
...***************...
Jantung tuan Putri Lylia berdegup kencang saat menatap wajah nya pangeran Valir secara dekat. Apalagi pangeran Valir meminta bantuan tuan Putri Lylia untuk memberikan pelajaran kepada pangeran Thamus agar tak mempermainkan perasaan wanita. Saat di perjalanan. Tuan Putri Lylia bercerita tentang yang di alaminya hari ini kepada bunny dan pak kunang-kunang.
" Hari ini sungguh sangat kacau ya. Bikin aku sport jantung" ujar tuan Putri Lylia memberitahu.
" Emang ada apa tuan Putri Lylia?!" tanya pak kunang-kunang penasaran.
" Tadi di dalam terjadi perkelahian antara pangeran Thamus dengan pangeran Valir. Memperebutkan tuan Putri Lylia" ujar bunny berkomentar.
" Wah seru banget kayanya. Andai bapak bisa melihat perseteruan tersebut. Kalo masih muda kadang suka berkelahi Demi mendapatkan apa yang di inginkan. Itu sudah jadi hal yang wajar " ujar pak kunang-kunang berkomentar.
" Tapi permasalahannya itu pangeran Thamus dan Pangeran Valir menganggap tuan Putri Lylia itu pria bukan wanita. Karena selama ini kan tuan Putri Lylia menyamar" ujar bunny menjelaskan.
" Owh begitu. Iya ya. Bapak baru nyadar tuan Putri Lylia selalu berbeda penampilan nya kalo malam hari. Sampai tak mengenali wajah nya. Tapi kalo suara mah gak berbeda " ujar pak kunang-kunang memberitahu.
" Hehehe.. beneran nih pak . Makeup aku kalo begini kelihatan beda dan pangling ya?! Aku sengaja menyamar jadi pria agar bisa tahu informasi soal pangeran Thamus dan Pangeran Valir" ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
" Ya benar tuan Putri Lylia. Selama tuan Putri Lylia bersikap dan berpenampilan begini pasti gak akan ada yang mengenali.
...****************...
Lalu tuan Putri Lylia menceritakan keresahan nya dengan bunny dan pak kunang-kunang saat di perjalanan menuju istana.
" Tapi ada satu masalah nih. Coba aja bunny tadi kamu masuk temani aku. Mungkin gak akan parah masalah hari ini" ujar tuan Putri Lylia memberitahu.
" Memang ada masalah apa?!" tanya bunny penasaran.
__ADS_1
" Ya tadi aku melihat pangeran Thamus dan Valentina datang ke kedai kopi bang kura-kura. Yang parah lagi mereka bermesraan dan berciuman di depan aku, pangeran Valir dan pangeran Marvel. Aku pikir pangeran Thamus beneran suka dan sayang sama aku. Ternyata aku hanya pelampiasan" ujar tuan Putri Lylia curhat.
" Lah kok bisa?! Mereka bermesraan dan berciuman di tempat umum? Mereka gak ada pikiran nya atau gimana sih?! Gak takut dengan paparazi jika berita ini tersebar sampai ketua Raja tahu apa?!" ujar bunny berkomentar.
" Aku juga gak tahu dah. Otak dan pikirannya pada kemana. Katanya udah seringkali melakukan hal tersebut. Jadi merasa terbiasa buat mereka. Yang bikin aku kecewa itu pangeran Thamus bilang hanya aku yang di ajak pergi ke hutan laut biru. Tapi tadi Valentina bilang pengen kesana lagi sama pangeran Thamus " ujar tuan Putri Lylia sambil menitikkan air mata.
" Cup.. cup.. cup.. jangan menangis ya tuan putri lylia. Masih untung ketahuan dari sekarang. Daripada tuan Putri Lylia baru tahu ketika sudah menikah dan punya anak gimana?!" ujar bunny menasehati.
" Tapi aku gak terima di permainkan perasaan aku sama pangeran Thamus. Aku pengen balas dendam" ujar tuan Putri Lylia kesal.
" Balas dendam gimana?! Tuan putri ngajakin pangeran Thamus berduel sama tuan Putri Lylia?! Yang pasti tuan Putri akan kalah dari pangeran Thamus. " ujar bunny menjelaskan.
