Widodari

Widodari
bab 76. Pengakuan


__ADS_3

...****************...


Semua terkejut mendengar pengakuan dari ibunya lylia. Dan kini Widodari juga pangeran Valir tahu alasan ibu tiri pangeran Valir dan ibunya lylia sangat akrab kemarin.


" Kenapa ibu gak cerita soal ini sama aku dan pangeran Valir sih?! Biar kamu bisa berikan solusinya" ujar Widodari berkomentar.


" Iya ibu khawatir waktu itu. Kalo kamu gak di berikan restu oleh ibu tiri nya pangeran Valir. Takutnya nanti malah kamu di bully oleh ibu tirinya pangeran Valir" ujar ibunya lylia memberitahu.


" Ibu gak usah khawatir tentang hal itu. Soalnya pangeran Valir pasti akan selalu membela dan menjaga aku. Dan aku gak mau ibu memberikan bukti kejahatan ibu tirinya pangeran Valir demi agar aku dapat restu olehnya" ujar Widodari memberitahu.


" Ya maafkan ibu ya. Dan ibu janji takkan mengulangi hal itu lagi" ujar ibunya lylia merasa bersalah.


" Ya udah sekarang kan sudah tahu tentang masalah yang telah terjadi. Bagaimana kalo bukti rekaman video tersebut berikan ke aku. Nanti aku bikin cincin yang sama seperti ibu ratu. Agar bisa mengelabui ibu tiri aku" ujar pangeran Valir menjelaskan.


" Baiklah ini. Aku berikan cincin ini. Kalo bisa buat semirip mungkin agar ibu tiri kamu tidak curiga jika nanti di acara pernikahan kalian akan aku berikan cincin palsu nya" ujar ibunya lylia menjelaskan.


" Iya serahkan saja padaku. Nanti aku putar bukti rekaman video ini di hari pernikahan aku dengan lylia. Agar semua orang tahu kejahatan yang telah di lakukan oleh ibu tiri aku. Dan aku ingin balas dendam" ujar pangeran Valir bercerita.


" Ya aku setuju mas sayang dengan rencana kamu. Kita harus buat pesta pernikahan yang mewah. Agar semua orang bisa datang dan menyaksikan apa yang telah terjadi " ujar Widodari berkomentar.


...****************...


Setelah selesai mengobrol dan makan malam. Lanjut pangeran Valir berpamitan dengan Widodari dan keluarga nya lylia untuk pulang ke istana. Karena hari semakin larut dan gelap.

__ADS_1


" Ya udah aku pamit pulang ya semuanya. Nanti aku kesini lagi setelah cincin palsu telah jadi ya" ujar pangeran Valir berpamitan.


" Ya udah terimakasih ya pangeran Valir atas bantuannya. Kamu hati-hati di jalan ya" ujar ayahnya lylia memberitahu.


" Ya terimakasih juga sudah memperbolehkan aku makan malam bersama kalian. Nanti salam raja dan ibu ratu serta lylia akan aku sampaikan sama ayahku" ujar pangeran Valir menjelaskan.


" Ya kami akan berkunjung ke istana jika sudah tepat acara pernikahan kamu dengan lylia ya" ujar ibunya lylia berkomentar.


" Ya kalian harus bersandiwara di acara pernikahan aku dengan lylia. Agar ibu tiri aku gak curiga " ujar pangeran Valir sambil meninggalkan istana raja Zeus.


" Tenang. Nanti aku bisa arahkan dan beritahu ayah dan ibu apa saja yang harus mereka lakukan dalam acara pernikahan kita mas sayang" ujar Widodari berkomentar.


...****************...


" Jadi tadi kamu dengan pangeran Valir ke kantor polisi buat jadi saksi dan korban?!" tanya raja Zeus penasaran.


" Ya ayah. Kurang lebih seperti itu. Pangeran Thamus tadi masuk ke sel tahanan di kantor polisi. Seperti pangeran Thamus akan segera di bebaskan. Karena pangeran Thamus punya banyak koneksi keluarga yang bekerja di kepolisian" ujar Widodari bercerita.


