
...****************...
Sebenarnya yang terjadi adalah ibu ratu sedang merencanakan sesuatu yang jahat untuk pangeran Valir dan Widodari agar bisa menghancurkan rencana pernikahan mereka. Dan ingin membuat pangeran Valir hidup penuh kesialan.
" oh ya lylia. Nanti boleh perlihatkan gaun pengantin nya sama ibu kan?! Soalnya Valir bilang bahwa valir memesan gaun pengantin kepada pemilik toko baju pengantin yang pernah menggunakan jasanya saat ibu kandungnya Valir menikah dengan ayahnya. Ibu sangat penasaran dengan gaun pengantin tersebut" ujar ibu ratu Vexana sangat penasaran.
" Maaf ibu. Gaun baju pengantin nya belum selesai. Soalnya tadi saat aku ada mutiara yang copot dan belum full di pasang mutiaranya " ujar Widodari berbohong.
" Oh begitu ya. Yah, sangat di sayangkan ya!! Padahal ibu penasaran banget loh dengan gaun pengantin kamu untuk rencana pernikahan kalian nanti. Terus kapan mau selesai gaun pengantin nya?! Soalnya acara pernikahan kalian kan tinggal sebulan kurang" ujar ibu ratu Vexana merasa kesal.
" Ya kemungkinan Minggu depan katanya bu. Soalnya baju pengantin Lylia harus perfect( sempurna) seperti milik ibu kandung aku. Biar lylia terlihat mirip dengan ibu kandung aku cantiknya " ujar pangeran Valir memberitahu.
" Oh ya kalo ibu boleh saran. Bagaimana kalo resepsi pernikahan pertama di istana ini. Nah baru resepsi kedua di istana nya lylia?!" ujar ibu ratu Vexana berkomentar.
" Hemmmmm,, kok jadi begini sih ibu?! kan dari awal aku mau ngadain acara pernikahan di istana Lylia dulu baru terakhir di istana ini. Apalagi biasanya kan pihak pengantin wanita ingin semua keluarga nya, sahabat serta rekan bisnis keluarga nya lylia menyaksikan pernikahan kami. Jujur aku gak setuju" ujar pangeran Valir memberitahu.
" Yah, begitu ya. Lylia,boleh kan acara resepsi pernikahan yang pertama di istana ini. Nah nanti beda seminggu baru di istana kamu. Boleh ya sayang?!" ujar ibu ratu Vexana merayu Widodari.
" Hemmmmm,,gimana ya?! Aku juga galau. Sebenarnya sih enggak masalah juga mau ngadain di dua tempat. Kalo ibu ratu maunya di istana dulu juga enggak apa-apa. Aku enggak keberatan." ujar Widodari sambil tersenyum.
" Yah,sayang!! Kok kamu begitu!! Kan dimana-mana itu acara resepsi pernikahan di tempat wanita dulu baru di pihak pria. Kenapa kamu mau mengalah sih?! Karena sikap ibu ratu baik sama kamu?!" ujar pangeran Valir merasa agak kesal.
" Terimakasih banyak ya lylia. Kamu sangat pengertian dan mengerti keinginan ibu " ujar ibu ratu Vexana sambil tersenyum.
...****************...
__ADS_1
Akhirnya Widodari pun kena perangkap dari sikap baiknya ibu ratu Vexana. Namun pangeran valir merasa sangat curiga dengan sikap baik ibu ratu Vexana terhadap Widodari. Takut akan terjadi hal buruk dengan Widodari.
" Sudahlah mas pangeran sayang!! Gak usah di perdebatkan tentang masalah ini. Yang penting kan rencana pernikahan kita akan segera tiba. Jadi jangan gampang marah ya. Kita harus selalu membahagiakan hati orangtua kita" ujar Widodari memberitahu.
"Tuh dengerin Valir ucapan Lylia sangat benar. Kalian wajib membahagiakan hati orangtua. Karena namanya umur gak akan ada yang tahu. " ujar ibu ratu Vexana merasa Senang.
" Ya sudahlah!! Gimana baiknya!! Aku turuti keinginan kamu sayang!! Lagian kan ini demi kebahagiaan kita!!" ujar pangeran Valir pasrah.
" Nanti malam kita makan malam bareng ya lylia. Oh ya besok ada waktu gak?! Ibu ingin mengajak kamu jalan-jalan?!" tanya ibu ratu Vexana penasaran.