" Iya kan tadi Valentina bilang bahwa Odet ngadu ke Valentina bahwa aku dan pangeran Valir menjalani hubungan percintaan. Di depan semua orang juga pangeran Valir mengakui tersebut. Terus saat aku melerai perkelahian pangeran Valir dengan pangeran Thamus. Pangeran valir meminta bantuan untuk menyuruh aku datang ke kedai kopi bang kura-kura " ujar tuan Putri bercerita.
" Hemmmmm,, ya udah tuan Putri Lylia datang aja sebagai diri sendiri bukan sebagai Leo!! Biar balas dendam kepada pangeran Thamus " ujar bunny memberitahu.
...****************...
" Kalo mau besok malam tuan Putri Lylia datang ke kedai kopi bang kura-kura. Tapi tanpa bunny. Biar gak ketahuan" ujar pak kunang-kunang memberikan saran.
" Oh begitu ya?! Yakin nih rencana bakalan sukses" ujar tuan Putri Lylia masih bimbang.
" Kok aku gak boleh ikut sih pak kunang-kunang?!" tanya bunny penasaran.
" Ya kamu boleh ikut. Asal jangan masuk kedai kopi. Soalnya kan waktu penyamaran tuan Putri Lylia membawa kamu bunny. Kalo besok malam kan tanpa penyamaran. Hanya bersandiwara saja dengan pangeran Valir. Biar tak ada yang curiga" ujar pak kunang-kunang menjelaskan.
" Oh begitu ya. Ide yang masuk akal sih. Tapi yakin nih tuan Putri Lylia bisa menangani sendiri situasi di dalam kedai kopi?!" tanya bunny mencemaskan tuan Putri Lylia.
__ADS_1
" Aku sih yakin. Selama ada pangeran Valir. Insyaallah aku akan aman dan di lindungi. Kami hanya ingin bersandiwara saja. Untuk menjebak dan memberikan pelajaran kepada pangeran Thamus" ujar tuan Putri Lylia bercerita.
" Owh Bagus lah kalo begitu. Tapi kalo ada apa-apa tinggal kirim sinyal peringatan ya. Biar aku bisa membantu " ujar bunny menyarankan.
" siap bunny!!" ujar tuan Putri Lylia sambil tersenyum.
...****************...
Sesampainya di kamar tidur tuan Putri Lylia. Langsung bunny dan tuan Putri Lylia beristirahat. Keesokan paginya. Ternyata pangeran Valir menelpon tuan Putri Lylia dengan telepati. Untungnya makeup belum di hapus. Jadi penyamaran masih tak di curigai.
" Hai,Leo!! gimana udah ngomong sama tuan Putri Lylia?!" sapa pangeran Valir.
" Hai juga pangeran Valir. Aku sudah bilang ke tuan Putri Lylia. Tapi katanya masih di pikirkan. Belum kasih jawaban nya. " ujar tuan Putri Lylia masih bimbang.
" Tolonglah buat menyakinkan tuan Putri Lylia. Aku hanya minta tolong buat bersandiwara saja. Dan membuat pelajaran kepada thamus. Setelah itu aku janji takkan minta bantuan lagi" ujar pangeran Valir memohon.
" Baiklah akan aku coba rayu lagi ya. Tapi aku gak janji tuan Putri Lylia akan bisa datang. Soalnya tuan Putri Lylia sangat sibuk dan jarang di perbolehkan untuk keluar dari istana malam hari" ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
" Iya tolong. Hanya ketemu beberapa jam saja. Atau aku akan antar jemput Tuan putri lylia deh agar bisa di perbolehkan keluar oleh raja Zeus dan ibu ratu" ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Ya akan aku usahakan. Tapi jangan terlalu berharap ya. Soalnya aku juga takut. Nanti malah tuan Putri Lylia marah sama aku kalo memaksakan keinginan pangeran Valir " ujar tuan Putri Lylia memberitahu.
" Ya udah deh. Aku pasrah aja. Aku akan menunggu di luar nanti malam. Kalo tuan Putri Lylia gak datang. Aku langsung pulang aja ke istana " ujar pangeran Valir menjelaskan.
...****************...
Pangeran valir mulai ketakutan akan kebohongan nya yang akan ketahuan sama pangeran Thamus dan Pangeran Marvel. Pangeran valir hanya pasrah semoga tuan Putri Lylia mau datang dan membantunya.
__ADS_1