
...****************...
Tuan Putri Lylia singgah di negeri kerajaan Awan untuk beristirahat sebentar sebelum ke negeri kerajaan Langit. Tempat tinggal nya pangeran Valir. Malam hari tiba. Mata tuan Putri Lylia terasa berat usai menikmati makan malam bersama pak kunang-kunang. Tanpa di sadari tuan Putri Lylia tertidur pulas di meja restoran di negeri kerajaan Awan. Lalu keesokan paginya. Tuan Putri Lylia terkejut saat bangun. Tangan dan kakinya terikat. Begitu pula dengan pak kunang-kunang yang terikat pula.
" Kok tangan dan kaki terikat?! Ini maksudnya apa?! Pak kunang-kunang bangun!!" teriak tuan Putri Lylia.
" Kamu panggil hewan serangga rapuh ini pak kunang-kunang?!' hahahaha.." ujar pangeran Thamus sambil tertawa terbahak-bahak.
" Kok kamu ada disini sih Thamus?!" tanya tuan Putri Lylia penasaran.
" Hahahaha.. kenapa lylia?! Heran ya kenapa aku bisa menemukan kamu?! Ini wilayah aku. Jadi akan mudah buat aku bisa menemukan kamu" ujar pangeran Thamus membanggakan diri sendiri.
" Terus maksudnya kamu apa buat mengikat kedua tangan dan kaki aku?! Tolong lepaskan!! Aku mau pulang!!" ujar tuan Putri Lylia memohon.
" Tidak!! Aku kan pernah ngomong sama kamu!! Bahwa aku takkan pernah melepaskan kamu dari genggaman aku!! Sekaligus aku mau buat perhitungan sama kamu!! Aku mau balas dendam atas apa yang kamu dan Valir lakukan!!" ujar pangeran Thamus memberitahu.
" Kenapa kamu ingin balas dendam sama aku?! toh aku kan mengatakan hal yang benar kepada Valentina. Bukan sebuah kebohongan!! Lagian juga ayah dan ibu ku sudah memberitahu orangtua kamu untuk membatalkan rencana pernikahan kita" ujar tuan Putri Lylia menjelaskan.
" Ya benar. Yang kamu katakan adalah benar. Tapi karena orangtua kamu memberikan bukti semua yang telah terjadi kepada kita waktu itu. Aku jadi kena hukuman sama orangtuaku!! Dan tak boleh pergi kemanapun!!" ujar pangeran Thamus bercerita.
" Ya kalo itu sih derita kamu. Bukan derita aku!! Kan kamu juga yang Tak jujur dengan Valentina. Kenapa jadi salah aku! Kamu juga bilang sama aku bahwa kami jomblo!! Kalo tahu kamu sudah punya pacar aku pasti akan membatalkan rencana pernikahan. Aku kemarin mau perjodohan pernikahan dengan kamu karena ingin jadi anak yang berbakti. Kalo sekarang aku bisa menikmati menjadi diriku sendiri " ujar tuan Putri Lylia bercerita.
__ADS_1
" Kalo seandainya kamu waktu itu gak datang bersama Valir!! Mungkin aku takkan se emosi sekarang. Apalagi kamu menceritakan semua yang telah terjadi dengan kita. Seolah-olah kamu sengaja ingin memberitahu semua orang bahwa kita pernah ada hubungan kan?! Agar kamu terkenal gitu,?!" ujar pangeran Thamus menyinggung perasaan tuan Putri Lylia.
...****************...
Tuan Putri Lylia menghela nafas dan mencoba mengatur emosi dan pikiran. Agar tak terpancing emosi dengan semua ucapan dan sikap nya pangeran Thamus. Lalu tak lama kemudian pak kunang-kunang bangun dan sadar dari tidur nya.
" Tuan Putri Lylia!! Tangan dan kakinya kenapa?!" tanya pak kunang-kunang terkejut.
" Kita sedang terikat oleh Thamus pak kunang-kunang. Lihat pak!! Kamu juga terikat dengan tapi oleh ulah Thamus" ujar tuan Putri Lylia berbicara pake bahasa isyarat hewan.
