Widodari

Widodari
bab 8. Pertemuan Keluarga


__ADS_3

...****************...


Mau berkeliling negeri kerajaan untuk mencari tahu informasi soal Thamus dan Valir. Tak menjadi masalah buat bunny. selama bisa selalu di samping dan dekat dengan tuan Putri Lylia.


" Kalo nanti malam tuan putri lylia bertemu dengan pangeran Thamus. Wah bisa ketahuan dong penyamaran semalam?!" ujar bunny berpendapat.


" Ya enggak dong. Kan semalam aku menyamar sebagai pria bukan wanita. Jadi insyaallah takkan ketahuan." ujar lylia sangat percaya diri.


" Hemmmmm.. dari ucapan ayah tadi saat sarapan pagi. Sepertinya ayah tahu deh kalo yang di kamar tidur semalam bukan tuan putri lylia. Makanya wajahnya sedikit rasa kesal " ujar bunny membaca pikiran ayah lylia.


" Ah masa bodo bunny. Yang penting kita pulang tepat waktu. Lagian ayah gak akan kepo kita pergi kemana. Selama aku pergi sama kamu. Maka ayah tidak akan khawatir. Soalnya kamu kan jadi pengawal aku" ujar lylia memberitahu.


" Iya juga sih. Makanya jangan keluar larut malam lagi ya tuan putri lylia. Aku takut ada yang akan menculik kamu" ujar bunny khawatir.


" Ih bunny!! Kenapa kamu jadi parno begini sih?! Aku bisa ilmu bela diri. Jadi gak usah takut!! Lagian kan aku keluar malam bukan buat senang-senang. Hanya ingin cari informasi soal pangeran Thamus dan Pangeran Valir " ujar lylia bercerita.


" Hemmmmm.. seperti nya tuan Putri Lylia bimbang ya?! Untuk memilih Antara pangeran Thamus atau Valir?!" ujar bunny meledek lylia.


" Ya bisa di bilang begitu. Apalagi saat pangeran valir membela aku ketika pangeran Thamus ingin memaksa aku minum alkohol. Udah ilfeel banget sumpah aku sama pria yang selalu memaksa kehendak nya!!" ujar lylia menjelaskan.


" Sama sih!! Aku sebagai pria juga lebih suka dengan sikap Valir yang membela tuan putri!! Meskipun pangeran valir terlihat lebih dingin dan cuek!!" ujar bunny berkomentar.


" Kamu sebenarnya milih aku dekat sama siapa sih bunny?!" ujar lylia heran.


" Aku lebih suka sama pria yang bisa buat tuan Putri tersenyum dan merasa nyaman. Bukan pria yang selalu memaksa keinginan nya" ujar bunny memberitahu.


" Ya bunny. Aku juga setuju dengan ucapan kamu" ujar lylia tersenyum.

__ADS_1


...****************...


Setelah tuan putri lylia berkeliling di taman bunga anggrek bersama bunny. Akhirnya mereka kembali ke istana untuk persiapan menyambut kedatangan pangeran Thamus beserta keluarganya. Lylia terpaksa berdandan cantik ala putri kerajaan demi menyenangkan hati ayah dan ibu ratu.


" Ibu ratu,kenapa aku harus berdandan cantik banget sih?! Kan malam ini hanya pertemuan aku dengan pangeran Thamus. Kenapa harus berpakaian berlebihan begini sih?! Aku tak suka " ujar lylia cemberut.


" Biar kamu terlihat seperti putri kerajaan!! Kan biasanya kegiatan sehari-hari kamu berpakaian sembrono. kadang pakai celana pendek dan kaos. Kadang juga pakai celana training dan hoody. Kamu harus jadi wanita anggun. Bukan wanita tomboy " ujar ibu ratu berkomentar.


" Tapi menurut aku baju yang aku kenakan terlalu berlebihan. Gaun panjang ini harusnya di pakai saat menghadiri acara pernikahan bukan buat dinner dengan keluarga kerajaan " ujar lylia memberitahu.


" Sudah jangan bawel kamu lylia!! Ibu hanya ingin kamu tampil cantik dan mempesona bagaikan putri kerajaan yang pesonanya takkan hilang di telan waktu " ujar ibu ratu menjelaskan.


" Terserah ibu sajalah!! Aku males berdebat!! Hanya akan membuat aku sakit kepala dan jadi tak nafsu makan!!" ujar lylia kesal.


