiliki ibu tiri.
" Ibu kenal dekat dengan keluarga pangeran Valir. Karena dulu ibu bersahabat dengan ibu kandung nya pangeran Valir. Namun setelah ibu kandung nya pangeran Valir meninggal dunia. Ibu jarang maen kesana. Karena tanggapan ibu tiri nya pangeran Valir sangat tidak ramah ." ujar ibunya lylia bercerita.
" Owh begitu ya. Kok aku baru tahu hal ini ya?!" ujar Widodari penasaran.
" Jujur sebenarnya ibu dan ayah ingin menjodohkan kamu dengan pangeran Valir. Tapi karena ibu tirinya kurang ramah dan kurang menyambut baik keluarga kita. Makanya ibu urungkan niat untuk menjodohkan kalian" ujar ibunya lylia memberitahu.
" Ya aku sih mengerti banget. Kenapa ibu bisa bersikap begitu. Memang ibu tirinya pangeran Valir sangat kurang ramah dan kurang welcome. Tapi Alhamdulillah ayahnya pangeran Valir sangat menyambut baik aku" ujar Widodari menjelaskan.
" Hemmmmm.. kalo kabar burung yang ibu denger. Katanya ibu tirinya pangeran Valir menjebak ibu kandung pangeran Valir dan ayahnya juga. Dengan membuat fitnah bahwa telah di hamilin oleh ayahnya pangeran Valir ketika ibun kandung nya pangeran Valir hamil sembilan bulan. Hingga akhir terjadi keributan hebat. Sampai akhirnya meninggal dunia " ujar ibunya lylia menjelaskan.
" Terus pangeran Valir punya adik ya?! Tapi pas aku di istana gak pernah melihat adiknya pangeran Valir " ujar Widodari memberitahu.
" Wah jahat banget ya ibu tiri nya pangeran Valir. Wajah cantiknya gak sesuai dengan ucapan nya yang sangat jahat. dan sikapnya kaya iblis " ujar Widodari berpendapat.
...****************...
Widodari pun tak menyangka bahwa penyebab ibu kandung nya pangeran Valir meninggal dunia itu adalah ibu tirinya pangeran Valir.
" Kok bisa sih ibu kandung nya pangeran Valir bersikap jahat seperti itu sama ibu kandungnya pangeran Valir?!" tanya Widodari penasaran.
" Karena yang ibu dengerin ibu tirinya itu sangat terobsesi sama ayahnya pangeran Valir karena ingin menjadi ratu di Istana mereka. Makanya segala cara di lakukan agar bisa menggeser posisi ibu kandung pangeran Valir" ujar ibunya lylia memberitahu.
" Owh begitu. Mungkin pengen merasakan jadi ratu kali ya. Jadi bagaimana pun akan di lakukan demi mendapatkan keinginan nya" ujar Widodari berpendapat.
__ADS_1
" Ibu kandung nya Valir melahirkan Valir normal. Tapi ada yang bilang juga cairan infus di tangannya ibu kandung nya pangeran Valir telah di suntik racun. Makanya tak lama melahirkan langsung meninggal dunia. Itu katanya suntikan racun di perintahkan ibu tirinya pangeran Valir kepada dokter yang menangani ibu kandung nya pangeran Valir " ujar ibunya lylia menjelaskan.
" Jahat banget ya ibu tiri nya pangeran Valir. Berbuat jahat begitu.. Gak takut kena karma ya?!" ujar Widodari merasa sangat kesal.
" Ya begitulah. Namanya orang sudah berhati Jahat seperti iblis biasanya umur nya gak akan lama. Atau akan mengalami hal yang buruk di hidupnya nanti " ujar ibunya lylia berpendapat.
" Aku seringkali di marahin oleh ibu tiri nya pangeran Valir kalo aku dan pangeran Valir sedang mengobrol. Pasti aku di permalukan di depan banyak orang oleh ibu tirinya pangeran Valir " ujar Widodari curhat.
" Kok kamu baru bilang sih?! Kalo kamu bilang dari awal. Ibu akan melabrak ibu tirinya pangeran Valir tanpa ampun!! Enak aja dia memarahi anak Kesayangan nya ibu" ujar ibunya lylia merasa kesal.
"Yakin ibu berani melabrak ibu tirinya pangeran Valir?! Ah aku gak percaya dengan ucapan ibu. Pasti hanya omongan belaka " ujar Widodari meledek ibunya lylia.
" Kamu mau bukti?! Ya udah kita labrak sekarang!! Ayo kita kesana!!" ujar ibunya lylia menggebu gebu.
" Hah?! Seriusan Bu?! Sekarang juga?!' ujar Widodari terkejut.
" Iya seriusan dong. mAsa bohongan sih" ujar ibunya lylia bergegas untuk ke istana pangeran Valir.
" Ayo cepetan kita harus berangkat sekarang!! Ibu akan berikan peringatan kepada ibu tirinya pangeran Valir agar tidak semena-mena sama kamu!! Biar tahu bahwa kamu itu anaknya ibu" ujar ibunya lylia menjelaskan.
" Wah ide yang bagus juga ya. Kesana sekalian aku bertemu dengan pangeran Valir ya" ujar Widodari tersenyum.
...****************...
Akhirnya ibunya lylia dan Widodari bersiap untuk menuju istana pangeran Valir. Dengan menaiki tubuh nya pak kunang-kunang. Jadi lebih aman. Tapi bunny pun ikut serta untuk menemani mereka. Agar bisa melindungi mereka.
__ADS_1