Widodari

Widodari
bab 65. Saat Bersama


__ADS_3

...****************...


Bunny,pak kunang-kunang dan Widodari mengobrol hingga jam satu pagi. Usai merasa ngantuk dan kelelahan. Akhirnya mereka tidur bersama di kamar tidur tuan Putri Lylia. Tak pernah Widodari merasa nyaman seperti ini. Merasa seperti punya keluarga yang saling mencintai dan melindungi.


Esok pagi harinya usai bangun pagi. Widodari pun menghampiri ibunya lylia yang menyiapkan makanan untuk sarapan pagi.


" Selamat pagi ibu" ujar Widodari sambil memeluk erat tubuh ibunya Lylia dari belakang.


' Eh Lylia!! Kamu menganggetkan ibu saja!! Kamu sudah bangun!! Biasanya kamu bangun agak siang!! Tumben masih pagi sudah bangun!!" ujar ibunya lylia terkejut di kagetkan oleh Widodari.


" Hehehe.. semalam aku gak bisa tidur. Jadi kurang nyenyak tidur nya semalam. Mungkin karena aku masih belum beradaptasi dengan rumah aku sendiri. Kan kemarin sebulan aku menginap di istana nya pangeran Valir. Jadinya masih asing disini " ujar Widodari bercerita.


" Iya enggak apa-apa sayang!! Mungkin nanti setelah lewat sebulan kamu bisa beradaptasi hidup di istana ini. Jangan terburu-buru. Biarkan saja kamu belajar untuk mendalami dan memahami istana ini. Agar kamu bisa menikmati aktivitas di istana ini. Ibu pun mengerti karena perjalanan seminggu kemarin kamu jadi agak lupa dengan rumah kamu sendiri " ujar ibunya lylia menjelaskan.


" Ya ibu. Makasih atas pengertiannya dan perhatiannya. Semoga aku bisa betah lagi di istana ini' ujar Widodari sambil tersenyum.


" Ayo kita makan bersama. Tapi nunggu ayah kamu turun usai mandi ya. Agar kita bisa makan sarapan pagi bersama lagi. Hari ini spesial soalnya ibu yang masak" ujar ibunya lylia memberitahu.


" Baik ibu. Lagian ibu pake segala repot masak buat sarapan pagi hari ini. Nanti ibu capek dan ngedrop. Kan ibu sedang masa penyembuhan. Gak boleh capek dan ngedrop ya. Nanti aku menjadi sedih dan khawatir " ujar Widodari perhatian.


" Ya ibu janji gak akan membuat kamu sedih dan khawatir. Soalnya ini juga masakan sederhana kok " ujar ibunya lylia sambil tersenyum.


...****************...

__ADS_1


Tak lama kemudian datanglah ayah nya lylia. Usai mandi dan berganti pakaian. Ayahnya lylia menghampiri ibunya lylia dan Widodari di ruangan tamu.


" Wah Lylia dan ibu sangat akrab sekali. Kalian sedang ngobrol apa?! Pasti sedang membicarakan ayah ya?!" ujar ayah nya mengajak bercanda istrinya dan Widodari.


" Ih ayah pede banget sih!! Ayah sok tampan ya. Pengen banget ya aku dan ibu membicarakan ayah ya?!" ujar Widodari meledek ayahnya lylia.


" Hahaha.. iya dong. Wajarlah Kalo ayah merasa percaya diri. Soalnya di istana ini kan ayah yang paling tampan. " ujar raja Zeus percaya diri.


" Sudahlah jangan berdebat!! ayo kita makan!! Soalnya ibu sudah merasa sangat lapar " ujar ibu ratu memberitahu.


" Ayo kita makan!! Aku juga meras sangat lapar!! Apalagi melihat makanan yang di masak oleh ibu sangat menggoda. Membuat cacing dalam perut berdemo meminta makan" ujar Widodari memberitahu.


" Ayolah. Kalo semua udah pada lapar" ujar raja Zeus sudah mengambil posisi dalam ruangan makan.


...****************...


" Hemmmmm,,masakan ibu memang paling enak dan the best!! Makanya waktu aku saat berpergian suka kangen sama ayah dan ibu kalo lagi momen makan bareng seperti ini. Apalagi masakan ibu yang selalu bikin kangen" ujar Widodari memuji makanan ibu ratu.