" Wakakakak.. ternyata benar ya kata orang. Apalagi Valentina pernah membully kamu lylia. Ya karena kamu aneh. Suka ngobrol dengan hewan. Seperti orang yang tak normal" ujar pangeran Thamus meledek tuan putri lylia.
" Wah cerita nya ada yang emosi ya. Sampai mengumpat kepada aku. Hahahaha.. " ujar pangeran Thamus tertawa terbahak-bahak.
" Ayo cepat pergi dari sini tuan Putri Lylia!! kalo kelamaan disini nanti kita bisa di culik dan meninggal dunia" ujar pak kunang-kunang berkomentar.
" Gimana bisa keluar dari sini!! sedangkan tangan dan kaki kita terikat" ujar tuan Putri Lylia dengan bahasa isyarat hewan.
...****************...
Tuan Putri Lylia pun mencari ide agar bisa melepaskan diri dari cengkraman pangeran Thamus. Tuan Putri Lylia mencoba melepaskan tali yang sudah terikat di kaki dan tangannya. Akhirnya tuan Putri mencoba menggulingkan tubuhnya agar tali bisa di lepas kan. Namun hal yang tak terduga terjadi. Pangeran Thamus menangkap tubuh nya tuan Putri Lylia dan mencoba untuk melecehkan nya.
__ADS_1
" Nah mungkin ini waktu yang tepat buat aku untuk menikmati tubuh kamu yang indah. Aku ingin kamu gak di miliki oleh siapapun. Jadi aku harus mencicipi tubuh kamu dulu. Agar orangtua kamu bisa menyetujui pernikahan kita" ujar pangeran Thamus yang memindahkan tubuh nya tuan Putri Lylia ke lantai.
" Tolong Thamus!! Jangan lakukan hal itu!! Aku tak mau menyakiti hati perasaan orangtuaku dan Valir!! Aku tidak ingin mengecewakan mereka" ujar tuan Putri Lylia menangis.
" Lah kok kamu menangis sih lylia!! Tenang aku gak akan lama. Hanya butuh waktu sepuluh menit saja kok untuk bisa menikmati tubuh kamu!! Apa perlu mulut kamu aku tutup ya. Biar gak kedengaran banyak orang ketika kamu teriak merasakan dahsyat yang aku berikan kepada kamu" ujar pangeran Thamus sambil tertawa terbahak-bahak.
" Tolong jangan lakukan hal itu Thamus!! Aku mohon!! Maafkan aku sudah bikin kamu marah!! Aku janji takkan mengulangi lagi!! Tolong lepaskan aku ya!! Aku janji takkan ke wilayah kamu lagi!!" ujar tuan Putri Lylia memohon.
" Ya kalo aku marah dan ingin balas dendam itu derita kamu!! Biar nanti apa yang kamu derita akan di rasakan juga kesedihan nya oleh orangtua kamu dan Valir,kekasih tercinta kamu!!" ujar pangeran Thamus sambil merobek pakaian nya tuan Putri Lylia.
" Tolong Thamus!! Jangan lanjutkan lagi!! Aku mohon!! Aku akan lakukan apapun agar kamu tak marah lagi" ujar tuan Putri Lylia menangis.
" Hemmmmm.. gimana ya?! Sudah terlambat buat kamu meminta maaf. Soalnya aku sudah tak butuh maaf dari kamu. Yang aku butuhkan hanya tubuh mu" ujar pangeran Thamus sambil menunjukkan kejantanan.
" Tolong pangeran Thamus!! Aku mohon pada kamu!! Aku gak mau di lecehkan!!" ujar tuan Putri Lylia menangis tak henti.
" Thamus!! Jangan lakukan hal itu sama tuan Putri Lylia kalo gak mau akan aku makan kamu!! Aku akan buat perhitungan sama kamu!!" ujar pak kunang-kunang marah.
...****************...
Tuan Putri Lylia menangis histeris. Pak kunang-kunang yang melihat tuan Putri Lylia akan di lecehkan oleh pangeran Thamus pun merasa geram dan marah. Akhirnya pak kunang-kunang berubah menjadi monster kunang-kunang. Lalu berlari menuju tuan Putri Lylia dan menggigit lengan nya pangeran Thamus hingga berdarah. Dan Thamus menghentikan untuk melecehkan tuan Putri Lylia.
__ADS_1