Widodari

Widodari
bab 98. Misi Penyelamatan


__ADS_3

...****************...


Widodari pun tak mau berlama-lama berkomunikasi dengan bunny dan pak kunang-kunang takut percakapan mereka di sadap di istana putri Odet. Esok malam hari nya. Pak kunang-kunang dan bunny datang untuk menjemput Widodari di istana putri Odet.


" Kami datang" ujar bunny dan pak kunang-kunang memasuki kamar tidur nya putri Odet.


" Akhirnya kalian datang juga " ujar Widodari dengan raut wajahnya bahagia.


" Ayo pergi sekarang juga tuan Putri Lylia!! Mumpung penjagaan nya tak terlalu ketat" ujar bunny memberitahu.


" Iya baiklah!! Ayo kita mencoba menyelamatkan ibu kandungnya pangeran Valir" ujar Widodari memberikan perintah.


" Gak bisa malam ini tuan Putri Lylia!! Soalnya ini sudah larut malam. Besok siang atau sore gimana?!" jawab pak kunang-kunang berkomentar.


..." Yah kalo siang atau sore penjagaan ketat juga loh. Atau besok malam saja ya" ujar Widodari berkomentar....


" Iya sepertinya ide yang bagus kalo melakukan aksi malam hari. Biasanya kalo malam hari penjagaan sudah lelah" ujar bunny menjelaskan.


" Ya udah malam hari kita selamatkan ibu kandungnya pangeran Valir. Terus aku mau di bawa kemana ini?!" tanya Widodari penasaran.


...****************...


Bunny dan pak kunang-kunang tak memberitahu akan mengajak Widodari bersembunyi. Namun Widodari di antarkan sementara di rumahnya pak kunang-kunang agar tidak ada yang mengetahui keberadaan nya Widodari.


" Untuk sementara putri lylia di rumah pak kunang-kunang dulu ya. Sambil aku mengawasi putri Odet di istana raja Zeus" ujar bunny memberitahu.


" Baiklah kalo begitu. Yang penting besok malam kita harus selamatkan ibu kandungnya pangeran Valir" ujar Widodari berkomentar.

__ADS_1


" Kita harus menyusun rencana agar bisa menyelamatkan ibu kandungnya pangeran Valir dengan baik dan tanpa banyak masalah" ujar pak kunang-kunang memberitahu.


" Apa aku gak bisa kembali ke istana?! Aku rindu ayah dan ibu" ujar Widodari bersedih.


" Untuk sementara tak bisa kembali ke istana. Apalagi dalam keadaan wajah putri lylia begini. Takkan yang percaya bahwa kamu putri yang asli." ujar bunny berkomentar.


" Yah,aku gagal dong menikah dengan pangeran Valir. Padahal impian aku menikah dengan pria yang juga mencintai aku" ujar Widodari menangis.


" Tidak usah menangis putri lylia. Kita bisa gagalkan pernikahan pangeran Valir dengan Putri Odet. Jadi sebelum acara di mulai putri lylia bersama ibu kandungnya pangeran Valir harus menceritakan yang telah terjadi dengan kalian agar pangeran Valir percaya. Lalu kalian harus melakukan ciuman agar bisa kembali ke wajah seperti semula" ujar pak kunang-kunang menjelaskan.


" Apakah semua itu akan berhasil dan berjalan lancar?!" tanya Widodari penasaran.


" Aku dan pak kunang-kunang tak bisa menjamin hal itu akan berhasil. Namun jika kita saling kompak dan saling percaya satu sama lain. Pasti semua berjalan lancar dan berhasil sampai membuat rencana ratu Vexana gagal" ujar bunny menjelaskan.


" Intinya jangan pesimis dan jangan cepat menyerah. Karena selalu akan ada banyak rencana untuk bisa menggagalkan rencana jahat ratu Vexana " ujar pak kunang-kunang optimis.


...****************...


" Apa kita bisa menyelamatkan ibu kandungnya pangeran Valir?! Sedangkan yang aku tahu ke penjara rahasia sangat sulit. Kebanyakan bisa masuk gak bisa keluar?!" ujar bunny berdiskusi dengan pak kunang-kunang.


" Kita lewat jalur belakang. Dulu aku pernah menyelamatkan temen aku yang di sekap di penjara rahasia selam satu bulan. Semoga aja jalan rahasia itu masih ada. Kalo beneran masih ada. Kita bisa aman dari penjaga dan pengawal penjara rahasia" ujar pak kunang-kunang menjelaskan.


