
...****************...
Lalu mereka mengobrol sambil menikmati cemilan di kamar tidur nya Widodari sambil mengobrol soal persiapan pernikahan Widodari dan pangeran Valir yang tinggal menghitung hari. Pagi harinya ternyata Widodari sudah janjian dengan pangeran Valir untuk mengambil gaun pengantin hari ini. Setelah mandi dan berganti pakaian dan menuju ruangan makan. Widodari terkejut karena pangeran Valir sudah datang ke istana. Lalu Widodari berlari menghampiri pangeran Valir dan keluarga lylia.
" Pangeran Valir" teriak Widodari sambil menghampiri pangeran Valir.
" Hati-hati sayang!! Jangan berlari!! Aku masih disini!! Aku takut kamu terjatuh kalo nanti berlarian" ujar pangeran Valir memberitahu.
" Tenang saja sayang!! Aku sudah sangat profesional kalo soal berlari" ujar Widodari sambil tersenyum.
" Iya aku paham. Kamu emang wanita hebat dan multitalenta" ujar pangeran Valir memuji Widodari.
" Hari ini jadi kan kita mengambil baju gaun pengantin untuk pernikahan kita?! Aku sangat tak sabar ingin melihat hasilnya" ujar Widodari merasa sangat penasaran.
" Ya tapi kan kita harus pamitan dulu sama keluarga kamu" Ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Siap!! Sudah pasti itu harus !! Kalo gak pamit sama kedua orang tua aku yang ada nanti mereka ngambek" ujar Widodari meledek.
" Tapi kemungkinan kita akan pulang malam. Soalnya ibu ratu Vexana secara mendadak ingin mengajak kamu buat makan malam bersama di istana aku. Katanya sebagai bentuk balasan karena kebaikan kamu dan keluarga kamu" ujar pangeran Valir memberitahu.
" Oh begitu. Ya sudah. Gimana baiknya aja. Aku ngikut apa yang kamu inginkan. Kalo itu tak merugikan dan membuat kita senang. Kenapa tidak " ujar Widodari berkomentar.
__ADS_1
" Terimakasih sayang. Sudah sangat mengerti dan memahami aku dan keluarga aku" ujar pangeran Valir tersenyum.
...****************...
Widodari dan pangeran Valir berpamitan kepada raja Zeus dan Ratu Queen untuk mengambil gaun baju pengantin dan makan malam bersama di istana pangeran Valir. Raja Zeus pun mengijinkan mereka pergi. Dalam perjalanan menuju ke toko baju pengantin yang pernah ibu kandungnya pangeran Valir menggunakan jasanya. Pangeran Valir mengajak ngobrol Widodari agar tak merasa bosan.
" Sayang, seperti nya aku mau memberikan masukan kepada kamu ya. Tolong jangan anggap aku lebay atau terlalu overprotektif sama kamu. Karena aku pikir mungkin sebaiknya kamu lebih hati-hati sama ibu ratu Vexana. Aku merasakan ada kejanggalan dengan sikap ibu ratu Vexana yang awalnya tak merestui. Kenapa sekarang menjadi merestui hubungan kita" ujar pangeran Valir berkomentar.
" Hemmmmm,,kok omongan kamu sama kaya bunny dan pak kunang-kunang sih?! Mereka pun menyuruh aku buat berhati-hati dengan ibu ratu Vexana. Karena mereka merasa aneh katanya pas kamu dan ibu ratu Vexana menginap. Anehnya ibu ratu Vexana masuk ke dalam kamar tidur aku ketika tak ada aku " ujar Widodari bercerita.
" Nah kan dari situ aku juga merasa kita perlu curiga dan hati-hati sama ibu ratu Vexana. Apalagi ibu nya lylia kan ngatain ibu ratu Vexana itu penyihir jahat. Bisa jadi memang ibu ratu Vexana itu memang sangat jahat " ujar pangeran Valir menjelaskan.