" Kok kamu bisa tahu akan hal itu?! Apa jangan-jangan pangeran Thamus sering masuk dan keluar masuk kantor polisi ya?!" ujar ibunya lylia menebak.


" Ya kurang lebih seperti itu. Aku pun terkejut juga ketika pangeran Valir bilang bahwa dari zaman sekolah pangeran Thamus sudah seringkali masuk dan keluar dari kantor polisi. Yang seringkali di minta bantuan pangeran Thamus yaitu pangeran Valir. Jadi pangeran Valir tahu betul tentang pangeran Thamus " ujar Widodari menjelaskan.


" Alhamdulillah wa syukurillah. Kamu gak jadi menikah dengan pangeran Thamus ya. Coba kamu jadi menikah dengan pangeran Thamus. Ibu gak bisa membayangkan bertapa kamu akan sedih dan tertekan oleh sifat dan perilaku buruk dari pangeran Thamus " ujar ibunya lylia menjelaskan.

__ADS_1


" Ya Bu. Alhamdulillah. Aku di pertemukan dengan pangeran Valir yang sifat dan perilaku nya jauh lebih baik daripada pangeran Thamus. Meskipun minus di ibu tirinya pangeran Valir. Tapi aku masih curiga jangan-jangan ibu tirinya pangeran Valir masih bersaudara dengan pangeran Thamus. Soalnya mereka berencana jahat terhadap aku dan pangeran Valir " ujar Widodari berkomentar.


" Ya bisa jadi. Apa mungkin mereka kakak beradik?! Atau sepupuan ya?!" ujar ayahnya lylia berkomentar.


" Hemmmmm.. kita harus cari tahu informasi ini secepatnya. Sebelum acara pernikahan aku dengan pangeran Valir. Agar aku bisa membuktikan ke semua tamu yang hadir hubungan mereka " ujar Widodari menjelaskan.


...****************...


Karena merasa lelah dan mengantuk. Akhirnya Widodari pergi menuju kamar tidur nya untuk beristirahat. Sesampainya di kamar tidur nya. Widodari di peluk hangat oleh bunny dan pak kunang-kunang. Mereka menangis histeris karena saat kejadian terjadi mereka sedang tidur di kamar tidur nya Widodari.


" Maafkan aku tuan Putri Lylia!! Saat kejadian tadi aku sedang tidur. Kalo aku gak tidur siang mungkin aku bisa membantu tuan Putri Lylia dan pangeran Valir untuk mengalahkan pangeran Thamus" ujar bunny sambil memeluk erat tubuh nya Widodari.


" Iya tak apa-apa bunny. Gak usah menangis histeris begitu. Nanti terdengar ayah dan ibuku. Nanti di sangka aku yang nangis. Padahal kan kamu" ujar Widodari sambil tersenyum.


" Maafkan pak kunang-kunang juga tuan Putri Lylia. Pak kunang-kunang kelelahan hari ini jadinya istirahat bareng bunny" ujar pak kunang-kunang merasa bersalah.


" Iya tak apa-apa pak kunang-kunang. Namanya musibah kan gak akan ada yang tahu. Kalo kita tahu akan datang musibah. Mungkin kita akan lebih berhati-hati dan waspada." ujar Widodari bersikap bijaksana.


" Aku janji akan selalu menemani tuan putri lylia terus. Agar bisa menjaga tuan Putri Lylia. Aku benar-benar syok pas tahu dari omongan pelayan istana bahwa tuan Putri Lylia hampir saja di bunuh oleh pangeran Thamus dengan di todongkan pisau di leher" ujar bunny merasa bersalah.


" Ya Alhamdulillah aku punya calon suami yang selalu menjaga dan melindungi aku terus. Makanya aku beruntung banget bisa memiliki dan di miliki oleh pangeran Valir " ujar Widodari menjelaskan.


...****************...

__ADS_1


Meskipun awalnya bunny dan pak kunang-kunang agak khawatir tentang Widodari yang tak di jaga oleh mereka. Namun ketika Widodari bercerita bahwa pangeran Valir sangat siaga menjadi calon suaminya. berusaha menjaga dan melindungi Widodari dalam bahaya apapun. membuat mereka sedikit merasa lega.


__ADS_2