" Oh besok aku gak ada acara apapun kok ibu. Baiklah aku mau jalan-jalan sama ibu. Ketemuan dimana?! Di istana ini?!" jawab Widodari ramah.
" Oh besok ibu aja yang datang ke istana kamu. Sekalian minta ijin sama orangtua kamu. Biar mereka tahu bahwa kita sudah akrab dan akur" ujar ibu ratu Vexana memberitahu.
" Wah aku juga boleh ikut dong ya. Aku akan menjadi pengawal nya lylia" celetuk pangeran Valir.
" Oh tidak bisa!! Ini hanya jalan-jalan untuk para wanita. Soalnya ibu ingin akur dan akrab dengan lylia. Enggak apa-apa kan Valir?!" ujar ibu ratu Vexana menjelaskan.
" Yah,sayang di sayangkan dong. Aku gak bisa melihat keakraban kalian" ujar pangeran Valir mulai khawatir.
"Iya benar yang di katakan oleh ibu ratu Vexana. Mungkin kami butuh waktu untuk mengakrabkan diri. Apalagi sebentar lagi kami akan jadi keluarga " ujar Widodari memberitahu.
...****************...
Malam hari pun tiba. Ibu ratu Vexana, pangeran Valir dan Widodari menikmati makan malam bersama. Meskipun tanpa ayahnya pangeran Valir yang terbaring di kamar tidur nya.
__ADS_1
" Kalo nanti acara pernikahan aku dengan lylia. Aku mau ayah di ikut sertakan dalam acara. Yang penting ayah bisa hadir" ujar pangeran Valir memberitahu.
" Hemmmmm,, gimana ya?! Ayah kamu saja lumpuh dan tak bisa berjalan. Bagaimana dia bisa ikut serta dalam acara pernikahan?!" celetuk ibu ratu Vexana.
" Kan bisa nanti ayah pakai kursi roda. Aku mau ayah ikut menyaksikan acara pernikahan aku dengan lylia. Please,aku mohon ibu" ujar pangeran Valir memohon kepada ibu ratu Vexana.
" Tolong ya ibu ratu Vexana untuk mengijinkan ayahnya pangeran Valir untuk hadir dalam acara pernikahan aku dengan pangeran Valir. Aku kan sudah mengalah dengan mengadakan acara resepsi pernikahan pertama di istana ini. Masa ibu ratu Vexana tak bisa mengabulkan permintaan pangeran Valir" ujar Widodari merayu ibu ratu Vexana.
" Hemmmmm,, baiklah!! Ibu ijinkan ayah kamu untuk hadir dalam acara pernikahan kalian. Tapi harus di dampingi pengawal ya. Takut ayah kamu merusak acara pernikahan kalian. " ujar ibu ratu Vexana memberitahu.
" Terimakasih banyak ibu ratu Vexana " ujar pangeran Valir merasa senang.
" Makasih ya ibu ratu Vexana sangat baik hati dan murah hati" ujar Widodari sambil tersenyum.
" Ya ibu lakukan semuanya demi kebahagiaan kalian" ujar ibu ratu Vexana pura-pura bahagia.
" Makasih ya ibu ratu Vexana atas support nya terhadap hubungan aku dengan pangeran Valir. " ujar Widodari merasa senang.
" Iya sama-sama Lylia. Melihat Valir Kembali ceria dan bahagia. Ibu pun ikut merasakan kebahagiaan juga" ujar ibu ratu Vexana berbohong.
" Semoga ucapan dan doa itu beneran tulus ya dari hati ibu" ujar pangeran Valir menyindir ibu ratu Vexana.
...****************...
Besok akan jadi rencana jahat yang di persiapkan oleh ibu ratu Vexana terhadap Widodari. Agar tak ada yang tahu rencana jahatnya ibu ratu Vexana makanya pangeran Valir tidak boleh ikut. Agar semua berjalan sesuai dengan persiapan untuk menghancurkan rencana pernikahan Widodari dengan pangeran Valir. Dengan mengganti pengantin bukan Widodari tapi Odet melalui ramuan perubahan wujud yang telah di beli oleh ibu ratu Vexana agar rencana nya berhasil tanpa ada halangan apapun.
__ADS_1