" Ah itu perasaan kamu saja yang terlalu negatif thinking aja Sama ibu ratu Vexana. Kalo aku sih tak merasa ada yang aneh dan janggal. Ya kalo awalnya ibu ratu Vexana gak merestui hubungan kita karena di pikir nya aku rakyat biasa. Pas tahu aku anaknya raja Zeus kan langsung beda perubahan sikap nya " ujar Widodari berkomentar.
"Aku pikir semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Maka dari itu aku berpositif thinking bahwa seseorang akan bisa berubah jika di berikan kesempatan kedua" ujar Widodari menjelaskan.
" Ya udah terserah kamu aja deh. Yang penting aku sudah kasih pesan dan peringatan Sama kamu ya sayang. Jika terjadi hal buruk sama kamu. Maka aku gak akan berikan ampun buat ibu ratu Vexana " ujar pangeran Valir memberitahu.
" Kata-kata kamu sangat menakutkan sekali mas pangeran Valir sayang. Membuat aku hingga merinding " ujar Widodari sambil menunjukkan bulu kuduk nya berdiri kepada pangeran valir.
...****************...
__ADS_1
Sesampainya di toko baju pengantin. Ternyata pemilik toko sudah menanti kedatangan pangeran Valir dengan Widodari. Sampai pangeran Valir dan Widodari di sediakan dessert dan minuman.
" Wah ada acara apa ini pak?! Kok banyak makanan dan minuman?!" tanya pangeran Valir penasaran.
" Tidak ada acara apapun. Hanya ingin menyambut orang yang paling istimewa buat aku" ujar pemilik toko memberitahu.
" Owh barusan orang yang istimewa baru pulang ya?! Atau sedang menunggu kehadiran nya?!" celetuk Widodari makin penasaran.
" Hahaha.. aku menyiapkan makanan dan minuman ini buat kalian. Karena aku merasa nyaman dan senang jika mengobrol dengan kalian. Kalo aku boleh meminta permintaan. Mungkin aku ingin kalian menemani aku seharian. Tapi kayanya tak mungkin. Itu hal yang mustahil" ujar pemilik toko berkomentar.
" Hah?! Seriusan makanan dan minuman ini buat kami?! Aku gak nyangka. Bahwa aku dan calon istriku sudah di anggap sangat istimewa sama bapak" ujar pangeran Valir yang merasa sangat senang sekali.
" Ya seriusan dong!! Ngapain aku bohong. Buktinya aku beli makanan enak ini buat kalian. Awas aja kalian tidak menghabiskan makanan dan minuman yang telah aku siapkan. Maka kalian tidak boleh lagi menginjakkan kaki di toko aku lagi" ujar pemilik toko berkomentar.
" Wah kebenaran banget. Aku dan pangeran Valir belum makan. Alhamdulillah dapat rejeki gak boleh di tolak. Karena kalo di tolak rejekinya bisa di ganti buat orang lain" ujar Widodari menjelaskan.
" Nah calon istri kamu jauh lebih mengerti. Ya udah silahkan di nikmati. Setelah di nikmati baru aku akan keluarkan baju pengantin pesanan kalian" ujar pemilik toko yang ingin meninggalkan pangeran Valir dan Widodari makan.
" Eh mau kemana pak?! Enak aja hanya kami berdua yang menghabiskan makanan dan minuman ini. Bapak juga harus ikut menghabiskan. " ujar pangeran Valir menarik tangan nya pemilik toko.
" Hehehe.. baiklah kalo kalian memaksa!! Maka aku akan menikmati makanan dan minuman bersama kalian sambil mengobrol ya" ujar pemilik toko yang bergabung ikut menikmati makanan dan minuman yang telah di sajikan.
__ADS_1
...****************...
Karena tadi berangkat sangat pagi. Jadi Widodari dan pangeran Valir tak sempat untuk sarapan pagi. Kalo rejeki gak akan kemana. Mungkin itu pepatah yang kini di dapatkan oleh pangeran Valir dan Widodari yang sangat ramah dan baik terhadap orang lain. Hingga di anggap istimewa oleh pemilik toko baju pengantin.