" Jangankan kamu lylia. Ibu juga sangat rindu dan cemas sama kamu. Biasa istana rame dengan suara dan sikap kamu yang selalu meramaikan istana. Selama sebulan ibu dan ayah merasa galau dan khawatir. Takut kamu kenapa di luar istana" ujar ibunya lylia bercerita.


" Tapi sekarang kan Lylia sudah kembali ke istana. Dan istana menjadi ramai lagi. Semua berkat pangeran Valir yang ikut membantu menemukan kamu. Awalnya ayah gak percaya dengan informasi dari pangeran valir. Tapi setelah pangeran Valir memberikan foto dan video kamu di istana. Makanya ayah percaya " ujar raja Zeus menjelaskan.


" Di istana pangeran Valir. Aku di perlakukan sangat baik. Aku di berikan makanan yang sangat enak dan mewah. Pokoknya pangeran Valir sangat perhatian. Makanya aku jatuh cinta dengan sikapnya pangeran Valir. Akhirnya kamu berpacaran " ujar Widodari bercerita.

__ADS_1


" Iya ibu pun sangat setuju kamu menjalin hubungan percintaan dengan pangeran Valir. Terlihat pangeran Valir sangat sopan santun dan baik ya. Semoga kalian beneran menikah ya. Agar ibu bisa punya cucu dari kalian" ujar ibunya lylia memberitahu.


" Ya makasih ya ibu dan ayah. Sudah mengijinkan dan merestui hubungan percintaan aku dan pangeran Valir. Semoga hubungan percintaan kami bisa lanjut ke pelaminan " ujar Widodari sambil tersenyum.


" Ammiin.. Jangan kasih tahu ke seluruh negeri. Agar pangeran Thamus tak tahu hal ini. Agar pernikahan nya lylia dan pangeran Valir berjalan lancar " ujar raja Zeus menjelaskan.


" Ya bener juga dengan ucapan nya ayah. Kamu juga harus berhati-hati ya lylia. Kalo ketemu pangeran Thamus harus berhati-hati dan waspada agar kamu tak celaka lagi. Ibu takut kamu kenapa-kenapa lagi" ujar ibunya lylia memberitahu.


...****************...


Lalu ayahnya lylia dan ibunya lylia membicarakan tentang pangeran Valir. Juga membicarakan tentang pernikahan Widodari dan pangeran Valir.


" Kalo mau menikah. Bisa ibu kasih rekomendasi penjahit terkenal di negeri kerajaan kita. Kalo kamu mau nanti ibu akan temani kesana" ujar ibunya lylia memberitahu.


" Ya boleh. Nanti ya kalo aku sudah siap dan memiliki kesepakatan dengan pangeran Valir. Sedangkan sekarang pangeran Valir sedang sibuk dengan pekerjaan nya" ujar Widodari memberitahu.


" Oke. Kabarin ya. Jangan terlalu mepet ya kasih tahu buat persiapan pernikahan kamu. Nanti kita ke toko bunga juga ya. Catering juga ya. Pokoknya cari yang terbaik di negeri ini. Ibu ingin memberikan yang terbaik buat kamu dan pangeran Valir" ujar ibunya lylia menjelaskan.


" Siap ibu. Untuk sekarang aku ingin mengobrol empat mata dengan pangeran Valir. Kalo pangeran valir ada waktu senggang. Soalnya dulu waktu aku menginap di istana nya juga jarang ketemu. Soalnya pangeran Valir sangat sibuk sekali" ujar Widodari menjelaskan.


" Owh begitu. Ya udah yang penting komunikasi kamu sangat baik ya. Agar terjalin hubungan yang harmonis " ujar ibunya lylia memberikan support.


" Ya Bu. Terimakasih juga atas nasihat yang ibu berikan. Aku sayang banget sama ibu" ujar Widodari sambil tersenyum.

__ADS_1


...****************...


Perasaan harmonis di antara ibunya dan Widodari kembali membaik. Hubungan yang dulu berjarak. Kini kembali akrab. Widodari menjadi lebih perhatian dan pengertian kepada ibunya lylia. Karena pangeran Valir berpesan untuk Widodari menjaga dan merawat ayah dan ibunya lylia.


__ADS_2