" Hah?! Seriusan pak kunang-kunang?! Berarti pak kunang-kunang tahu tempat nya penjara rahasia dong?! Kenapa gak ngomong di depan putri lylia tadi?!" ujar bunny merasa terkejut.


" Aku sengaja tak memberitahu nya. Soalnya kejadian itu sudah seratus tahun yang lalu. Semoga saja aku masih ingat jalan kesana nya" ujar pak kunang-kunang memberitahu.


" Apa kita berdua saja yang menyelamatkan ibu kandungnya pangeran Valir?! Gak usah mengajak putri lylia?! Pasti akan membahayakan nyawa nya" ujar bunny berkomentar.

__ADS_1


" Aku juga berpikiran begitu bunny. Kalo kita membawa putri lylia akan lebih besar resikonya. Apalagi dalam situasi begini akan bisa jadi putri lylia jadi target utama untuk di bunuh oleh ratu Vexana " ujar pak kunang-kunang berargumen.


" Ya udah kita pergi saja sekarang tanpa harus mengajak putri lylia. Apalagi putri lylia pasti sangat lelah berada di istana putri Odet." ujar bunny memberitahu.


" Iya. Tapi kita berangkat nya saat matahari terbenam ya. Agar tubuhku berguna saat menjelang malam tiba. Untuk bisa menyinari jalan agar kita bisa ke jalan rahasia yang tak ada lampu " ujar pak kunang-kunang menjelaskan.


...****************...


Saat matahari terbenam. Pak kunang-kunang dan bunny bersiap untuk pergi tanpa mengajak Widodari. Karena takut membahayakan nyawa nya Widodari. Saat hendak mau pergi. Tiba-tiba saja langkah kaki Widodari berlari sambil berteriak " jangan tinggalkan aku"...


" Hah!! Tuan putri lylia!! kenapa berlari?!" ujar bunny yang merasa terkejut.


" Pasti kalian mau pergi menyelematkan ibu kandungnya pangeran Valir ya!! Kenapa aku gak di ajak?! Kenapa aku gak boleh ikut?! Katanya kita sahabat?!" ujar Widodari sambil menangis.


" Aku dan bunny gak mau nyawa putri lylia terancam karena menyelamatkan ibu kandungnya pangeran Valir. Maksudnya kami ingin menyelamatkan berdua saja tanpa tuan Putri Lylia!! Karena kamu takut tuan Putri Lylia akan dalam bahaya besar" ujar pak kunang-kunang menjelaskan.


" Kan kalian bilang kita satu tim. Kita sahabat!! Seharusnya kita selalu bersama!! Karena kalo setiap rencana di lakukan bersama pasti akan berhasil dan takkan membuat nyawa aku terancam. Karena aku yakin kita bisa saling melindungi" ujar Widodari memberitahu.


" Hemmmmm,. gimana ya?! Sudahlah putri lylia di rumah pak kunang-kunang saja. Di sini putri lylia merasa aman" ujar bunny berkomentar.


" Tidak!! Aku sudah berjanji sama ibu kandungnya pangeran Valir untuk membebaskan dan menyelamatkan dari penjara rahasia!! Aku mohon ya!! Aku ikut!! Aku janji takkan membuat masalah!!"ujar Widodari memohon.


" Hemmmmm,,gimana ini bunny?! Ajak atau tidak putri lylia?!" tanya pak kunang-kunang bimbang kepada bunny.


" Ya sudahlah!! Aku gak tega melihat wajahnya putri lylia memelas begitu!! Kita ajak!! Tapi putri lylia gak boleh jauh dari aku dan pak kunang-kunang ya" ujar bunny berpendapat.


" Terimakasih banyak bunny dan pak kunang-kunang!! Aku sayang dan cinta kalian" ujar Widodari sambil memeluk erat tubuh nya bunny dan pak kunang-kunang.

__ADS_1


...****************...


Akhirnya bunny dan pak kunang-kunang dengan terpaksa mengajak Widodari untuk menyelamatkan ibu kandungnya pangeran Valir lewat jalan rahasia yang pernah di lakukan oleh pak kunang-kunang dalam menyelamatkan temannya ratusan tahun yang lalu. Berharap jalan rahasia itu masih ada.


__ADS_2