" Nah gitu dong lylia!! Coba dari tadi kamu nurut dengan ucapan dan keinginan ibu!! Pasti kamu gak akan ibu marahi " ujar ibu ratu sambil menciumi rambut lylia.


...****************...


" Ayo lylia!! Kamu jangan cemberut aja!! Ibu makeup-in kamu sudah sangat cantik dan bagus!! Ibu cari makeup yang terbaru!! Yang terkenal di kalangan anak muda loh" ujar ibu ratu sambil membujuk lylia yang masih cemberut.


" Ya sudah ibu ratu turun duluan!! Aku ingin menenangkan diri sebentar!!" ujar lylia memberitahu.


" Gak mau!! Ibu akan menunggu kamu!! Lagian keluarga pangeran Thamus sudah tiba di istana!! Ayo kita turun bersama!! Jangan sampai membuat mereka menunggu!!" ujar ibu ratu memberitahu.


" Aku masih belum siap bertemu keluarga pangeran Thamus. Apalagi dengan pangeran Thamus!! Ibu kan tahu aku ini introvert. Gak suka berkumpul. Senengnya aku diam sendiri di kamar dalam kesunyian " ujar lylia menjelaskan.


" Ibu gak mau tahu. Dan gak perduli akan hal itu. Ayo cepat lylia!! Jangan sampai nanti ibu seret kamu ke bawah" ujar ibu ratu marah.

__ADS_1


" Tapi ibu ratu!! Aku bukan tipe orang yang gampang bersosialisasi. Apalagi akrab maupun berkomunikasi dengan orang asing" ujar lylia memberitahu.


" Keluarga pangeran Thamus itu bukan orang asing lylia sayang!! Tapi mereka itu udah bersahabat dengan ayah semenjak dari kecil hingga sekarang. Tolong ayah dan ibu ya. Jangan permalukan kami!!" ujar ibu ratu merendahkan nada bicaranya.


" Ya baiklah " ujar lylia sambil berdiri dan mengikuti langkah kaki ibu ratu turun ke ruangan tamu di istana.


...****************...


Terlihat keluarga pangeran Thamus sedang asyik mengobrol. Sedangkan lylia berusaha tersenyum meskipun batinnya bergejolak untuk pergi dari istana. Tapi apalah daya. Lylia tak ingin mengecewakan hati ayah dan ibu ratu. Jadi lebih baik jadi anak yang penurut. Sesampainya di ruangan tamu.


" Oh iya!! Ini pangeran Thamus!! Aku perkenalkan dengan anak semata wayang aku yang paling cantik di kerajaan kami. Namanya tuan putri lylia!! Dia sangat cantik dan orang nya pendiam" ujar ayah memperkenalkan lylia kepada thamus dan keluarga nya.


" Hai,tuan putri lylia!! Perkenalkan aku pangeran Thamus. Dari kerajaan negeri Awan. Salam kenal ya" ujar Thamus sambil mencium tangan lylia dengan manis.


" Hai, pangeran Thamus!! Aku lylia. Iya salam kenal" ujar lylia ramah.


" Pantas saja ya negeri kerajaan ini di juluki negeri bunga. Karena ada satu bunga yang pesonanya tak hilang meskipun di telan waktu" ujar Thamus memuji kecantikan lylia.


" Terimakasih atas pujiannya pangeran Thamus. Silahkan duduk!! Mari kita makan bersama. Aku sudah siapkan hidangan kesukaan kalian juga kesukaan keluarga kami" ujar ibu ratu merasa senang.


" Ternyata tuan putri lylia terlihat cantik. Karena aura cantiknya terpancar juga dari ibu ratu ya. Pantas saja dulu ayah dan ayahnya lylia sempat berlomba untuk mendapatkan hatinya ibu ratu. Tapi takdir berkata lain. Ibu ratu lebih memilih ayahnya lylia" ujar ayahnya pangeran Thamus.


" Ya sudahlah!! Itu kan hanya masa lalu. Yang terpenting kan kamu sudah bahagia dengan jodoh pilihan orangtua kamu!! Dan memiliki anak yang super tampan seperti kamu" ujar ayahnya lylia memuji ketampanan pangeran Thamus.


...****************...


Mereka pun menikmati makan malam bersama. Sambil mengobrol santai. Seolah seperti makan malam keluarga biasa. Soalnya tanpa membahas soal perjodohan pangeran Thamus dengan tuan putri lylia.

__ADS_1


__ADS_2